My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 137



Sesampainya di mansion Vina dan aditya masuk bersama membawa tentengan belanjaan yang mereka beli ups ralat maksudnya yang mereka ambil dari supermarket.


"assalamualaikum"salam Vina dan aditya.


"waalaikumsalam"


"kalian dari mana?"tanya Rudi.


"dari supermarket pah,mas Adit mau makan ketoprak tapi aku yang bikin jadi kita abis beli bahan bahannya"jawab Vina.


"dit kamu tuh bikin istri kamu repot terus seharian ini dia sudah membantu menyiapkan acara dan sekarang kamu nyuruh dia masak"ucap naina kasihan pada Vina.


"gak apa apa mah lagian aku juga lagi pengen makan ketoprak kok"ucap Vina membela suaminya.


"untung saja istrimu Vina coba jika mamah,sudah pasti kau akan habis dimakan olehnya"goda rudi melirik istrinya.


"oh maksud papah,mamah ini galak gitu iya?"tanya naina kesal.


"engga sayang....cup"Rudi mengecup bibir istrinya tanpa malu dihadapan anak anaknya.


"papah....."naina memukul bahu Rudi karena malu.


"hahahahaha"tawa keenam anak manusia itu melihat keromantisan orang tua mereka meski Sudah tidak muda lagi.


eyeyyeye.....


Al ikut tertawa melihat semua orang tertawa.


"lihat mah Al saja senang jika papah menggoda mamah"ucap rudi sedangkan naina hanya melengos.


"Al sini sayang sama Oma"naina mengambil Al dari gendongan aditya.


"yaudah aku masak dulu ya"pamit Vina membawa belanjaannya ke dapur.


Vina mulai menggoreng dan merebus bahan bahan dan mengulek bumbu.


Setelah semuanya sudah siap, Vina memanggil semua orang ke meja makan.


"mah,pah,semua nya ayo ketopraknya udah jadi tuh"ajak Vina.


Semua sudah duduk di meja makan, dengan dibantu bi Ijah vina menyajikan ketopraknya.


"nih mas makanlah katanya kamu pengen kan"Vina menyodorkan sepiring ketoprak lengkap.


Aditya tidak menjawab pertanyaan istrinya matanya di penuhi nafsu melihat makanan buatan istrinya itu.


"enak sekali sayang tidak ada ketoprak mana pun yang lebih enak dari buatanmu"ucap aditya sambil melahap ketopraknya.


"iya sayang ini enak sekali darimana kamu bisa bikin ketoprak?"tanya naina.


"aku juga gak tau mah ini juga aku bikinnya asal asalan"jawab Vina.


"asal asalan aja enak apalagi niat uhh mantul pisan"ucap dila memberi Vina 2 jempol.


"tentu saja enak karena ada cinta di dalam masakan ku itu"ucap Vina.


Vina beralih menatap bi Ijah dan bi Suti yang sedang mencuci piring.


"bi tinggalin dulu itu nih ambil cobain masakan abstrak buatan aku"ucap Vina.


"eh gausah non kita udah makan kok"tolak bi Ijah merasa tidak enak.


"yaudah sepiring berdua dah tuh kalo kenyang,aku marah loh bi kalo bibi gak mau makan masakan aku"ucap Vina mengancam kedua pelayan itu.


"eh iya non kita makan sepiring berdua nanti"ucap bi Suti dan Vina mengangguk.


Setalah puas menikmati ketoprak buatan Vina,mereka kembali ke ruang tamu untuk bersantai tiba tiba ponsel milik Imel berdering.


"Halo??"


"halo Mel?ini aku Dimas"


"hmm iya kenapa?"


"ada acara reuni kampus hari Minggu kamu datang ya jangan lupa ajak dila dan Vina aku kangen banget sama Vina"


Uhukk... uhukkk...uhukkk....


Vina batuk mendengar Dimas menyebut namanya dia beralih menatap suaminya yang menunjukan ekspresi seakan bertanya 'siapa dia kenapa dia menanyakan istriku?'.


"aku gak janji selamat malam"


Imel langsung mematikan sambungan teleponnya.


"siapa?"tanya rendy.


"Dimas dia temen kampus kami, katanya hari Minggu ada reuni kampus"jawab Imel.


"lalu kenapa tadi dia menyebut nama Vina?"tanya aditya.


Uhukk....uhuk....


Vina,Dila dan Imel batuk bersamaan mendengar pertanyaan Aditya.


"karena dia sahabat kami juga jadi mungkin dia rindu"jawab dila cepat.


