
Keesokan harinya semua pekerja di mansion di kumpulkan di taman oleh aditya untuk membicarakan soal cuti hari raya yang di percepat atas perintah kanjeng ratu naina.
"Selamat pagi semuanya,maaf ya pagi pagi udah dibuat seperti anak SD yang mau upacara"ucap aditya dengan tawa kecilnya.
"Eh tuan ini bicara apa, tidak masalah atuh tuan sok sok wae kita mah ikut bagaimana tuan memerintahkan"balas mang Ucup.
"hehe iya mang, baiklah biar cepet langsung saja ya. Semalam saya dan yang lain sudah memutuskan untuk memberikan cuti hari raya lebih awal dari yang biasa kalian dapatkan, kenapa??itu karena kami merasa masa libur kalian akan kurang nikmat hanya dalam waktu 3 Minggu jadi kami percepat 1 minggu. Lumayan kan jadi 1 bulan cuti"jelas Aditya membuat semuanya bersorak gembira kecuali para penjaga yang memang sudah terbiasa tidak pulang kampung.
"Tuan ini beneran? sungguh kan tuan?"tanya pak ali berbinar-binar.
"he'eh pak,jadi saya minta manfaat waktu bersama keluarga dan bisa kembali secepatnya kesini ya"jawab aditya.
"oh iya untuk boy dan Bram,tahun ini kalian juga boleh pulang dan mendapatkan cuti yang sama dengan yang lain"sambung aditya.
"maaf tuan,sungguh ini untuk kami?"tanya boy terkejut masih dalam mode sopan.
"Ya tentu saja,jadi saya harap kalian bisa bertemu dengan keluarga kalian disana dan saya juga minta maaf jika sudah hampir 3 tahun tidak memberikan kalian cuti"ucap aditya.
"Tidak tuan,ini memang kewajiban kami sebagai penjaga lagipula kami juga tidak ingin sesuatu terjadi pada keluarga anda"balas Bram menunduk.
"Baiklah,jadi sudah tahu semua soal cuti tahun ini kan?kalian bisa pulang bergiliran atau serempak terserah dan bisa di mulai besok ya. Oh iya soal THR sudah saya transfer ke rekening kalian"ucap aditya mengantungi sebelah tangannya.
"Tuan saya mau bertanya, apakah tuan salah mengirim jumlah THR kepada kami?karena jumlahnya lebih Banyak dari tahun sebelumnya"tanya bi Ijah.
"Tidak bi itu memang sengaja saya tambahkan karena kerja keras kalian selama ini patut dihargai tinggi"jawab Aditya.
"Tuan anda baik sekali, terimaksih banyak"ucap semuanya bersamaan diangguki Aditya.
"ya sudah lanjutkan pekerjaan kalian,saya masuk dulu"ucap aditya kemudian masuk ke dalam mansion.
"Ahh beruntung ya kita bisa bekerja di keluarga brawijaya, keluarga sudah baik, perhatian dan gak perhitungan lagi"ucap pak Alif.
"bener itu pak, makanya kita tuh harus berterimakasih sama keluarga ini karena mereka kehidupan keluarga kita di kampung bisa makan"saut bi Suti.
"Ya sudah silahkan lanjutkan pekerjaan kalian, kami juga mau kembali ke depan"ucap Bram.
Waktu menunjukan masih pukul 07:00,semua orang pasti masih tidur dikamar karena harus bangun pagi semalam menyiapkan sahur.
Aditya pergi ke kamarnya,ketika membuka pintu kamar yang pertama kali ia lihat adalah pemandangan vina yang sedang melaksanakan solat Dhuha dengan Sangat khusyuk. Mengucap doa dan puji syukur atas nikmat yang diberikan Allah untuk keluarga, aditya duduk di pinggir ranjang di belakang samping vina sambil memperhatikan istrinya.
"Ternyata benar kata orang, kesuksesan seorang suami itu karena do'a istri dan sebagai pria sukses mustahil jika tidak ada seorang istri di baliknya"Gumam aditya tersenyum ketika melihat Vina selesai.
"Sayang??"panggil aditya.
"hmmm"balas vina berdehem.
"masih marah ya?"tanya aditya.
"ga"ketus Vina.
"ummm semalam makan cabe 1kg ya sayang?mulut pedes banget kayanya"canda aditya bangun dan mendekati istrinya.
"iya"balas vina singkat kemudian mendekati box baby twins.
"jangan marah dong, lagian semalam kan aku udah izin sebelum melakukannya"ucap aditya memeluk istrinya dengan posesif.
"Apa yang bilang?wong kamu bilangnya mau berkuda"jawab vina geram.
"ya berkuda sayang,emang aku salah?"tanya Aditya.
"mas gak usah bikin kesel ah, pinggang aku mau patah tau"ringis vina.
FLASHBACK ON
Malam hari pukul set 12 malam, aditya terbangun dan mengangguk tidur istrinya karena tiba tiba ingin melakukan 'itu' dengan Vina.
"Sayang??"panggil aditya memegang bahu vina dan menggoyangkan nya pelan.
