
Semua orang dengan setia menemani Vina yang tidak ingin pulang meninggalkan Aditya,kondisi Vina sudah sangat kacau
"Vina ayo kita istirahat diruang tunggu"ajak Dila
"iya Vin ayo kita akan menemanimu"ucap Imel
"kalian istirahat saja,aku tidak mau meninggalkan suamiku"jawab Vina datar
Akhirnya mereka mengikuti kemauan Vina untuk tetap menunggu Aditya dibangku depan ruang ICU.
Waktu sudah menunjukkan pukul 05:00 semua orang belum bangun tapi berbeda dengan Vina yang memang tidak tidur.
Vina bangun dari duduknya dan melihat aditya dari kaca pintu
"mas..."panggil Vina lirih
"...bangunlah mas aku minta maaf tidak percaya denganmu"sambung Vina sambil menitihkan air mata
Vina memutuskan untuk solat subuh dan meminta pada Allah untuk kesadaran suaminya
"ya Allah hamba mohon selamatkan suami hamba, hamba menyesal karena tidak mempercayainya,bawa dia kembali ya Allah hamba sangat membutuhkannya dan juga anak hamba ini membutuhkan seorang ayah,hamba mohon" Doa Vina pada sang ilahi
Vina kembali ke depan ruangan Aditya dan melihat semua orang masih tidur
"Mah bangunlah"ucap Vina membangunkan naina
"Vina,ada apa sayang?"tanya naina
Semua orang mulai membuka matanya dan menatap Vina
"sudah subuh lebih baik kalian solat dulu"ucap Vina pelan
"kamu udah solat Vin?"tanya imel
"udah"jawab Vina
"yaudah sayang kami solat dulu ya, kau tunggu sini"ucap Rudi kemudian mereka melaksanakan solat berjamaah di musholla rumah sakit
Vina mendudukan bokongnya dibangku yang sejak semalaman ia duduki,matanya terus menatap pintu seakan berharap suaminya keluar kemudian memeluk dan menciumnya.
"Sayang?"panggil seseorang pada Vina.
Vina mendongakan kepalanya dan melihat ternyata itu adalah Aditya
"Mas Adit?"tanya vina kemudian berdiri dan melangkahkan kakinya dengan ragu
"mas kau baik baik saja?"tanya Vina sambil menangkup pipi Aditya
"Aku akan baik baik saja kau jaga anak kita ya"ucap Aditya lembut seraya memegang perut besar vina
Terlihat wajah Aditya yang begitu pucat dan sangat dingin
"Mas kita akan menjaga anak kita bersama,kau akan mengajarinya berjalan dan ketika dia terjatuh maka kau yang akan mencium lukanya"ucap Vina berderai air mata sambil memeluk erat tubuh suami yang amat dicintainya
Aditya menggeleng kemudian melepas pelukan Vina
"Aku mencintaimu sayang"ucap Aditya lirih kemudian melangkah pergi
"Mas jangan pergi aku mohon kembali demi aku dan anak kita"ucap Vina menahan tangan Aditya yang ingin pergi.
Tiba tiba seseorang menepuk bahu Vina dan memanggil namanya
"Vina??"panggil naina menepuk bahu Vina yang tengah tertidur
"Mamah?mah tadi mas Adit disini mah dia bahkan memelukku mah...."ucap Vina dengan air mata yang terus mengalir
"nak kamu sepertinya kelelahan"ucap naina menahan tangisnya melihat kondisi Vina.
