My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 215



Keesokan harinya Vina sedang menjemur anaknya di balkon menggunakan baby sugar milik Al dulu, seorang anak laki-laki tampan dengan baju tidur tayo miliknya berjalan mendekati vina dan memeluknya.


"anak mamah yang ini udah bangun?"tanya Vina melihat tangan mungil di dadanya.


"mama dede Agi apa?"tanya Al dengan suara seraknya.


"Lagi jemur biar sehat,Al baru bangun sayang?"tanya Vina sambil menciumi wajah anaknya yang wangi meski belum mandi.


"he'eh"jawab Al sambil menganggukkan kepalanya.


Pintu kamar mandi terbuka memperlihatkan aditya yang baru selesai mandi.


"papa"Al berlari mendekati aditya.


"eh anak papah disini?baru bangun ya? yuk mandi sama papah"ajak aditya kemudian langsung membawa anaknya masuk ke dalam kamar mandi.


"Kamu suami paling pengertian mas"gumam vina.


Aditya sudah rapih dengan pakaian kerjanya begitupun dengan Al dan baby twins hanya tinggal vina.


"sayang kamu mau mandi dulu atau engga?kalo mau baby biar aku yang temenin"tanya aditya.


"Aku mandi dulu ya mas sebentar aja"ujar vina diangguki aditya.


"ya sudah sayang"jawab aditya.


Sambil menunggu Vina mandi, aditya dan Al menggoda kedua bayi mungil yang cantik dan tampan itu.


"dedenya lucu ya papa mirip Al"ujar Al mencubit kedua adiknya bergantian.


"Emang Al lucu?kata siapa?"tanya aditya menggoda.


"kata mama,oma,opa,nene,ante sama om"jawab Al.


"Kata papah engga ada?"tanya aditya cemberut.


"oh iya kata papah juga"saut Al membuat aditya terkekeh.


Tok....tok...tok....


suara ketukan pintu membuat aditya mengalihkan pandangannya ke pintu kamar dan segera membukanya.


"dit,Vina mana?"tanya naina.


"mandi mah"jawab aditya.


"ya udah sini si kembar biar sama mamah"ujar naina masuk kemudian menggendong kedua cucunya diikuti Al.


Belum lama naina membawa si kembar,Vina keluar dengan hanya menggunakan lilitan handuk di dadanya sedangkan aditya sibuk menyiapkan pakaian untuk vina.


"loh mas baby mana?"tanya vina.


"dibawa sama mamah sayang"jawab aditya.


"mas ngapain di situ?"tanya Vina pada aditya yang sibuk memilih baju di lemari.


"ambilin baju buat kamu"jawab aditya tanpa mengalihkan pandangannya.


"ya ampun mas gak usah,ini sudah siang baju biar aku siapin sendiri mas kalo mau berangkat, berangkat aja"tutur Vina mendekati lemari.


"Sayang pakai ini ya udah lama kamu gak pakai"ucap aditya memberikan dress selutut berwarna biru dengan lengan sebahu.


"Kamu mau aku pakai itu?"tanya vina.


"iya, kenapa?"tanya aditya balik.


"itu gak ada kancing atasnya sayang aku kan menyusui jadi susah nanti"jawab vina.


Aditya mengangguk kemudian kembali memilihkan baju untuk istrinya.


"Kalo ini gimana sayang?"tanya aditya menujukan dress putih bahan satin kepada vina.


"ya udah sini biar aku pakai"saut vina mengambil baju yang diberikan aditya.


Setelah selesai berpakaian Vina geleng kepala melihat rambut aditya yang acak-acakan.


"Sini aku rapihin dulu"tutur vina memposisikan dirinya di depan aditya.


Vina sedikit berjinjit dan mulai menyisir rambut aditya menggunakan jarinya, wajahnya begitu dekat dengan aditya membuat aditya tersenyum dan mengecup bibir vina yang berwana pink alami itu.


"Manis"ujar aditya mengelap bibirnya dengan ibu jarinya.


"modus ihh"cibir vina masih merapihkan rambut Aditya.


"bentar sayang bentar"ucap aditya membuat Vina mengentikan aktivitas nya.


Aditya mendekati meja rias mengambil sisir dan lipstik berwarna pink kemudian mengolesi lipstik di bibir istrinya sedangkan Vina memperhatikan dengan intens wajah tampan Aditya.


"Ayo rapihkan lagi rambut aku dan aku akan menyisir rambut kamu"ujar aditya.


Vina kembali berjinjit merapihkan rambut aditya sedangkan aditya dengan hati hati menyisir rambut Vina.


"Sudah?"Tanya Vina.


"Belum Sayang"jawab aditya.


"apa yang belum?"tanya Vina balik.


"cium dulu"aditya menunjuk pipi kanannya meminta di cium oleh vina.


Cup


Vina memegang wajah Aditya dan mencium pipinya lama sampai tiba tiba pintu terbuka memperlihatkan risa yang datang bersama Rizky.


