My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 138



Hari ini adalah hari reunian Vina dan teman kampusnya di kafe mentary kafe yang mempertemukan Vina dan aditya untuk pertama kalinya.


"Vin sudah siap?"tanya dila yang menggunakan dress khusus ibu hamil berwarna hitam selutut.


"hmm iya tunggu sebentar"ucap Vina dari dalam kamar.


"issh nyonya lama banget sih"pekik Imel yang sudah menunggu Vina kurang lebih 30 menit di depan kamarnya.


"Sabar bu sabar"ucap dila.


Akhirnya vina keluar menggunakan dress berwarna hitam panjang sampai menutupi mata kaki, makeup tipis dan rambut hitam digerai sangat membuatnya terlihat elegan.


Imel dan dila saja bisa terpukau apalagi aditya mungkin sudah mematung batin author.


"Vin kamu cantik banget"ucap Dila.


"iya kamu cantik banget andai suami kamu lihat mungkin dia gak akan bolehin kamu reuni dan menyuruh kamu seharian dikamar"sambung Imel.


"ish apaan sih dasar mesum banget"pekik vina.


Mereka bertiga turun ke bawah dimana ada naina dan rudi.


"mah bener gak apa apa aku gak bawa Al?"tanya Vina.


"ya ampun mantu mamah cantik banget"ucap naina begitu terpana melihat menantunya.


"iya mah kita aja sampai melongo coba kalo aditya yang lihat sudah abis dia di dalam kamar"ucap imel menggoda Vina.


"hahahaha"tawa semuanya pecah.


"kalian bertiga benar benar cantik hati hati teman lelaki kalian akan mengajak selingkuh bisa bisa abis semuanya sama suami kalian"ucap rudi bercanda.


"hahaha papah bisa saja"ucap ketiganya.


"ya udah mah kita berangkat dulu ya, Assalamualaikum"salam Vina mencium tangan naina dan Rudi diikuti Imel dan Dila.


Ketiga wanita bak ratu itu memasuki mobil Mercedes Benz e-class berwana hitam mengkilap.


"pak Alif ke kafe mentary ya"ucap vina pada sopir.


"iya non"jawab pak Alif mengangguk.


Mereka sudah sampai di kafe mentary dilihat sudah cukup ramai dan memang dress code nya berwana hitam jadi semuanya menggunakan pakaian hitam.


"hei lihat itu Vina dan teman temannya"seorang wanita menunjuk vina,dila dan Imel yang baru masuk.


"Hai maaf ya telat"ucap Imel.


"iya mel,eh kalian lagi hamil wah beruntung banget ya jadi kalian bertiga bisa nikah sama anak konglomerat"ucap teman mereka bernama sari.


"hehehe udah rejeki mungkin sar"tanggap Imel terkekeh.


"hai Vina??"seorang pria tampan berkemeja hitam menghampiri Vina dan menyapanya.


"hai Dimas"jawab Vina.


"kamu cantik banget Vin aku jadi nyesel pernah ninggalin kamu demi flora"ucap Dimas terhipnotis oleh kecantikan Vina.


"penyesalan memang datang belakangan kalo duluan namanya pendaftaran"jawab Vina.


"hhehehe maaf ya Vin pernah buat kamu kecewa,maaf karena sudah menganggap kamu dengan sebelah mata"ucap Dimas seperti memberi kode 'aku ingin kembali'.


"lupain aja lagian sekarang aku juga udah bahagia makasih karena kamu ninggalin aku,aku sadar bahwa berpacaran hanya akan membawa luka"ucap Vina.


"dim gak kangen sama kita?"tanya sari.


"eh iya sar kangen kok cuma gak tau kenapa gw lebih kangen ke Vina"jawab dimas menatap Vina dari ujung rambut hingga ujung kaki.


Vina merasa risih dengan tatapan dimas dia lebih memilih menjauhi nya.


"mel,dil kesana yuk temuin yang lain"ajak Vina menujuk beberapa kerumunan wanita.


"Ayo deh"jawab keduanya.


"ri gw kesana dulu ya"ucap Imel pada sari.


"Lo kenapa dim?"tanya sari.


"gw terpukau sama kecantikannya,gw mau dia balik ke gw"ucap Dimas.


"jangan gila Lo dim!!Vina udah nikah sama pengusaha dan Lo tau varel kan?dia di penjara karena berusaha buat nyakitin Vina"ucap sari memberitahu temennya.


"ckckck nyesel gw sar,memang siapa suaminya?"tanya Dimas yang memang tidak tahu karena dia tinggal di Australia sebelum lulus.


