My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 119



Pagi itu mereka bersiap untuk pergi ke Maldives sesuai perkataan rudi waktu itu.


"mas apa semua perlengkapan Al sudah semua?"tanya vina.


"iya sayang kamu tenang semua udah aku siapin"jawab aditya.


Meraka berkumpul di ruang tamu bersiap pergi ke bandara.


"bi selama kita gak dirumah tolong jaga baik baik ya tenang aja nanti kita bawain oleh oleh dari sana"ucap naina.


"iya baik nyonya, terimaksih"jawab bi suti diangguki para bibi yang lain.


Mereka masuk ke dalam mobil yang sudah dipersiapkan aditya sebelumnya.


"aduhh gak sabar nih mau nyebur"ucap Imel.


"masih jauh kali kalo udah gak sabar noh ada danau nyebur sono"ucap dila.


"udah ih berantem mulu adek kakak"pekik vina.


"hiss males banget punya Ade petakilan kaya dia"Sindir dila.


"siapa juga yang mau punya kakak jutek...wleee"Imel menjulurkan lidahnya.


"Kalian sudah seperti anak kecil saja"ucap aldo yang sibuk mengemudi.


"Eh iya Vin sampe Sono kamu tahu kan harus apa?"tanya dila.


"beres itumah semua serahkan padaku"jawab Vina.


"memang kalian mau ngapain?"tanya Aditya kepo.


"iya kok aku ikut kepo ya"sambung Rendy.


"urusan wanita pria gak perlu tahu"jawab Vina.


"lah main rahasia rahasiaan nih"ucap aditya.


"udah ah diem"ucap vina dan akhirnya tidak ada yang berbicara.


Mereka sampai di bandara melalui jalur VIP karena jika mereka melalui jalur umum itu akan mengundang para wartawan untuk mengekspos mereka. ya maklumi aja ya keluarga konglomerat mahπŸ˜‚πŸ˜‚


"Selamat datang tuan aditya"seorang berpakaian serba hitam memberikan hormat pada aditya.


"kau sudah siapakan semuanya bukan?"tanya aditya memasukan tangannya ke dalam saku.


"tentu tuan"jawab orang itu menunduk hormat.


Mereka masuk ke dalam sebuah pesawat yang dikatakan cukup mewah dan berkelas mungkin hanya para kaum sultan yang dapat menaikinya tapi yang lebih membuat mereka bingung adalah kenapa hanya keluarga mereka dalam pesawat.


"mas kok ini cuma ada keluarga kita?memang orang Indonesia tidak ada yang mau ke Maldives?"tanya vina.


"bukan sayang tapi pesawat ini khusus hanya untuk keluarga kita"jawab aditya.


"kenapa begitu?"Imel menyaut bertanya pada aditya.


"karena pemilik pesawat ini berinisal A2V"jawab aditya.


"A2V?apa maksudnya?"tanya dila.


"nak pesawat ini milik keluarga kita dan aditya membelinya khusus untuk anak dan istrinya yang tak lain adalah kamu sendiri"jelas Rudi.


Vina menutup mulutnya yang terbuka lebar karena terkejut kemudian beralih menatap suaminya yang sedang menggendong Al.


"ya ampun mas jadi....jadi pesawat semewah ini punya keluarga kita?"tanya Vina.


"iya sayang bahkan keluarga kita juga masih punya 1 Jet pribadi atas nama papah"jawab aditya.


Ketiga wanita yang menjadi menantu keluarga brawijaya itu benar benar terkejut,tapi mereka juga tidak merasa aneh karena apa sih yang tidak bisa dibeli pengusaha terkaya se-Indonesia pikir mereka.


"astaga jiwa misquen ku meronta ronta"ucap dila.


"entah keberuntungan apa yang kita dapatkan sampai bisa menikah dengan keluarga seperti ini"ucap imel.


"Hahaha sudah sudah cepat ambil posisi kalian pesawat akan lepas landas"ucap rudi.


Jet pribadi milik Aditya akhirnya lepas landas meninggalkan daratan Indonesia dan beralih ke udara.


"mas aku ingat terkahir kali naik pesawat ketika perjalanan bisnis waktu itu"ucap vina sambil menatap keluar jendela memandangi awan awan yang menutupi daratan.


"Benar sayang namun bedanya sekarang kita mau melakukan liburan bukan melakukan perjalanan bisnis"jawab aditya.


Vina memeluk erat aditya dan memjamkan matanya begitu juga yang lainnya.


