My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 53



"Sampai aku matipun aku tidak akan jauh dari aditya kau mah,aku sangat mencintainya"ucap Vina


"Iya sayang semoga kalian selalu bersama"ujar naina memeluk tubuh mungil Vina.


Kondisi Aditya mulai membaik,kini dirinya sudah terlepas dari alat medis yang melekat ditubuhnya


"Sayang....?"panggil Aditya pada istrinya


"ya mas ada apa?"tanya Vina


"Kau tidak akan meninggalkan ku kan?"tanya Aditya


"tidak akan mas lagipula sebentar lagi kita akan memiliki anak aku tidak mau anakku menjadi anak yang nakal akibat broken home"ucap Vina lembut


"maafkan aku..."ucap Aditya sambil tangannya menangkup pipi Vina


"Seharusnya aku yang minta maaf mas, aku tidak percaya denganmu sungguh aku menyesal"ucap Vina menunduk


Aditya mengangkat wajah istrinya dan Meraka saling beradu pandang, perlahan Aditya mendekatkan wajahnya ke wajah Vina


Cup


ciuman yang sudah lama tidak ia dapatkan mendarat di bibir Vina, perlahan ciuman itu berubah menjadi luma*an yang penuh cinta


"Oh ya ampun maaf Maaf"ucap seseorang tiba tiba membuat Aditya harus menghentikan aktivitas nya


"eh Dila,Aldo mmmm masuklah"ucap Vina sedikit gugup


"sedang apa kalian Disini"ucap Aditya to the point


"Yailah biasa aja kali kita kesini mau ngasih ini"ucap Dila memberikan sebuah kantung hitam berisi rujak


"Makasih ya Dil,do"seru Vina dan mereka hanya manggut-manggut


"udahkan?"ketus Aditya


"Iya,ayo pergi ada yang ingin melanjutkan aktivitasnya"ucap Aldo datar pada Dila


Dila dan Aldo keluar ruangan Vina menuju parkiran untuk kembali ke kantor


Didalam mobil Dila terus saja tertawa kecil mengingat apa yang dilakukan sahabatnya tadi sampai dia berkata diluar kesadarannya


"Oh ya ampun mataku ternodai akibat Vina.. bagimana ya rasanya? hihihihi"ucap Dila pada dirinya tanpa menyadari Aldo tangan menatapnya


"Kau belum pernah merasakannya?"tanya Aldo tiba tiba


"jangankan merasakan bahkan aku pertama melihat ketika Vina dan Aditya berciuman dikamar mereka waktu itu....ingin aku mencobanya tapi aku tidak punya kekasih ataupun suami"ceplos Dila


"...astagfirullah pak maaf maaf"ucap dila langsung menutup mulutnya saat sadar dia telah mengatakan hal yang unfaedah


"Jadi benar kau belum pernah?"tanya Aldo membuat Dila merah seperti tomat


"ehmmmm anu pak mmm saya..saya tidak tahu.. tolong jangan dibahas"ucap Dila gugup


Aldo hanya tersenyum mendengar perkataan Dila


"ku kira dia gadis nakal yang memiliki banyak pria karena dilihat dari tingkahnya yang selalu bermake up dia bisa menjerat pria jenis apapun tapi aku salah menilai nya" Hati aldo berkata


Mereka sampai dikantor Brawijaya dan segera melakukan tugas mereka masing masing


"Hai Dil"sapa ana pada Dila


"Hai ana"jawab Dila


Dila dan ana mereka berteman baik sejak dila menjadi sekretaris bahkan bukan hanya ana Dila juga berteman dengan Jimmy dan Rizal.


"Bagaimana kondisi pak Adit?"tanya Rizal


"kondisinya sudah membaik"ucap Dila tersenyum manis pada Rizal


Deg


jantung Rizal berdetak 2 kali lebih cepat dari biasanya melihat senyum Dila yang begitu manis tanpa sadar dia terus memandangi Dila sampai akhirnya Jimmy menyadarkannya


"woi,kenapa Lo?"tanya Jimmy menepuk bahu Rizal


"ah tidak gw inget kalo gw masih ada pekerjaan, lebih baik kita lanjutkan pekerjaan kita sebelum pak Aldo melihat"elak Rizal


"duh kenapa gw deg deg an sih ngliat senyum Dila, apa jangan jangan gw naksir ama dia" Hati kecil Rizal


Aditya dan Vina sedang berkeliling ditaman rumah sakit


"Sayang kau pasti lelah mendorongku"ucap Aditya pada Vina yang tengah mendorong Kursi rodanya


"Tidak mas aku tidak lelah"jawab Vina


Vina memberhentikan kursi roda Aditya dan duduk dibangku taman


"Mas kau lihat anak kecil itu?"Tanya Vina sambil menunjuk seorang anak kecil laki laki yang tengah digendong ayahnya