"Kau ganggu saja,lain kali jika masuk ke kamar orang ketuk pintu dulu"cibir aditya dingin.


"Sudah siang mas lebih baik kamu berangkat"Tutur vina lembut sambil mengelap bekas lipstik yang menempel di pipi aditya.


Cup


"aku berangkat, assalamualaikum"pamit Aditya setelah mencium kening Vina.


Risa memejamkan mata ketika aditya menatapnya horor sebelum pergi,helaan nafas keluar dari hidungnya melihat aditya yang sudah berjalan menuruni tangga.


"Risa masuklah"ujar vina.


"kak maaf tadi aku tidak sengaja"ucap risa.


"tidak apa apa, oh iya ada apa kamu kesini?"tanya vina.


"Tidak kak aku hanya bosan saja karena rafly dan tio pergi ikut ke perusahaan"Jawab risa.


"oh iya si kembar sama mamah,kita ke bawah yuk aku gak enak sama mamah"ajak vina.


"Baiklah kak ayo"saut risa.


Ketika ingin menuruni tangga tiba tiba bagas berlari dan hampir saja terjatuh ke tangga jika vina tidak menahannya.


"Bagas?!!!!!"seru Vina sedikit berteriak membuat beberapa orang dibawah menengok ke atas melihat Vina yang sedang menahan bagas.


"Kamu gak apa apa sayang?ada yang sakit gak nak?"tanya Vina memegang dan mengecek bagas.


"nda tante"jawab bocah 2 tahun itu.


Vina menggendong dan membawanya turun menghampiri dila yang terkejut.


"Sayang kamu gak apa apa kan?"tanya dila meneteskan air mata.


"jangan menangis dila, bagas gak apa apa kok"jawab vina.


"Vin makasih ya"ucap dila memeluk Vina erat.


"Iya Sayang iya sama sama"balas vina.


"Anak papah gak apa apa kan?"tanya Aldo yang hanya ga khawatir dijawab gelengan kepala oleh anaknya.


"Vin makasih ya"ujar aldo diangguki vina.


"rend Imel mana?"tanya vina tidak melihat temannya.


"Di kamar Vin ganti baju katanya mau pergi sama kau"jawab rendy.


"oh iya kami mau beli perlengkapan si kembar"jawab vina berbohong.


"Maaf ya mah ngerepotin mamah"ucap vina menghampiri naina dan rudi yang sedang menggendong cucu mereka masing-masing.


"papah udah rapi,mau kemana pah?"tanya vina.


"papah ada perlu di kantor nak"jawab rudi.


"Baiklah ayo berangkat"ajak Aldo.


"Sayang aku berangkat ya"tutur aditya mengelus puncak kepala Vina.


"iya mas,hati hati ya"saut vina.


"Kami pergi dulu, assalamualaikum"pamit rafly.


"waalaikumsalam"


***


Vina dan Imel pergi ke rumah sakit sesuai perkataan Imel kemarin dia ingin memastikan kondisi sahabatnya benar-benar baik.


"dok apa ada masalah?"tanya Imel khawatir.


"jangan khawatir nona, selama nona vina rutin meminum obat dia akan baik baik saja tapi jika dia tidak meminum obatnya dengan benar maka kondisinya akan lemah dan pucat seperti seseorang yang kehilangan darah"jelas dokter Rani memberikan ciri ciri selagi Vina pergi ke kamar mandi.


"baiklah dok terimaksih atas bantuannya"tutur Imel diangguki dokter rani.


Vina keluar sambil merapihkan bajunya kemudian menghampiri imel yang sudah selesai berbincang itu.


"Jadi semua baik kan dok? karena sahabatku ini sangat sayang padaku karena itu dia mau mendengarnya langsung darimu"tanya Vina.


"benar nona semua baik"jawab dokter rani.


"sekarang kau puas?kalo gitu ayo kita pulang aku takut si kembar nangis"ajak vina.


Vina dan imel pergi setelah berpamitan dengan dokter rani,Imel mengajak Vina untuk membeli barang baby twins di salah satu mall terbesar.


"Mel belanjanya cepetan ya nanti takut anakku nangis"ujar vina.


"iya vin sabar dong gimana mau selesai kalo kamu ngerecom terus"saut Imel sewot.


Vina akhirnya diam memilih beberapa baju yang kembar untuk laki laki dan perempuan,tak lupa mereka memilih beberapa sepatu yang cocok untuk kedua bayi vina.


"Udah yuk Mel,udah 2 jam kita pergi"ucap vina mulai khawatir.


Imel hanya bisa menghela nafas kemudian segera membayar belanjaanya kemudian meninggalkan mall untuk kembali ke mansion.


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYAKU YANG LAIN YA MENIKAHI PRIA CACAT DEMI AYAH ❤️ UDAH UP 104 EPS😂😂


BERSAMBUNG......