My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 39



Dila memutuskan untuk pergi meninggalkan Alex dan Imel


"Mel boleh aku minta tolong padamu?"tanya Alex


"ya, katakan"ucap Imel


"boleh aku meminta nomor Vina aku hanya ingin meminta maaf Karena diriku dia bertengkar dengan suaminy"ucap Alex tidak dicurigai Imel pasalnya darimana Alex tau kalo Vina bertengkar dengan Aditya saat itu


Imel pun memberikan nomor Vina kemudian pergi


flashback off


"jadi kau yang memberikan nya?"ucap Vina menatap tajam Imel


"a..ak...aku minta maaf Vin sungguh aku tidak tahu jika dia akan menggangmu"sesal Imel sambil terduduk dibawah kaki Vina


"Imel bangunlah, jangan seperti ini"ucap Vina membantunya bangun.


"aku takut mas Adit tau dan akhirnya aku sama mas Adit akan bertengkar,aku tidak mau itu terjadi"sambung Vina kepada kedua sahabatnya


"kau lebih baik ganti nomor saja, bagaimana?"saran Dila


"kalo aku lakukan itu maka mas Adit pasti akan curiga"ucap Vina risau


"ahhh iya aku akan blok saja nomornya"ucap Vina lagi diangguki keduanya


tiba tiba terdengar suara dari pintu kamar


"nomor siapa yang mau kamu blok?tanya Aditya tiba tiba


"eh mas Adit.....awww awww"ucap Vina mau menghampiri Adit tapi tiba tiba kepalanya pusing


"Vina kamu duduk dulu kamu masih sakit'ucap Imel membantu Vina duduk dikasur


"sayang kamu istirahat ya, kamu masih lemah sayang"ucap Aditya lembut dijawab anggukan kepala


dila, Imel,dan Aditya segera turun ke ruang tamu


"loh Vina mana dit?"tanya naina bingung tidak mendapati menantunya.


"tadi Vina tiba tiba kepalanya pusing jadi aku suruh istirahat"jelas Aditya


"ya udah biarin dia istirahat,kamu temenin dia gih pasti bosen sendirian"titah naina


"iya mah, semuanya Adit ke atas dulu ya"pamit Aditya kemudian pergi


Aditya berjalan menuju kamarnya dan langsung masuk tanpa mengetuk


"dimana dia"tanya Aditya pada diri sendiri karena tidak melihat Istrinya dikasur atau kamar mandi


Aditya memutuskan ingin mencari Vina diluar tapi diurungkan saat melihat sesosok wanita yang ia cintai sedang berdiri di balkon kamar


Aditya berjalan mendekati vina dan memeluknya dari belakang


"kau sedang apa?"tanya Aditya sambil membenamkan wajahnya dileher Vina


"sedang menatap langit mas, bukankah Allah sangat baik padaku hingga memberiku suami yang baik seperti mu"ucap Vina sambil memegang tangan Aditya yang melingkar di pinggangnya


Aditya membalik tubuh Vina,kini mereka saling berhadapan


"Allah lebih baik padaku Karena telah memberi ku istri sempurna seperti mu sayang"ucap Aditya menangkup wajah Vina dengan kedua tangannya


Tangis Vina tak bisa dibendung lagi karena mendengar kata kata Aditya


"sayang jangan menangis,apa ada yang sakit?mana tunjukan padaku"ucap Aditya mengira Vina menangis karena merasa sakit.


"mas aku bukan istri yang sempura untukmu,sampai sekarang aku belum juga hamil mas. Aku adalah wanita yang kurang,aku beruntung memiliki mu tapi kau tidak beruntung memiliki ku"ucap Vina dengan tangis


"sayang, jangan bicara seperti itu kau adalah wanita yang paling sempurna untukku.Untuk masalah anak, kita hanya bisa berserah kepada Allah"ucap Aditya menarik Vina kedalam pelukannya


"terimakasih mas"ucap Vina dan Aditya hanya mencium puncak kepalanya.


Aditya menggendong Vina menuju ranjang dan menidurkan nya


"jangan menangis lagi,oke?"ucap Aditya kemudian dijawab anggukkan kepala Vina


Aditya mencium kening Vina kemudian ikut berbaring disamping vina.