"hmm"gumam vina matanya masih terpejam.
"Sayang aku mau berkuda,boleh?"tanya aditya.
"Apa sih mas,malam malam kok berkuda. Besok aja besok"balas vina dengan suara orang tidur.
"Tapi jadwal kuda itu malam sayang,jadi boleh?"tanya aditya.
Vina memejamkan matanya kembali berniat tidur namun aditya tiba tiba memegang bahu Vina sehingga ia menghadap Aditya,Vina tidak ambil pusing memang ia biasa tidur berhadapan dengan suaminya. Semakin kesini Vina merasakan tangan aditya bermain di wajah semakin turun dan turun hingga membuat Vina Akhirnya membuka mata.
"mas ngapain?"tanya Vina pada aditya yang sedang memereteli pakaiannya nya.
"mau berkuda sayang"jawab aditya nyengir.
"berkuda terus ngapain buka baju aku?"tanya vina belum mengerti.
"Mainnya kan sama kamu sayang,masa gak dibuka bajunya"jawab aditya membuat vina konek dan langsung memukul punggung tangan aditya.
"Besok puasa mas, jangan buat dosa ahhh"suara manja Vina semakin membuat aditya panas.
Aditya langsung menyambar bibir istrinya dan tangannya dengan lihai membuka seluruh pakaian istrinya. Jika sudah begini Vina hanya bisa pasrah toh memang kewajibannya.
Hingga 1 jam aditya tak membiarkan Vina untuk istirahat membuat pinggang Vina terasa patah namun tetap berusaha membersihkan diri agar besok bisa kembali puasa.
"punya suami ganteng, cinta mati tapi mesumnya huh... untung cinta aku mas sama kamu"ucap vina kemudian menyalakan shower membiarkan air berjatuhan membasahi dirinya.
Setalah selesai vina tidak bisa tidur kembali dan menurutnya sangat tanggung karena sebentar lagi akan memasak untuk sahur.
FLASHBACK OFF
"lagian kamu masa gak konek sih sama berkuda malam malam"ucap aditya mencubit pipi vina.
"Ya engga lah,aneh"saut vina melengos.
"kan sekarang udah ngerti, berarti boleh dong nanti malam lagi?"tanya aditya smirk.
"Boleh"jawab vina tersenyum membuat aditya ikut tersenyum. "tapi jangan salahkan kalo besoknya istri kamu gak bisa jalan"sambung Vina membuat gelak tawa aditya lepas begitu saja.
"Sayang kamu mau gitu terus,emang aku kasar ya kalo main?"tanya aditya berpikir.
"engga kok mas, kamu kalo main lembut, lembut banget malah sampe bikin aku terbuai"jawab Vina kali ini jujur.
"terus kenapa bisa sakit?"tanya aditya.
"ya karena kamu dari lembut lama lama kasar kaya lagi nyiksa istri kamu"jawab vina. "tapi aku suka sayang"sambung vina membuat aditya nyengir dan menarik Vina masuk ke dalam pelukannya.
"ya udah awas dulu,aku mau siapin baju buat kamu. Hari ini kamu ada meeting kan?"tanya vina melepas pelukan suaminya.
"iya sayang jam 9 dan 1 siang"jawab aditya.
"Ya udah masih ada 2 jam mending tidur dulu,semalam kan kamu gak tidur aku mau setrika baju kamu sekalian lihat Al dikamarnya"tutur Vina.
"Hoammm,,,,iya deh sayang. Makasih ya"ucap Aditya setelah menguap bertanda bahwa ia benar-benar mengantuk.
Vina keluar dari kamar menuju kamar Al, ketika masuk Vina tidak melihat ada siapapun bahwa revan dan bagas juga tidak ada.
"Anak anak kemana ya"gumam Vina kemudian berbalik dan melihat ada dila disana membuatnya terkejut dan harus mengelus dada.
"astagfirullahalazim bikin kaget aja si dil"ucap vina.
"hehehe maaf, kamu cari Al?"tanya dila.
"iya, kemana mereka?"tanya Vina lagi.
"Diajak jalan pagi sama mamah dan papah ke depan rumah doang sih nikmatin suasana sejuk katanya mah"jawab dila.
"oh ya udah deh aku balik ke kamar dulu ya mau setrika baju mas Adit dulu"ucap Vina ingin pergi namun dila menggoda nya.
"mau ngelanjutin kali"goda dila melihat bekas gigitan di leher vina karena pashmina Vina yang tersingkap.
"Eh dila, lagi puasa dosa tau"balas Vina memukul bahu dila.
"hahhaa iya kalo siang dosa,kalo malam gass pool ya non"ledek dila lagi.
"ahhh kamu kaya engga aja"ledek vina balik.
"ihh di ledek malah ngeledek balik"desis dila kemudian pergi.
BURU BURU UP KARENA GAK ADA PAKET JADI MANFAATIN HOTSPOT EMAK🤣🤣🙏 JANGAN TIRU YA READ🙃
BERSAMBUNG......