My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 193



Aditya dan vina tidak peduli pada semua orang yang mungkin menunggu mereka di bawah,yang ingin mereka lakukan sekarang adalah menghabiskan waktu bersama.


"mas lihat semua ini"Vina menunjuk leher serta bahunya yang dipenuhi tanda merah.


"bagus, apa masih kurang??"tanya aditya menggoda.


"Gak, semalaman kamu gak lepasin aku sampe kamu lupa kalo aku ini lagi hamil"tolak vina melipat tangan didada.


"Sakit ya sayang???maaf ya tapi aku pasti akan memberi imbalan yang setimpal untuk manusia iblis itu aku janji"ucap aditya sungguh sungguh.


Vina langsung menoleh, melepas lipatan tangannya dan beralih menangkup wajah suaminya.


"Memiliki sifat dendam itu tidak baik mas, aku ingin hidup dalam kedamaian tidak ada perasaan dendam pada siapapun"ucap vina lembut menatap mata aditya dalam.


"Tapi mereka sudah membuatku begini dan semua itu juga terkena padamu"ucap aditya memegang tangan vina yang ada diwajahnya.


"Tapi kamu sudah membalasnya sayang,aku tahu kamu mengusir dia dengan keadaan tanpa busana dan itu semua sudah lebih dari cukup lagipula sekarang semuanya sudah baik baik saja"balas vina.


"kamu melihat aku mengusir wanita menjijikan itu?"tanya aditya dengan alisnya yang naik sebalah.


"Lihat dan aku juga melihat bagaimana malu nya dia ketika ada yang menggodanya,kamu terlalu jahat padanya mas"ucap vina memberi kecupan di pipi suaminya.


"jika aku tidak melakukan itu aku takut justru kamu yang akan tersakiti dan aku tidak suka itu, wanita manapun tidak akan ada yang bisa menggantikan posisi kamu disini"Aditya mengarahkan tangan vina ke dadanya.


"Jangan sering menonton FTV sayang"ucap vina tiba tiba.


"kenapa?"tanya aditya dengan kening yang berkerut.


"Jadi bucin"jawab vina dengan gelak tawa.


"Aku kan emang bucin sama kamu"ucap aditya manja dan kembali mendekap erat tubuh istrinya.


"Mas ayo turun semua orang sudah menunggu,apa kamu gak kangen sama Al?"tanya Vina melepas pelukan aditya.


"Tapi aku mau disini dulu sama kamu"ucap aditya sedikit membungkukan badan nya sehingga wajahnya dan wajah vina begitu dekat bahkan hidung mereka saling bersentuhan.


"Semalaman penuh kamu sama aku masa kurang"protes vina.


"ya sudah ayo turun aku juga rindu pada Al"ajak aditya.


Mereka turun dengan bergandengan tangan, tatapan mata tertuju pada vina.


"pantas saja suaminya menolak wanita lain, istrinya begitu cantik"bisik seorang yang menginap di sebelah kamar aditya dan melihat kejadian semalam.


"Wanita yang semalam tidak ada bandingannya dengan istrinya pantas saja,aku juga akan melakukan hal yang sama jika memiliki istri secantik dia"saut yang lain.


Vina dan aditya Pergi ke restoran yang ada di hotel, dilihat keluarga bahagia itu sedang duduk sambil bersenda gurau.


"Maaf ya nunggu"ucap vina duduk di kursi kosong.


"Iya sayang gak apa apa"jawab naina.


"papa....."Al memanggil aditya yang ia rindukan 3 hari ini.


"anak papah,sini sayang papah kangen"aditya memangku anaknya dan menciumi rambutnya yang harum.


Sambil menunggu makanan mereka berbincang dan bercanda menggoda aditya.


Tawa keluarga memenuhi meja makan,tak sedikit pasang mata yang memandang ke arah keluarga besar itu.


"Hahaha kasihan sekali dia, 'aku sudah melakukannya' hahahah"Aldo tertawa mengulangi perkataan aditya tadi pagi sambil memegang perutnya yang sakit karena terlalu banyak tertawa.


"Diam kau bedebah!!!"pekik aditya menyumpal mulut aldo dengan sayuran.


