My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
hari pernikahan



merekapun turun Aditya berjalan menuruni tangga dengan begitu gagahnya sehingga menghipnotis siapa saja yang melihatnya.


tak lama penghulu datang dan meminta Aditya untuk duduk kemudian meminta untuk memanggil mempelai wanita agar ijab qobul bisa segera dimulai.


semua mata tertuju pada Vina yang sedang menuruni tangga diapit oleh kedua sahabatnya tak terkecuali Aditya,Aditya terus memandangi Vina sampai tak sadar Vina sudah ada disampingnya.


"apa ijab qobul nya sudah bisa kita mulai"tanya sang penghulu membuat Aditya tersadar.


"iya pak bisa"ucap Aditya yakin


kemudian ijab qobul pun dimulai Aditya menjabat tangan sang penghulu


"saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan Vina Syafira binti Handoko dengan mas kawin perhiasan seberat 20 gram dibayar tunai"ucap penghulu kemudian langsung dijawab oleh Aditya.


"saya terima nikah dan kawinnya Vina Syafira binti Handoko dengan mas kawin tersebut dibayar tunai"ucap adiya lantang dengan satu tarikan nafas.


"bagaimana para saksi?"tanya penghulu pada semua orang yang hadir


dan langsung dijawab" SAH "


semua orang merasa senang begitupun dengan Vina dia meneteskan air mata harunya ketika sudah mendengar kata SAH sekarang Vina adalah istri sah dari Aditya Brawijaya.


Penghulu meminta Vina untuk menyalami tangan suaminya kemudian meminta aditya mencium kening Vina Dan merekapun melakukan.tak lupa untuk difoto tentunya.


Semua orang memberi mereka ucapan selamat pada kedua mempelai


"nak selamat ya ibu berdoa semoga kamu bahagia dalam pernikahan kamu dan ini merupakan pernikahan pertama dan terakhir kamu"ucap dina dibalas pelukan erat oleh Vina.


"kakak tolong jaga kak Vina ya aku sayang banget sama ka Vina dia itu orangnya baik dan juga perhatian nanti pasti kak vina bakal sayang banget sama Kakak jadi Kaka juga harus sayang yah sama kak Vina"ucap Iqbal memegang tangan Aditya kemudian Aditya berjongkok agar mudah berbicara dengan Iqbal.


"iya adik kecil,oh iya nama kamu siapa?"tanya Aditya.


"aku Iqbal kak"jawab Iqbal.


"oh Iqbal,kamu ganteng banget Iqbal"puji Aditya.


"gantengan juga kakak ternyata benar kata ka Vina kakak ganteng dan juga baik"ucap Iqbal membuat pipi Vina merona ketika Aditya menatapnya.


Sekarang giliran naina dan Rudi yang memberikan ucapan selamat pada mereka.


"Adit selamat ya papah senang sekarang hidup kamu sudah lengkap tinggal kurang momongan aja, cepet cepet ya"ucap Rudi menggoda Aditya.


"Vina akhirnya kamu jadi menantu mamah juga semoga apa yang kamu inginkan cepat kamu dapatkan ya di pernikahan ini"ucap naina diangguki oleh Vina.


kemudian giliran Rendy dan aldo.


"bro selama Wahh sekarang bukan jomblo akut lagi kamu ya,semoga bisa jadi suami yang baik"ucapan selamat Rendy sambil meledek.


"Adit,Vina selamat ya semoga pernikahan kalian bisa langgeng sampe maut memisahkan dan cepat dikasih momongan"ucapan Aldo dihadiahi jitakan dari Aditya. Vina menahan tawanya melihat tingkah Kakak beradik ini hingga dia berbicara didalam hati.


"ternyata benar kata mamah bahwa sebenarnya mereka adalah orang yang ceria"ucap Vina dalam hati.


sekarang giliran kedua sahabat Vina


"Vina selamat ya sekarang kamu udah jadi seorang istri,semoga kamu bisa menjadi istri yang berguna buat suami kamu,amin"ucap Imel tumben tidak lebay + alay.


"Vin selamat ya doain aku semoga cepet nyusul"ucap Dila meminta doanya Vina.


"hahaha iya terima kasih aku doakan semoga kalian berdua cepet nyusul aku bahkan aku doain jodoh kalian ada disini"ucap Vina


kemudian Vina merasa kakinya terasa sakit padahal hanya keluarga dan teman dekat yang hadir tapi banyak sekali tamunya.


"aduhh sakit sekali pake selop ini"ucap Vina seraya melepas sendal selop yang ia gunakan.


"kau duduk saja jika kakimu terasa sakit"ucap Aditya membuat Vina diam dan duduk manis


sementara Dila dan Imel sedang memakan hidangan yang ada di acara pernikahan Vina.