"ya udah mamah dan papah duluan masuk ya jangan tidur malam malam itu tidak baik untuk ibu hamil"pesan naina sebelum pergi menuju kamarnya.


"yakin hanya Sahabat?"tanya Aldo.


"mas sebenarnya dia...dia adalah mantan kekasih yang aku bilang meninggalkan ku demi Wanita lain"ucap Vina jujur pada suaminya dia tidak mau nanti akan ada kesalahpahaman.


"kalo begitu kamu pergi ke reuni kamu itu dan temui mantan mu itu"perintah aditya.


"mas aku tidak akan menemuinya aku tidak mau kamu marah,Jangan marah ya aku janji aku nggak akan kesana"ucap Vina menganggap suaminya marah.


"ha??"Aditya melongo mendengar perkataan Vina.


"engga sayang aku gak marah cuma kamu temui dia buat dia menyesal meninggalkan kamu"ucap aditya.


"lalu kalo dia mau mengajak ku pacaran lagi bagaimana?"tanya Vina keceplosan.


"aku akan melenyapkan pria itu dan kamu akan aku siksa siang dan malam"ucap Aditya terdengar menyeramkan..


"eh aku kan hanya bercanda"jawab Vina takut.


"jadi kamu izinin aku pergi reuni?"tanya Vina.


"iya hanya reuni bukan yang macam macam awas nanti"Aditya menyentil dahi Vina.


"kamu izinin aku gak?"tanya Imel pada suaminya.


"iya tapi ingat kamu sudah menikah dan lagi hamil jadi jangan berani macam-macam"Rendy menunjuk wajah Imel.


"iya sayangku"jawab Imel membenamkan wajahnya di dada bidang rendy.


Dila menatap suaminya bertanya 'apa aku boleh?'.


"iya kamu boleh tapi ingat jangan macam-macam jika sampai macam macam ingatlah perkataan Aditya tadi"ucap aldo mengerti tatapan Dila.


"ahhh terimaksih"jawab dila senang.


Duarrr.....


tiba tiba suara petir tanpa hujan,mereka memutuskan untuk kembali ke kamar percuma nonton tv pun tidak bisa takut kesamber.


"lebih baik kita kembali ke kamar saja"ujar Aditya dan mereka semua setuju.


Kini Vina dan aditya sudah sama sama berbaring di kasur,suara gemericik hujan membuat Vina Sangat nyaman berada di dada suaminya.


"Sayang kamu lupa sesuatu"ucap Aditya membelai rambut Vina penuh cinta.


"hmmm"Vina sudah mengantuk dia tidak terlalu mendengar perkataan suaminya.


"aku mau membuatmu menjerit nikmat,jadi boleh ya"pinta aditya..


"hmmm"jawab Vina hanya berdehem.


Tangan Aditya mulai menjalar ke bagian depan Vina membuat Vina membuka matanya lebar lebar.


"mas mau apa?"tanya Vina memegang tangan Aditya yang berada di atas dada nya.


"mau membuatmu menjerit nikmat seperti kataku tadi"jawab Aditya.


"oh"Vina hanya ber oh ria membulatkan mulutnya.


tanpa persiapan sama sekali aditya mencium bibir Vina dengan penuh nafsu,Vina membalas ciuman suaminya membiarkan tangan aditya bermain kesana-kemari.


karena hujan malam ini begitu dingin namun tidak untuk pasutri yang sedang asik bercinta itu.


"masss....mas adit...."rancau Vina memanggil nama suaminya pelan takut membangunkan anaknya.


akhirnya Aditya tumbang di samping Vina.


Cup


"kamu sangat cantik sayang"puji Aditya setelah mencium kening Vina.


Aditya mengulangi lagi dan lagi permainan panasnya itu membuat Vina benar benar menjerit-jerit nikmat.


"makasih Sayang"ucap Aditya kemudian menarik Vina ke dalam pelukannya.


ya ampun badanku remuk semua gara gara keganasan suamiku dia benar-benar membuktikan perkataannya tapi aku juga menikmatinya, hihihi


Vina terkikik geli di dalam hati mengingat tadi dia begitu menikmati untung saja Al tidak terbangun.


YUK VOTE BIAR AKU SEMANGAT BUAT UP 4-5 EPISODE ๐Ÿค—๐Ÿค—


BERSAMBUNG.....


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK BERUPA LIKE KOMEN DAN VOTE YA ๐Ÿ˜˜๐Ÿค—


TERIMAKSIH, HAPPY READING โค๏ธ๐ŸŒบ