My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
Ekstra part terossss!!!!



Hari ini vina dan aditya kedatangan tamu spesial di mansion, keluarga adrian dierja datang mengunjungi mansion dengan membawa putri kecil mereka yang cantik.


"Nyonya aulia anak anda lucu sekali"puji vina suka dengan putri anak teman suaminya.


"Terima kasih banyak tante"Alya membalasnya dengan mencium tangan vina membuat vina tersentak kaget.


"Nyonya vina,dimana Al?"Tanya aulia tidak melihat keberadaan bocah kecil yang dulu sangat ia sukai.


"Sebentar lagi pasti dia akan turun,dia sedang mengganti pakaiannya karena habis bermain tadi"Jawab Vina.


Tak lama Al turun bersama alisha dan Alvaro menghampiri Vina dan aditya.


"Al,alisha sama alvaro, ayo cium tangan tante aulia"Tutur Vina.


Dan ketiganya menurut dengan mencium tangan aulia bergantian.


"Mamah dia siapa?"Tanya alisha menunjuk Alya yang duduk di pangkuan adrian.


"Dia Alya sayang, ayo kenalan"tutur vina.


"Alisha"


"Alya"


"Umur mereka hanya terpaut beberapa bulan saja bukan nyonya vina?"Tanya aulia ingat.


"Ah iya benar sekali"balas vina.


"Alvin,varo ayo berkenalan dengan Alya"tutur aditya.


"Varo"


"Alya"


"Alvin"


"Alya"


"Oh iya Al ayo ajak Alya dan adik kamu main di taman,mamah sama papah mau berbicara dengan om dan tante sebentar"ucap vina mengacak rambut Al pelan.


"Oke mah"jawab Al kemudian jalan keluar menuju taman diikuti oleh adik adiknya dan juga Alya.


"Alya,apa kau mau main boneka denganku?"tanya alisha.


"Boleh"jawab alya mengangguk.


"Kakak ayo antar aku ke kamar untuk mengambil bonekanya"ajak alisha pada varo.


"Baiklah ayo"


Tinggal lah Alvin dan Alya yang ada disana, Alya tidak bisa mengalihkan pandangannya dari alvin yang terlihat begitu tampan.


"Kak,apa kau sudah sekolah?"Tanya Alya.


"hmm"jawab Al singkat dan datar.


"Apa sekolah itu membosankan kak? ayahku selalu bilang kita harus sekolah agar bisa menjadi anak yang membanggakan orang tuanya kelak"Cerocos Alya.


"Apa penting kau menceritakan ini semua, pergilah aku sedang ingin sendiri"usir Alvin dengan ketus.


Alya diam dan turun dari bangku taman yang ia duduki bersama Alvin,namun siapa sangka karena ia memakai sandal yang licin ia terpeleset dan menangis karena merasakan sakit di kakinya.


"Aduh..hiks...hiks..."tangis Alya mulai terdengar.


"Bangunlah, jangan menjadi gadis manja"bukannya menolong Al malah mencibir Alya.


"Kakiku sakit kak, setidaknya tolong bantu aku"pinta Alya sambil memegangi pergelangan kakinya.


Alvin mendengus kemudian membantu alya berdiri dan membawanya masuk ke dalam rumah.


"Alvin?apa yang terjadi pada alya?"Tanya Vina terkejut melihat Al membantu alya berjalan.


"Dia terjatuh karena ceroboh mah"jawab Al sekena nya.


"Hikss mah kaki ku sakit"tangis Alya pada aulia.


"Ssstt sudah sayang tidak apa apa,Al terimaksih ya sudah membatu Alya"Ucap aulia pada alvin.


"Sama sama tante"jawab Alvin kemudian ingin pergi ke kamarnya namun langkahnya terhenti karena Alya memanggil nya.


"Kak terimaksih banyak sudah membantuku,kau sangat baik dan tampan. Ayo kita menikah"ucapan Alya terlontar begitu saja, anak 4 tahun yang belum pantas membicarakan hal demikian.


"Aku tidak suka dengan gadis manja seperti dirimu"balas Al tanpa menoleh kemudian berlari ke kamarnya.


"Alvin???Nak???"teriak vina memanggil anaknya namun tidak di hiraukan.


"Alya sayang, bagaimana bisa ucapan tadi terlontar dari mulut kamu sayang? dimana kamu mengetahuinya?"Tanya aulia masih terkejut dengan perkataan putrinya.


