
"tidak mas, ayo"ajak Vina
"Vin,aku juga pulang ya"ucap dila
"iya hati hati ya"ucap Vina
"yaudah kita pergi dulu ya, assalamualaikum"ucap aldo memberi salam
"waalaikumsalam"jawab Vina dan aditya
Setelah kepergian semua teman temannya, Vina berjalan menuju kamarnya namun dicegah oleh Aditya
"Mau kemana sayang?"tanya aditya
"ke kamar ngantuk"jawab vina
"aku harap kamu gak lupa"ucap aditya menyeringai
"Besok aja ya aku capek"ucap Vina menggoda suaminya
"engga... engga pokonya harus sekarang"ucap aditya tanpa aba aba langsung menggendong Vina membuat para pelayan rumah menahan tawanya melihat keromantisan pasutri itu
"mas ihh turunin gak malu tuh diliatin bibi"protes vina
"Ngapain malu sih yank emang kita lagi gak pake baju malu"canda aditya
Aditya membawa Vina ke kamar mereka dan menidurkan Vina diranjang king size miliknya
"Tidurlah aku gamau kamu capek"ucap aditya membuat Vina membulatkan matanya
"gak jadi?"tanya Vina
"engga aku kasihan sama kamu,pasti kamu capek kan"jawab aditya
Vina tersenyum akan perlakuan suaminya yang begitu penyayang.
"sayang?"panggil vina memeluk pinggang aditya yang berbaring disamping nya
"hmm"jawab Aditya hanya berdehem sambil memejamkan matanya
"Sayang??"panggil Vina dengan suara sexy
tangannya tidak bisa dikondisikan mulai dari mengelus dada bidang suaminya sampai akhirnya turun di area privasi milik aditya
"Sayang kamu mau menggodaku?"tanya aditya dengan suara serak
Vina tidak menjawab dia justru semakin menggoda suaminya dengan menciumi setiap inci pada wajahnya.
"Hentikan sayang"pinta aditya namun tidak digubris oleh Vina
Aditya membuka matanya dan memegang kedua tangan Vina diletakkannya diatas kepala Vina,Kini posisinya Aditya berada diatas Vina namun tidak sampai menindih tubuh istrinya
"berani menggodaku hmm?" tanya aditya
"Kenapa Sayang apa kau tergoda? wajar saja kau tergoda aku cantik dan seksi"ucap Vina sambil memainkan jarinya didada aditya
Tanpa berkata apa-apa Aditya langsung merasai bibir Vina yang tipis dan terasa begitu manis untuknya
"malam ini aku tidak akan melepaskan mu dengan mudah"ucap aditya setelah melepas bibirnya
Benar saja aditya tidak melepaskan suaminya yang seperti singa lapar itu,meski aditya memberikan jeda dalam permainan mereka tapi aditya selalu mengulangi lagi,lagi dan lagi sampai Vina tak kuat menandinginya.
Keesokan hari nya Vina bangun karena mendengar panggilan yang maha kuasa untuk menjalani kewajibannya sebagai seorang muslim
"sayang??"rengek Vina membangunkan Aditya
"kenapa sayang?"tanya aditya dengan suara khas bangun tidur
"tanggungjawab aku kau solat"ucap vina meminta pertanggungjawaban akibat ulah suaminya
"iya udah ayo mandi"aditya mengalah karena memang dia juga mengakui sudah berbuat berlebihan semalam
Aditya dan Vina mandi bersama tanpa melakukan adegan berbahaya apapun dan langsung melaksanakan solat subuh
"badanku semua terasa habis diinjak truk gara gara kamu"pekik Vina membuat aditya terkekeh
"semalem aku kan udah melepaskan kamu tapi kamu malah masuk lagi ke kandang macan"canda aditya
"gatau ah"ketus Vina
"Yaudah iya aku minta maaf ya sayang"ucap aditya kemudian mencium kening Vina
Vina tidak menjawab di justru diam memikirkan Imel dan risa
"semoga mereka bisa berbaikan ya Allah" ucap vina diiringi doa
"sayang kamu marah?kan aku udah minta maaf"ucap aditya kemudian melekatkan kepalanya di pangkuan Vina yang masih mengenakan mukena
