
"yaudah kamu istirahat ya"ucap vina
Aditya berpamitan pada semua orang kemudian kembali ke kamarnya.
Setalah makan malam rendy dan Imel berpamitan pulang karena hari semakin larut.
"om,Tante kami pulang dulu ya"ucap rendy yang sudah berada didepan pintu
"apa tidak sebaiknya kalian menginap atau jika perlu kalian tinggal bersama kami, istrimu sedang hamil mungkin saja ketika kamu kerja dia akan membutuhkan sesuatu"jelas naina.
"sebelumnya maaf Tan,bukan maksud menolak tapi aku akan pikirkan nanti ya"ucap Rendy merasa tidak enak.
"yaudah semoga kalian bisa tinggal bersama kami disini"ucap rudi
Setelah rendy dan Imel pulang,naina dan rudi pergi ke kamar meraka dimana Al masih tertidur disana.
"cucu Oma malam ini tidur sini dulu ya,papa lagi sakit"naina bicara berbisik pada Al yang tertidur dengan pulas.
"yaudah mamah ganti baju aja dulu"ucap rudi.
sedangkan dikamar Aldo dan dila.
"Sayang??"panggil aldo
"kenapa?"
"aku mau makan soto"
"hah?soto?tadi kita abis makan loh masa iya kamu udah laper lagi"Dila berucap dengan nada terkejut mendengar perkataan Aldo.
"ya tapikan emang aku pengen,sumpah aku ngiler banget ih pengen makan"
"tapi beli dimana?"Dila bertanya dengan sedikit geram.
"ayo kita cari"Aldo menarik tangan istrinya menuruni tangga dan keluar.
Aldo membuka pintu mobil untuk dila diikuti dirinya.
"kita mau kemana?"dila menatap aldo dengan penuh pertanyaan.
"nyari soto sayang kan tadi aku udah bilang"
"dimana??emang kamu tau?"Dila lagi lagi bertanya.
Aldo tidak menjawab pertanyaan Dila,matanya hanya terfokus pada jalan komplek yang sepi karena mengingat ini sudah waktu tidur.
Aldo mengentikan mobilnya disebuah pedangan pinggir jalan dimana ada tulisan Soto Betawi | soto ayam.
"bang soto Betawi nya 1 porsi ya jangan pake kikil"Aldo memesan makanan pada penjual soto.
"eleu eleu meni kasep pisan akang teh" seorang anak penjual soto terpana dengan ketampanan Aldo.
"hus kamu tuh neng"penjual soto itu merasa sedikit tidak enak atas perkataan anaknya.
"maaf ya kang"tukang soto itu berbicara pada aldo seraya memberikan pesanan nya.
"iya gak apa apa"jawab aldo
"kamu gak mau pesen?"tanya aldo pada istrinya.
"engga aku udah kenyang"jawab dila.
Setalah selesai memuaskan keinginannya,Aldo dan Dila kembali ke Mansion.
"sudah kenyang?"tanya dila seraya berjalan menuju kamar mereka.
"sudah"Aldo berbicara sambil mengelus perutnya.
Giliran kamar Aditya dan Vina,,ahh pasutri itu benar benar membuat siapa saja iri jika memang nyata.
"mas aku ke kamar mamah dulu ya mau ambil Al"ucap vina seraya memakai pakaiannya yang sudah terlepas dari tubuhnya akibat perbuatan aditya.
You know lah mereka abis apaππ
"gausah sayang mamah dan papah pasti sudah tidur"aditya berbicara dengan posisi tengkurap.
"tapi mas takut Al nangis dan merepotkan mamah"jawab vina.
"tidak akan Sayang,sudah kemarilah"Aditya menarik tangan vina hingga Vina terjatuh tepat di atas punggung aditya.
Aditya bisa merasakan benda kenyal yang menyentuh punggung polosnya.
"Sayang....??? panggil aditya berbalik.
"ada apa?"Vina menatap mata aditya dengan penuh cinta.
"kamu cantik sayang"aditya membelai sayang pipi Vina.
"aku tahu menjurus kemana perkataan mu itu"pekik vina tau dengan godaan suaminya itu.
"kau memang istri pengertian,berarti boleh ya 3 ronde lagi"aditya menyeringai.
Vina menunjukan senyum getir nya tanpa menolak perlakuan aditya.
vina Memnag tidak pernah menolak ajakan suaminya sesungguhnya dia benar benar menikmati sentuhan suaminya rasanya malam ini dia tidak ingin jauh dari aditya yang dia inginkan sekarang adalah dipeluk dan dibelai suaminya.
"mas apapun yang terjadi kamu gak akan tinggalin aku kan?"tanya Vina tiba tiba memainkan jarinya di dada bidang aditya.
"kenapa kamu tanya seperti itu?"Aditya bertanya balik memegang dagu Vina agar menatapnya.
"tidak mas aku hanya ingin bertanya saja"jawab aditya.