Vina memeluk pinggang Aditya dan membenamkan wajahnya didada bidang suaminya


" I love you"ucap Vina sambil mendongak menatap Aditya


"I Love you to"balas Aditya kemudian mengecup singkat bibir Vina


kemudian mereka sama sama terlelap


1 Minggu setelah kecelakaan Vina


"mas ayo turun sebentar lagi jam makan malam"ajak Vina pada Aditya


Vina mengikuti langkah suaminya tapi tiba tiba ponselny berdering dan melihat nama si penelpon tidak ada


"halo"ucap Vina


"halo sayang,kau pikir dengan memblok nomor ku kau bisa lari dariku?hahaha tidak akan"ucap pria itu yang tak lain adalah Alex


"apa mau mu ha?"tanya Vina emosi


"kau!aku mau kau!!"ucap Alex disebrang sana


"dasar tidak waras"ucap Vina kemudian mematikan sambungan telepon nya


Vina segera menyusul Aditya dengan berjalan perlahan karena memang kondisi nya semakin hari semakin membaik jadi dia bisa berjalan sendiri


"mas tungguin, jalannya cepet banget"ucap Vina kesal pada Aditya


"heheh iya sayang sini mas bantu ya?"ucap aditya menghampiri Vina


mereka berdua sampai dimeja makan dan segera duduk naina menyajikan makanan untuk semuanya


"mamah maaf ya Vina belum bisa bantu"ucap Vina menatap naina dalam


"tidak apa apa sayang kau istirahat saja,setelah sembuh dapur ini kembali menjadi milikku"ucap naina dengan sedikit candaan


"terimakasih mah,aku sayang sama mamah"ucap Vina sambil memeluk erat naina


"mamah juga sayang sama kamu"balas naina mencium pipi Vina


"udah dong mertua dan menantu kapan makanya kalo kalian mesra²an gini"canda Rudi iri


"heheh ayo makan"ajak naina pada semuanya


Vina mengambilkan makanan untuk aditya sebenarnya Aditya sudah melarang tapi Vina kekeh ingin melakukannya


"makan yang banyak ya mas kamu selama nemenin aku dirumah sakit makannya gk teratur",ucap Vina seperti ibu pada anaknya


"iya sayang"jawab Aditya tersenyum


semua orang mulai memakan makanan mereka begitu juga dengan Vina


"bismillahirrahmanirrahim"doa Vina kemudian memasukan suapan pertamanya


namun baru suapan pertama Vina merasa begitu mual dia bangkit dari duduknya dan berjalan menuju kamar mandi


huekkk....huek....huek....


Vina muntah muntah dikamar mandi, Aditya menghampiri Vina kemudian menekan tengkuk Vina


"sayang kamu kenapa?"tanya aditya


"gak tau mas mual banget,aku mau ke kamar aja ya?kamu lanjut makan nya"ucap Vina


"ya udah kamu hati hati ya naik tangganya"ujar Aditya diangguki Vina


Aditya kembali ke meja makan


"lah dit,si Vina mana?"tanya Aldo heran


"oh iya itu mah pah Vina kembali ke kamar katanya dia mual gk enak makan"Aditya menjawab pertanyaan Aldo tapi kepada orangtuanya


"oh yaudah kamu cepet selesain makan kamu abis itu kamu liat kondisi istri kamu"ucap naina


"iya mah"jawab Aditya


Disaat mereka sedang menikmati makan malam mereka,Bi Suti teriak memanggil Aditya


"den Adit,den"teriak Bi Suti menghampiri meja makan


semua orang langsung menatap bingung pada bi Suti


"ada apa bi?kenapa bibi teriak teriak?"tanya Aditya heran begitu juga semua orang


"anu den,non Vina pingsan didekat tangga"ucap bi Suti sambil menunjuk arah tangga


Aditya langsung bangkit dari duduknya begitupun semua orang, Aditya berlari dan berhenti ketika melihat Vina yang tak sadarkan diri


"Vina"panggil semua orang


"sayang bangun"ucap Aditya menepuk pipi Vina


Aldo segera menghubungi Rendy


"halo rend cepet ke mansion!Vina pingsan"ucap Aldo sedikit panik


"oke"ucap Rendy dari sebrang telepon.


Bersambung......