
Vina keluar dari kamarnya menuju taman mempersiapkan untuk kencan nanti malam.
"mang??"panggil Vina pada mang Ucup yang sedang menyiram tanaman.
"ehh kunaon neng?"tanya mang Ucup.
"bisa bantu aku gak?"tanya vina.
"bisa atuh neng"jawab mang Ucup.
"kan di gudang belakang ada bangku taman tolong di tata jadi 3 meja dengan masing masing 2 bangku,bisa mang?"tanya vina.
"siap neng kalo gitu langusng saya kerjain aja ya neng"ucap mang Ucup.
"iya mang makasih ya"ucap vina kemudian meninggalkan taman.
***
waktu menunjukan pukul 18:30 setelah melaksanakan solat magrib bersama aditya,vina turun ke bawah membawa lilin dan bunga mawar untuk di sebar dimeja.
"Lilis bantu saya taburi ini di meja ya"tutur vina.
"iya non"jawab lilis kemudian mulai menabur bunga dimeja.
Setalah taburan bunga,Vina menata lilin membentuk tingkatan seperti lomba.
Setalah semua siap Vina kembali ke dalam mengajak semuanya yang sedang duduk di meja makan untuk ke taman belakang.
"ayo kita ke taman belakang"ajak vina.
"kenapa? kita kan mau makan malam?"tanya imel.
"kalian lupa ucapanku tadi siang?"tanya vina.
Dila,Imel dan yang lain bahkan Aditya sendiri melupakan rencana kencan yang dibuat vina, merekapun menggeleng bersamaan.
"Rencana kencan buta,apa sekarang ingat?"tanya vina.
Imel langsung bangkit dari duduknya dan berlari ke taman belakang disusul yang lainnya.
"bi titip anak anak ya"ucap vina pada bi suti,bi Ijah dan lilis.
"iya non"jawab ketiganya kompak.
Sesampainya di taman belakang mereka terpukau melihat dekorasi sederhana tapi terkesan begitu romantis.
"Vin ini...ini semua kamu yang nyiapin?"tanya imel matanya masih menatap taman.
"Tentu saja, bagaimana apa kalian suka?"tanya vina.
"ini sangat bagus sayang, darimana kamu belajar mendekor?"tanya aditya.
"entahlah lagipula ini hanya dekorasi sederhana siapapun bisa melakukannya"jawab vina.
"kau hebat sekali Vin"puji aldo.
"iya benar benar master"sambung rendy.
"ya sudah ayo malam ini akan berencana untuk bakar bakar karena itu tadi aku mencegah kalian makan malam"ucap vina.
"tapi kita kan belum mempersiapkan apa apa untuk dibakar"ucap dila.
"jangan panggil aku vina jika belum mempersiapkan semuanya"ucap vina.
"Maksudnya?"tanya aditya.
"Tuh"Vina menunjukan bahan dan alat untuk membakar yang ada di sudut taman.
"kamu nyiapin ini juga?"tanya dila.
"ya tentu saja"jawab vina.
"kamu hebat sekali Vin.... muanchh"tanpa sadar imel mencium pipi vina.
"ahh imel nanti aku rabies"pekik vina bercanda.
"hah maksudmu aku ini anjing begitu?"kesal imel.
"Hahaha"tawa kelima orang itu.
Mereka mulai membakar ayam dan sosis yang Vina siapkan tadi.
Uhuk....uhuk....
Aditya terbatuk-batuk karena asap dari bakaran.
"ahhh Cemen sekali kau baru begitu saja sudah batuk"pekik rendy.
"jangan hanya ngomong kau tuh kau nyalakan lah apinya"kesal aditya melempar kipas rotan.
"Nih lihat mantan tukang sate"Rendy menambahkan arang dan menyalakannya menggunakan api setelah diberi minyak tanah.
"Tuh nyalakan"ucap rendy.
"Wahh iya mmmm suamiku ini hebat"puji imel mencubit pipi rendy.
"Lebay"umpat dila.
"Iri bilang bos"saut Imel.
beberapa potong ayam dan sosis sudah matang,Vina membawanya ke meja masing masing dan memberi bumbu pedas agar lebih enak.
Setalah itu semuanya duduk di kursi yang disediakan oleh Vina.
"Sayang kamu pasti capek kan harus menyiapkan ini semua sendiri?"tanya aditya yang kini sudah duduk di depan istrinya.
"tidak sayang lagipula aku juga dibantu sama bibi dan mang Ucup"jawab vina lembut.
"jangan bekerja terlalu keras sayang aku tidak mau terjadi apa apa denganmu atau anak kita"tutur aditya.
"iya mas ku sayang aku cukup bekerja keras saat bersamamu saja ya"goda vina.