"Hahaa mas tapi memang kamu lucu sekali, wajahmu itu hahahah"Vina tidak bisa menahan tawa mengingat wajah suaminya semalam.


"jangan di katawain vin,tuh tutupin bekas gigitan"sindir dila sontak membuat wajah vina memucat.


"hahahaha"tawa semuanya pecah karena berhasil membuat sepasang suami-istri itu merona.


"angan akalin mama"suara Al sambil mengerucutkan bibirnya.


Mereka semua sontak melihat anak kecil itu dengan tatapan terkejut sekaligus lucu.


"kenapa emang kalo kita gangguin mamah?"tanya imel menggoda Al.


"nda boeh,Al tayang mama"Al turun dari bangku yang ia duduk beralih mendekati vina.


"mamah juga sayang sama Al"balas vina ingin mengangkat anaknya tapi tiba tiba perutnya terasa sakit.


"Sssshhh awww....mas..."ringis vina menunduk memegangi perutnya.


"Sayang, darah!!!!?"aditya begitu terkejut melihat darah yang mengalir di kaki istrinya.


"ya Allah dit kita harus cepat bawa vina ke rumah sakit"ucap Rendy.


Aldo segara berlari ke luar mengambil mobil yang ia dan aditya sewa selama di Surabaya sedangkan yang lain mengikuti aditya yang menggendong vina.


"mama...Hua.....mama Napa"Al menangis dalam gendongan rudi.


"Mamah gak apa apa sayang cuma lagi main gendong gendongan sama papah"ucap rudi menjawab pertanyaan cucunya yang menangis.


"Al gak boleh nangis ya nanti mamah sedih"ucap dila membelai rambut Al.


Aldo membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi karena darah yang mengalir di kaki vina semakin banyak dan itu semua tentu membuat aditya khawatir dan takut.


"Sayang lihat aku,kamu akan baik baik saja kan?"tanya Aditya dengan mata berkaca-kaca.


"Iya mas aku akan baik baik saja, Jangan menangis"Vina meraih pipi aditya dan mengelap air mata yang mulai menetes dari matanya.


"Do cepat do"ucap rendy yang duduk disamping aldo.


"Jangan pernah tunjukan tangismu begini mas,anak anak nanti sedih"ucap vina tanpa terasa air matanya ikut menetes setalah itu vina tak sadarkan diri.


"sayang buka mata kamu,sayang kamu denger aku kan????!!??? sayang"Aditya menepuk pipi vina pelan namun vina tak bergeming sama sekali.


Aldo mengentikan mobilnya di sebuah klinik terdekat diikuti sebuah taksi yang ditumpangi naina dan rudi karena Imel dan dila menunggu dihotel mengingat anak kecil tidak baik berada dirumah sakit.


"ada apa pak??"seorang suster menghampiri mereka.


"Tolong istri saya sus"ucap aditya dengan nada yang cepat.


2 Suster lain datang dengan mendorong bangsal kemudian aditya membaringkan tubuhnya di atas bangsal.


Aditya mengikuti kepergian istrinya yang tak sadarkan diri, tangannya tak mau melepas tangan istrinya hingga tangan mereka harus dilepas karena vina yang harus diperiksa.


"Maaf pak anda tidak bisa masuk"suster itu menginstruksikan Aditya dilarang masuk.


"Tapi saya mau lihat istri saya sus"teriak aditya.


"Adit tenanglah, biarkan dokter memeriksa Vina"ucap rendy memegang kedua bahu aditya dari samping.


"Kenapa jadi begini mah tadi Vina masih tidak apa apa"ucap aditya mengacak-acak rambutnya.


"Adit mamah yakin vina gak apa apa,dia cuma kelelahan aja"ucap naina mengelus punggung anaknya lembut.


"ini semua salahku mah,aku tidak bisa mengontrol diriku semalam"Aditya menangis sadar jika istrinya dalam keadaan begini itu Karena ulahnya semalam.


"Adit ini bukan salahmu ini semua karena pengaruh obat, jadi jangan salahkan dirimu"ucap aldo.


Aditya menghentikan tangisnya,raut wajahnya berubah menjadi merah padam, tangannya mengepal sempurna membuat aldo takut, takut jika aditya akan berbuat sesuatu.


"kau benar,ini semua karena pengaruh obat itu. DIMANA MEREKA????"tanya Aditya menekan kata terakhirnya.


