
Vina membawa anaknya ke kamar,Al masih belum mau melepaskan rangkulan tangan nya dileher Vina,sebagai seorang ibu Vina tahu saat ini anaknya memang sedang membutuhkan kasih sayangnya bahkan berkali-kali aditya merayu dengan kata 'ice cream' Al tidak bergeming sama sekali.
"Al papah punya ice cream yuk ambil di bawah"ajak aditya sengaja dia kasihan melihat vina yang sejak tadi menggendong Al.
"gak mau mas udah gak apa apa kamu mandi gih"tutur vina.
"Tapi aku kasihan sama kamu sayang, pasti capek ya?"tanya aditya membelai rambut istrinya.
"engga mas Adit ku yang tampan,aku gak capek"jawab vina menggoda suaminya.
"ya udah aku mandi dulu ya"ujar aditya diangguki vina.
Vina menidurkan Al bersamaan dengan aditya yang baru keluar dari dalam kamar mandi.
"udah tidur?"tanya aditya sambil menggosok rambutnya yang basah.
"udah mas, titip sebentar ya mas aku mau mandi dulu"ucap vina diangguki Aditya.
Selesai mandi vina turun membantu yang lain menyiapkan makan malam, hari ini vina memasak ayam goreng serundeng dan sayur lodeh dibantu oleh imel dan dila.
"Al masih rewel Vin?"tanya dila yang sedang memotong terong.
"masih, badannya juga masih panas"jawab vina yang sedang sibuk membolak-balik ayam dalam wajan berisi minyak panas.
"Gak langsung bawa ke rumah sakit aja?atau aku mau panggilkan Rendy?"tanya imel.
"Suami kalian emang lagi dikamar aku sekarang"ujar vina.
Dikamar aditya,aldo dan rendy sedang berbincang,3 hot Dady itu sedang sama sama menjaga anak mereka selagi para istri memasak.
"Coba dit pegang sebentar aku mau periksa Al"ucap rendy memberikan revan pada Aditya.
Aditya menggendong revan sementara rendy memeriksa keadaan Al yang masih tertidur pulas.
"badannya makin panas dit, sebentar aku berikan resep obat yang bisa kau ambil di apotek"ucap rendy kemudian pergi ke kamarnya untuk menulis resep obat.
"Mamah sama papahnya kebanyakan main sih jadi panas kan tuh anaknya"sindir aldo sambil menggoyangkan pahanya dimana bagas sedang duduk manis.
"ada anakmu do jangan sampai aku tinju wajahmu itu didepannya"sungut aditya dibalas tawa oleh aldo.
"hahaha lihat om kamu jelek banget ya"ucap aldo menunjuk wajah aditya menggunakan tangan bagas.
"enak aja om ganteng gini ya sayang ya"goda aditya mencubit pipi bagas gemas.
Rendy datang dengan membawa secarik kertas yang diyakini sebagai resep obat untuk Al.
"ini tebus malam ini juga biar anakmu tidak rewel nanti"ucap rendy memberikan kertas itu pada aditya.
"makasih rend"ucap aditya dibalas anggukan oleh rendy.
"enak banget ya jadi kita, punya dokter di rumah jadi tidak perlu repot ke rumah sakit wong ada dokter sinting dirumah"ucap aldo diselingi tawa.
"ada apa dengannya?"bisik rendy pada aditya sambil memperhatikan aldo yang tidak seperti biasanya.
"aku rasa dia habis terbentur tembok karena itu otaknya agak sedikit geser"jawab aditya.
"Aku bisa mendengar pembicaraan kalian"Sindir Aldo membuat rendy dan aditya menatapnya heran.
"lalu Kenapa kau sejak tadi sepertinya bahagia sekali,ada apa?"tanya rendy.
"Abis dikasih jatah dong sama my wife 5 ronde"jawab aldo melebarkan telapak tangannya menunjukan kelima jarinya.
"ahh aku yang 15X aja diem diem aja"saut rendy.
"aku malah seminggu ini belum sama sekali"saut aditya.
"seriusan?"tanya aldo dan rendy bersamaan.
"ya begitulah"jawab aditya.