"sayang kamu adalah istriku,ibu dari anakku dan sebentar lagi kita akan punya anak ke 2 mana mungkin aku meninggalkan mu"jelas aditya.
"terimakasih mas,hanya itu yang ingin aku dengar"Vina mengecup singkat bibir Aditya dan mempererat pelukannya.
"tidurlah sayang, selamat malam"Aditya mengecup kening Vina Kemudian ikut terlelap dalam mimpi indahnya.
Keesokan harinya seperti biasa Vina akan bangun pagi untuk melaksanakan solat subuh dan memasak sarapan.
"non biar bibi aja"ucap bi suti
"gausah bi, kerjaan bibi masih banyak kan? mending kerjain dulu masak biar aku aja"tolak vina berbicara dengan begitu lembut.
Vina menganggap semua pelayan dirumahnya sudah seperti keluarga, perlakuan baik Vina membuat semua pelayan begitu menyayangi majikan muda nya itu.
"non bibi biarkan susu ya"Bu ijah berbicara dengan melihat Vina yang sibuk dengan sayurannya.
"nanti aja bi,lebih baik kerjakan pekerjaan bibi yang lain"lagi lagi Vina menolak bantuan pelayan rumah nya.
Al sudah rapih dengan celana Levis pendek dan baju dengan tulisan I β€οΈ U mom.
"mamah??"Vina memanggil naina yang sedang menggendong Al
"eh sayang selamat pagi"sapa naina
"pagi mah,maaf ya mah semalam pasti Al ngerepotin"Vina merasa tidak enak pada ibu mertuanya.
"tidak nak dia begitu pulas"naina menganggukan kepalanya berkali-kali
"yaudah mah,aku bangunin mas Adit dulu ya"ucap vina..
Vina melangkahkan kakinya menuju kamar untuk membangunkan aditya.
"Mas... sayang bangun"ucap vina seraya menggoyang tubuhnya.
Aditya membuka matanya dilihat ternyata istri cantik nya yang sudah hidup bersamanya kurang lebih 3 tahun.
Cup
"Selamat pagi sayang"ucap aditya setalah mencium kening Vina.
"pagi mas,ayo kita sarapan"ajak vina.
Aditya dan Vina keluar menuju dapur, dilihatnya Aldo dan dila sudah berada di sana.
"Selamat pagi semuanya"sapa vina.
"Pagi"
Vina menggendong anaknya dan menyuapi bubur yang sudah dia buat dengan penuh kasih sayang.
"Anak mamah makan yang banyak ya...aaaa"Vina menyuapi Al sesekali mengajaknya berbicara.
"Mamah sayang banget sama kamu"Vina mengucapkan kata kata itu tulus dari lubuk hati yang paling dalam.
Entah mengapa sejak semalam yang dia inginkan adalah dekat dengan semua keluarganya bahkan sekarang dia sedang merindukan ibunya.
Disisi lain sebuah rumah, seorang wanita yang sudah berumur sedang sangat khawatir dengan keadaannya putranya.
"Nak biarkan dia,kau tampan dan mapan banyak wanita yang mau menikah denganmu dia sudah menikah lagipula kau kenal siapa brawijaya itu dia bisa menghancurkan perusahaan kita"wanita itu mencoba menjelaskan putranya.
"engga mah sekali aku menginginkan sesuatu maka aku harus mendapatkan nya jika aku tidak bisa mendapatkannya siapapun juga tidak boleh memiliki nya"tegas pria itu yang sedang berpangku tangan.
"Alex kenapa kau selalu saja membuat kamu susah, pertama kakakmu yang kau repot kan!Aku minta kau berhenti mengejar menantu keluarga brawijaya itu!!!!!"Tegas ayah pria itu.
Pria itu adalah Alex Sanjaya bersama ibunya Julia Sanjaya dan Sanjaya ayahnya.
"Engga lah pokoknya kalo aku gak bisa milikin Vina maka Aditya juga tidak boleh!! lebih baik aku habisi Vina"ucapan Alex membuat kedua orangtuanya begitu khawatir mengingat putranya memang begitu nekat.
"Alex hentikan omong kosong mu itu, keluarga kita sudah hancur pertama kau memenjarakan kakak mu dan sekarang kau adalah DPO"Sanjaya berbicara seraya memegangi dadanya yang terasa sakit.
"Aku gak perduli pah"teriak Alex memenuhi ruang tamu megah Sanjaya.
PRANG...
"Alex!!!!!"teriak Sanjaya melihat kelakuan putranya itu.
"Sudah pah sudah"Julia mencoba menenangkan suaminya.
BERSAMBUNG......
HOLA PARA PEMBACA SETIA MY BOSS MY SWEET HUSBAND TERIMAKSIH ATAS DUKUNGAN KALIAN SELAMA INI πππ BANTU KOMEN KRITIK DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP ππ JANGAN LUPA FOLLOW INSTAGRAM AKU @Alfianaaa05_
Terimakasih, happy reading πβ€οΈ