"engga mas"jawab Vina tersenyum manis pada aditya
Setelah selesai solat subuh, seperti biasa aditya akan kembali tidur sedangkan Vina akan pergi ke dapur melihat ibu mertuanya memasak
"enak banget mau wanginya"ucap Vina pada naina yang sibuk menggosok wajan
"iya sayang pokonya nanti kamu harus makan yang banyak"titah naina tanpa beralih dari wajan nya
"Beres itu mah"jawab vina
"Selamat pagi"sapa Risa dan Rafly
"pagi"jawab vina
"tadi abis solat dia tidur lagi"jawab Vina
_
_
Kini semuanya tengah menikmati sarapan mereka dengan lahapnya
"sungguh tante masakanmu enak banget"ucap risa
"makanlah nak makan yang banyak"ucap naina mengelus rambut panjang risa
"kak aku akan kembali ke Amerika hari ini"ucap rafly pada kedua kakak laki-laki nya
"Ada apa?kenapa dadakan sekali?"tanya aditya
"ada beberapa urusan yang harus aku tangani"jawab rafly
"urusan apa?"tanya Rudi
"hanya urusan kampus om"jawab rafly
"iya baikalah setelah selesai cepat kembali"ucap aditya
"iya kak"jawab rafly
"kau sudah selesai?"tanya aldo pada risa
"iya sudah kak"jawab risa
"Baiklah semuanya kami berangkat dulu ya"ucap aldo
"sayang aku berangkat dulu"ucap aditya pada istrinya
"iya mas"jawab vina
"assalamualaikum"salam aditya setelah mencium kening Vina
"waalaikumsalam"jawab semuanya
Setelah kepergian suaminya vina kembali ke kamarnya untuk bersiap siap menemui Imel
"halo Vin?" suara Imel dari sebrang telepon
"iya Mel kafe biasa ya" ucap Vina
"ya baiklah" jawab Imel kemudian mereka memutuskan sambungan telepon
Kini Vina dan Imel sedang menikmati jus di kafe cinta tempat biasa mereka berkumpul
"jadi bagaimana apa kau bisa percaya pada risa?"tanya Vina
"semalam aku sudah berbicara dan mengeluarkan keluh kesah ku pada rendy dan dia juga menasehati ku hal yang sama seperti mu"ucap Imel
FLASHBACK ON
Mobil Rendy keluar dari pekarangan mansion brawijaya
"sayang sejak tadi kau hanya diam,ada apa?"tanya rendy
"boleh aku mengatakan sesuatu?"tanya Imel
"iya sayang katakan"jawab rendy
"Apa kau dan risa...."ucapan Imel mengantung
"Aku tahu kau cemburu pada risa"ucap rendy
"bagaimana kau bisa tahu?"tanya Imel
"ketika dipantai aku tahu ketika kau membisikan sesuatu pada risa"ucap rendy
"jadi kau mendengarnya?"tanya Imel
"aku ada disamping mu bagaimana mungkin aku tidak mendengar nya"jawab rendy
"lalu sekarang aku tanya apa kau memiliki perasaan pada nya?"tanya imel
"dengarkan aku sayang, sebelum kau memasuki kehidupan ku tidak pernah aku tertarik pada wanita manapun,aku dan risa sudah seperti Kakak beradik sejak kecil"jelas rendy
"Tapi jika risa saja memiliki perasaan terhadap mu apa kau tidak?"tanya Imel lagi
"seperti yang aku katakan aku hanya mencintai dirimu saja dan aku harap kau akan percaya itu"ucap rendy lembut
"aku akan percaya padamu,tapi apa aku bisa percaya pada risa?"tanya imel
"kau harus percaya padanya karena aku yakin setelah dia mengetahui hubungan kita mulai saat itu dia mencoba melupakan ku"jawab randy
"Baiklah aku akan mencoba percaya padanya"ucap Imel kemudian memeluk lengan rendy
"aku sangat mencintaimu rendy"ucap Imel dan rendy hanya tersenyum sesekali mencium puncak kepala Imel
BERSAMBUNG.......
HAI PARA PEMBACA YANG AKU SAYANGI โค๏ธโค๏ธAKI UP LAGI NIHH ๐ค๐ค BANTU LIKE DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP ๐๐๐๐ BANTU KOMEN KEKURANGAN DAN KELEBIHAN JUGA BOLEH๐โจ
TERIMAKASIH, HAPPY READING โค๏ธ๐บ๐