"eh iya aku ambil minum dulu ya,kamu diem sini aja"ucap Imel diangguki dila


Imel berjalan menuju prasmanan kemudian mengambil jus jeruk dan jus mangga namun saat dia mengambil jus mangga ada tangan yang sedang ingin mengambil jus itu juga.


"lepas aku yang lebih dulu mengambilnya!"ucap Imel datar.


"hai kau pikir kau siapa,kau yang lepas dan ambil jus lain"ucap Rendy tak kalah datar.


"jika aku tidak mau?"tanya Imel menantang Rendy.


"lepas!"perintah Rendy sambil menarik gelasnya.


"tidak akan"ucap Imel ikut menarik gelasnya juga


dan....


semua jus itu tumpah kebaju mereka


"kau lihat sekarang,kau telah mengotori bajuku"ucap Rendi kesal.


"he dokter tidak waras kau sendiri yang salah ingin merebut jus yang sudah ku ambil"ucap Imel kesal.


"kau bilang apa?dokter tidak waras?kau yang tidak waras!"ucap Rendi kemudian mendapat siraman jus jeruk diwajahnya


crraaaattttt....


"ini balasan untuk mu yang sudah mengotori bajuku"ucap Imel ingin pergi tapi


crraaaattttt....


sebuah air membasahi rambut Imel


"dan ini balasan untuk mu yang sudah mengatai ku tidak waras"ucap Rendi penuh penekanan


Dila yang melihat temannya sedang adu mulut pun menghampiri nya dan ternyata Aldo juga melakukan hal yang sama.


"Mel kamu kenapa kaya gini?"tanya Dila bingung melihat keadaan sahabat nya yang berantakan.


"ren lu kenapa kotor gini?"tanya Aldo melihat Rendy yang sudah seperti orang habis mandi jus


tatapan Dila dan Aldo bertemu.


"kau!!!!"ucap bersamaan


"sedang apa kau disini tuan tidak tahu malu?"tanya Dila ketus.


"harusnya aku yang bertanya sedang apa kau disini gadis pembuat onar"ucap Aldo


akhirnya terjadilah double ribut didekat prasmanan acara Aditya dan Vina


Aditya dan Vina memperhatikan mereka sedang ribut disana beruntung tamu sudah mulai pulang dan ibu Vina juga sudah berpamitan 15 menit yang lalu jadi hanya tinggal keluarga Aditya saja


Aditya dan Vina pun menghampiri mereka


"Imel,Dila kalian kenapa ribut disini?dan kamu Imel kenapa keadaan kamu berantakan kaya gini?"tanya Vina ketika melihat kedua sahabatnya sedang ribut.


"kalian berdua kenapa ribut?terus kamu rendy ada apa dengan baju mu?"tanya Aditya kepada kedua saudaranya.


"itu semua karena gadis ini"ucap Aldo dan Rendy bersamaan menunjuk Dila dan Imel.


"hai dokter tidak waras kaulah yang memulainya! kenapa sekarang kau malah menyalahkan ku?"ucap Imel penuh emosi


"dan kau apa maksud mu menyalahkan ku kau lah yang salah sudah mengotori baju orang tapi tidak mau meminta maaf! dasar tidak tahu malu"ucap Dila yang tak kalah emosi.


Dila dan Imel ingin mencabik-cabik wajah 2 pria menjengkelkan ini hingga mereka tidak sadar sudah mendorong Vina hingga Vina terpelanting dan dahinya mengenai meja


"awww"ringis Vina memegangi dahinya


semua orang melihat kearah Vina,Dila dan imel segera menolong Vina dan meminta maaf.


"Vina!!"teriak Imel dan Dila bersamaan kemudian menolong Vina yang sedang meringis kesakitan.


"Vina maafkan kami,kami engga sengaja"sesal Imel dan Dila.


"Vina kamu gpp sayang?"tanya naina khawatir.


"coba aku lihat"ucap aditya sambil melihat kening Vina yang sedikit memar.


"aku gpp kalian gausah khawatir"ucap Vina diangguki semua orang dan semuanya pun pergi ke kamar masing masing.


Vina dan Dila tetap merasa bersalah pada Vina jadi mereka memutuskan untuk meminta maaf.


"Vin aku minta maaf ya,karena sudah sangat emosi jadi aku tidak sengaja mendorong mu"ucap Imel menyesal.


"aku juga minta maaf ya Vin jadi bikin kekacauan dipernikahanmu"ucap Dila.


"iya udah lupakan saja aku tidak apa apa"jawab Vina sambil tersenyum


sedangkan Aditya


"kenapa kalian jadi seperti anak kecil?"tanya aditya dingin.


"maaf"ucap mereka bersama seperti meminta maaf pada ayahnya.


"minta maaf dengan Vina bukan denganku!"suruh Aditya


bersambung.....