My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 136



1 Bulan kemudian.


Hari ini adalah hari 7 bulanan Dila dan Imel,acara dibuat sederhana hanya beberapa orang yang akan datang.


"Senang banget aku kita bisa 7 bulanan bareng"ucap Imel.


"iya sama aku juga"jawab dila.


"andai saja aku tidak...."Vina menggantung ucapannya mengingat kegugurannya waktu itu.


"sudah Vin lagipula ini juga sudah ada junior aditya"ucap dila mengelus perut Vina.


"hmm iya Alhamdulillah"jawab Vina.


"Ayo nak acaranya sudah mau dimulai"ajak naina.


Acara pun dimulai,doa doa dibacakan oleh ustadz untuk kebaikan ibu dan anaknya sampai proses persalinan.


"mas aku jadi ingat ketika mengandung Al"ucap Vina pada suaminya.


"iya mamah cantik"jawab Al mengelus pipi Vina mengunakan tangannya.


Acara 7 bulanan Imel dan dila selesai kini semuanya sedang beristirahat dikamar masing-masing karena kelelahan.


"Sayang??"panggil aditya.


"kenapa mas?"tanya Vina seraya merebahkan tubuhnya.


"mau makan ketoprak"pinta aditya.


"ha?ketoprak?yaudah ayo mumpung masih sore pasti ada yang masih buka"ajak Vina.


"maunya kamu yang bikin"ucap aditya.


"ha aku?"tanya Vina menujuk dirinya.


"ya udah oke oke sekarang ayo turun kita liat ada bahan bahan nya apa engga"ajak Vina menarik tangan aditya.


Sesampainya di dapur Vina melihat ternyata semua bahan tidak ada karena acara tadi semua pelayan sibuk dan tidak berbelanja.


"non Vina sama tuan Aditya cari apa barangkali bibi bisa bantu"ucap bi Suti.


"ini bi,mas adit mau makan ketoprak aku mau bikin tapi bahannya gak ada ya"jawab Vina.


"oh iya non gak ada, yaudah biar bibi belanja dulu ya non"ucap bi Suti ingin pergi namun dicegah Aditya.


"gak usah bi,bibi pasti capek mending bibi istirahat aja biar kita yang beli bahannya"cegah Aditya.


"tapi tuan..."bi Suti mencoba menolak karena tidak etis menyuruh majikan berbelanja sedangkan pelayan rumah banyak.


"gak apa apa bi sekalian mau ajak Al jalan"Potong Vina.


"ya udah non kalo gitu bibi permisi ya"bi Suti pamit permisi.


Mereka melajukan mobilnya menuju supermarket awalnya Vina ingin berbelanja di pasar namun karena membawa Al,aditya melarang nya.


"wahhhh anak mamah jalan jalan seneng ya"sepanjang perjalanan Vina hanya bicara pada Al dan Aditya hanya di angguri seperti kotak tisu.


"noh liat banyak mobil,motor tuh ada kuda"Vina menunjuk apa saja yang ia lihat.


Sesampainya di supermarket Vina segera memasukan semua bahan yang diperlukan.


banyak pasang mata yang memerhatikan Aditya yang dengan stelan celana pendek berwana cream dan baju hitam polos selengan.


"ya ampun itu kan pengusaha muda no 1 diindonesia ahh tampan sekali"seorang pengunjung supermarket mengangumi ketampanan aditya.


"iya itu lihat istrinya juga cantik ya memang serasi sih mereka, lihatlah bahkan suaminya begitu Sayang sampai dia yang menggendong anaknya"ucap teman pengunjung tadi.


Banyak yang kagum dengan keserasian Vina dan aditya namun juga ada beberapa yang menatap sinis dan tidak suka pada Vina.


"istri nya tidak terlalu cantik hanya dia beruntung mendapatkan Aditya,lebih cantik juga aku dan aku mau kok tuan jadi istri simpanan mu"ucap seorang SPG makanan.


"hei kau ini bicaramu sembarangan saja jika Mereka sampai mendengar nya habis kau"bisik teman sebelahnya.


