
jadi ini itu tadinya ada di eps sebelumnya tapi karena aku pikir ini kepanjangan jadi aku potong dan ku taro sini ya😊✌️
"Sayang aku akan pulang lebih awal hari ini karena acara nanti malam jadi bersiaplah oke"ucap aditya pada Vina yang sedang memainkan dasi.
"Iya mas kamu lihat nanti bagaimana cantiknya istri Aditya brawijaya,aku akan membuatmu merasa tidak ingin pergi dan terus berada dikamar saja bersamaku"ucap Vina menggoda.
"Wah benarkah?aku jadi tidak sabar menunggu nanti malam,aku ingin lihat Istriku ini berdandan dan merubah dirinya menjadi Cinderella dari keluarga brawijaya"ucap aditya semakin menarik pinggang istrinya tapi karena hamil tubuh mereka menjadi berjarak.
"anak papah yang ini belum lahir udah menjauhi mamah dari papah...hmmm"aditya berjongkok dihadapan perut Vina dan mengajaknya bicara.Vina tersenyum Sambil sebelah tangannya mengelus rambut Aditya.
"Baiklah tidak masalah tapi ingat ya sekali kali mamah akan papah culik dari kalian"ucap aditya kemudian kembali tegak.
"Tolong mamah,mamah mau diculik sama penculik cinta... huhu... huhu"canda vina sambil berpura pura menangis.
"Hahahaha"tawa aditya dan vina bersamaan.
Tawa penuh kebahagiaan, kebahagiaan yang selalu menyelimuti pernikahan mereka. Semoga semua kebahagiaan ini tidak diambil dari mereka.
Mereka turun untuk sarapan,Al yang sudah mandi dan tampan tidak kalah tampan dari papahnya 😍
"Wahh anak mamah udah emam sendiri, pinter banget"ucap Vina pada Al yang sedang duduk manis sambil menyantap roti tawar dengan selai cokelat.
"mama emam... emam"Al bicara seraya menyuapi Vina roti ditangannya.
"mamah gak mau buat Al aja deh"ucap vina.
"masa mamah doang yang dikasih, papah mana?"tanya Aditya membuka mulutnya lebar-lebar.
"nda boeh"Al menjauhi rotinya dan menyembunyikannya di belakang.
"Hahahaha"tawa Vina Melihat tingkah lucu anaknya.
Naina dan Rudi datang, memberi sapaan pada anak, menantu dan cucunya yang sudah duduk manis di meja makan.
"Selamat pagi semuanya"sapa naina dan rudi.
"pagi mah pagi pah"jawab Vina dan aditya.
"Wahh cuci Oma udah makan duluan ya"ucap naina kemudian mencium pipi Al yang belepotan cokelat.
"Iya tuh mah dia duluan yang santronin meja makan"tutur aditya.
"cucuku kan memang calon pemimpin"rudi memindahkan Al ke atas pangkuannya.
meja makan mulai penuh, seluruh keluarga datang untuk sarapan.
"Oh iya tan, seperti nya lusa saya dan risa harus kembali ke Amerika karena ada beberapa pekerjaan tapi kami akan kembali dalam 1 Minggu"Ucap tio.
"Kenapa dadakan sekali?"tanya aditya.
"Iya tuan salah satu anak perusahaan ku disana mengalami krisis ekonomi dan aku harus turun tangan"jawab tio.
"Baiklah kau urus anak perusahaan mu disana,jika membutuhkan bantuan katakan ya"ucap rudi.
"Terimaksih banyak om"Jawab tio.
"Sayang sekali kau harus pergi risa"ucap vina.
"aku hanya akan sebentar kak, setelah itu sampai hari raya aku akan disini"Ucap risa.
"Baiklah sebelum risa pergi bagiamana jika besok kita ke kebun binatang?"ucap naina menyarankan holiday.
"Wahh boleh mah aku juga sudah lama tidak ke kebun binatang"saut dila sumringah.
"Baiklah berarti sudah diputuskan besok kita akan ke kebun binatang"ucap rudi.
"jam berapa tan?"tanya imel.
"kita akan berangkat pagi pagi karena Jakarta kan sangat macet"jawab naina.
"Ya sudah kalo begitu kami berangkat dulu"ucap Aditya kemudian mencium kening Vina dan Al.
Begitu juga dengan Aldo dan rendy.
"Assalamualaikum"salam ketiganya.