"Aditya brawijaya pengusaha muda sukses NO 1 DIINDONESIA"ucap sari menekan kata no 1 diindonesia.


mendengar nama aditya brawijaya dimas mengepalkan tangannya dan meninggalkan sari begitu saja.


"Dim Lo mau kemana????"teriak sari memanggil Dimas.


"dim lepasin apa apaan sih"teriak Vina merasa sakit di pergelangan tangannya.


"kamu kenapa nikah sama orang lain??"tanya dimas membentak.


"apaan apaan sih, aku gak ada urusannya sama kamu!! terserah aku mau nikah sama siapa juga"ketus Vina memegangi pergelangan tangan nya.


Semua manusia yang sedang reuni beralih menatap Vina dan dimas,Imel dan dila menghampiri Vina.


"Lo jangan macem macem ya dim,kalo sampe suaminya tau Lo berbuat kasar sama Vina nasib Lo bakal sama kaya varel"ucap dila menunjuk wajah dimas.


"heuh Lo gak tau kan suami Vina itu penjahat dan demi membalaskan dendam gw,gw bakal nyakitin Vina"ucap dimas kembali menarik tangan Vina dan melemparkannya sehingga tersungkur di lantai.


"aghhhhhh"Vina meringis memegangi perutnya.


"Vina!!!!!"teriak Imel dan dila bersamaan.


Dila berlari ke luar untuk memanggil pak Alif dan tak beberapa lama pak Alif datang.


"keterlaluan Lo dim Vina lagi hamil,kalo sampe terjadi apa apa sama Vina atau calon bayinya gw bersumpah akan bikin Lo busuk dipenjara"ucap Imel ingin pergi tapi......


PLAKKKKK....


"dasar pria ********"umpat Imel sebelum akhirnya benar benar pergi menyusul Dila dan Vina.


Dimas memegangi pipinya yang terasa panas,darah keluar dari sudut bibirnya.


"Gw bakal balesin dendam Lo kak"ucap dimas lirih.


Vina masih meringis memegangi perutnya,Imel dan dila benar benar merasa khawatir bercampur takut.


"hiks...hiks....Imel tolong Mel aku gak mau kehilangan anak aku lagi"ucap vina dengan tangis.


"iya Vin iya ini kita mau ke rumah sakit kamu harus kuat"ucap Imel begitu sedih melihat Vina.


Dila menghubungi Aditya untuk mengabari kondisi Vina.


"halo Aditya"ucap dila.


"iya ada apa dila?"


"cepat kerumah sakit"


"ada apa?apa yang terjadi??"


"aku tidak bisa menjelaskannya di telepon cepat kerumah sakit"


Dila mengakhiri sambungan teleponnya.


Dikantor Brawijaya Aditya langsung meninggalkan ruang rapat begitu saja ketika dila menelponnya.


"Aldo tolong kamu handle aku harus pergi"ucap aditya.


"tapi dit....dit???"panggil aldo.


Dengan terpaksa aldo yang memimpin rapat menggantikan Aditya.


Sesampainya di rumah sakit Imel berteriak memanggil nama suaminya.


"Rendy...Rendy???"panggil Imel memenuhi koridor rumah sakit.


"sayang kenapa? ada apa?"tanya Rendy.


"Vina... tolong Vina rend"Imel mengarahkan telunjuknya entah kemana.


"kenapa? dimana dia?"tanya rendy.


Vina ditidurkan di bangsal kemudian segara dibawa ke ruang perawatan.


Bersamaan dengan itu aditya datang, dengan langkah cepat dia menghampiri imel dan dila.


"dimana Vina?"Tanya Aditya dengan nafas ngos-ngosan.


"di dalam"jawab keduanya lirih.


"ada apa kenapa bisa begini?"tanya aditya.


"mantan kekasihnya dimas dia bilang dia mau balas dendam padamu dengan menyakiti Vina"jelas Imel.


"apa???Dimas? ingin balas dendam?"tanya aditya.


Kira kira dimas mau balas dendam untuk siapa?yang bisa jawab aku follow Instagram nyaπŸ˜‚πŸ˜‚


MAAF YA AKU HARUS BIKIN BEBERAPA KONFLIK LAGI DEMI MEMPERPANJANG CERITA πŸ™πŸ™ TAPI TENANG AJA GAK AKAN ADA PENDERITAAN KOK SEMUA AKAN TETAP BAHAGIA PADA AKHIRNYA πŸ€—πŸ€—


BERSAMBUNG......


Jangan lupa like dan vote 😘😘