"tidurlah perjalanan kita masih jauh"ucap aditya dan mereka mengangguk.


Karena mereka menggunakan jet pribadi jadi tidak perlu transit ke Singapura menuju Maldives sehingga perjalanan mereka hanya membutuhkan waktu 4 jam.


Pemandangan Maldives mulai bisa dilihat dari atas,Vina dan yang lain bersorak gembira.


"Maldives I'm coming"sorak gembira wanita itu.


Pesawat landing di Bandar udara internasional Male.


setalah Sampai dibandara, aditya langsung mengajak semuanya untuk menuju hotel menaiki mobil yang juga di persiapkan aditya.


"Ayo semuanya kita akan istirahat dan makan dulu ke hotel setelah itu kita akan bersenang-senang"ajak aditya seraya masuk ke dalam mobil mewah limusin.


siapa yang tidak tahu mobil mewah ini, mobil yang digunakan para pejabat tinggi dan presiden tapi keluarga aditya justru memiliki nya.


"mas mobil ini?"tanya Vina lagi lagi terpukau dengan isi mobil mewah itu.


"tutup mulutmu sayang atau aku akan mencium nya"goda aditya.


"mas ihhh...."ucap Vina memukul bahu Aditya.


"mobil ini milik siapa?"tanya Imel.


"mobil ini milik mereka berdua hadiah dari papah ketika mereka lulus sarjana"jawab aditya menunjuk Aldo dan Rendy bergantian.


"astaga pertama jet pribadi dan ini mobil limusin"ucap dila seraya mengelus perutnya entah apa tujuannya.


Mobil memasuki lobby mewah hotel Hurawalhi island resort Hotel terbaik dan termahal di Maldives menyediakan kamar yang langsung menghadap keindahan laut maldives. Bahkan harga 1 kamar bisa mencapai 37jt permalam.


"Sayang hotel ini mewah sekali astaga aku merasa seperti orang kampung disini"bisik Vina seraya mengikuti aditya disamping nya.


"hahah sayang jika kamu mau aku bisa membeli hotel ini sekarang juga"ucap Aditya terkekeh mendengar perkataan istrinya.


"Kamu ini mas bikin aku makin sayang aja"ucap Vina mencubit pelan perut aditya.


"aww sakit Sayang....."ringis aditya.


Aditya memberikan kunci pada semua anggota keluarga dan memutuskan untuk beristirahat dikamar yang sudah diberikan Aditya.


"Baiklah kita semua akan istirahat untuk hari ini besok baru kita bersenang senang"ucap aditya.


"Baiklah kalo begitu mamah dan papah duluan ya, selamat istirahat semuanya"pamit naina kemudian masuk ke dalam kamar nya.


"Dit aku dan dila juga masuk dulu"ucap Aldo kemudian masuk.


"oke dit,Vin kami juga istirahat dulu"pamit rendy.


Tinggal lah Aditya, Vina dan Al di depan kamar mereka.


"Ayo mas masuk"ajak Vina menarik tangan aditya kemudian Aditya menempelkan keytag pada pintu kamarnya.


"ya ampun anak mamah pules banget sih"ucap Vina seraya menidurkan Al di ranjang king size.


Setelah menidurkan Al Vina berjalan menuju balkon kamar dimana pemandangan Maldives terlihat begitu indah.


"sayang???"panggil aditya memeluk Vina dari belakang.


"pemandangan nya sangat indah ya mas"ucap Vina sambil memegang tangan Aditya yang melingkar di perutnya.


"apa kau menyukainya?"tanya aditya dan Vina mengangguk.


"ya udah besok kita jalan jalan Sekarang ayo istirahat dulu"ajak aditya.


Vina dan aditya merebahkan diri di samping Al saling berhadapan.


Nih visual babang Aditya yang meni kasep



kalo ini Vina nih yang ambil selfi tiduran....


cantik ya mirip author πŸ˜‚πŸ˜‚



Mereka akhirnya terlelap dalam mimpi indah masing masing...suara ombak berdesir ditelinga mereka begitu merdu bagai melodi tidur untuk siapa saja yang mendengarnya.


BERSAMBUNG......


HAI MAAF YA TELAT UP πŸ™πŸ˜‚πŸ˜Š BANTU KOMEN DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP πŸ™πŸ˜‚πŸ˜Š BANTU KOMEN KRITIK DAN SARAN JUGA BOLEH πŸ‘β€οΈ


TERIMA KASIH, HAPPY READING ❀️🌺🌺