
Vina menangkup kedua pipi Risa dan menghapus air mata Risa dengan ibu jarinya
"Risa kau adalah gadis yang baik aku yakin akan ada pria yang mencintaimu lebih besar dari cintamu pada rendy,Aku mohon jangan menangis seperti ini ya... ikhlaskan bersama orang lain jika memang dia jodohmu pasti Allah akan mengembalikan nya padamu"jelas Vina dengan Sangat lembut
"hiks... terimaksih kak"jawab risa
Risa dan Vina kembali dan terlihat semua sudah menunggu dengan makanan yang sudah tertata dimeja
"Maaf ya kami lama"ucap Vina sambil mendudukkan bokongnya
"iya tidak apa apa"jawab Dila
Mereka mulai melahap makanan yang mereka pesan
"Sayang ayo buka mulutmu"ucap Vina pada Aditya sambil menyodorkan makanan ke mulut Aditya
"Enak"jawab Aditya
"aku juga mau....ayo sayang buka mulutmu"ucap Imel melakukan hal yang sama seperti Vina
Vina menggenggam tangan Risa yang duduk disampingnya dan memejamkan matanya sekejap tanda menenangkan
"Iya kak"jawab risa tanpa bersuara sambil tersenyum
"mmmm ayo Risa buka mulutmu"ucap Vina menyodorkan makanan ke mulut Risa
"sayang dia bisa makan sendiri kau suapi aku saja"rengek Aditya
"apa sih mas tadi kan udah sekarang gantian"ucap Vina
"wleee"Risa menjulurkan lidahnya kepada Aditya
"Manja sekali kau"kesal Aldo
"jika kau mau Dila juga bisa menyuapimu"ucap Vina melirik Dila
Uhukkk....uhuk......uhuk....
Dila terdesak mendengar perkataan Vina dan refleks dia mengambil air minum yang sedang diminum Aldo
"kenapa kau mengambil minumanku?"tanya Aldo pada dila
"ahh maaf maaf ya udah kau minum punyaku saja ya"ucap Dila merasa tidak enak
"berikan"ucap Aldo ketus
Vina melakukan Risa dengan lembut entah mengapa dia sangat menyayangi Risa semenjak pertama kali melihatnya
"wah wah wah lihatlah kakak dan adik ini saling suap suapan"ucap Rendy melihat Vina dan Risa
"Kak aku juga mau disuapin dong"rengek Rafly
"Boleh,berikan makananmu"ucap Vina membuat Aditya membulatkan matanya
"Tidak perlu dia bisa makan sendiri sayang"cegah Aditya
"Sudahlah mas tidak apa apa..hari ini aku ingin menyuapi semua orang,anggaplah aku ngidam"ucap Vina
Aditya hanya membuang nafasnya mendengar perkataan vina
Setelah makan mereka pergi ke mall untuk berbelanja perlengkapan bayi Vina
"Kak lihat tempat tidur itu"ucap Risa sumringah menunjuk box bayi berwarna pink
"wah iya bagus"ujar Vina
"sayang anak kita laki laki masa iya warnanya pink"ucap Aditya
"ah iya...oh lihat itu ada yang biru"ucap Vina menunjuk box bayi berwarna biru
"Vin lihat ini bagus ya"ucap Imel menujukan sepatu bayi
"ah iya bagus aku sudah tidak sabar menanti kehadiranmu sayang"ucap Vina mengelus perutnya
"dit ayo kita tunggu di sana saja"ajak Aldo menujuk tempat tunggu
"sayang aku tunggu disana ya"ucap Aditya
"Baiklah mas"jawab Vina
"Vin lihat itu yu"ajak Dila melihat pakaian bayi
"Ayo"jawab Vina
Risa ingin menyusul Vina dan dila namun dihentikan oleh Imel
"Risa tunggu"ucap Imel memegang tangan Risa
"iya Mel ada apa?"tanya Risa
"kau menyukai Rendy?"tanya Imel
Deg.....
