My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 57



Vina hanya terkekeh mendengar perkataan Aditya. Aditya membawa matanya menuju sudut rumah dan betapa gembiranya dia melihat remote pengontrol kedap suara dikamar


"Sayang kau tidak akan bisa menolak ajakanku"ucap Aditya membuat Vina yang sedang memainkan ponselnya bingung


"kenapa tidak aku kan sudah...."belum selesai Vina berbicara Aditya langsung menunjukan remote control


"Baiklah lakukan sepuasmu"ucap Vina menyerah kemudian masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri.


Vina sedang memainkan ponselnya sedangkan Aditya sedang mandi.. tiba tiba pintu kamar diketuk seseorang


Tok....tok....tok...


Suara pintu kamar diketuk oleh seseorang dari luar


Ceklek


Vina membuka pintu dan melihat ternyata itu adalah adik iparnya Risa


"Hai kak....mmm apa kau sedang sibuk?"tanya Risa ragu ragu pada Vina


"tidak,ada apa?"tanya Vina


"aku ingin bertanya sesuatu padamu,bisa kita ke taman belakang?"ucap Risa mengajak


"Baiklah kau tunggu di ruang tamu ya"ucap Vina dan Risa menganggukan kepalanya


Vina menutup pintunya kembali dan berjalan menuju pintu kamar mandi


tok... tok...tok...


Vina mengetuk pintu kamar mandi


"mas??"panggil Vina pada suaminya


"iya ada apa?"tanya Aditya


"aku ketaman belakangan bersama Risa jika butuh sesuatu kau panggil aku ya"ucap Vina


"iya baikalah sayang"jawab Aditya


Vina keluar kamar menuju ruang tamu


"ayo ris"ajak Vina


Vina dan Risa berjalan bersama menuju taman belakang mansion saat ditengah jalan mereka berpapasan dengan Rafly


"kalian mau kemana?"tanya Rafli pada dua wanita itu


"Mau ke taman belakang"jawab risa


"aku ikut ya bosen nih mau ngobrol bareng kaka ipar"ucap Rafly namun Risa menolaknya


"Tidak aku dan kakak ipar mau bicara persoalan wanita,kau Pergi saja ke kamar ka Adit atau kak Aldo dan bicara pada mereka"tolak risa


"jika aku bicara pada mereka maka bukan mulutku yang berbicara tapi hatiku yang menggerutu mereka"ucap Rafly mengejek Aditya dan Aldo


"kau sedang menghina suamiku rafly?"tanya Vina dengan nada menyidik


"eh tidak kak...yaudah aku ke kamar ka Adit dulu ya...dahhh...."pamit Rafly kemudian berlari menuju kamar Aditya


"hahaha dasar Rafly itu, yaudah ayo kak"ajak Risa dan mereka melanjutkan perjalanan menuju taman belakang mansion.


"jadi kau mau bicara soal apa?"tanya Vina sambil mendudukkan bokongnya di kursi taman


"Aku ingin bertanya kak,ini soal Imel"ucap Risa membuat Vina bingung


"Imel?Imel temanku?"tanya Vina dan Risa mengangguk


"baikalah apa yang mau kau tanya tentang nya?"ucap Vina


"ummmm... sebenarnya dia dan kak Rendy itu ada hubungan apa?"tanya Risa


"Meraka berdua sepasang kekasih, kenapa?"jelas Vina kemudian bertanya


Risa diam setelah mendengar perkataan Vina membuat Vina bingung


"ada apa kenapa kau diam?"tanya Vina melihat risa diam


"Tidak kak tidak apa apa"jawab risa berbohong


"Aku kakak iparmu tapi aku sudah menganggap kau seperti adik kandungku,ayo katakan ada apa?"ucap Vina lembut


Risa memeluk erat tubuh Vina dari samping sambil menangis membuat Vina semakin Bingung


"hei kenapa kau menangis?"tanya Vina sambil mengusap lembut bahu risa


"seb...seb.. sebenarnya aku menyukai Rendy sejak kecil kak..hiks...hiks...hiks..."jawab risa dengan isakan


Vina diam seketika mendengar penuturan Risa


"kau menyukainya?"tanya Vina setelah melepas pelukan Risa


"iya kak,kau tenang saja aku tidak akan merebutnya dari Imel aku hanya ingin membagi kesedihanku padamu kak"ucap Risa seraya menghapus air matanya.


