My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 112



"kamu lah ibunya sayang dia anakmu...kau yang melahirkannya sayang...ya Allah entah sampai kapan aku akan tahan dengan semua ini"


Setalah selesai sarapan, Aditya dan Aldo berpamitan pergi ke kantor namun suara Vina mengentikan langkah mereka.


"permisi pak maaf,kira kira kapan saya bisa bekerja kembali di kantor?"tanya vina.


"kau bisa bekerja besok say...mmm Vina"jawab Aditya hampir keceplosan memanggil sayang.


"Baiklah pak terimaksih"Vina menundukan kepalanya sopan..


Aditya tersenyum kepada Vina kemudian segera pergi meninggalkan mansion.


Setalah kepergian aditya Vina bermain bersama Iqbal dan Al di ruang tamu


"Iqbal ayo lempar bolanya"


mereka bertiga bermain dengan sangat menyenangkan, senyuman Vina terukir di wajahnya.


"pah lihatlah bagaimana dia tertawa semoga saja ingatannya cepat kembali"naina berucap matanya masih memperhatikan ketiga nya.


"Kita berdoa saja mah"saut rudi.


Setalah lelah bermain Vina membawa Al ke kamar Aditya atas perintah naina tanpa Vina ketahui bahwa itu adalah kamar aditya.


"Al bobo ya...Pok...pok...Pok"Vina memukul pelan pantat Al.


Setalah beberapa menit akhirnya Al tertidur.


"Kak aku ke mau keluar dulu ya mau ambil minum"ucap iqbal berbisik.


"iya baiklah"jawab Vina tak kalah berbisik


Karena terbawa suasana nyaman kamar itu Vina ikut tertidur dikamar aditya.


Naina sengaja tidak memanjang foto foto yang akan mengingatkan masa lalunybaginya saat ini Vina belum bisa menerima kepahitan harus kehilangan calon bayinya karena itu naina memutuskan untuk menyimpan semua foto foto Vina.


Iqbal kembali ke kamar Aditya, dilihatnya Vina dan Al sudah tertidur diapun memutuskan untuk turun belajar online dikamarnya.


Waktu berjalan begitu cepat,jam menunjukan pukul 17:00 Artinya adalah jam pulang kantor,Aditya dan Aldo sudah sampai di mansion brawijaya.


"Assalamualaikum"salam aditya dan aldo ketika masuk ke dalam rumah.


"waalaikumsalam"


"kalian sudah pulang, baiklah sekarang lebih baik kalian bersihkan diri kalian dan istirahat"ucap naina.


"Ayo sayang aku akan menyiapkan pakaianmu"ajak dila pada aldo.


"Baiklah mah aku ke kamar dulu"ucap Aldo naina menganggukan kepalanya.


Aditya menatap kepergian Aldo dan Dila, dia ingat biasanya ketika pulang kantor Vina akan menyambutnya dengan cinta.


"mah aku juga ke kamar dulu ya"pamit aditya.


"iya Baiklah nak"jawab naina.


Aditya melangkahkan kakinya menuju kamar tidur perlahan dia membuka pintu kamarnya.


Ceklek


Aditya kembali menutup pintu kamar,matanya menangkap pemandangan yang sudah lama tidak dia lihat. Vina dan Al tidur berdampingan layaknya seorang anak dan ibu.


Aditya mendekati 2 orang yang teramat dicintainya, dipandangi wajah vina tangannya mulai mengelus halusnya wajah Vina.


Cup


Aditya mencium kening Vina pelan takut membangunkan Vina, setalah puas mencium kening, ciuman aditya mulai turun mencium mata hidung dan pipi.


Vina menggeliat dengan perasan takut Aditya menjauhkan wajahnya dari wajah Vina.


"pak Adit...ahh maafkan saya pak saya ketiduran dan saya tidak tahu jika kamar ini adalah kamar anda"ucap vina serak khas bangun tidur.


"tidak apa apa dan sebelum kau keluar tolong siapkan pakaian untukku ya"pinta aditya lembut.


Aditya masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Vina ke lemari pakaian yang sudah Aditya beritahu.


"ya ampun ini lemari atau toko pakaian banyak sekali"Vina membuka mulutnya terkejut melihat banyak pakaian mahal tergantung disana.


