
sesampainya di kamar tanpa sengaja mata Vina menangkap kalender yang terletak di nakas samping kasur.
"Astagfirullah aku sampai lupa"ucap Vina ketika Melihat kalender.
Vina kembali ke ke ruang tamu dimana semua orang berkumpul.
"Mah Minggu depan ulang tahun mas Adit kan?aku mau buat pesta kejutan untuknya apa boleh mah?"tanya Vina seraya mendudukkan bokongnya di samping dila.
"ya Allah mamah sampai lupa, oke nanti kita buat pesta kejutan untuknya ya dan kebetulan sekali hari ulang tahunnya bertepatan dengan kepulangannya dari Jepang"ujar naina.
"wah kayanya seru nih istri cantik memberi kejutan untuk suami tampannya,aku akan membantu mu Vin"ucap imel.
"iya aku juga kamu tau kan gimana kehebatan ku soal pesta"Dila membanggakan dirinya.
"hais iya iya terserah kalian.... besok aku akan membuat rincian apa saja yang akan dibutuhkan"ucap Vina.
"mau ngadain dimana pestanya?"tanya imel.
"taman belakang mansion,taman itu dipenuhi bunga bunga dan sangat indah jadi kita tidak perlu repot mencari gedung kan jika dirumah saja sudah ada lagipula kita hanya akan membuat pesta kecil kecilan"jawab Vina.
"tunggu tunggu hari ulang tahun aditya itu bertepatan dengan anniversary kamu yang ke 2 kan?"tanya dila mengingat.
"iya dan aku sudah menyiapkan kado terspesial untuk suami tampan ku itu"Vina menunjukan senyum yang terukir indah di wajahnya.
"apa itu ayo kasih tau mamah,mamah penasaran nih"ucap naina.
"nanti saja mamah tunggu kado ini akan menjadi kado terbaik untuk mas Adit"ucap Vina.
Malam hari Vina merasa benar benar kesepian karena belum terbiasa tidur sendiri karena Al tidur di kamar naina.
"hmm mas aku merindukan mu meski baru 1 hari entah kenapa seperti 1 tahun saja"gumam Vina.
Tiba-tiba benda pipih bermerek apel digigit itu bergetar di meja nakas,diraihnya ponsel itu senyum mengembang diwajahnya ketika melihat siapa ID penelpon.
"selamat malam sayang???"
"malam mas,apa kamu sudah makan?"
"iya sayang udah kamu perhatian sekali padaku jadi makin cinta deh"
"Hahaha mas dasar tukang gombal nih"
"Al mana??"
"tidur sama mamah mas,aku kesepian tidak ada kamu"
"aku akan secepatnya pulang sayang dan aku ingin bermain denganmu seperti waktu kita berlibur ya"
"Apa sih mas kamu tuh"
"sudah malam tidurlah Sayang aku akan berusaha secepatnya untuk pulang dan bermain dengan mu"
"hmm oke sayang dan aku akan memberimu hadiah ketika kamu pulang nanti"
"Apa itu sayang?"
"Selamat malam mas aku mencintaimu"
Vina mengakhiri Panggilan video nya tanpa menjawab pertanyaan suaminya.
"kenapa aku jadi penasaran hadiah apa yang Vina berikan padaku"gumam aditya.
Keesokan harinya Vina bangun dan melakukan persiapan untuk pesta kejutan suaminya.
"Vin jadi kamu hari ini mau ke mall beli barang barang?"tanya imel.
"iya ini udah mau berangkat"jawab Vina seraya memoleskan bibirnya dengan lipstik merah muda.
"aku ikut ya"ucap Dila.
"kalian sedang hamil aku tidak mau mengambil resiko membawa 2 bumil yang bawelnya melebihi orang yang Sedang berdebat"Tolak Vina.
"hmm yaudah kami akan menyiapkan yang dirumah saja dan kamu harus hati-hati bawa mobilnya kamu tahu kan kalo sampe aditya tau kamu bawa mobil lagi bisa bisa dunia ini runtuh"Tutur dila.
"Beres ibu kos, aku titip Al ya sebentar"ucap Vina dan kedua bumil itu mengangguk.
"mah, Pah aku pergi dulu, assalamualaikum"salam Vina mencium tangan naina dan Rudi bergantian.
"bawa mobil pelan pelan ya sayang"pesan naina.
"iya mah kalo begitu aku pergi dulu"Pamit Vina.