"engga mah,aku mau ketemu mas Adit tadi dia disini dia bilang dia cinta sama aku mah...hiks...hiks...."ucap Vina seperti orang yang tidak waras
"Vina tenangkan dirimu Aditya pasti akan baik baik saja"ucap Dila menangis hatinya begitu sakit melihat sahabat yang ia sayangi begitu terpukul
"Vina kau harus kuat... Aditya akan baik baik saja percayalah Rendy akan membuatnya sembuh"ucap Imel berderai air mata
"memang kalian pikir mas Adit masih sakit ha?dia sudah sembuh tadi dia disini bersamaku,dia bilang di sangat mencintaiku!!"Bentak Vina pada Imel dan Dila
"Vina Aditya masih didalam,kau pasti lelah nak makanya kau berhalusinasi"ucap Rudi
"Engga pah aku Mohon percaya padaku,mas Adit tadi disini....hiks....hiks..."ucap Vina dengan tangis yang tak henti hentinya
"Vina istirahatlah Aditya akan sembuh jika Aditya melihatmu begini dia pasti akan sedih"ucap Aldo pelan
"CUUUUUKKKKKUPPP......." teriak vina seraya menutup kedua telinganya, pandangannya mulai kabur tubuhnya lemas tak kuat berdiri
BRUUUKKKKK
Vina jatuh tak sadarkan diri membuat semua orang panik dan khawatir
"VINA???!!"panggil semua orang melihat Vina terkulai lemas dilantai
Aldo membopong tubuh Vina menuju UGD dan meminta dokter untuk memeriksanya
"Rend cepat periksa Vina"ucap Aldo dengan nada khawatir
"Dia kelelahan karena sejak semalam tidak tidur dan juga mengalami syok berat"jelas Rendy pada semuanya
"lalu bagaimana bayinya nak?"tanya Rudi
Rendy melangkahkan kakinya menuju meja kerja miliknya dan meraih gagang telepon untuk menelpon dokter Rani
Tak lama dokter datang dan memeriksa keadaan Vina
"Siapkan ruang perawatan untuk nona Vina"ucap dr Rani pada suster disampingnya
"Dok apa yang terjadi?bayinya baik baik saja kan?"tanya Dila panik
"Bayinya kekurangan cairan dan kondisinya begitu lemah"jelas dokter Rani
Dokter membawa Vina keruang perawatan dan hanya mengizinkan 2 orang untuk menemaninya
"Biar aku saja"ucap naina ingin menemani menantunya
"lebih baik mamah dan papah pulang,aku akan disini"ucap Aldo pada naina
"Iya Tante biar pak aldo dan aku yang disini"ucap Dila meyauti perkataan Aldo
"Baiklah kabari kami jika Vina sudah sadar"ucap Rudi
Rudi dan naina pulang kerumah mereka dan Imel pamit untuk pulang dan akan kembali lagi sore
"Dil aku pulang dulu ya nanti aku akan kembali lagi sore"ucap imel
"iya baiklah kau hati hati ya"ucap Dila kemudian Imel pergi
Kini hanya Dila dan Aldo di ruangan Vina
"Do kamu ke depan ruang Aditya aja biar Vina aku yang temani"ucap Dila tanpa menatap Aldo
"Iya baiklah kau kabari aku jika Vina sudah sadar"ucap Aldo kemudian keluar dari ruang perawatan Vina.
Dila terus menggenggam tangan dingin Vina dengan air mata yang terus berderai
"Vina kau harus kuat demi Aditya,dia sangat mencintaimu aku yakin dia akan kembali"ucap Dila dengan tangis
jari jari Vina bergerak membuat Dila terkejut kemudian meraih tombol untuk memanggil dokter.
Tak lama dokter datang dan memeriksa Vina
"Kondisi Nona Vina mulai stabil dan bayinya juga sudah aktif kembali,dia bisa pulang hari ini"ucap dr Rani
"terimakasih dok"ucap Dila kemudian tangannya meraih ponsel disakunya
"Halo do"ucap Dila menelpon Aldo
"ya ada apa Dila?" Tanya Aldo
"kau cepat kemari Vina sudah sadar"ucap Dila Kemudian mematikan sambungan teleponnya
"Vina kau baik baik saja kan?"tanya Dila setelah mematikan teleponnya
"Mas Adit....."panggil Vina lirih
"Vina dia akan baik baik saja kau harus menjaga kesehatan mu dan juga bayimu"ucap Dila dengan nada menasehati
pintu terbuka memperlihatkan Aldo yang melangkah masuk mendekati 2 wanita itu
"Vina bagimana kondisimu?"tanya Aldo
"Mas Adit....."panggil Vina menatap lurus
Aldo meraih ponselnya dan menelpon keluarga,setelah 1 jam naina dan Rudi datang ke ruang perawatan Vina
"sayang kau baik baik saja?"tanya naina khawatir
"mas Adit....."panggil Vina lagi
"sejak sadar dia hanya memanggil Aditya mah"jelas Aldo
air mata naina tak dapat terbendung mendengar ucapan Aldo
"Vina Aditya baik baik saja kau harus kuat nak"ucap naina berderai air mata
Ruang perawatan Vina terbuka tenyata itu adalah Rendy
"Bagaimana keadaan Vina?"tanya Rendy pada Aldo
"Rend?.."panggil Vina pada Rendy
"...mas Adit baik baik saja kan? dimana dia?"tanya Vina pada Rendy
"dia baik baik saja kau istirahatlah"jawab Rendy
"dimana dia aku ingin menemuinya"ucap Vina dengan tangis
Rendy menatap Aldo dan Aldo mengangguk
"ikutlah"ajak Rendy pada semua orang
Bersambung......
buat kalian yang suka my boss my sweet husband bisa like dan juga vote
jangan lupa follow Instagram pribadiku @alfianaaa05_
Terima kasih ππππ