
Keesokan harinya ketiga bumil itu benar benar di cuekin suami meraka semalaman dan alasannya juga mereka tidak tahu.
Vina,dila dan Imel saling menatap penuh tanya 'kenapa suami kita mendiami kita??' pertanyaan itu saling terlontar dari kode mata mereka.
"kenapa kalian saling diam?"tanya Rudi memecah keheningan meja makan.
"tidak pah kami hanya sedang malas bicara"jawab aldo.
"kenapa?"tanya naina.
"tidak apa apa mah,kami sudah selesai dan ingin berangkat kerja dulu assalamualaikum"Aditya dan Aldo pamit ke kantor sedangkan rendy ke rumah sakit.
ππ
"kenapa mas Adit mendiamiku??"tanya Vina pelan sambil melamun dan memeluk bantal.
"Aldo juga kenapa kamu mendiamiku"dila sama haknya dengan Vina yang melamun.
"apalagi Rendy bahkan melirik ku saja tidak"Imel melakukan hal sama dengan kedua sahabatnya.
"kenapa begini apa salah kita??"ketiganya bertanya bersamaan.
"aku rasa karena semalam kita menonton tak ingat waktu ditambah kita tidak memberitahu siapa siapa"tutur Imel.
"iya kamu benar aku juga merasa begitu"Vina membernarkan kata kata Imel.
"lalu apa yang harus kita lakukan?"tanya dila.
"hmm entahlah andai mereka tahu jika semalam adalah anniversary persahabatan kita yang ke 5 tahun"ucap Vina lirih.
FLASHBACK ON
Meraka masih membantu Imel mengemas barang barangnya tanpa sengaja Vina menyenggol kalender di meja nakas.
"hei guys apa kalian tidak ingat hari ini hari apa??"tanya Vina pada sahabatnya.
"hari apa??"tanya dila dan Imel.
"kita anniversary yang ke 5 tahun guys"ucap Vina dengan nada bahagia.
"oh ya ampun aku lupa, huhuhu happy anniversary friendship I hope you guys will still be the vina and dila that I know"ucap Imel menangis haru.
"too baby"ucap dila dan Vina kemudian saling berpelukan.
"bagaimana jika kita rayakan dengan makan direstoran dan menonton bioskop??"tutur dila.
"ayo deh"ucap Vina dan Imel setuju.
FLASHBACK OFF
"sekarang kita harus apa??"tanya Vina.
"aku gak tahu semalam aku baru berucap A Aldo sudah menyelanya"jawab dila.
"sama aku juga"sambung Imel.
"bahkan mas adit tidak tergoda dengan ku semalaman"ucap Vina mengingat Aditya tidak seperti biasanya.
"ha maksudnya??"tanya dila dan Imel kepo.
"udahlah gausah dibahas"Vina malas membahas kegilaannya semalam menggoda suaminya.
malam hari Aditya and the geng pulang.
"Assalamualaikum"salam aditya,Aldo dan rendy.
"waalaikumsalam"
"sini biar aku bawain"Vina ingin meraih tas dan jas yang aditya Pegang namun aditya menolaknya.
"tidak usah aku bisa"jawab aditya.
Begitu juga dila dan Imel mereka mendapat perlakuan yang sama dari suami mereka.
Vina menyusul Aditya ke dalam kamar tanpa membawa Al Karena Al semakin besar dia lebih dekat dengan opa dan Oma nya.
Vina memeluk Aditya dari belakang ketika aditya ingin masuk ke dalam kamar mandi.
"mas kenapa diemin aku gini aku minta maaf kalo aku salah aku janji lain kali aku bakal kasih tau kamu kalo pulang telat"ucap Vina menangis.
Aditya berbalik dan menatap istrinya.
"tidak Vina sudah jangan menagis, aku mau mandi dan istirahat aku sangat lelah"ucap aditya.
"kamu panggil aku apa mas?Vina?jangan memanggilku begitu mas itu sangat membuatku risih"pinta Vina namun aditya tidak menjawab dan memilih langusng ke dalam kamar mandi.
