
Setelah menikmati rujak pinggir jalan rasa restoran itu mereka bergegas kembali ke rumah karena takut Al sudah pulang dan akan mencarinya.
"Mas aku takut Al sudah pulang dan menangis"ucap vina.
"tidak akan sayang Al itu anak yang pintar, dia tidak akan menangis selama ada oma dan opanya"jelas aditya kemudian menyalakan mobil untuk kembali ke Mansion.
Vina menyandarkan kepalanya di bahu suaminya, Aditya fokus sesekali mencium puncak kepala vina.
"Mas kamu sudah menyiapkan nama untuk anak kembar kita?"tanya vina mengelus perut nya.
"Tentu saja sayang jika anak kita keduanya laki laki atau perempuan atau bahkan laki dan perempuan aku sudah menyiapkan namanya"jawab aditya.
"siapa?"Vina mendongakkan kepalanya menatap pipi suaminya yang mulus seperti singkong itu.
"kamu akan tahu nanti sayang"jawab aditya kemudian mencuri ciuman Istrinya.
"ish kamu tuh"Vina cemberut kemudian kembali menyandarkan kepalanya.
Vina yang sudah mengantuk tertidur dalam pelukannya pada tangan Aditya bahkan aditya bicara tidak diauti oleh vina.
"Sayang besok jadwal kamu USG kan?"tanya aditya namun tidak ada jawaban.
"sayang?marah ya??"tanya aditya lagi.
karena tidak ada jawaban aditya mengentikan mobilnya dan melihat ternyata istrinya sudah tertidur.
"sayang...sayang aku kira kenapa ditanya gak dijawab, gak taunya tidur"aditya geleng geleng kepala melihat istrinya yang sudah pulas.
Aditya kembali melajukan mobilnya bergegas untuk pulang karena kasihan pada istrinya yang sudah pasti tidak nyaman dengan posisi tidurnya sekarang.
Sesampainya dipekarangan Aditya memarkir mobilnya dan menggendong Vina masuk ke dalam rumah.
"Assalamualaikum"salam Aditya ketika memasuki rumah dengan menggendong pujaan hatinya itu.
"walaikumsalam"
"eh itu papah pulang"Rudi menunjuk Aditya yang sedang menggendong vina.
"Adit ada apa dengan Vina?dan kalian dari mana?"tanya aldo.
"kami habis makan rujak di pinggir jalan eh si nyonya malah ketiduran"jawab Aditya.
"mama...Hua.....mama Napa...mama..."Al menangis mengira ibunya kenapa napa.
"eh anak papah kok nangis, mamah gak apa apa sayang"ucap Aditya.
"au mama...Hua....mama"Al kembali menangis meminta gendong pada ibunya.
Vina yang mendengar suara tangis anaknya membuka mata dan terkejut ketika melihat dirinya sudah sampai di rumah.
"mas kok gak bangunin aku?"tanya Vina.
"kamu pules banget sayang jadi aku gak tega bangunin nya"jawab Aditya.
Aditya menurunkan Vina kemudian menggendong Al.
"mah,pah maaf ya dari siang ngerepotin mamah"ucap vina.
"kamu ini bicara apa Vina,Al itu cucu kami masa kami keberatan menjaganya"ucap rudi.
"iya sayang lagian tadi temen temen mamah suka semua sama Al katanya lucu"ucap naina.
"makasih ya pah,mah"ucap vina menunduk.
"iya sayang"jawab naina mewakili rudi.
"Oh iya dit aku sudah mengatur jadwal USG untuk Vina besok, datanglah jam 1 siang"ucap Rendy.
"baiklah rend terimakasih ya"ucap Aditya dijawab anggukan oleh rendy.
"ya udah Vin sana istirahat kamu pasti masih ngantuk kan"ucap dila.
"ya udah aku ke kamar dulu, selamat malam semua"ucap vina kemudian pergi setelah semuanya menjawab dengan anggukan kepala.
Vina membawa Al dan menyusuinya sedangkan Aditya masih di ruang tamu bersama yang lain.
"Anak mamah tadi sama opa sama Oma ya diajak jalan jalan?"vina bicara dengan Al yang sedang menyusu.
Sambil menyusui Al Vina memejamkan mata mencoba untuk tidur tapi nihil tidak bisa mungkin karena tadi dia sudah tidur meski hanya sebentar.
"Jadi gak ngantuk nih gara gara ketiduran di mobil"gumam vina.
Setalah menidurkan Al,vina membawanya ke kamar anak anak untuk ditidurkan bersama revan dan bagas.
"Selamat malam sayang"ucap vina kemudian mencium kening Al dan menarik selimut untuk menutupi tubuh nya.
Vina kembali ke kamar, mengganti baju dengan piyama tidur tak lupa memoleskan perawatan wajah untuk kecantikan dirinya.
Setalah memoles perawatan wajahnya,karena merasa bosan vina mengambil ponselnya dan menonton drakor terbaru.
Aditya masuk ke dalam kamarnya dan sedang melihat vina senyum senyum sendiri menatap layar ponselnya.
"sayang kok gak tidur???"tanya aditya menutup pintu kamar nya kembali.
"eh mas,iya mas aku gak ngantuk"jawab vina menatap suaminya yang sedang berdiri tegak di dekat pintu.
"kamu lagi ngapain sampai senyum senyum gitu?"tanya aditya mendekati istrinya.
"nonton drakor mas ceritanya lucu banget"jawab vina.
"oh ya udah aku bersih bersih dulu ya"ucap aditya.
Vina mengangguk kemudian meletakan ponselnya dan menyiapkan pakaian untuk suaminya.
Aditya keluar kemudian memakai pakaian yang sudah disiapkan oleh vina.