"tidak rindu dengan sentuhannya?"tanya rendy.
"Sangat,tapi aku harus menahan demi keselamatan istriku juga"jawab aditya.
Tok....tok....
"makan malam sudah siap, turunlah"ucap vina yang berdiri di depan pintu kamar.
Vina mengangguk tersenyum, sebelum pergi ia tatap mata suaminya yang juga sedang menatapnya.
"Cepatlah turun mas"ucap vina lembut.
"iya sayang"jawab aditya tak kalah lembut.
"bi titip Al ya,kalo nangis langsung panggil aku"ucap vina pada bi Suti.
"iya non"jawab bi suti kemudian pergi ke kamar Vina untuk menjaga Al.
Vina mengambilkan nasi dan lauk untuknya dan Aditya, senyum vina terukir setalah aditya mengucapkan terimakasih padanya.
"oh iya nak, bagaimana Al maaf ya mamah ketiduran"tanya naina.
"masih panas mah,gak apa apa mah aku tahu mamah capek jaga Al waktu aku pergi"jawab vina.
"oh iya sayang aku akan pergi ke apotek setelah ini untuk mengambil obat"ucap aditya pada istrinya.
"obat?"tanya vina meletakan kembali gagang sendok yang siap memasukan makanan kedalam mulutnya.
"iya vin aku kasih resep obat buat menurunkan panas"jawab rendy.
"oh maksih ya"jawab vina.
Yang lain sudah mulai menyuap makanan ke dalam mulut mereka,vina baru menyendok makanan dan siap memasukan ke dalam mulutnya namun terhenti Karena mendengar suara tangisan anaknya.
"mama....Hua...."
Al menangis menghampiri meja makan dengan digendong bi suti,vina bangun dari duduknya dan menggendong Al.
"cup... cup...anak mamah kenapa nangis???"tanya vina membelai kepala Al.
Aditya menatap vina yang sedang mendiamkan Al bergantian dengan makanan yang bahkan belum di sentuh oleh vina sedikitpun.
"Sayang kamu makan dulu gih Al biar sama aku"Tutur aditya menghampiri vina.
"gak apa apa mas,kamu makan aja duluan nanti kalo Al udah gak rewel aku makan kok"tolak vina.
"Sayang sejak siang kamu belum makan nanti kamu sakit"ujar aditya memprotes pada istrinya.
"Iya sayang nanti aku makan kok kamu gak usah khawatir oke, sekarang lanjutkan makan nya gih"titah vina membuat Aditya mau tidak mau mengikutinya.
"Kasihan Vina harus mengurus Al yang sedang sakit dalam keadaan mengandung"ucap imel melihat vina yang sedang berbicara dengan Al.
"Vina adalah seorang ibu yang hebat dia bisa mengurus anaknya dalam keadaan hamil meskipun dia harus rela tidak makan sejak siang"saut dila.
"Dit kau mau kemana?"tanya rendy pada aditya yang bangun dari duduknya.
"aku akan makan bersama vina nanti"jawab aditya kemudian pergi dari meja makan menghampiri istrinya.
"pasangan couple wow memang mereka itu"ucap naina.
"sama kaya kita mah"saut rudi menyenggol bahu istrinya.
Vina membawa Al ke ruang tamu menyaksikan acara kartun kesukaannya karena memang rumah menggunakan parabola untuk melihat film kesukaan anak anak.
"Sayang papah nonton apa???"tanya aditya duduk di samping istrinya yang sedang memangku Al.
"loh mas kok kesini? kenapa gak makan?"tanya Vina melirik suaminya.
"aku mau makan nanti bareng kamu sayang"jawab aditya tersenyum manis.
"jangan bilang minta di suapin"ucap vina was was.
"Iya sayang minta di suapin pake ini"jawab aditya meraba bibir vina dengan ibu jarinya.
"Isshhh kamu tuh gak mau kalah sama anaknya"desis vina memukul bahu suaminya.
"huhuhu mama nakal sama papah"aditya merengek membuat vina ingin sekali menggigit hidungnya.
kemarin gak up insyaallah aku ganti hari ini up 2 episode ๐๐
BERSAMBUNG........