Vina mengambilkan celana pendek dan juga kaos hitam setelah itu meletakkan di ranjang.


pintu kamar mandi terbuka memperlihatkan seorang aditya yang sedang bertelanjang dada, sesaat Vina terpaku dengan ketampanan Aditya, rambutnya yang basah membentuk mutiara mutiara kecil menambah kesan maskulin nya.


Astaga pak Adit kenapa anda bisa setampan itu


gumam Vina dalam hati, aditya yang menyadari Vina sedang memperhatikannya berjalan mendekati Vina dan menggerakkan kepalanya hingga air dari rambutnya mengenai wajah Vina.


"aduh aduh pak basah saya mohon hentikan"ucap Vina sedikit terkekeh menutupi wajahnya.


"kenapa kau menatapku begitu?"tanya Vina ketika aditya menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan.


Aditya berjalan maju mendekati Vina, sedangkan Vina berjalan mundur menjauhi aditya Sampai akhirnya Vina sudah tidak bisa mundur karena kakinya sudah menyentuh bibir ranjang.


Aditya semakin dekat,hembusan nafas aditya dapat Vina rasakan di telinganya Vina memejamkan matanya mengira Aditya akan mencium nya tapi yang terjadi benar benar membuat Vina malu.


"kenapa kau menutup matamu?apa kau mau aku cium?"tanya aditya yang ternyata ingin mengambil pakaian dibelakang Vina.


Vina membuka matanya terkejut mendengar perkataan Aditya,malu?sudah pasti Vina mengalihkan pandangannya menutupi wajahnya yang sudah seperti kepiting rebus itu.


"eeee...saya minta maaf pak... permisi" Vina berbicara dengan nada gugup karena menahan malu percaya diri Aditya akan mencium nya.


Vina keluar dari kamar aditya dan merutuki kebodohannya.


"astaga kenapa aku bodoh sekali mengira pak Adit akan mencium ku... ahhhh"Vina merasa frustasi sekaligus malu diacak acak rambut nya seraya menuruni beberapa anak tangga..


Tanpa Vina sadari sepasang suami istri terkekeh mendengar penuturan Vina yang merutuki dirinya.


"ya ampun Vina lucu sekali ya...hahaha seperti tidak pernah merasa dicium saja sampai gugup begitu"Dila sangat terkekeh melihat tingkah sahabatnya.


"kau benar sayang aku yakin Aditya akan mendapat cinta Vina"saut Aldo yang juga terkekeh.


Vina turun menuju dapur dan memasak untuk makan malam,hari ini menunya adalah udang goreng asam manis.


"non eh maksud bibi Vina kamu diam saja kamu pasti masih lelah"ucap bi Suti.


"gak apa apa bu Vina bisa kok"jawab Vina seraya membersihkan udang di wastafel.


Vina melumuri udang itu dengan telur dan tepung setelah itu menggorengnya.sambil menunggu udang Vina membuat saus asam manis nya.


Dengan cekatan Vina menggosok wajah yang mengeluarkan asap itu.


Setelah selesai memasak Vina memutuskan untuk pergi ke kamar dan melaksanakan solat magrib.


"bi aku udah selesai memasak hanya tinggal menatanya saja, sekarang aku solat dulu ya"ucap Vina pada bi Ijah dan bi suti.


"iya baiklah Vin"jawan bi suti.


Vina Masuk ke dalam kamar dilihatnya Iqbal sedang tertidur dengan laptop yang masih menyala.


"ckckck Iqbal ini"ucap Vina menggelengkan kepalanya.


Vina menutup laptop Iqbal dan merebahkan iqbal di ranjang..


Vina masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi dan mengambil air wudhu.


"kenapa ibu lama sekali??"gumam Vina karena saat ini ibunya sedang pergi bersama naina dan bi Ijah lah yang memberitahu nya.


Vina melaksanakan solat magrib dengan Sangat khusyu, setelah itu dia kembali ke meja makan untuk melihat apakah ibunya sudah pulang atau belum.


BERSAMBUNG......


VOTE NYA MANA *NIH😥AKU UDAH UP BANYAK LOH ..... HIHIHI


BANTU LIKE, MOMEN DAN VOTE ONE 🤗😂😍


TERIMAKASIH, HAPPY READING ❤️🌺🌺*