"kamu gak mau tidur?"tanya aditya merebahkan tubuhnya disamping Vina.
"aku gak ngantuk mas mungkin karena tadi udah sempet tidur tapi cuma sebentar"jawab vina.
"ishh kamu mah pikirannya itu terus"pekik vina cemberut.
"abis mau apa?"tanya aditya menghadap ke Vina dan menyelipkan anak rambut dibelakang telinga istrinya.
"Nonton film romantis yuk mas"ajak vina.
"ada syaratnya"ucap aditya mendelik.
"segala pake syarat kaya mau lomba aja pake syarat"pekik vina.
"Ya udah kalo gak mau aku tidur aja"aditya membalik badan membelakangi vina.
"ihh yaudah apa syaratnya?"tanya vina mengalah.
"setiap ada adegan yang romantis seperti ciuman dan sejenisnya kita juga harus melakukannya"jawab aditya langsung.
"kalo kaya gitu namanya aku rugi bandar mas"Vina mengerucutkan bibirnya tapi tidak menolak.
Vina sengaja memilih film yang romantis namun tanpa adegan yang Aditya sebut tadi.
30 menit film diputar,Vina begitu menikmati film yang sedang ia saksikan berbeda dengan aditya yang cemberut karena tidak menemukan adegan yang ia nantikan sejak awal film.
"sayang kok gak ada adegan nya?"tanya aditya.
"mana aku tahu kan bukan aku yang bikin mas"jawab vina mengangkat bahunya.
"Bosen ah aku tidur aja"ucap aditya menarik selimut dan memejamkan matanya bersiap untuk tidur.
"yakin mau tidur?"tanya vina seraya membuka sendiri kancing Piyama yang ia gunakan.
Aditya membuka matanya dan terkejut melihat baju Istrinya sudah terbuka memperlihatkan bra berwarna hitam yang digunakannya.
Aditya menengok ke tv yang sedang memutar film tapi tidak menemukan adegan yang sama dengan apa yang dilakukan Vina.
"maksudnya apa?kan gak ada"tanya aditya sok polos.
"ya anggaplah hadiah karena menemaniku nonton film"jawab vina.
Aditya menyingkap selimut yang ia gunakan kemudian segara mendaratkan kepalanya di atas dada istrinya.
Vina masih asik dengan tontonan nya tidak memperdulikan apa yang sedang suaminya lakukan.
"mas udah ah filmnya udah abis"Vina mendorong pelan tubuh aditya.
"yailah sayang nonton aja lagi aku siap kok nemenin sampai pagi"tutur aditya.
"gak ah aku mau ke bawah dulu ambil minum"jawab vina menolak.
"Aku aja yang ambil kamu diam sini ya"cegah aditya.
"gak apa apa sayang aku aja"jawab vina.
"yaudah ayo aku antar"ajak aditya diangguki vina.
Vina merapikan pakaiannya yang sudah acak acakan akibat perbuatan suaminya yang nafsuan itu.
Aditya dan vina pergi ke dapur,Vina membuatkan kopi untuk Aditya dan cokelat panas untuknya.Ketika sedang membuat kopi dan cokelat panas tiba tiba tangan kekar aditya melingkar di perutnya dan membenamkan kepalanya di bahu Vina.
"Mas aku lagi tuang air panas nih Jangan gitu ih geli"ujar vina merasa geli karena aditya menyesap bahunya.
"aroma tubuh kamu wangi sayang jadi panggil aku buat kesini"jawab aditya terus menciumi bahu dan tengkuk Vina.
"udah selesai mas,ayo ke atas"ajak vina.
Aditya melepaskan tangannya dari perut vina kemudian mengambil nampan yang ada ditangan vina.
"Biar aku aja yang bawa"ujar Aditya.
"terimakasih sayang"ucap Vina tersenyum manis.
Mereka kembali ke kamar, duduk di balkon kamar menikmati angin malam sambil menyeruput minuman yang dibuat vina.
"mas kamu tahu aku sudah tidak sabar untuk melahirkan baby twins ini, pasti Al akan senang karena adiknya bertambah"ucap Vina kemudian meminum sedikit cokelat panas buatannya.
"aku juga gak sabar sayang"saut aditya.
"Semoga baby kita perempuan ya sayang"ucap vina mengelus perutnya dan memejamkan mata menikmati kehamilannya.
"Apapun jenis kelamin nya yang terpenting adalah keselamatan kalian"jawab Aditya.
"amin mas"Vina menyadarkan kepalanya di dada bidang Aditya sedangkan Aditya menciumi puncak kepala istrinya sesekali mengelus sayang.
"Udah malam ayo masuk sayang, tidak baik untuk ibu hamil diluar terlalu lama dalam cuaca dingin begini"ajak Aditya.
"Gendong"Vina mengangkat kedua tangannya manja.
"Kok manja sih"pekik Aditya tapi tetap menggendong istrinya masuk.
Aditya menggendong ala bridal style kemudian membawanya masuk dan merebahkannya.Vina tidak mau melepaskan rangkulan tangannya di leher suaminya.
"kenapa hmm??"tanya Aditya.
"Cium dulu"pinta Vina memajukan bibirnya.
Cup
Aditya mencium bibir istrinya namun ketika ingin melepas Vina menahannya dengan menarik tengkuk Aditya.
Aditya membalas ciuman istrinya,kakinya menjadi tumpuan agar tidak menindih perut besar istrinya hingga pergulatan panas terjadi antara pasutri itu.
maaf ya guyss telat up karena aku abis jadi panitia lomba and happy independence day pembaca kesayanganku 😘😘❤️❤️❤️
Stay terus ya dan perbanyak like dan komen karena insyaAllah besok aku crazy up🤗😝🤗🤗
Bersambung......