"Ya Allah semoga saja aku memang benar hamil ini akan menjadi hadiah ulang tahun dan anniversary terbaik untuk suamiku"doa Vina seraya mengelus perutnya.
Vina tidak langsung pergi ke mall melainkan pergi ke rumah sakit untuk memastikan apakah dia hamil setelah melakukan tes kehamilan pagi ini.
FLASHBACK ON
Malam itu setelah Aditya keluar karena Aldo dan rendy memanggilnya tiba tiba saja perutnya terasa seperti di aduk aduk bahkan dia merasa ingin muntah ketika mencium bau air laut.
Oek....oek....
Vina muntah di kamar mandi tiba tiba saja kepalanya terasa sedikit pusing tapi dia tidak mengira itu hamil.
"aduh kenapa jadi mual gini ya apa aku...aku rasa tidak tapi memang aku belum datang bulan seharusnya Minggu lalu, aku akan tunggu sampai diindonesia jika aku belum dapat juga aku akan mengetesnya"ucap Vina mengelap dagunya.
FLASHBACK OFF.
Sesampainya di rumah sakit dia langsung pergi ke ruangan dokter Rani namun tanpa sengaja berpapasan dengan ana dan rizal.
"Vina?"panggil ana.
"ana??sedang apa kamu disini?"tanya vina.
"aku sedang hamil Vin dan aku baru saja selesai cek up"jawab ana.
"Alhamdulillah selamat ya na aku ikut senang"ucap Vina memeluk ana.
"iya Vin oh iya maaf untuk waktu itu aku tidak tau kalo kamu sedang lupa ingatan"ana menunduk merasa bersalah.
"tidak apa apa na aku justru berterimakasih karena kalian aku jadi ingat semuanya"jawab vina.
"kami turut sedih atas hilangnya bayi kamu Vin"ucap Rizal.
"iya makasih ya"ucap Vina tersenyum.
"kalo gitu aku permisi ya, sampai jumpa"pamit Vina.
Sesampainya di ruangan dokter Rani,Vina langsung melakukan tes kehamilan dan benar saja ternyata hasilnya positif,Vina benar benar mengucap syukur karena masih diberi kesempatan untuk memiliki anak lagi.
"Ya Allah Alhamdulillah terimaksih banyak"ucap Vina bersyukur.
"nyonya Vina selamat atas kehamilan ketiga anda saya beri saran tolong jangan mengangkat yang berat dan jaga asupan makan anda"jelas dokter Rani.
"iya dok kalo gitu saya permisi dulu, selamat pagi terimaksih"pamit vina menjabat tangan dokter Rani.
"sama sama nyonya Vina"jawab dokter Rani.
Setalah dari rumah sakit Vina melajukan mobilnya menuju mall untuk membeli berbagi peralatan yang dibutuhkan untuk pesta.
Vina mengambil beberapa pack balon berwarna merah dan beberapa balon huruf dan angka.
"Aku rasa ini sudah cukup sekarang lebih baik aku pulang Al pasti menangis"ucap Vina setalah membayar belanjaan nya.
Sesampainya di mansion Vina segara masuk dan meletakan belanjaannya di sofa ruang tamu.
"Vina kamu sudah pulang"ucap imel yang sedang menggendong Al.
"iya Mel,eh sini Al nya pasti kamu cape kan apalagi kamu lagi hamil"ucap Vina mengambil Al dari gendongan Imel.
"Al gemuk banget jadi berat tapi tante suka sama kamu"Imel mencubit pipi chubby Al.
"Dila mana?"tanya Vina tak mendapati dila.
"mungkin dikamarnya"jawab Imel sambil mengangkat kedua bahunya.
"yaudah kamu istirahat gih aku juga mau istirahat soalnya"titah Vina.
"kau tau usia kandunganku sudah menginjak 6 bulan rasanya perutku ini berat sekali"tutur Imel.
"hahaha dulu ketika aku mengandung Al aku juga merasakan hal yang sama tapi inilah momen paling menyenangkan dimana bayi mu akan menendang diperut"jelas Vina sambil terkekeh.
"iya kau benar aku bahagia sekali bisa mengandung dulu aku pikir aku wanita kurang tapi Alhamdulillah pikiranku tidak benar"Imel mengingat awal pernikahan nya.
"aku turut bahagia,aku ke kamar dulu ya"Vina kembali ke kamarnya dengan membawa Al.
BERSAMBUNG........
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP πππ
TERIMAKASIH, HAPPY READING β€οΈπΊπΊ