"Jika kau memang menyukainya kau harus bahagia melihatnya bahagia, aku yakin Allah sudah menyiapkan jodoh terbaik untukmu...jadi jangan bersedih lagi ya"ucap Vina lembut sambil tersenyum kearah Risa


"Terimakasih kak...kau sungguh kakak terbaik"ucap Risa kembali memeluk erat tubuh vina


"Baiklah kak... aku ingin makan es krim sebagai obat sedih ku dan kau yang harus mentraktir ku"ucap Risa membuat Vina terkekeh


"hahaha, baiklah ayo"ucap Vina sambil tertawa


"Bagaimana jika kita ajak semua orang?"saran Risa


"iya kak kita ajak ka Adit,Aldo, rendy,mel,Dila,dan Rafly"jelas risa


"hmm Baiklah ayo"terima Vina


Vina sudah menghubungi sahabatnya dan juga memberitahu suami dan kedua adik iparnya


"kak kau duduk di depan bersama ka Aldo aku,ka Vina dan Rafly dibelakang"ucap Risa


"kenapa begitu?tidak kau duduk didepan bersama Aldo biar aku,Vina dan Rafly yang dibelakang


"Sudahlah sama saja duduk didepan atau belakang"lerai Aldo


"Huh... baiklah"ucap Risa mengalah


mereka pergi setelah berpamitan dengan naina dan juga Rudi


"ayo turun"ajak Rafly


"kami juga tahu"ketus Aditya


"Kau ini kak aku akan sudah minta maaf"ucap Rafly hanya dijawab tatapan tajam dari mata Aditya


"ada apa sih kalian?"tanya Vina kepo


"tidak apa apa sayang"jawab Aditya lembut


"huh jika padaku seperti singa yang ingin menerkam mangsanya"gumam Rafly


mereka turun dan segera masuk ke dalam kafe mentary


"Vina??"panggil Dila yang sudah menunggu bersama Imel dan juga Rendy


"Hai"sapa vina melambaikan tangannya


"Wahh ponakan ante apa kabar?"tanya Imel mengelus perut Vina


"Aku baik Ante cantik"jawab Vina menirukan suara anak kecil


"hai dit"sapa Rendy kemudian saling berpelukan ritual para pria pada umumnya


"Hai Risa"sapa Rendy pada Risa dan dijawab senyuman oleh Risa


"kak ayo makan es krimnya aku sudah tidak tahan menguras dompetmu"ucap Risa membuat Aditya melotot kan matanya


"hahha jika kau membeli kafe ini dompetku tidak akan terkuras, kau lupa siapa suamiku ini"ucap Vina sambil memeluk tangan Aditya


"Baiklah nyonya"ucap Risa sambil tertawa diikuti yang lainnya


Mereka memesan makanan serta minuman tak lupa juga dessert es krimnya


"Sayang kau ingat pertama kali kita bertemu di kafe ini?"tanya Vina pada Aditya mengingat bagaimana cara mereka bertemu


"iya kau menabrak dan menumpahkan kopi dijas ku"jawab Aditya yang mengingat kejadian itu


"Iya mas aku masih ingat bagaimana kau membentak ku"ucap Vina menatap sinis


"Kau juga membentak ku,tapi sayang andai aja kita tidak bertemu dimalam itu pasti kita tidak akan bersama"ucap Aditya mengingat insiden jembatan


"Kalian ini selalu saja membuat orang iri"kesal Dila melihat Vina bersandar manja di bahu Aditya


"disebelahmu juga ada kenapa tidak kau sandarkan kepalamu disitu"ucap Vina melirik Aldo


"Hahah kau benar sekali,Vina Adita,Imel Rendy,dan Dila aldo. Bukankah itu sangat menakjubkan"ucap Imel membuat seseorang merasa sakit didadanya


"Aku permisi ke toilet sebentar"ucap Risa kemudian pergi


Vina tau saat ini Risa tengah bersedih diapun memilih menyusulnya


"Kau juga ke toilet sebentar"ucap Vina sudah berdiri ingin menyusul Risa


"kau mau kami antar Vin?"tanya Dila dan Vina menggeleng


"baiklah hati hati ya sayang"ucap Aditya kemudian Vina segera menuju kamar mandi


"pasti dia sedih" ucap seseorang dalam hati


Vina mengetuk pintu kamar mandi yang terdengar suara seorang menangis


tok....tok...tok...


"Risa ini aku,ayo keluar"ucap Vina


Risa membuka pintu kamar mandi dan langsung memeluknya


"hiks...hiks...hiks...aku tidak bisa kak..aku sangat mencintainya bagaimana bisa aku melihatnya dengan gadis lain...hiks.. hikss"ucap Risa terisak


Vina menangkup kedua pipi Risa dan menghapus air mata Risa dengan ibu jarinya


"Risa kau adalah gadis yang baik aku yakin akan ada pria yang mencintaimu lebih besar dari cintamu pada rendy,Aku mohon jangan menangis seperti ini ya... ikhlaskan bersama orang lain jika memang dia jodohmu pasti Allah akan mengembalikan nya padamu"jelas Vina dengan Sangat lembut


"hiks... terimaksih kak"jawab risa


Bersambung............


Hai para readers maaf ya kalo telat up πŸ™ulanganku banyak jadi aku isi dulu sampe selesai biar enak buat upπŸ˜‚πŸ˜‚


Buat kalian yang suka novel my boss my sweet bjsa like,komen dan vote ya agar novel ini bisa berkembang πŸ™πŸ˜πŸ˜πŸ˜‚πŸ˜‚


terimakasih, happy reading 😍😊