My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 89



"ini bukti bahwa kau hanya milik ku seorang"ucap Aldo menatap dila penuh cinta


"terimakasih"jawab dila memeluk tubuh Aldo dan menangis di dada bidang nya.


Setelah selesai dengan urusannya, Meraka segera menuju pesta lajang risa


"be kamu cantik banget"ucap tio pada risa


"kamu juga tampan honey"jawab risa


"sayang aku lelah mau duduk"ucap Vina


"baiklah sayang ayo duduk"jawab aditya kemudian mengajak yang lain untuk duduk


"Kak aku kesana dulu ya"ucap rafly pada Aditya


"Baiklah aku tahu kau mau menemui kekasihmu itu kan"ucap aditya sedangkan rafly hanya cengar-cengir


"yaudah cepat kembali jika sudah selesai"ucap aditya


"Vina lihat anak mu anteng sekali sejak tadi tidak menangis"ucap naina


"mungkin dia mengerti mah jika dia menangis maka akan merepotkan opa dan Oma nya"jawab vina


"kakak,om dan tante perkenalkan ini Clara kekasihku"ucap rafly sambil menggandeng tangan gadis cantik


"selamat malam perkenalkan namaku Clara"ucap Clara


"kau cantik sekali clara"ucap vina


"tidak secantik dirimu kak"jawab Clara yang memang tahu bahwa Vina adalah kakak ipar rafly


"ayo nak duduk lah"ucap naina


merekapun berbincang,dan tak lama aldo dan dila datang


"maaf agak lama"ucap aldo


"tidak apa, bagaimana lancar kan?"tanya Aditya dan aldo menunjukan ibu jarinya


"ternyata aldo itu gak sedingin yang aku pikir"bisik dila ditelinga vina


"hahha bagus deh"jawab vina


Waktu menunjukan pukul 22:00 namun pesta lajang risa belum juga selesai sampai akhirnya Vina mengajak aditya untuk pulang karena kasihan dengan Alvin


"mas kita pulang duluan yuk aku kasihan sama Alvin"ajak vina


"iya baiklah kamu tunggu sini ya aku bilang mamah dan yang lainya dulu"ucap aditya dan vina mengangguk


Aditya menghampiri naina dan yang lainnya


"mah ini sudah malam kasihan alvin jadi aku dan vina pulang duluan ya mah"ucap aditya


"kasihan Alvin atau kasihan dirimu"sindir risa


"diam kau bocah"pekik aditya


"yaudah aditya kamu dan Vina pulanglah kami akan pulang bersama Risa nanti"ucap naina


"ingat dit vina sedang sakit jangan membuatnya lelah"goda rudi


"papaahhhhh....."Aditya sedikit teriak kemudian langusung pergi sedangkan yang lain hanya tertawa melihat aditya yang malu


Aditya dan Vina sudah menuju Mansion, selama perjalanan aditya tidak melepaskan genggaman tangannya dari tangan vina sesekali mencium nya


"mas aku mau menyusui alvin,bisa kau lepaskan tanganku"ucap Vina


"baiklah tapi aku juga mau ya minum susu"ucap aditya menyeringai


"iya nanti aku suruh bi Suti buatkan"ucap Vina menggoda suaminya


"sayang....."rengek aditya dan vina tertawa puas


"Hahahahah"


"sudah mas lepaskan dulu aku mau menyusui alvin"Aditya akhirnya melepaskan genggaman tangan aditya


Vina menyusui Alvin sesekali melirik suaminya yang fokus menyetir


"mas kamu mau aku hamil lagi?"tanya Vina tiba tiba


"iya dong sayang biar rumah kita banyak anak kecil"jawab aditya


"Baiklah sayang insyaallah aku siap memiliki berapapun darimu"ucap Vina kemudian aditya menatapnya


"berarti boleh dong"ucap aditya dengan tatapan menggoda


"Boleh apa?"tanya vina


"Boleh kita mulai berusaha hari ini"jawab aditya menunjukan tatapan mesum nya


"Ckckck mas kamu tuh ih....."pekik vina mencubit hidung aditya


Sesampainya dimansion Vina menidurkan Al di tempat tidur nya kemudian masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri


Ketika vina sedang mandi tiba tiba Sebuah tangan melingkar di perutnya


"nifas mu sudah selesai kan?"bisik aditya


"emmm"jawab Vina mengangguk


Aditya melepas pakaiannya sendiri kemudian mulai menciumi lekuk tubuh istrinya dan mengangkatnya ke dalam bathtub


"mas...."panggil Vina mengalihkan pandangannya


"aku malu itu kamu keliatan"jawab Vina


"hahaha sayang kita sudah sering melakukan nya dan kau bahkan pernah mencobanya kenapa sekarang kau malu"ujar aditya terkekeh


"karena sudah lama kan jadi aku malu mas"jelas Vina namun tidak dipedulikan aditya


Aditya mengangkat tubuh Vina keatas ranjang namun Ketika ingin memulai aksinya,Al menangis membuat vina dan aditya berhenti ditengah jalan


"astaga Al kenapa harus sekarang"ucap aditya menjatuhkan tubuhnya diatas Vina


"hahaha sudahlah mas.... minggir aku mau melihat Al"Ujar Vina bangun dari kasur menutupi tubuhnya dengan selimut dan menggendong Al


us...us.....us....