_
"tidak apa apa aku mau mandi dulu permisi"Aldo melepas tangan dila yang ada di pergelangan tangannya.
_
"sayang kamu marah?aku mohon jangan marah aku janji lain kali akan memberitahu mu kalo aku mau pergi,aku mau melakukan beronde ronde denganmu tapi tolong jangan diami aku"pinta Imel memeluk rendy.
"sudah jangan menangis aku mau mandi dulu"ucap rendy melepas pelukannya.
Malam hari tepatnya jam 00:00 tiba tiba ada suara yang membuat Vina terbangun,dia melirik aditya ternyata tidak ada disampingnya.
Vina turun dari ranjang menuju lantai bawah, Vina meraba raba tembok untuk mencari dimana tombol menyalakan lampu.
"ahhh siapa siapa jangan mendekat"ucap vina terkejut ketiga ada yang menabraknya.
"hei Vina ini kami, dila dan Imel"jawab orang itu yang ternyata adalah dila dan Imel.
"kenapa kalian bangun?"tanya Vina.
"aku mendengar suara aneh karena itu aku bangun"jawab Imel.
"iya sama aku juga"ucap Dila.
"yaudah ayo kita ke ruang tamu mungkin disana ada senter"ajak Vina.
Mereka pergi ke ruang tamu dan.....
Dorr......dor....dor....
lampu menyala bersamaan dengan letusan balon dan taburan bunga mengenai ketiga wanita itu.
"Happy anniversary for friendship"ucap Aditya,Aldo dan rendy yang memegang balon huruf depan nama istri mereka.
"mas ini....ini semua untuk kami?"tanya Vina.
"iya kami menyiapkannya untuk kalian sayang"jawab aditya.
"Selamat hari jadi persahabatan kalian yang kelima tahun semoga kalian tetap menjadi sahabat yang saling membantu satu sama lain dan saling peduli"Aditya memberikan balon huruf V kepada Vina.
"semoga persahabatan kalian semakin erat dan tidak akan terputus"ucap Aldo memberikan huruf D.
"sayang semoga persahabatan kalian tetap terjalin Meski sekarang kalian ipar tapi tetap menjadi sahabat tanpa jasa"ucap Rendy memberikan huruf I.
Rudi dan naina datang membawa kue lengkap dengan lilinnya.
"happy anniversary for friendship sayang"ucap naina pada ketiga menantunya.
"mamah sebenarnya ini semua terlalu berlebihan"ucap Vina merasa tidak enak.
"tidak apa apa sayang,ayo kalian bertiga tiup lilinnya"pinta naina.
Fuh....
"yeayyy"sorak tepuk tangan dari suami dan beberapa pelayan.
Meraka semua begadang dengan menonton film horor bersama sambil menikmati camilan dan kue yang mereka beli.
"mas jadi kamu gak marah kan sama aku?"tanya Vina mendongakkan kepalanya yang sedang bersandar di dada aditya.
Cup
"tidak sayang aku hanya ingin memberi kamu dan sahabat kamu kejutan kecil kecilan"jawab Aditya mencium kening Vina.
"aku pikir kamu marah dan tidak mau bicara padaku selamanya karena aku sudah membuatmu kesal"ucap dila.
"tidak akan Sayang yang penting nanti boleh liat anak kita"goda Aldo dibalas cubitan diperut nya.
"Sayang aku menagih janjimu"bisik rendy.
"janji apa?"tanya Imel lupa.
"melakukannya denganku beronde ronde"Jawab rendy sontak membuat Imel mematung.
naina dan Rudi Kembali ke kamar karena sudah meninggalkan Al sedangkan sisanya masih setia menonton film horor.
semakin larut dan semakin dingin mereka yang terbawa suasana tidur dengan posisi saling memeluk pasangan masing-masing.
mau deh punya sahabat yang tulus berteman sama aku... yuk temenan sama author π€ππ
BERSAMBUNG.....
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP ππ