"maaf mba tadi anda bilang apa? pelet?di zaman era modern gini masih percaya hal seperti itu?"tanya Vina tenang namun tegas.


"mm.. maaf buk"2 SPG cantik itu menunduk takut apalagi ketika Melihat tatapan tajam aditya.


"panggil manager supermarket ini"perintah aditya.


Tak berapa lama manager supermarket itu datang, orang orang semakin berkerumun di sekeliling mereka.


"ha tuan aditya maaf tuan ada apa?apa pelayanan nya kurang bagus?"tanya manager itu khawatir.


"aku mau kau pecat karyawan ini"Aditya menujuk wanita yang menghina Vina tadi.


"baik tuan"manager itu menurut.


"maaf tuan anda tidak punya hak memecat saya memang anda siapa? pemilik supermarket ini?"SPG itu bukannya memohon justru malah menantang.


"memang benar saya pemilik supermarket ini"Aditya menjawab penuh penekanan.


SPG itu membulatkan matanya bahkan Vina juga melakukan hal yang sama dia tidak tahu jika suaminya memiliki supermarket ini.


"kau bilang apa tadi? ingin menjadi istri simpanan ku?heuh bahkan untuk menjadi pelayan dirumah ku saja aku harus berpikir ribuan kali"aditya menujukan senyum mengejek.


Sebenarnya ini bukanlah sifat aditya yang memecat sembarang orang hanya karena menyangkut hal pribadi tapi SPG itu sudah menghina Vina dengan kelewat batas.


"jangan pernah berani menghina keluargaku,bagi saya istri saya adalah wanita yang paling cantik di dunia ini setalah ini saya kau camkan itu"Aditya menujuk wanita cantik itu.


SPG itu pergi dengan perasaan malu meninggalkan kerumunan itu, banyak yang merekam aksi Aditya menurut mereka akan viral.


"jika ada yang berani merekam apalagi mempublikasikan nya lihat apa yang bisa saya lakukan"ancaman aditya spontan membuat semua yang merekam berhenti dan memilih pergi.


"Sayang ayo kita pulang"Aditya menarik tangan Vina.


"tapi mas kita belum bayar"ucap Vina.


"kamu lupa tadi aku ngomong apa?aku pemiliknya jika kamu mau kita bisa membawa makanan dari sini semuanya"Aditya mulai menggoda istrinya.


"mas ihhh yaudah ayo"ucap Vina kemudian mereka segara pergi meninggalkan supermarket tanpa membayarnya.


"Mas seharusnya kamu tidak perlu memecat karyawan tadi"ucap vina pada aditya yang fokus menyetir.


"biarkan saja dia sudah berani mengatai istriku jelek"jawab aditya.


"tapi mas....."ucapan Vina langsung dipotong suaminya.


"sudahlah sayang aku bukan tipe orang yang akan memecat sembarang orang tapi aku juga paling tidak suka jika ada yang menghina keluargaku"potong Aditya.


"baiklah suamiku sayang suamiku galak"ucap Vina.


"Galak?"tanya aditya.


"iya galak,tadi kau benar benar galak tapi tidak segalak jika di ranjang bersamaku"jawab Vina.


"oh berani sekali mengatai ku galak,lihat malam ini aku buat kamu menjerit nikmat"ucap Aditya membuat Vina merinding.


"aku menantang itu sayang"jawab Vina malah meladeni ucapan suaminya.


"wah kamu menantang ku ya baiklah tunggu malam ini sayang"ucap Aditya.


"aku menunggu"ucap Vina santai padahal sebenarnya sedang ketar ketir memikirkan perkataan suaminya dia tahu jika Aditya sudah bicara seperti itu maka dia harus bersiap di remukan.


*begadang lagi huh....


YUK VOTE NANTI AKU UP 4-5 EPISODE βœŒοΈπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜˜*


BERSAMBUNG......


MAAF YA SEMALAM KETIDURAN JADI BELUM SEMPET UPπŸ™πŸ™


NIH AKU UP JANGAN LUPA VOTE YAπŸ€—πŸ€—