My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 158



Setelah menidurkan Al dan Aditya (aditya udah gede aja harus ditidurin sama istrinya dasar πŸ˜‚).


Vina menuruni tangga untuk memeriksa belanjaan yang tadi dia suruh Lilis beli.


"apa sudah semua lis?"tanya vina.


"sudah non"jawab lilis sopan.


"ya udah kamu boleh istirahat pasti capek kan diluar sangat panas minum air putih yang banyak agar tidak dehidrasi"ucap vina perhatian.


"emm iya non terimaksih,permisi"pamit lilis kemudian berlalu.


Vina mengungkep ayam yang dibeli lilis kemudian mengupas kulit dari sosis dan membuat bumbu untuk membakar ayam dan sosis yang dia beli.


Yes hari ini Vina merencanakan kencan dengan mengadakan bakar bakar dirumah mengingat anak mereka yang tidak bisa ditinggal.


"non perlu bibi bantu?"tanya bi Ijah.


"gak usah bi, mending bibi istirahat diluar panas pasti capek kan tadi abis dari pasar"ucap vina.


"tidak non itu kan memang tugas bibi,jadi apa yang bisa bibi bantu?"tanya bi Ijah.


"tidak ada bibiku tersayang"jawab vina manis.


"ya udah non kalo gitu bibi ke atas dulu ya mau gosok"pamit bi Ijah diangguki vina.


Setalah semuanya selesai Vina memasukan ayam dan sosisnya ke dalam kulkas kemudian tak lupa dia membuat yang manis manis seperti rumah tangganya.


"apa ya....hmmmm ah iya aku buat cheesecake aja deh"ucap Vina kemudian mengambil bahan dan mulai membuat cheesecake nya.


45 menit kemudian kue Vina sudah matang, setalah itu didiamkan selama 15 menit baru dimasukin kulkas.


Selesai masak Vina yang merasa gerah segara ke kamar untuk mandi.


"aduhh gerahnya"ucap Vina seraya menaiki tangga dan mengibaskan tangannya ke wajah.


"kenapa kamu Vin?"tanya dila yang baru saja keluar dari kamarnya.


"gerah abis masak buat nanti malam"jawab vina.


"eh iya emang kita ngapain sih kan kepo??"tanya dila.


"liat aja nanti sederhana sih tapi ya semoga saja menyenangkan"jawab vina.


"kamu mau kemana?"tanya vina.


"mau ke bawah ambil minum"jawab dila.


"kamu kenapa gerah banget emang ac dikamar mati?"tanya vina.


"ahhh anu...anu...hmm.."dila tampak gusar menjawab pertanyaan vina membuat vina mengerutkan keningnya.


"ahhh aku mengerti abis buat Dede ya buat Bagas?"goda vina yang mulai paham.


"ahh jangan menggodaku begitu"ucap dila menyembunyikan wajahnya yang memerah.


"hahahaha dasar kalian ini beruntung kamar kalian kedap suara jika tidak huh sudah pasti seisi


rumah mendengar suara indah mu"goda vina semakin membuat dila malu tak tertahan.


"sudah sana masuk ke kamarmu menggoda saja"usir dila kemudian pergi meninggalkannya vina.


Vina kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri,melihat Aditya dan Al masih tidur Vina menghampiri mereka.


"Ternyata masih pulas anak sama bapak kalo lagi tidur gini mirip banget bikin gemes ihh"Vina membelai wajah Al dan mencubit pipi aditya.


"Hidung yang mancung"Vina mencubit hidung mancung suaminya.


"Bulu mata juga lumayan lentik bahkan lebih dari punyaku"Vina menarik bulu nata aditya.


"Alis seperti ulat bulu saja"Vina mengelus alis aditya dengan ibu jarinya.


"Dan bibir ini,bibir yang selalu membuatku ketagihan jika bersentuhan dengan bibirku"ucap vina meraba bibir suaminya.


Setalah puas memandangi wajah suaminya Vina turun dari ranjang menuju kamar mandi namun tangannya ditarik oleh Aditya sampai di tersungkur diatas tubuh kekar Aditya.


"Loh mas udah bangun?"tanya vina terkejut.


"sudah"jawab aditya memejamkan matanya.


"Sejak kapan?"tanya Vina was was.


"Mas lepaskan,aku mau mandi"ucap vina berusaha bangun namun aditya menekan pinggangnya untuk menahannya pergi.