"Ya,kenapa?"tanya Aditya


"Kau akan seperti dia mas, menggendong, mengajarinya berjalan dan menemaninya tidur"ucap Vina sambil terus menatap anak laki laki itu


"Dan kau?apa kau tidak mau ku temani tidur?"tanya Aditya sedikit menggoda Vina


"Oke mommy"ucap Aditya membuat Vina langsung menatapnya dalam


"Mommy....aku tidak menyangka sebentar lagi akan ada yang memanggilku mommy"ucap Vina sambil mengelus perut buncitnya


"Dan aku akan menjadi Hot dady"ucap Aditya tersenyum dan Vina ikut tersenyum


Ditengah tengah mereka sedang membicarakan anak mereka datang seorang wanita yang begitu dibenci Aditya


"Hai?"sapa wanita itu pada Aditya membuat dia dan Vina melihat kearahnya


"Untuk apa kau kesini?"Ketus Vina


"Apa kau lupa dengan ucapanku waktu itu yang mengatakan bahwa aku ..."belum selesai wanita itu berbicara,Vina sudah memotongnya


"kekasih suamiku?iya? tania....tania...sekarang aku lebih percaya pada suamiku dibanding wanita murahan sepertimu"potong vina pada wanita itu yang ternyata adalah Tania


"Tania pergi dari hadapanku"Teriak Aditya


"Dit kenapa kau jadi seperti ini padaku?apa karena wanita sialan ini?"tanya Tania mencoba memegang tangan Aditya tapi ditepis Vina


"Dia istriku dan kau?bahkan aku saja tidak mengenalmu"ucap Aditya menunjuk Vina dan Tania bergantian


"Aku kekasihmu dit"bentak Tania


"kau gila ha?dia itu suamiku tidak mungkin dia mengkhianati ku"bantah Vina


"Kau adalah orang ketiga di antara aku dan Aditya!!!"Teriak Tania didepan wajah Vina


"apa? kaulah yang menjadi orang ketiga disini,kau mencoba mendekati suamiku bahkan mencoba melucutinya...sungguh sangat menjijikan. Cih"ucap Vina diakhiri umpatan untuk Tania


"Tania pergi dari sini!!"bentak Aditya membuat Tania takut dan segera pergi


Setalah kepergian Tania Vina merasa perutnya sedikit nyeri kemudian merintih pada Aditya


"Mas....awww sakit mas...."Rintih Vina sambil memegangi perutnya


"Sayang kau kenapa?"tanya Aditya khawatir


".....Tunggu aku akan panggilkan dokter kau bertahanlah"ucap Aditya kemudian ingin memanggil seseorang tapi terhenti Karena panggilan seseorang


"Adit??!!!!"panggil seseorang kemudian Aditya menengok ke sumber suara


"Mamah...mamah tolong Vina mah"ucap Aditya yang sudah mengeluarkan air mata


"Dimana dia?"tanya naina dengan nada terkejut dan khawatir


"Itu"tunjuk Aditya pada istrinya


"Vina?"panggil Rudi melihat menantunya sedang merintih sakit


Rudi langsung membopong tubuh menantunya kemudian membawanya ke ruang dokter Rani


"Dok tolong dia...dia merasa sakit dibagian perutnya"ucap Rudi pada dokter Rani


"Sakit dok....ahh...."rintih Vina sambil terus memegang perutnya


Dr Rani langusung memeriksa kondisi Vina


"Nona Vina mengalami kontraksi Braxton Hicks"ujar dokter Rani


"Lalu bagaimana keadaan bayinya dok?"Tanya naina


"Tenanglah bayinya baik baik saja,dia hanya perlu istirahat maka rasa sakitnya akan menghilang"jawab dokter Rani


"Baik dok terimaksih"ucap Rudi


Dila,Imel,Aldo dan Rendy datang menemui Vina


"jadi kondisinya baik baik saja kan?"tanya Dila


"iya nak dia baik baik saja"jawab naina


"dit bagaimana Vina bisa sampai seperti itu?"Tanya Rendy


"Tadi kami sedang berjalan jalan ditaman rumah sakit, tiba tiba Tania datang membuat keributan antara dirinya dan Vina...mungkin karena itu Vina merasa sakit"jelas Aditya


"Wanita itu lagi?Awas kau Tania"Geram Dila


"Aku rasa dia itu tidak waras karena jika orang yang waras tidak mungkin dia berani melabrak istri sah"ucap Imel


"Kau ini bicara seakan Aditya berselingkuh dan terpergok Vina kemudian Tania melabraknya"ucap Rendy


"memang begitu kan sayang?"tanya Imel


"Dasar kau ini"ucap Rendy terkekeh melihat kekasihnya


Bersambung.........


Hay para readers bagi kamu yang suka novel my boss my sweet husband bisa vote,like dan komen kelebihan dan kekurangan novelku ini yaπŸ˜ŠπŸ™πŸ™


happy reading 😍😊