"Hahaha pintar, istriku memang paling pintar"puji Aditya terkekeh.
"iya sayang, sayang apa aku boleh bertanya sesuatu?"tanya rendy.
"ya sayang ada apa?"tanya Imel.
"tamu bulanan kamu sudah selesai kan?"tanya rendy lagi dijawab anggukan kepala oleh Imel.
"jadi boleh dong nanti malam 3 ronde"bisik rendy.
"ihh apasih dasar dokter nafsuan"pekik Imel mencubit perut rendy.
"awww sakit sayang"ringis Rendy.
"Sayang kamu cantik"puji aldo tiba tiba.
"terimaksih"jawab dila malu malu kaya anak SMA aja dia😂
"jadi boleh dong"ucap aldo.
"boleh apa?"tanya dila tidak mengerti.
"boleh minta jatah 2 ronde malam ini"jawab aldo membuat dila melotot.
"ahhh tadi siang kan udah kenapa nambah"rengek dila.
"Kurang puas yang.... kan kalo malam rasanya dingin bercampur panas uhh jadi gimana gitu"aldo mulai kotor pikiran nya.
"apasih dingin bercampur panas yang ada panas gerah"ralat dila.
"tapi enak kan? kamu juga doyan"goda rendy.
"ahhh....udah ah jangan ngomongin itu ih"dila malu dan menunduk menutupi wajahnya yang memerah.
Kembali ke si couple goals😍
"oh iya mas jam berapa besok kamu berangkat?"tanya vina.
"jam 6 pagi sayang karena penerbangan ku pukul 8"jawab aditya.
"aku ikut antar kamu ya"pinta vina.
"oke tapi ada syaratnya"aditya menatap Vina dengan menyeringai.
"Apa?"tanya Vina.
"menari diatasku"jawab aditya tersenyum.
"Kalo begitu aku tidak jadi ikut"ucap vina merasa kesal selalu saja menjurus kesana.
"oke tapi kamu kan tau sayang kalo aku pengen mau kamu nolak malah bikin aku semangat sampe pagi"ucap aditya.
Jika Vina menolak apa yang dikatakan suami gagahnya itu benar,semakin menolak dan memberontak semakin membuat aditya ganas.
"Au ah sebel"Vina menekuk wajahnya.
"Muka jangan ditekuk gitu dong kaya minta ditampol duit aja"canda aditya.
"Emang iya"jawab vina.
Aditya mengeluarkan dompetnya dan memberikan kartu kredit tanpa batas limit.
"Beneran ini?"tanya vina berbinar melihat kartu berwarna gold itu.
"Tentu saja, Beli apapun yang kamu inginkan"jawab Aditya.
"gak takut aku bikin bangkrut?"tanya vina menggoda.
"Hahahha kamu lupa siapa aditya Brawijaya itu?"tanya aditya.
"hmm iya tau suamiku yang tampan dan kaya yang sangat aku cintai dan aku sayangi"jawab Vina memuji.
"Hahaha dasar kamu ini"Aditya mengacak-acak rambut panjang istrinya.
Setalah selesai menikmati makan hasil bakaran mereka,mereka bergegas masuk ke ruang keluarga untuk menonton film romantis sambil menikmati cheesecake yang dibuat vina.
"Film apa nih yang romantis?"tanya aldo yang sedang memencet tombol remote mencari film bagus.
"Kuntilanak"jawab rendy.
"itu film horor pak bukan film romantis"ucap aldo dengan tatapan malas.
"ada juga kuntilanak yang romantis"ucap rendy.
"Apa?"tanya aditya.
"kuntilanak jatuh hati pada pocong tampan"jawab rendy.
"memang ada film judul itu?"tanya vina.
"tidak ada, hahahaha"Rendy tertawa dengan lebar membuat Aldo langsung menyumpal mulutnya dengan tisu.
"Tidak jelas"pekik aditya.
"Romantis barat atau Indonesia?"tanya Aldo.
"Barat saja"jawab aditya.
dan akhirnya mereka menonton film the perfect date.
"Kaya kamu tuh dia"tunjuk aditya pada layar yang memperlihatkan seorang wanita yang sedang berciuman.
"jangan bercanda denganku mas"ucap vina merasa malu.
"Abis enak sih bercanda sama kamu... lucu bikin ketawa"ucap aditya mencubit hidung vina.
"Namanya bercanda ya bikin ketawa mas kalo bikin nangis namanya berduka"ketus Vina.
"ketus banget ih jadi makin cantik"puji aditya.
pengen bikin kalian senyum senyum sendiri kayanya susah ya😢😂😂
BERSAMBUNG......