
kini mereka sedang berada diruang tamu rumah besar Imel
"jadi kau sudah menolong putriku?"tanya Budi
"i..iya om, tapi sungguh saya tidak bermaksud untuk mengajak nya pulang malam sungguh om,saya minta maaf"ucap Rendy ketakutan dimarahin Budi
"hahaha kenapa kau ketakutan begitu Rendy?harusnya saya yang berterimakasih padamu Karena sudah menyelamatkan Imel"ucap Budi.
"sama sama om,ya udah kalo gitu saya pulang ya om,Tante, Imel besok saya akan ada operasi dirumah sakit jadi saya harus pulang sekarang"pamit Rendy
"kamu dokter?"tanya Budi dijawab anggukan Rendy
"oh ya Imel apakah dia dokter yang kamu bilang tidak waras tapi kamu menyukainya?"tanya Risna
pasalnya beberapa waktu lalu Imel bercerita dengan Risna bahwa dia bertemu dengan dokter tidak waras tapi dia menyukai nya sejak pertama bertemu dan dokter itu adalah Rendy.
"ma..mamah apa apaan sih"ucap Imel gugup
Rendy hanya tersenyum mendengar penuturan Risna
"ya udah semuanya saya pulang dulu ya, assalamualaikum"pamit Rendy kemudian pergi dari rumah besar Imel.
sedangkan dirumah Dila,perasaan aneh mulai muncul dalam dirinya jika berdekatan dengan aldo, entah apa yang merasuki Dila dia selalu merasa nyaman bila dekat Aldo.
"ya ampun Aldo kamu tuh ya dingin seperti es tapi indah seperti pemandangan Maldives"ucap Dila memuji Aldo.
"eh tapi kenapa ya kalo aku Deket sama dia pengennya nempel mulu, seperti kejadian waktu itu, hihihi"tanya Dila pada diri sendiri sambil tertawa kecil.
flashback on
Aldo dan Dila sedang melakukan perjalanan bisnis ke Jepang, Kebetulan saat ini adalah musim salju jadi udara disana sangat dingin.Mereka baru pulang dari pertemuan bersama tuan haiso,karena salju akses jalan semua ditutup jadilah Aldo dan Dila tetap dimobil dipinggir jalan
"pak,udaranya dingin sekali"ucap Dila gemetar kedinginan
"Dila kamu baik baik aja kan?"tanya aldo khawatir melihat bibirnya yang sudah membiru
"i..iy..iya pak"ucap Dila gemetar
Aldo kemudian melepas jas yang ia gunakan kemudian mengenakan nya pada Dila
"pa..pak aapa yang bapak lakukan nanti bapa bisa kedinginan"ucap Dila namun tidak di gubris oleh Aldo
Dila memutuskan untuk berbagi jas dengan Aldo agar dia juga tidak merasa kedinginan
"pak kemarilah"ucap Dila kemudian menarik tanagn Aldo masuk ke 1 sisi jas dan tangan Dila masuk ke jas yang lain
"apa yang kau lakukan?"tanya Aldo kaget
"saya tidak akan macam macam pak,saya hanya tidak mau bapak sakit karena saya makanya saya mau berbagi jas ini"jelas Dila dijawab bisu oleh Aldo
flashback off
"ahhhh enaknya bisa 1 jas sama opa opa Korea"ucap Dila kegirangan jika mengingat perjalanan bisnis itu.
"eitsss,tapi dia kan ngga suka sama aku,huh hancur sudah khayalan ku"ucap Dila kecewa akhirnya tertidur
keesokan harinya
Aditya sedang merapihkan barang barangnya karena Rendy sudah mengizinkannya pulang hari ini.
"selamat pagi sayang"sapa Vina melihat Aditya
"hei selamat pagi my honey"ucap Aditya kemudian mencium puncak kepala Vina
"yeayyy hari ini aku pulang!aku sudah merindukan kamar kita sayang"ucap Vina girang
"oh jadi cuma kamarnya aja?sama pemiliknya engga?"tanya Aditya cemberut
"engga!ya engga lah orang kamu setiap hari Disini gimana aku mau kangen,aku kangen sama mamah dan papah,kangen masak di dapur"ucap Vina sedikit sedih
"udah sayang jangan sedih sebentar lagi kan Kita pulang"jawab Aditya mengelus sayang rambut Vina.
Aditya dan Vina berpamitan dulu ke ruang Rendy sebelum pulang
tok.....tok ....tok.....