"Nak, kamu akan menikah dengan alvin tapi tidak sekarang. Akan ada waktu untuk kalian bersama nanti"Tutur Aditya.


"Benarkah om?"Tanya alya senang.


"Iya sayang benar,jadi Alya harus menjadi anak yang baik agar kak Alvin suka sama Alya"Adrian menjawab pertanyaan anaknya.


"Ya sudah lebih baik kita makan dulu, mari"tutur vina mempersilahkan.


Saat ini rumah sedang sepi,dila dan imel sedang pergi berbelanja bulanan membawa anak mereka sementara aldo dan rendy bekerja di kantor dan rumah sakit. Naina dan rudi sedang menghadiri acara sahabat mereka di Bogor.


"Mas,aku panggil al sama yang lain dulu ya"ucap vina diangguki aditya.


Tok tok tok


"Alvin sayang? ayo turun ini sudah jam makan siang"ucap vina.


Ceklek.


"iya mah"balas Al ketika pintu kamar nya sudah terbuka.


"Ya sudah kamu turun duluan ya mamah mau panggil alisha dan varo dulu"tutur vina.


"Baiklah mah"


Vina pergi ke kamarnya untuk mencari alisha, dan benar saja anak itu sedang mengobrak-abrik lemari untuk mencari boneka barunya.


"Alisha,varo kenapa semua kalian acak acak hmm?"Tanya vina menghampiri kedua anaknya.


"Mamah aku mencari boneka baruku tapi tidak ada,apa alya sudah pulang?"jawab alisha diakhiri pertanyaan.


"Nanti ya nyarinya,sekarang kita makan dulu papah dan yang lain sudah menunggu di bawah"ajak vina.


"Ayo lisa, sudah tak perlu dicari aku yakin Alya akan pergi setelah makan siang"ajak varo diangguki alisha.


Vina turun dengan kedua anaknya,alisha duduk di sebelah Alya sementara alvin duduk berhadapan dengan alya dan varo disamping nya. Semuanya mulai menyantap makanan yang dibuat oleh vina.


"Nyonya vina masakan anda lezat sekali"puji Aulia.


"Terimakasih banyak nyonya,ayo tambah lagi"balas vina tersenyum.


Sambil menyuap makanan ke dalam mulutnya, Alya tak henti memandangi Alvin yang terlihat tampan dengan ekspresi wajah dingin nya.


Karena tidak fokus Alya tersedak dan batuk batuk.


"Uhukk...uhukkk"


Al refleks memberikan segelas air putih miliknya yang sudah ia tuangkan sendiri tadi yang kemudian diambil oleh Alya dan meminumnya.


"Apa kau tidak pernah bisa hati hati dalam melakukan apapun?"Tanya Al dingin.


"Maaf kak tapi terimaksih sudah menolongku lagi"jawab alya.


"Alya kamu tidak apa apa sayang?"Tanya aulia membantu alya mengelap mulutnya.


"Dasar manja" Batin Al melihat Alya yang terlihat manja.


"Al lanjutkan makan mu"ucap vina kemudian Al melanjutkan makan siangnya.


Setelah makan siang keluarga adrian pamit pulang,vina dan aditya mengantar mereka sampai ke depan pintu.


"Tuan dan nyonya dierja, terimaksih atas makan siangnya dan lain kali datanglah berkunjung ke rumah kami"ucap adrian kemudian menjabat tangan Aditya.


"Sama sama tuan,ah tentu saja lain kali saya pasti akan datang ke rumah anda"balas aditya.


"Nyonya Vina aku pamit dulu ya, terimaksih untuk semuanya"ucap aulia melepas o pelukan mereka.


"Iya sama sama"balas Vina.


"Alisha, varo aku pulang dulu ya, lain kali datanglah ke rumahku kita bisa bermain bersama nanti"Ucap alya diangguki oleh alisha dan varo dengan senang.


"Kak Alvin kau juga harus ikut ya"ucap alya pada Alvin yang hanya duduk di sofa.


"hmm"


cup


Alvin terkejut karena Alya tiba tiba mencium pipinya.


"baiklah kalo begitu aku pulang dulu, sampai jumpa lagi"Alya berlari Keluar menghampiri ayah dan ibunya.


Alvin mendengus kesal seraya mengelap pipinya kasar dimana bekas ciuman Alya.


"sudah manja, tidak sopan lagi" batin Alvin jengkel.


LIKE, MOMEN DAN VOTE ✨✨