Vina menina bobokkan Al sampai akhirnya tertidur, dilihatnya Aditya juga sudah memejamkan matanya.


Vina berbaring disamping Aditya dengan memeluk tubuh aditya


"lanjutin ya"suara aditya tiba tiba


"hah kamu belum tidur mas?"tanya Vina terkejut aditya belum tidur


"bagaimana bisa tidur jika urusan ku belum selesai"jawab aditya kemudian melanjutkan aksinya untuk membelai istrinya.


Vina begitu menikmati setiap sentuhan dan belaian suaminya, mereka bermain hampir 2 jam karena aditya yang tidak ada puasnya... mungkin Karena 40 hari tidak melakukan itu dan Vina memaklumi suaminya


"mas aku mau mandi"ucap Vina pada Aditya yang masih betah diatas tubuhnya


"sebentar sayang aku mau memelukmu seperti ini"jawab aditya


"iya biaklah"jawab Vina pasrah


Setalah puas aditya membawa vina ke kamar mandi untuk membersihkan diri mereka dari keringat akibat kelakuan mereka sendiri


"mas aku lelah mau tidur kamu sih gak ada puasnya"pekik vina


"maklum sayang 40 hari loh gak kaya gini gimana mau puas kalo selama itu ditambah kamu itu Sangat menggoda imanku"jawab aditya


"iya iya baiklah sekarang ayo tidur"Akhirnya mereka terlelap dalam keadaan berpelukan.


SKIP>>>>>>>


keesokan harinya semua kini berada di hotel tempat Risa akan melangsungkan pernikahan


"wah Risa kamu cantik sekali"ucap dila


"iya Risa kamu cantik sekali"sambung Imel


"kau tidak melihat kecantikan kakak iparnya ini"ucap Vina menyombongkan diri


"iya iya kau cantik"ucap dila


"Hei dila kau itu adik iparku jadi hormati aku"pinta Vina


"hahahaha"tawa semuanya


Risa turun diapit oleh Vina dan naina, penampilannya begitu cantik dengan gaun putih dan hiasan mahkota di kepala nya bahkan tio sendiri tersihir oleh kecantikan risa


"sabar kak sebentar lagi semuanya milikmu"ucap Clara yang berdiri disamping tio


Orang tua tio tidak bisa hadir dalam acara pernikahan mereka karena pekerjaan yang tidak bisa ditinggal mereka hanya terhubung dengan sambungan video


Setelah melakukan ijab qobul Risa dan tio menyalami tamu yang mengucapkan selamat


"selamat ya risa dan tio semoga pernikahan kalian bahagia selalu"ucap vina


"kakak terimaksih selama ini sudah mau menjadi teman dan kakak yang baik untukku"ucap risa memeluk vina


"iya risa sudah jangan menangis nanti riasannya luntur"ucap vina


"jangan sampai kau menyakitinya ya"ucap aditya yang sedang menggendong Al


"pasti tuan aditya,doakan kami semoga cepat bisa memberi Alvin teman"ucap tio


"aku doakan semoga saja"jawab aditya


Setalah menyalami risa, kini giliran dila dan aldo


"Risa selamat ya semoga bisa menjadi istri yang baik untuk tio"ucap dila


"semoga penikahan kalian sampai tua dan hanya maut yang memisahkan"ucap aldo


"terimakasih kak"jawab risa memeluk aldo


"sudah jangan menangis"ucap aldo mengelus punggung Risa


"Risa selamat ya semoga pernikahan mu bahagia"ucap Imel kemudian mendekatkan wajahnya ke telinga risa dan berbisik


"hati hati rasanya begitu sakit"bisik imel


"benarkah??"tanya risa dan Imel mengangguk


"kau akan mengaung seperti serigala"bisik Imel lagi


Bulu kuduk risa berdiri mendengar perkataan Imel kemudian menatap tio dari atas sampai bawah hingga terhenti pada milik tio


"astaga apakah miliknya.....ahhh aku takut" Hati risa gusar


BERSAMBUNG.........


HAI PARA PEMBACA SETIA MY BOSS MY SWEET HUSBAND πŸ€—πŸ€— BANTU LIKE DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP πŸ™πŸ˜‚πŸ˜Š BANTU KOMEN KRITIK DAN SARAN JUGA BOLEH πŸ‘β€οΈ OH IYA JANGAN LUPA FOLLOW INSTAGRAM AKU @Alfianaaa05_


terima kasih, HAPPY READING ❀️🌺🌺