My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 82



ketika Vina mendekatkan wajahnya untuk mencium pipi aditya menengok sehingga ciuman Vina menyentuh bibir manis aditya


"manis sayang"ucap aditya


"kami tuh ihhh...."pekik vina memukul bahu aditya


PERNIKAHAN IMEL DAN RENDY ❀️🌷


"udah dong jangan gugup santai aja"goda Vina yang tau kini imel sedang gugup


"ihh beneran loh ini aku gugup banget"jawab imel


"Vin waktu melakukan itu sama aditya rasanya gimana?"tanya Imel penasaran


"Sakit....sakit banget malah"jawaban vina membuat bulu kuduk Imel berdiri


"hah yang bener Vin?"tanya dila yang ikutan kepo


"awalnya aja sih sakit lama lama engga malah enak"jawab vina


"aku takut"ringis imel


"Gausah takut percaya sama aku"jawab vina


disisi lain tepatnya kamar rendy,Rendy juga tak kalah gugupnya dengan pernikahan hari ini


"santai kali dok kenapa jadi tegang begitu"goda aditya yang sedang menggendong alvin


"aku gugup banget dit,dit waktu kamu sama Vina bikin Alvin rasanya gimana?"tanya rendy polos


"Enak banget mantep malah"jawab aditya dengan tidak tahu malu


"Ha yang benar?bukankah itu sakit?"tanya rendy lagi


"mungkin bukan kau yang sakit tapi istrimu nanti"jawab aditya


"maksudnya?"tanya rendy tidak mengerti


"lihat saja nanti kenapa harus bertanya"ucap aditya


"Kan aku hanya bertanya dit kenapa kau marah"ucap rendy


"baiklah dengarkan aku ya Imel akan merasakan sakit tapi kau justru akan mengerang nikmat"jawab aditya tanpa sensor


Plakkkkk


Aldo memukul bahu Aditya yang bicara tanpa malu sedikit pun


"he kenapa kau memukulku?"pekik aditya


"bicaramu itu tanpa sensor"jawab aldo


"bilang saja kau ingin,sana cepat nikahi dila sebelum dia diambil orang lain"ucap aditya


"berisik kalian,sini Alvin sama om aja"ucap Aldo mengambil alvin dari gendongan Aditya


Akad nikah


Rendy sudah duduk di depan penghulu menunggu kedatangan imel


Imel berjalan dengan diapit oleh Vina dan juga dila, kebaya putih yang melekat ditubuhnya mengeluarkan aura Cantik imel


"biasa aja kali ngeliat nya"goda aditya pada rendy yang tak mau mengalihkan pandangannya


"kau ini lihat saja nanti"pekik rendy


Imel duduk disamping rendy dengan perasaan gugup dan takut


"bisa kita mulai?"tanya si penghulu


"iya bisa pak"jawab rendy yakin


Penghulu mengucapkan ijab qobul dan langsung dijawab rendy dengan satu tarikan nafas hingga status Imel kini adalah istri sah Rendy.


"Selamat ya mel,aduhh seneng banget aku"ucap vina naik keatas altar bersama aditya dan Alvin


"makasih Vin,andai saja kau tidak menikah dengan aditya belum tentu aku akan bertemu dengan rendy"ucap imel memeluk vina kemudian mencium pipi Alvin


"bersiaplah"bisik aditya ditelinga rendy


"pasti"jawab rendy yakin


"Imel selamat ya temen ku yang aneh akhirnya menikah"ucap dila langsung memeluk imel


"makasih semoga kalian cepat nyusul"ucap imel tertuju pada dila dan aldo


"amin doakan saja ya"ucap dila


Acara pernikahan serta resepsi pun selesai kini Imel dan rendy berada di kamar hotel yang dipersiapkan oleh aditya dan Vina


keheningan yang menyerang antara pasutri yang baru saja menikah


"Rend...."panggil Imel memecah keheningan


"iya sayang,ada apa?"tanya rendy


"bisa tolong bantu aku membuka resleting bajuku"pinta imel


"baiklah kemari"jawab rendy


tangannya menarik resleting gaun yang melekat ditubuhnya, perlahan memperlihatkan kulit putih dan mulus Imel hingga akhirnya gaun itu merosot ke lantai membuat pria yang berada dibelakangnya menelan salivanya dengan susah


"Sayang?"Panggil rendy memeluk imel dari belakang


jantung Imel berdetak seperti orang yang sedang melakukan lari 2000 meter,Imel bisa merasakan kehangatan bibir rendy pada tengkuknya


"Rendy"panggil Imel pelan sambil memejamkan matanya


Rendy membalik posisi Imel hingga sekarang Meraka saling berhadapan dengan perlahan namun pasti rendy mendekati wajahnya ke wajah Imel dan mencium bibirnya penuh kelembutan,Imel yang sudah terbawa dengan permainan bibir rendy ikut membalas ciuman suaminya