"mau kemana?"tanya Aditya kini sudah membuka matanya dan menatap istrinya.


"mau mandi gerah abis masak"jawab vina.


Keringat di wajah bukannya membuat Vina jelek melainkan membuatnya tambah seksi apalagi bibir itu,ahh bibir itu bibir merah muda yang selalu menjadi candu untuknya.


"Aku juga mau mandi, ayo mandi bersama"ajak aditya.


"tapi aku capek mas"rengek vina tau jika ujung ujungnya akan gituan.


"Aku kan mengajakmu mandi bukan mengajakmu gali kuburan"goda aditya padahal dia tau maksud istri cantiknya itu.


"oh"Vina hanya ber oh ria membulatkan mulutnya.


"memang apa yang kamu pikirkan?"tanya aditya.


"mmmm anu mmmm"Vina bingung harus menjawab apa.


"Dasar mesum ihh"aditya menyentak dahi Vina membuat Vina meringis kesakitan.


"awww sakit mas"ringis vina mengelus dahi nya.


Cup


"maaf ya sayang"ucap aditya setalah mencium kening bekas sentakan nya.


"Ayo kita mandi"ajak vina.


"rupanya kamu gak sabar mau mandi bareng aku?"Tanya aditya menyeringai.


"ahhh tidak siapa bilang, sudah mas cepetan nanti Al bangun"titah vina.


Dan akhirnya mereka mandi bersama, seperti yang dipikirkan author Aditya tidak mungkin bisa menahan jika melihat tubuh seksi istrinya itu alhasil terjadilah perang panas antara aditya dan vina.


"Tadi katanya cuma mau mandi ini kenapa jadi barantem sih"pekik vina yang sedang kesal pada suaminya.


"kan inimah berantem nya enak sayang bukan berantem main tonjok tonjokan"jawab aditya.


"au ah!!! karena sekarang udah awas nanti malem minta lagi"ucap Vina dengan tanduk kasat mata nya.


"mana bisa gitu kamu kan tahu kalo yang malam itu wajib sedangkan yang tadi kan sunah"ucap aditya.


"memang kamu pikir solat ada sunah ada wajib, tidak bisakah dijadikan sunah semuanya"bujuk Vina namun masih dalam mode emosi.


"gak bisa sayang namanya udah wajib ya wajib"jawab aditya seraya membuka lemari mengambilkan pakaian istrinya.


"Nih sayang pake bajunya atau aku akan tergoda


dan memakanmu lagi"ucap aditya memberikan daster ibu hamil modern.


Vina mengambil daster yang diberikan suaminya, sambil berdiri tangannya mulai nakal meremas milik aditya membuat tubuh aditya berdesir dan menikmati sentuhan tangan mungil istrinya.


Tangannya masih nakal dibawah sana, perlahan dia mendekati wajah aditya membuat Aditya memejamkan matanya berpikir Vina akan mencium nya namun.....


"Hahahaha"Vina tertawa terbahak-bahak tepat ditelinga aditya kemudian berlari masuk ke dalam kamar mandi meninggalkan suaminya.


"Sayang?!!!!!"teriak aditya merasa frustasi karena harus menahan nafsu yang dipancing istrinya itu.


"Rasakan itu hahaha"Vina tertawa di dalam kamar mandi sedangkan aditya hanya menekuk wajahnya sambil mencoba menahan keinginannya.


Aditya berbaring disamping Al dengan posisi tengkurap dan memeluk tubuh anaknya itu.


"Sayang mamah kamu nakal, papah harus hukum malam ini"ucap aditya berbisik dengan senyum misteriusnya.


Vina keluar dengan daster nya, berlenggak-lenggok sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil tanpa memperdulikan aditya yang sedang menatapnya.


"na...na....na..."Vina bersenandung sambil berkaca diri berusaha untuk tenang sesungguhnya saat ini perasaanya sedang takut... takut jika aditya akan menerkamnya.


"Kenapa mas?"tanya Vina santai sambil ikut duduk di ranjang.


Aditya diam tak menjawab dia berbaring dan membelakangi vina.


"ngambek Mulu kaya anak kecil minta balon"ejek vina sambil tertawa.


Jangan lupa like dan komen kalian ya kalo ada saran atau kritik bisa komen ya sayy 😊😚😚


BERSAMBUNG.......