My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 149



"tidak Vina, dia bisa bantu mengurus rumah dan anakmu"jawab naina.


Vina sedang asik dengan masakannya di dapur, tiba tiba bi Ijah mendatanginya dan berbicara ada tamu yang menunggu diluar.


"non ada tamu"ucap bi Ijah tangannya menunjuk keluar.


"Siapa bi?"tanya Vina.


"gak tahu non kayanya asisten rumah tangga yang baru"jawab bi Ijah.


"yaudah biar aku lihat,bibi tolong lanjutin ini ya"titah Vina dan bi Ijah mengangguk.


Vina pergi ke ruang tamu untuk melihat siapa yang datang.


"Selamat pagi"sapa Vina pada wanita yang terlihat masih begitu muda.


"Pagi Bu"jawab wanita itu.


"Anda siapa dan mencari siapa?"tanya vina.


"Saya Lilis bu asisten baru dirumah ini"jawab wanita muda itu namanya lilis dan Vina hanya manggut-manggut.


"Bi Suti???"panggil vina.


Bi Suti berlari dari arah pintu menuju taman menghampiri Vina.


"Bi tolong antar dia ke kamarnya ya dia asisten rumah tangga yang baru yang kemarin mamah bilang"ucap Vina.


"iya non baik"jawab bi Suti.


"Bu saya permisi ke belakang dulu ya"pamit Lilis kemudian pergi bersama bi Suti ke kamar para asisten di dekat taman belakang.


Vina berjalan menaiki satu persatu anak tangga menuju Kamarnya, ditengah perjalanan tiba tiba dia merasakan sakit di perutnya.


"awww...awww aduhh.... perut aku kenapa sering sakit gini ya... astagfirullah sakit banget"ringis Vina.


"Mas....mas Adit....mas...."Vina memanggil nama aditya dia sudah dalam posisi duduk sambil terus mengelus perutnya.


"mas....???"panggil Vina kali ini sedikit berteriak.


Mendengar Vina yang berteriak Aditya,aldo,dila,Imel dan rendy keluar betapa terkejutnya mereka melihat Vina yang sedang terduduk di tangga sambil menggigit bibir bawahnya menahan sakit.


"Sayang???"panggil aditya segera menghampiri Vina.


"Vina???Vina kamu kenapa??"tanya dila dan Imel.


Vina tidak menjawab dia masih berusaha untuk menahan rasa sakit yang sering menyerang nya.


"Sayang kita ke dokter ya... ayo"Aditya ingin membawa Vina ke rumah sakit namun Vina mencegahnya.


"gak usah mas ini cuma kontraksi aja kok aku udah biasa kaya gini"cegah Vina.


"tapi Vin takut ada apa apa, lebih baik kita ke dokter ya"bujuk Imel.


"gak usah...mas antar aku ke kamar ya aku mau istirahat"pinta Vina.


Aditya menggendong Vina dan membawanya ke kamar,dia menyuruh Rendy untuk memeriksanya.


"Bagaimana rend?"tanya aditya.


"Aku tidak cukup tahu karena aku ini kan dokter umum bukan dokter kandungan bagaimana bisa tahu"jawab rendy.


"Alah sudah sana kalian keluar"usir aditya.


"yeu biasa aja kali om"ledek aldo mendapat tatapan tajam dari Aditya.


Kini di dalam kamar hanya ada Vina, aditya dan Al yang masih ngorok.


"kamu bener gak apa apa?apa gak lebih baik kita ke dokter aku takut ada apa apa"ucap aditya raut wajahnya terlihat begitu khawatir.


"aku gak apa apa sayang aku hanya butuh istirahat"tutur Vina lembut.


"kamu gak ke kantor?"tanya vina.


"iya ini mau siap siap tapi aku khawatir sama kamu,aku libur aja ya"ucap aditya.


"aku gak apa apa, mending kamu kerja ya aku gak tega kalo kamu libur malamnya kamu gak tidur"jelas Vina.


"yaudah aku siap siap dulu ya"ucap aditya dan vina mengangguk.


Aditya ingin bangun namun berhenti membuat Vina mengerutkan keningnya.


"ada apa?"tanya Vina.


"Cium dulu"aditya menujuk pipi kanannya.


Vina terkekeh dia memegang wajah aditya dan....


Cup


Kecupan Vina mendarat dengan sempurna di bibir suaminya.


"oh jadi nolak ciuman dibibir?"tanya vina.