Mendengar desahan dari istrinya membuat birahi rendy memuncak dan langsung mengangkat tubuh imel ke ranjang


Mata Rendy menatap mata Imel memberi kode meminta izin melakukan hal yang bisa pasutri lakukan pada umumnya


Dengan malu Imel mengangguk tersenyum, mendapat persetujuan istrinya rendy melancarkan aksinya membuat Imel meringis kesakitan


"ahhh rend sakit....."ringis imel namun rendy tak mengentikan aksinya


Hingga akhirnya Rendy tumbang di samping Imel dan mencium kening Imel yang sudah basah dengan keringat.


rendy menggendong Imel menuju kamar mandi untuk membersihkan diri bersama


KEESOKAN HARINYA πŸ• 


Seperti biasa Vina bangun pagi dan langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri


oek....oek...


Alvin menggeliat dan bangun


"anak mamah udah bangun sayang mamah...... muachh... muanchh"Vina mencium pipi Alvin dengan gemasnya


"papah noh belum bangun"ucap vina sedikit mengangkat baby Al kemudian mendekatkan wajah baby Al ke wajah aditya


Cup


Vina mencium kan baby Al ke wajah aditya Sampai aditya terbangun


"Selamat pagi papah"ucap vina tersenyum pada aditya


"selamat pagi sayang"ucap aditya bangun dan mencium kening vina dan pipi Al bergantian


"bangun mas solat dulu aku kan belum boleh solat"titah vina dan aditya mengangguk


Setalah solat aditya menggendong anaknya keluar untuk berjemur dibawah sinar matahari pagi


"Selamat pagi cucu opa"ucap rudi yang sedang menikmati teh di ruang tamu


"eh cucu Oma sini sayang"ucap naina kemudian menggendong alvin


Naina dan aditya membawa baby Al berjemur diteras depan rumah


"pagi jeng naina,wah senang nya sudah memiliki cucu"ucap salah satu ibu komplek


"iya mana ganteng banget lagi cucunya"ucap temannya


"eh iya jeng Mita jeng mira makasih loh pujiannya"jawab naina


"yaudah jeng kita permisi dulu ya"ucap jeng Mita dan naina mengangguk


"mas udah aku siapin pakaian kamu"ucap Vina yang baru datang


"ponakan ante yuhuuu... teriak risa di dalam


"kau tinggal dihutan Risa?"tanya aditya


"heheh maaf kak"jawab risa cengengesan dan Aditya Pergi


"makin hari makin ganteng aja si baby Al"puji risa


"mah Vina keatas dulu ya mau bantuin mas Adit siap siap"ucap vina dan naina mengangguk


"mau kemana dit?"tanya Aldo yang baru bangun


"bersiap ke kantor"jawab Aditya berlalu


"Al mana Vin?"tanya Aldo pada Vina


"diluar lagi jemur sama mamah"jawab Vina berlaku menuju kamarnya


"mas kamu mandi lah aku akan menyiapkan pakaian untuk Al"ucap vina dan aditya mengangguk


Setalah selesai mandi Vina membantu aditya bersiap


"sayang kenapa 40 hari itu lama sekali"rengek aditya sambil memegang pinggang Vina yang sedang memakai kan dasi


"sabar mas hanya tinggal 30 hari lagi"jawab vina tanpa mengalihkan pandangannya


"itu masih lama sayang"ucap aditya memegang dagu Vina


"sabarlah sayang cepat kok hanya 1 bulan dulu waktu awal menikah kau bahkan tidak mau menyentuhku"ucap Vina mengingat awal pernikahan mereka


"itukan dulu sebelum aku merasakan nya"ucap aditya kemudian mencium bibir Vina dan dibalas pula oleh Vina


"Kakak....."teriak risa tiba tiba


Vina dan aditya melepas ciuman mereka dan beralih menatap risa yang datang bersama naina dan aldo


"gila kamu dit"ucap aldo


"apa pula gila hanya berciuman kenapa disebut gila"jawab aditya santai


"Adit vina baru melahirkan gimana kamu kamu lepas kendali"ucap naina geleng geleng kepala


"tidak akan mah Adit juga tau mah kan hanya berciuman saja"jawab aditya tersenyum manis


sedangkan vina masih terus menunduk malu


"Risa berikan biar aku yang mandikan"ucap vina mengambil alvin


BERSAMBUNG.....


UP SETIAP HARI LOH INI MASA IYA GAK DIKASIH HADIAH 😩😩😊 BOLEH DONG SUMBANGIN POIN KALIAN BUAT VOTE DAN MEMBUAT NOVEL INI BERKEMBANG πŸ™πŸ˜‡πŸ˜‡


TERIMAKASIH, HAPPY READING ❀️🌺