"masuk"ucap Rendy dari dalam
"hai rend,aku kesini mau ucapin terimakasih karena sudah mau merawat ku walaupun aku belum bisa berjalan dengan normal tapi aku bersyukur aku masih hidup"ucap Vina
"kau tidak usah berterimakasih Vin itu semua adalah tugasku dan untuk masalah berjalan aku yakin kamu bisa vin! percayalah"balas Rendy
" ya udah Rendy kami pulang dulu ya, assalamualaikum"ucap Adit
"waalaikumsalam"jawab salam aditya
setelah berpamitan dengan rendy Vina dan Aditya segera menuju parkiran tapi
brugh....
seorang wanita menabrak Aditya membuat wanita itu meringis
"awww"ringis wanita itu sambil memegang dahinya
"apa kau tidak bisa berjualan dengan benar?"tanya Aditya dingin
"hei kau.."ucapan wanita itu menggantung saat melihat wajah Aditya
"ya"jawab Aditya singkat kemudian berlalu bersama Vina meninggalkan wanita itu
"Adit apa kau tidak mengingat ku?aku Tania, Tania Kusuma"ucap wanita itu
"ya aku mengingatnya,lalu?"ucap Aditya dingin
"astaga Aditya kau tidak berubah masih saja dingin dan datar"ucap wanita itu so kenal
"aku buru buru"ucap Aditya kemudian pergi dan masuk ke mobil
Tania hanya bisa membuang nafasnya kasar.
selama perjalanan hanya ada keheningan sampai akhirnya Vina membuka suara
"mas wanita tadi siapa?"tanya Vina penasaran
"dia teman kuliahku dilondon"ucap Aditya sambil fokus menyetir
"oh Baiklah"akhiri Vina
Vina dan Aditya Sampai dimansion dan disambut dengan hangat para pelayan dan juga keluarga nya serta kedua sahabatnya
"assalamualaikum"ucap Vina dan Aditya masuk
"waalaikumsalam, sayang mamah kangen sama kamu"ucap naina memeluk vina
"Vina juga kangen sama mamah"balas Vina
"kakakakkkk"teriak seorang bocah laki-laki
"iqbal"ucap Vina kemudian merentangkan tangannya
"kakak aku kangen sama kakak"ucap Iqbal
"iya sayang kaka juga kangen sama kamu"balas Vina
semua orang sudah menyalami vina,kini semuanya sedang duduk bersama diruang tamu
"Dila Imel aku ingin bicara pada kalian berdua"ucap Vina menatap tajam ke mereka berdua membuat semua orang bingung
Dila dan Imel hanya mengangguk mengerti apa yang akan dilakukan Vina
"sayang ada apa?"tanya Aditya
"aghh.. tidak mas aku hanya ingin bicara PENTING pada mereka berdua"ucap Vina menekan kata penting.
saat ini vina,dila,dan Imel berada dikamar Vina
"jelaskan!!"ucap Vina penuh penekanan
"Vina sungguh kami tidak bermaksud sama sekali untuk memberikan nomor mu padanya"ucap Imel berusaha menjelaskan
"Vina biar aku jelaskan"ucap Dila
"hmm"Vina hanya berdehem
flashback on
Dila dan Imel sedang berada di mall untuk berbelanja dan membeli buah untuk Vina
"Dil lihat kesana yu,ada promo gede gedean katanya"ajak Imel
"hah boleh tuh, ayo"jawab Dila sumringah
mereka berjalan menuju toko pakaian itu namun terhenti karena ada yang menyapanya dari belakang
"haii?"sapa orang itu
Dila dan Imel berbalik dan mereka mengerutkan dahinya
"kalian lupa denganku?aku Alex"ucap orang itu yang tak lain adalah Alex pria yang mereka temui beberapa bulan lalu
Dila dan Imel akhirnya mengingatnya
"ah iya aku ingat"ucap Imel mengingat Alex
"ya lalu ada apa"tanya Dila biasa saja
"mmm....Vina?"tanya Alex
"untuk apa kau menanyakannya Vina?kau masih mengingat nya?"tanya Dila terkejut mendengar Alex bertanya soal Vina
Dila memutuskan untuk pergi meninggalkan Alex dan Imel
"Mel boleh aku minta tolong padamu?"tanya Alex
"ya, katakan"ucap Imel
"boleh aku meminta nomor Vina aku hanya ingin meminta maaf Karena diriku dia bertengkar dengan suaminy"ucap Alex tidak dicurigai Imel pasalnya darimana Alex tau kalo Vina bertengkar dengan Aditya saat itu
Imel pun memberikan nomor Vina kemudian pergi
bersambung