"Ap...ap..apa maksudmu?"tanya Risa terkejut
"Aku mendengar semuanya saat kau dan Vina ditoilet tadi"ucap Imel
"Baiklah Mel kau sudah mengetahuinya,tapi kau tenang saja aku tidak akan merebut rendy darimu"jawab risa tersenyum ke Imel
"Apa aku bisa percaya itu?"tanya Imel
"Aku tidak bisa memaksamu untuk percaya padaku tapi dalam hatiku sungguh sama sekali aku tidak berniat merebutnya darimu"jawab risa
"aku permisi dulu"lanjut Risa kemudian menyusul Vina
Flashback on
"Aku nyusul Vina dulu ya"ucap Imel pada semuanya
"tidak usah kau diam saja di sini"jawab imel
Imel menyusul Vina dan terkejut saat mendengar pengakuan Risa
"Jadi dia menyukai Rendy?"tanya Imel pada dirinya setelah mendengar perkataan Risa
Flashback off
Imel berfikir bahwa apa yang Risa katakan tidak mudah untuk dipercaya,bagaimana bisa ada orang yang merelakan cintanya?itulah pertanyaan yang terus mengelilingi pikiran Imel
"aku tidak akan membiarkan dia merebut rendy dariku...aku harus berhati-hati dengannya"ucap Imel pada dirinya
Setelah selesai berbelanja mereka memutuskan untuk pulang kerumah masing masing
"vin aku ,Rendy sama Dila duluan ya"ucap Imel
"iya kalian hati hati ya"ucap Vina dijawab anggukan kepala
"oke dit aku duluan ya, daahhh"pamit Rendy setelah itu pergi
"Ayo kak pulang"ajak Rafly pada semuanya
mereka melajukan mobilnya menuju Mansion
"Assalamualaikum"salam Vina dan yang lainnya saat mereka masuk kerumah
"waalaikumsalam. Eh non,den kalian udah pulang mari masuk"ucap bi suti menyambut mereka
"mamah sama papah mana bi?"tanya Vina yang tak mendapati mertuanya
"mereka makan malam bersama teman tuan Rudi non"jawab bi Suti dan Vina hanya tersenyum mengangguk
"Oke dit aku ke kamar dulu ya mau istirahat"pamit Aldo
"kak kami juga kembali dulu ya"ucap Risa
Setalah kepergian mereka tinggal Aditya dan Vina yang masih diruang tamu
"Ayo sayang"ajak Aditya kemudian menggendong Vina
"mas apaan sih ihh turunin ah"ucap Vina
"kamu pasti cape kan makannya aku gendong"ucap Aditya
"kamu masih lemah mas nanti kamu kecapekan loh gendong aku"ucap Vina
"Tidak sayang aku tidak akan cape Karena aku akan mendapatkan penyegaran nanti"ucap Aditya menyeringai
"penyegaran apa maksudmu?"tanya Vina yang tidak mengerti
"Sayang aku mau melihat anak kita"jelas Aditya membuat Vina cemberut
Aditya menidurkan Vina diranjang kemudian dia memposisikan tubuhnya di atas Vina dengan lutut sebagi tumpuan agar tidak menindih tubuh Vina
"malam ini libur dulu ya mas"pinta Vina
"tidak bisa sayang aku rindu pada anak kita"ucap aditya sambil menciumi leher istrinya
"Mas.... emhhh"panggil Vina dengan desahan
Aditya tidak menjawab perkataan Vina dan terus menciumi leher istrinya
"mas...ini.. emhhhh...."ucap Vina terus mengeluarkan desahan
Tangan aditya mulai nakal dan menggerayangi tubuh Vina dan me*em*s dada Vina lembut
Vina mulai terbuai dengan permainan Aditya dan tanpa diminta ia langsung membuka seluruh pakaiannya sendiri
Aditya tersenyum melihat apa yang dilakukan Istrinya kemudian Vina membalik posisinya hingga Vina kini berada diatas Aditya
Vina menciumi leher Aditya dan meninggalkan tanda disana ciuman Vina berpindah ke wajah tampan Aditya membuat Aditya sudah tidak tahan dengan birahinya yang sudah memuncak
"sayang aku gak tahan"ucap Aditya kemudian Vina membuka pakaian Aditya dan kini mereka sama sama tidak menggunakan sehelai benang pun.
Vina memimpin permainan malam ini membuat Aditya mendesah nikmat atas perlakuan istrinya.
Rudi dan naina baru pulang dari makan malam mereka dan memutuskan untuk langsung ke kamar
"pah sungguh mamah lelah sekali"ucap naian pada Rudi sambil berjalan menuju kamar mereka
"iya sayang aku juga lelah"jawab Rudi
saat sedang melewati kamar Aditya dan Vina mereka mendengar Vina berteriak membuat mereka awalnya terkejut
"pah Vina kok teriak gitu ya mamah khawatir,ayo kita lihat"ajak naina namun segera dihentikan Rudi
"eh mamah kaya ngga pernah muda aja mereka lagi main mah,udah ayo kita masuk aja"ajak Rudi dan naina menurut
Saat naina ingin masuk ke kamar mandi Rudi memeluknya dari belakang
"pah apaan sih mamah mau mandi udah gerah banget"ucap naian
"main dulu mah baru mandi"ucap Rudi membuat naina terkejut
"papah apaan sih ihh gamau kalah sama anaknya"ujar naina
"Ayolah mah"ajak Rudi dan akhirnya mereka juga melakukan hal yang sama dengan Aditya dan Vina.
Bersambung.........
hai para readers yang masih setia baca novelku maaf ya telat up🙏 tapi jangan bosen buat baca ya karena aku pasti akan up meskipun agak telat 😂
Buat kalian yang suka novel my boss my sweet husband bisa vote like dan komen agar aku semakin semangat Buat up nya✨😊
terimakasih, happy reading 😍❤️