"waalaikumsalam"
"oke tan aku juga ke kamar ya ada beberapa pekerjaan yang harus ku selesaikan"ucap rafly.
"Tapi apa kau tidak ikut risa dan tio?"tanya naina.
"Belum tahu jika memang keadaanya darurat berarti kami ber4 harus pergi"jawab rafly.
***
Dikantor Aditya sedang fokus dengan berkas berkas nya tiba tiba ponselnya berdering, terlihat nama istrinya disana.
"Halo sayang???"
"Mas aku akan ke kantormu untuk membawakan makan siang ya"
"tidak perlu repot-repot sayang kamu sedang hamil"
"tidak apa apa mas lagipula aku akan pulang setelah kau makan karena malam nanti aku ingin membuat suamiku ini terpesona padaku"
"Hahahahah baiklah sayang aku menunggumu"
Dengan dress biru dibawah lutut,rambut di gerai dan makeup tipis membuat wajah seorang Vina tampak cantik dan menawan.
"mah,pah aku ke kantor mas Adit dulu ya mau bawakan makan siang"ucap vina pada naina dan rudi yang baru saja keluar kamar.
"baiklah nak hati hati ya"ucap Naina.
"ingat ya nak disana kantor bukan rumah,jadiii"alisnya menaik sambil menyeringai menatap menantu pertamanya.
"Papah ini selalu saja menggodaku"pekik vina malu.
"hahahaha ya sudah sana pergilah, hati hati Vina"ucap rudi diangguki vina.
bersyukur sekali aku diberi keluarga yang sangat menyayangiku, suamiku,ibu dan ayah mertuaku dan juga adik adik iparku semua menyayangiku dengan tulus.Terimakasih ya Allah untuk kebahagiaan ini semoga semua kebahagiaan ini akan tetap menjadi milikku.
"Pak Alif"panggil Vina pada pak Alif yang sedang mengelap mobil.
"eh iya non ada yang bisa bapak bantu?"tanyanya sopan.
"Anterin aku ke kantor mas Adit ya"jawab vina ramah.
"oh iya non mari"pak Alif membukakan pintu mobil untuk vina.
Mobil Pajero sport itu perlahan meninggalkan bangunan mewah nan megah mansion, gerbang terbuka setelah pak Ali membukanya tak lupa Vina memberikan sapaan padanya.
"siang non, Hati hati ya non"saut pak ali sipenjaga gerbang.
Sesampainya dikantor,Vina segara masuk kedalam kantor dengan menuntun Al disebelah tangannya.
"Itu bu Vina bukan?"tanya karyawan A.
"Iya cantik banget ya bahkan lebih cantik dibanding ketika awal pernikahan nya dengan pak Aditya"saut karyawan B.
"yaiyalah cantik wong suaminya aja tampan, beruntung ya jadi bu Vina udah cantik dapet nya pak aditya lagi yang gantengnya kelewatan dan kaya raya"ucap si A.
"lihat anaknya aja kaya blasteran"ucap si B menunjuk Al.
"yaiyalah bahannya aja berkualitas pasti hasilnya juga sama"saut temannya.
"Vina???!!"panggil ana yang juga sedang hamil sama sepertinya.
"ana??apa kabar??"tanya vina menjabat tangan ana.
"Alhamdulillah baik, bagaimana kabar baby disini?"tanya vina.
"Alhamdulillah baik dan ya Alhamdulillah bayi aku kembar na"ucap Vina antusias.
"aku turut bahagia oh iya ini anak pertama mu bukan?"tanya ana menunjuk Al yang sedang dituntun Vina.
"iya na masa iya lupa"ucap Vina menyindir.
"hahaha ya udah aku lanjutin kerjaan dulu ya"ucap ana ingin pergi.
"kenapa gak ambil cuti na?"tanya vina.
"nantilah kalo udah 7 bulan"jawab ana.
Vina pergi menuju lift petinggi perusahaan menekan tombol 15 menuju ruangan suaminya.
"mama..mama.."Al mengangkat kedua tangannya meminta gendong.
"Al mau gendong?ya sudah sini sayang"Vina menggendong Al sambil membawa tentengan.
sesampainya di depan ruangan aditya, tanpa mengetuk pintu vina masuk dan ya terlihat seorang pria tampan dan gagah sedang berkutik dengan laptopnya.
Itu dia pria yang sudah membuatku tergila-gila,batin Vina melihat Aditya yang masih fokus pada laptopnya.
