My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
meminta haknya



"ya Allah terima kasih sudah membuat suamiku menjadi begitu hangat,hamba mohon bantu hamba untuk membuatnya kembali seperti dulu,amin"doa Vina selesai.


Sedangkan Aditya


"ya Allah terima kasih sudah mengirim istri yang cantik dan Soleha untuk hamba,hamba sangat beruntung memiliknya sebagai istri hamba,semoga pernikahan hamba ini menjadi pernikahan pertama dan terakhir hamba ya allah"doa aditya kepada sang ilahi


kemudian Vina mencium tangan Aditya dan Aditya mencium kening Vina


mereka sudah selesai melaksanakan solat subuh.


seperti biasa Aditya akan kembali tidur dan Vina Segera turun untuk memasak sarapan.


"hmmm aku masak apa ya?"ucap Vina bertanya tanya.


"ah aku akan masak omlete saja"ucap Vina kemudian mengambil semua bahan yang dibutuhkan dan segera memasak, beberapa hari ini bi Suti sedang cuti karena ada saudara nya yang sedang menikah dikampung.


Vina sudah selesai memasak segara Vina membangunkan semua orang dan terakhir Aditya


vina berjalan menuju kamarnya untuk membangunkan Aditya tapi ternyata Aditya sudah bangun dan sedang duduk di balkon kamar mereka.


Vina berjalan mendekati Aditya kemudian memeluk nya dari belakang.


"sedang apa kau disini?"tanya Vina kemudian Aditya membalik tubuhnya menghadap Vina.


"aku sedang menatap langit sambil memikirkan istriku yang Cantik ini"goda Aditya sukses membuat Vina merona.


"dasar gombal"ucap Vina terkekeh.


"tidak ada larangan untuk suami menggoda istrinya"ucap Aditya kemudian memegang pinggang Vina lalu mencium keningnya.


Vina tersenyum karena dia begitu bahagia. meskipun Aditya belum mengakui perasaannya tapi Vina tau bagaimana perasaan suaminya terhadapnya.


"mengapa kau bisa jadi seromantis ini tuan kulkas?"tanya Vina meledek Aditya dengan sebutan tuan kulkas.


"tuan kulkas?"tanya Aditya mengerutkan keningnya.


Vina mendekati wajahnya ke telinga Aditya kemudian berbisik.


"tuan kulkas yang dingin tapi menggoda"ucap Vina dengan suara sexy kemudian segera berlari dan Aditya mengejarnya.


"sini kau,kau bilang aku menggoda bukan sini cepat akan aku goda kau hingga wajahmu seperti tomat"ucap aditya masih terus mengejar Vina.


"hahahahah ayo tangkap aku kalo bisa"tantang Vina msih terus berlari


sedangkan dimeja makan semua orang sedang menunggu Aditya dan Vina tapi mereka belum juga turun,naina memutuskan untuk memanggil mereka


"biar mamah panggil mereka"ucap naina kemudian berjalan ke kamar Aditya.


Naina sudah berada didepan kamar Aditya tanpa sengaja mendengar tawa Aditya dan Vina yang terdengar begitu lepas membuat naina mengurungkan niatnya menyuruh Meraka turun


"kau Sudah membawa Aditya ku kembali Vina, terimakasih sayang"ucap naina tanpa sadar menitihkan air mata.


naina segera kembali ke meja makan


"ayo kita sarapan saja duluan mereka sedang sibuk"ucap naina tersenyum.


"maksud mamah?"tanya aldo bingung.


"sudah do kamu habiskan makanan kamu"ucap Rudi menjawab Aldo


kembali ke kamar Aditya


"mas ayo tangkap aku hahahahahah ayo tangkap,kau tidak bisa kan? wleeee"ucap Vina sambil menjulurkan lidahnya meledek Aditya membuat si empu yang diledek semakin tidak tahan Untuk menangkapnya.


"sini kau setalah aku tangkap ngga akan aku lepasin kamu awas aja"ucap Aditya dan benar saja Vina tertangkap oleh Aditya


HAPPP......


Aditya berhasil menangkap Vina lalu menidurkan Vina diranjang


Aditya menindih tubuh mungil Vina membuat Vina meronta minta dilepaskan.


"hahaha mas lepas udah siang kamu kan harus ke kantor"ucap Vina masih dengan tertawa.


"aku sudah bilang bukan setelah aku menangkap mu tidak akan aku lepaskan"ucap Aditya tersenyum licik membuat Vina sedikit takut.


"kau bilang tadi aku apa? menggoda hm?"tanya Aditya masih menindih tubuh Vina.


"ti..ti...tidak kapan aku mengatakannya?"ucap Vina pura pura lupa.


"kapan aku mengatakannya??kau mau mengakui atau aku tidak akan melepaskan mu??"tanya Aditya menyeringai.


"i..iya suamiku itu sangat tampan dan menggoda siapa saja yang melihatnya!sudah puas?"tanya Vina kemudian Aditya mengangguk.


"ya udah Sekarang lepasin aku mas pasti dibawah semua orang nunggu kita sarapan"ucap Vina lagi.