"Mereka sudah aku urus dit kau jangan khawatir"ucap aldo.


"aku tanya dimana mereka???!!aku akan menghabisi mereka semua"ucap aditya penuh emosi.


"Adit jangan urus mereka yang terpenting sekarang adalah istrimu, kau harus disini bagaimana jika nanti vina menanyakan tentang mu"ucap rendy.


Aditya kembali duduk, yang dikatakan rendy benar bagaimana jika vina menanyakan tentang dirinya sekarang yang terpenting adalah Istrinya, dia akan mengurus 2 manusia itu nanti.


Krettttttt


pintu terbuka memperlihatkan seorang dokter muda menghampiri mereka.


"Dok bagaimana istri saya???!!!"tanya aditya langsung bahkan dokter belum sempat menutup pintunya.


"tenang pak istri anda saat ini baik baik saja,tapi ada hal yang harus saya sampaikan"ucap dokter itu serius.


"Katakan dok"ucap rudi.


"Sebelumnya saya mohon maaf,apa sebelum ini anda berhubungan dengan kasar dengan istri anda???"tanya dokter pada aditya seketika membuat aditya lemas.


"iya dok"jawab aditya pelan dan menunduk.


"Istri anda mengalami pendarahan sedang pada kandungannya dan itu semua karena ia berhubungan terlalu kasar dan disini dia menahannya sejak semalam tapi beruntung kalian cepat membawanya kesini.Saran saya adalah untuk beberapa hari atau minggu ke depan anda jangan menyentuh nya karena ini demi keselamatan istri dan anak anda"jelas dokter itu.


"Tapi dia dan kandungannya tidak apa apa kan dok?"tanya rendy.


"Tidak apa selama mengikuti saran saya"jawab dokter itu.


"apa kami bisa menemuinya dok?"tanya naina.


"Silahkan,saya permisi"


"Terimaksih dok"ucap rendy.


"Mamah lihat mah,semua ini salah aku,aku hampir menghilangkan nyawa anak dan istriku mah bahkan vina rela menahan sakit hanya demi aku"tangis aditya Kembali pecah setelah mendengar perkataan dokter.


"Adit tenanglah dit jangan begini"ucap aldo menasehati aditya.


Aditya masuk ke dalam ruangan, terlihat vina dengan selang infus di tangan kanannya dan dia belum sadarkan diri.


"Aku merasa sebagai suami jahat sayang karena telah membuatmu begini,aku mohon maafkan aku" ucap aditya dalam hati menatap Vina dengan sendu.


"Sayang???"panggil aditya lirih meraih tangan istrinya dan menciumnya.


"Dit mamah dan papah keluar sebentar ya,sejak pagi kalian belum makan"ucap naina karena mereka tadi belum sempat makan apapun.


"iya mah"jawab aditya.


"Aku bukan suami yang baik sayang"ucapnya tepat ditelinga Vina.


"Jangan bicara begitu dit,kau suami terbaik untuknya"saut aldo.


"iya dit, kalian baik untuk satu sama lain"saut rendy.


Tiba tiba ponsel rendy bergetar dan itu panggilan video dari Imel.


"iya sayang???"rendy mengarahkan ponselnya di depan wajah nya.


"bagaimana keadaan vina, aku ingin melihatnya"


"dia baik baik saja,apa Al Masih menangis??"


"tidak sekarang dia sedang tidur,arahkan ponselnya pada Vina"


Dan rendy mengarahkan ponselnya pada vina yang berbaring dan seorang pria yang tak henti menciumi tangan dan keningnya bergantian.


"Semoga vina baik baik saja"ucap imel dan dila bersamaan.


_


Akan ada akibat dari perbuatan aditya semalam, perkiraan skenario readers seharusnya bahagia ya??? Meraka pasti bahagia kok aku jamin tapi untuk saat ini sedikit musibah untuk vina dan Aditya 😒😊


Kalian yang tanya kenapa vina dan aditya terus yang kena masalah???itu karena mereka tokoh utamanya untuk sisanya terserah pendapat kalian sendiri πŸ™‚πŸ™‚


Banyak like,vote dan komen aku up 1 episode lagi πŸ˜‰


BERSAMBUNG.....