"engga sih tapi aku jadi pengen lagi lagi dan lagi"jawab aditya mendekatkan wajahnya ke wajah Vina.


"ishh dasar mesum,udah sana siap siap"usir Vina mendorong tubuh aditya.


"Sekali lagi sekali lagi"bujuk aditya.


"Nawar Mulu kaya dipasar"pekik vina dan mau tidak mau dia kembali mencium bibir suaminya.


Para bibi sedang menata makanan di meja makan,lilis memperhatikan cara para asisten yang lain bekerja.


"Selamat pagi"Sapa naina yang datang bersama rudi.


"Selamat pagi nyonya,oh iya nyonya ini ada lilis dia asisten rumah tangga baru"ucap bi Suti menujuk Lilis.


"oh ya siapa nama kamu?"tanya naina.


"Lilis nyonya"jawab lilis.


"kau masih kuliah? umurmu seperti nya masih sangat muda"tanya Rudi.


"tidak tuan saya sudah berhenti sekolah saat duduk di bangku SMA dan memutuskan untuk langsung bekerja"jawab lilis.


"oh baiklah selamat datang dirumah ini, untuk masalah perkejaan nanti biar Vina yang beritahu"ucap naina.


Aditya dan yang lainnya datang ke meja makan, melihat tidak ada Vina naina bertanya pada aditya.


"dit,Vina mana?"tanya naina.


"Di kamar mah dia butuh istirahat"jawab aditya.


"apa dia sakit?"tanya Rudi.


"tadi dia merasakan perutnya sakit karena itu aku menyuruhnya istirahat"jelas aditya.


"bi tolong antar makanan buat Vina ya dan tolong hari ini Al sama bibi dulu biarin Vina istirahat ya"titah Aditya pada bi suti.


"iya baik den"jawab bi Suti.


Mata Lilis tidak mau berkedip melihat ketampanan aditya,aldo dan rendy.


ya ampun dirumah ini ganteng semua... jangankan ketika pria muda ini bahkan tuan besar rumah ini saja sudah tua tapi masih tampan....uhhh semoga aku bisa mendapatkan salah satu dari mereka.


Ucap lilis dalam hati yang mengangumi ketampanan Aditya,aldo dan rendy eh ketinggalan bahkan Rudi juga.Lierr ah pala author 😌


"Dia siapa mah?"tanya dila menunjuk Lilis.


"dia lilis yang akan membantu kalian mengurus anak anak"jawab naina.


"ohh, selamat datang mba Lilis"ucap dila.


"terimaksih bu"jawab lilis.


Setalah selesai sarapan, ketiganya pamit pergi ke kantor dan rumah sakit.


Kini dila dan imel berada di kamar Vina dengan membawa baby mungil mereka tentunya.


"hai baby Revan sama baby bagas...."ucap Vina mencubit kedua bayi mungil itu.


"Vin udah liat asisten rumah tangga yang baru belum?"tanya Imel.


"udah,kenapa?"tanya Vina.


"Masih muda banget ya aku takut nanti suami kita tergoda"jawab dila.


"ckckck kalian ini"Vina hanya geleng-geleng kepala.


"kita serius Vin aku sering nonton FTV dimana majikan dan pembantunya main gila"ucap imel dengan nada gak tau author bingung 😌


"iya Vin aku juga sering lihat tuh di tv tv, majikan pada tergoda karena pembantunya cantik bahkan lebih cantik dari istrinya"saut dila.


"makanya jangan kebanyakan nonton drama istri istri yang menderita gini kan jadinya keracunan"pekik Vina.


"kita serius Vin!! kamu tadi gak lihat sih bagimana cara dia memandangi suami kita terutama Aditya"ucap dila menyebut nama aditya.


Tiba tiba rasa takut menular dari 2 wanita dihadapannya ini ke dalam perasaanya.


"apa benar begitu?"tanya Vina ikut keracunan.


"iya Vin"jawab dila dan Imel.


"ahh aku percaya sama suamiku tidak mungkin dia berkhianat kalo pun iya akan aku jadikan perkedel Asisten itu"ucap Vina meremas kedua tangannya seperti orang yang membuat perkedel πŸ˜‚


AUTHOR BIKIN BANYAK KONFLIK GAK APA APA YA???βœŒοΈπŸ˜‚πŸ˜‚


BERSAMBUNG.........


JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP πŸ™πŸ˜Š