
Bulu kuduk risa berdiri mendengar perkataan Imel kemudian menatap tio dari atas sampai bawah hingga terhenti pada milik tio
"astaga apakah miliknya.....ahhh aku takut" Hati risa gusar
Tio yang melihat gelagat istrinya sedikit aneh pun membuka suaranya
"sabar sayang setelah tamu pulang ini menjadi milikmu"ucap tio yang tau risa sedang memandang miliknya
"ahhh bukan begitu"ucap risa gugup
"hahaha"tio terkekeh melihat wajah istrinya yang memerah
Tamu perlahan mulai pergi meninggalkan pesta dan kini tinggal keluarga Aditya
"Risa selamat bersenang-senang dimalam pengantin mu"goda vina sukses membuat risa bak kepiting rebus
"Risa ingat perkataan ku kan"ucap Imel lagi lagi bulu kuduk risa merinding
"yasudah kalian istirahat lah kami semua akan pulang"ucap Rudi pada Risa dan tio
"Dahh...Risa"pamit semua orang
Tio membawa Risa menuju kamar hotel milik tio yang sudah diberi hiasan bunga bunga dimana mana
"kau tunggu ya aku akan mandi dulu"ucap tio mengedipkan matanya
"emmm"jawab risa mengangguk
Risa terus berperang dengan pikirannya, memikirkan perkataan Imel yang baru saja menikah kurang lebih 1 bulan itu
"jika aku tanya kakak ipar pasti dia sudah lupa karena dia sudah menikah cukup lama....apa rasanya benar benar sakit?"Risa terus bertanya tanya dalam ketakutan dihatinya
Tak lama tio pun keluar dari kamar mandi
"kau tidak mau mandi?"tanya tio
"ehh iya mau tapi boleh tolong bantu aku membuka resleting bajuku"pinta risa
"kau yakin meminta bantuan ku?"tanya tio dengan nada menggoda
"ehh tidak perlu aku akan membukanya sendiri"ucap Risa kemudian langsung berlari masuk kedalam kamar mandi
Didepan cermin risa melihat dirinya, membayangkannya apa yang akan terjadi malam ini, berkali-kali dia menggeleng kan kepalanya mengingat perkataan Imel yang terdengar horor itu
"ahh sudahlah Imel mungkin hanya ingin menakuti ku saja"ucap risa kemudian mulia membersihkan diri
Setelah selesai membersihkan diri,Risa teringat bahwa dia lupa membawa pakaian tidurnya
"aghhh bodoh...."pekik risa menepuk jidatnya
Risa mengeluarkan kepalanya dan melihat tio sedang sibuk dengan ponselnya, perlahan risa keluar hanya dengan menggunakan lilitan handuk.
Tio mengangkat kepalanya dan melihat risa berpenampilan begitu sexy membuat sisi lain tio meronta
"Dimana sih bajuku"ucap risa sebelah tangan mencari cari sedangkan tangan yang lainnya memegang lilitan handuk itu
"be apa kau sedang menggoda ku?"bisik tio melingkarkan tangannya di perut risa
"mmm honey lepaskan aku sedang mencari pakaian ku"ucap risa namun bukannya melepaskan tio justru semakin mengeratkan pelukannya
"nanti saja pakai bajunya"bisik tio kemudian menggendong risa dan merebahkannya di atas ranjang
Risa yang ketakutan langsung menutup seluruh tubuhnya dengan selimut
"lepaskan sayang"ucap tio lembut seraya menarik selimut dan membuangnya sembarangan
"honey aku takut"bisik risa ditelinga Tio yang sedang mencumbui lehernya
"akan aku lakukan perlahan sayang"ucap tio masih aktif dengan aksinya
Hingga akhirnya risa menjalankan kewajiban nya sebagi istri tio
"terimakasih sayang"ucap tio mencium kening risa
Risa hanya diam dan memeluk tubuh suaminya
"ternyata benar yang dikatakan Imel rasanya begitu sakit" hati risa merasakan bagian bawah nya begitu nyeri akibat perbuatan suaminya
_
_
Usia Alvin kini sudah menginjak 3 bulan,dia sudah mulai tengkurap, badannya yang gendut dan pipinya yang chubby membuat siapa saja gemas padanya
"Anak mamah Agi ngapain?"tanya Vina pada Alvin yang sedang bermain dengan aditya diruang keluarga
"Agi main mama"jawab aditya seraya menunjuk nunjuk Vina dengan tangan alvin
"anak mamah endut bener ci bikini emes"Vina mencubit pipi alvin gemas kemudian menciumnya
"papah uga mau dicium"ucap aditya memajukan bibirnya
"nda au papa beom mandi"jawab vina membuat semua orang terkekeh
"mamah..."rengek aditya pada vina
"tayang Tante"ucap dila seraya memainkan tangan Al
"Bulan depan adalah pernikahan kalian,apa kalian sudah menyiapkan semuanya?"tanya rudi
"iya pah sudah"jawab aldo
Setalah pernikahan risa 3 bulan yang lalu,Risa dan tio kini tinggal di Amerika begitu juga Rafly dan Clara yang sudah menikah sebulan setelah pernikahan risa.