Cup


satu kecupan lembut mendarat dengan sempurna di bibir tipis Aditya.


"sudah kan aku tidak lupa?udah ayo mas aku belum nyiapin baju buat kamu, mau sampe kapan kita begini?"tanya Vina karena dilihatnya jam suda menunjukkan pukul 08:00.


"aku males ke kantor soalnya gk ada kamu"ucap Aditya yang sudah jadi bucin.


"kita kan bisa ketemu dirumah mas,udah ah awas"ucap Vina mendorong tubuh Aditya


Aditya segera masuk ke kamar mandi untuk mencuci mukanya dan Vina sudah menyiapkan pakaian kerja Aditya kemudian seperti biasa Vina membantu Aditya mengenakan pakaiannya.


"mas,kamu izinin aku kan kuliah lagi?"tanya Vina tanpa mengalihkan pandangannya dari dasi yang sedang dia pakaian ke Aditya.


"tentu sayang,tapi kau juga harus janji menjadi istri yang baik untuk suamimu seperti yang kau bilang pada bos mu itu"ucap Aditya memegang dagu Vina kemudian menatapnya dalam.


"memang selama ini aku bukan istri yang baik,aku tidak mengurus mu begitu?"ucap Vina kesal kemudian membelakangi Aditya.


"bukan begitu sayang kau adalah istri yang paling baik,tapi kau kan belum memberiku hak ku sebagai suami jadi nanti malam aku akan meminta nya"bisik Aditya ditelinga Vina kemudian membalikan tubuh Vina menghadapnya.


"maasssss dasar mesum ah"ucap vina kemudian memukul pelan dada bidang Aditya.


"hahaha, sudah ayo turun atau aku akan memintanya sekarang"ucap Aditya sukses membuat bulu kuduk Vina berdiri.


"iya ayo sejak tadi juga aku kan sudah mengajakmu"ucap Vina kemudian berlari keluar kamar.


Vina dan Aditya berjalan bersama menuruni tangga menuju dapur dan melihat semua orang sudah selesai makan.


"selamat pagi semuanya"sapa Vina pada semua orang.


"pagi sayang"sapa naina dan Rudi.


"kalian udah selesai makannya?"tanya Aditya


"iyalah,kita tungguin kamu lama banget"ucap Aldo ketus.


"oh"Aditya hanya ber oh ria tanpa merasa bersalah


"cepet,aku tunggu di ruang tamu"ucap Aldo kemudian pergi ke ruang tamu diikuti Naina dan rudi.


kini hanya Vina dan Aditya dimeja makan


"mas aku ambilin ya"ucap Vina kemudian mengambilkan makan untuk suaminya.


"makasih ya sayang"ucap Aditya tersenyum manis


setelah selesai makan Vina mengantar Aditya sampai mobilnya.


"mas hati hati ya, sekarang kan aku udah bukan sekretaris kamu lagi jadi jangan macem macem"Vina memberi wejangan pada aditya.


"iya sayang yaudah aku jalan dulu ya, assalamualaikum"ucap Aditya pamit mencium kening Vina.


"waalaikumsalam"jawab Vina sembari menyalami tangan suaminya


Aditya pergi meninggalkan mansion selama perjalanan dia selalu memikirkan apa yang dia katakan kepada Vina tadi pagi.


"apa dia akan memberikan nya?agh bodoh kenapa aku memintanya bagaiman jika dia tidak siap?"ucap Aditya bertanya pada diri sendiri.


"ada apa dit?"tanya Aldo yang sedari tadi memperhatikan Aditya yang berbicara sendiri.


"tidak apa apa"ucap Aditya dibalas anggukan oleh aldo


sedangkan dimansion


"apa nanti malam benar dia akan meminta haknya?ya Allah aku sudah siap jika memang suamiku meminta haknya,aku sadar dia memiliki hak sepenuhnya atas diriku jadi insyaallah hamba siap"ucap Aditya sambil berkaca diri


tiba tiba ponsel Vina berdering dan terlihat nama si penelpon adalah ibunya.


"assalamualaikum Bu?apaa kabar?Vina kangen banget sama ibu!"ucap Vina sumringah.


"waalaikumsalam,ibu baik sayang,gimana kabar kamu?"tanya balik Dina.


"Vina juga baik Bu,oh iya Iqbal mana Vina kangen banget sama dia!!"ucap Vina menanyai Iqbal.


"Iqbal lagi sekolah sayang kamu lupa?"ujar Dina karena anaknya sudah lupa bahhwa sekarang adalah jam sekolah.


"oh iya lupa,ya udah insyaallah nanti Vina kerumah ya sekarang Vina udah ngga kerja soalnya"ucap Vina kepada Dina.


"iya sayang yaudah ibu tutup dulu telponnya ya, assalamualaikum"ucap Dina mematikan sambungan telponnya.


bersambung.......


hai para readers jangan lupa tinggalkan jejak kalian karena 1 like dari kalian sungguh berarti untuk aku, terimaksih ๐Ÿ˜Š๐Ÿ™