"Selamat siang papah"ucap Vina kemudian mencium pipi aditya.
"Selamat siang istri dan anak anak papah"jawab Aditya bangun kemudian mencium kening vina.
papa...papa.. emam...mama ua...macak"
"Wahh mamah udah masak buat papah?"tanya aditya menggendong Al.
"udah dong papah dan ini khusus untuk papah yang tampan ini"ucap vina seperti anak kecil.
Aditya terkekeh kemudian menggandeng tangan Vina untuk duduk disofa.
"Mas ini aku bawain makanan kesukaan kamu"ucap vina membuka kotak makan yang ia bawa dipaperbag.
"Terimakasih sayang"balas Aditya membelai rambut Vina.
"sama sama mas"Vina tersenyum manis kemudian mulai menyuapi aditya bergantian dengan Al.
"Al jangan lari lari sayang nanti kamu jatuh"ucap Vina melihat anaknya mengitari meja kerja Aditya.
"Mama....ali...atut"
"Sini sayang makan dulu"ucap Aditya.
Dan entah kenapa setalah mendengar suara papahnya Al berhenti kemudian menghampiri Vina dan Aditya.
"Al makan dulu ya abis itu boleh main lagi"ucap Aditya lembut.
"Suami yang baik akan menciptakan keluarga yang baik dan bahagia"ucap vina menatap aditya.
"Dan istri yang baik juga akan melahirkan dan mendidik anak anaknya dengan baik"balas aditya juga menatap wajah cantik istrinya.
"Baiklah sekarang lanjutkan makannya"ucap vina merasa tidak tahan dengan tatapan penuh cinta suaminya. Tidak tahan karena terlalu tampan 🤣
"Ya udah mas aku pulang ya"ucap vina setalah Aditya melahap habis makan siangnya.
"kenapa buru buru sayang, kemarilah"aditya menarik vina sampai Vina duduk dipangkuan aditya.
"mas ih apaan sih itu ada Al"pekik vina menujuk anaknya yang sedang melihat mereka.
"Mamahnya pinjam dulu ya,Al main dulu oke"ucap Aditya.
Al tertawa kemudian kembali memutar meja kerja Aditya dan ruangan nya.
"Sekarang mau apa?"tanya vina.
"mau ini"Aditya mempererat pelukannya dan mengelus perut vina.
Vina membalas pelukan hangat suaminya dan menciumi kening aditya.
Aditya mencium tangan Vina dalam kemudian beralih mencium perutnya yang besar,Vina mengelus sayang rambut hitam aditya.
"Aku mencintaimu sayang"ucap aditya dengan binar cinta dimatanya.
"setiap hari bahkan setiap menit kata itu selalu keluar dari bibir ini, seberapa besar cintamu padaku?"tanya Vina meraba bibir Aditya.
"Dunia ini tidak akan bisa menunjukan seberapa besar cintaku untukmu"ucap aditya."Bagaimana dengan cintamu padaku?"tanya aditya menanyakan hal yang sama.
"Disetiap aku menarik nafas cintaku semakin bertambah untuk kamu mas dan detak jantung ini seakan terus memanggil nama mu"jawab Vina memegang tangan Aditya dan mengarahkannya ke dadanya.
Mereka saling menatap penuh cinta dan senyum indah terukir jelas diwajah masing masing.
"mama...papa"Al memanggil manggil Vina dan aditya.
Aditya memangku Al dipaha sebalah kiri dan kini Aditya memangku anak dan istrinya.
"Kalian akar kebahagiaan ku"ucap aditya tulus.
Vina memeluk suami dan anaknya erat.Menangis bahagia begitu juga aditya begitu bahagia nya bisa memiliki keluarga sebahagia ini.
"Gimana gak bahagia,aku aja yang ngetik ikut nangis haru seakan bisa merasakannya, huhuhu"kata author dalam hati.
TOLONG JIWA JOMBLO KU MERONTA WOII 😥😥🤣🤣
kalian tau gak guys kemarin aku udah ngetik dari pagi tapi sama admin review terus di episode sebelum ini ya, makanya aku up cepet biar bisa bayar karena kemarin gak up dan yang lebih parah yang ini juga sampe review 2 hari😥😥nt tega ya sayy sama aku🤣🤣
terimakasih, jangan lupa komen positif untuk memberiku semangat 😂😊