Aldo melamar dila 2 Minggu yang lalu Meraka datang kerumah Dila membawa lamaran untuk dila dan ibu Dila menyetujui pernikahan ini dan pernikahan mereka akan diadakan bulan depan.
"gak nyangka aku kalo kita bertiga akan mendapatkan suami yang bersaudara"ucap Vina pada dila
"iya Vin persahabatan berubah menjadi keluarga"jawab dila kemudian memeluk dila
"hei aku juga mau"suara itu membuat Vina dan dila melepas pelukannya
"Imel?"panggil vina dan dila
Mereka bertiga berpelukan dan menangis haru, persahabatan yang mereka jalin cukup lama bisa mencapai jenjang kekerabatan dan itu semua berkat Vina yang menjodohkan kedua sahabatnya itu.
"Baby Al sini sama ante Imel"ucap imel membuka tangannya
"hehh...hehh..."Alvin hanya mengangkat tangannya menunjukan mainan miliknya
"ya ampun kamu tuh lucu banget sihh"Imel mencium Alvin dengan gemasnya
"Vin doain aku ya semoga aku bisa cepat hamil"ucap imel pada vina
"aku doakan semoga kau cepat hamil begitu juga dengan aku"jawab Vina membuat semua orang membuka matanya
"kamu mau punya anak lagi Vin?"tanya dila
"iya kenapa memangnya?"tanya Vina
"Al masih kecil dan kau sudah mau membuatkan adik untuknya?"tanya Rendy
"kenapa? tidak masalah bukan berusaha dari sekarang?"ucap aditya
"hahaha baiklah cepat beri kami cucu lagi sayang"ucap naina
"iya nak buat rumah ini dipenuhi canda tawa anak kalian"ucap Rudi pada ketiga nya yaitu aditya,aldo dan rendy
"iya pah"jawab ketiganya kemudian memeluk Rudi
"Dit bagaimana jika kau sekalian melakukan resepsi pernikahan mu dan Vina"ucap naina
"aku mau saja mah tapi apa Vina mau?"tanya aditya menatap vina
"iya mas aku mau"jawab vina
"baiklah kalian akan melangsungkan resepsi pernikahan bersamaan dengan pernikahan Aldo"ucap rudi
"Baiklah pah akan aku siapkan semuanya"ucap aditya
"mmm....a...mm...a"Alvin melambaikan tangannya kepada vina
"anak mamah,kemari sayang"ucap Vina menggendong alvin
"buat mamah?"tanya vina ketika Al memberinya apel yang dipotong oleh bi Suti
Al mengemut apel itu membuat vina cemberut
"tadi katanya buat mamah....hmmm nakal ya...mamah cium nih"ucap vina kemudian menghujani Al dengan ciuman dan Alvin tertawa tanpa suara
(semua yang dilakukan Alvin itu bayangan aku ketika sedang menggoda anak kecil ya jadi kalian bisa bayangkan sendiri bagaimana π)
"papah juga mau nakal ah biar dicium mamah"ucap aditya kemudian mencubit pipi vina
"Awww sakit mas"pekik Vina
"biar dicium sama kamu"jawab aditya tersenyum
"Adit mamah gak nyangka kamu bisa bersikap begitu lucu seperti ini"ucap naina diiringi tawa
"iya mah anak kita yang terkenal dingin ternyata begitu manja dan bucin pada istrinya"sambung rudi
"CEO DINGIN JADI BUCIN" semua orang serempak mengatakan itu untuk aditya termasuk vina
"ep...a....ep...a"Alvin meminta gendong pada aditya
"papah masa diledekin sama mamah"rengek aditya memeluk Al tapi justru
plak
Alvin memukul pipi aditya membuat orang tambah tertawa
"Huhuhuhu"aditya berpura pura menangis
BERSAMBUNG.....
HAI PARA PEMBACA SETIA MY BOSS MY SWEET HUSBAND TERIMAKSIH ATAS DUKUNGAN KALIAN SELAMA INI π BANTU LIKE DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP πππ BANTU KOMEN KRITIK DAN SARAN JUGA BOLEH πβ€οΈ OH IYA JANGAN LUPA FOLLOW INSTAGRAM AKU@Alfianaaa05_
TERIMAKASIH, HAPPY READING β€οΈπΊβ¨