
"Mel minum nih"ucap Dila menyodorkan segelas minuman yang ternyata minuman beralkohol
Imel meneguk habis minuman yang diberikan Dila dan benar saja Imel mabuk dan tak sadarkan diri.
Vina dan Dila mengajak Imel ke rumah sakit tempat rendy Bekerja
"ayo bawa masuk"ajak Dila dan diangguki Vina
Dila membuka ruangan Rendy dan beruntung tidak ada Rendy disana
"ayo cepat cepat mumpung gak ada orangnya"ajak Vina
Vina dan Dila meninggal kan Imel yang mabuk di sofa ruangan Rendy
"Imel??"panggil Rendy terkejut
"Imel kamu kenapa?"tanya Rendy melihat Imel yang terlihat memprihatinkan
"Rendy....aku suka sama kamu tapi kamu gak suka sama aku...hikss... hikss"ucap Imel sambil menangis dibuat buat
"apa??!!kamu ngomong apa si Mel?kamu mabuk ya?"tanya Rendy kemudian pergi meninggalkan Imel.
keesokan harinya
Imel membuka matanya dan melihat dirinya entah dimana
"aku dimana?"tanya Imel sambil memegang kepalanya yang terasa sakit
"diruangaku"jawab Rendy
"Rendy kamu ngapain disini?"tanya Imel
"harusnya aku yang tanya kenapa kamu malah nanya balik?"tanya Rendy
"kamu semalam mabuk dan bicara sesuatu"sambung rendy
"apa yang aku katakan?"tanya Imel takut
"kau bilang kau menyukaiku"santai Rendy
"ap....apa...tidak mungkin"ucap Imel gugup
Rendy berjalan mendekati Imel
"Imel aku juga menyukaimu,apa kau mau menjadi kekasihku?"tanya Rendy pada Imel
Imel menangis karena haru cintanya tak bertepuk sebelah tangan
"iya aku mau rend"jawab Imel
Rendy memeluk Imel erat akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih.
flashback off
"hahahaha"tawa Vina dan Dila pecah dan para lelaki hanya menatap heran
"kamu kenapa yank?"tanya Aditya melihat istrinya tertawa lepas
"hahaha ini aku hahah"ucap Vina tidak bisa bicara karena tak kuasa menahan tawanya
"sialan kamu vin...ahhhh awas aja kalian"teriak Imel kepada Vina dan Dila yang sudah pergi keluar kamar
semua orang sudah berada dimeja makan yang terletak dekat dapur untuk masak
Tiba tiba ponsel Vina berdering dan ternyata dari naina
"halo mah"ucap Vina
"halo sayang,mamah akan pulang telat karena harus bertemu dengan teman papah" ucap naina
"iya mah,yaudah mamah hati hati ya"jawab Vina kemudian mematikan sambungan telepon nya.
"siapa sayang?"tanya Aditya
"mamah katanya mereka pulang telat"jelas Vina dijawab anggukan oleh Aditya
"Vin jadi kita masak apa nih?"tanya Dila
"masak spagetti gimana?"ucap Imel
"ah iya tuh kebetulan aku juga lagi pengen makan spagetti"ucap Vina antusias
"oke ponakan Tante,Tante akan masakan buat kamu ya"ucap Imel mengelus perut rata Vina
"udah jangan pegang pegang mulu nanti sawan lagi"ucap Dila menepis tangan Imel
"halo ponakan ante,kamu mau makan spagetti?"tanya Dila seperti anak kecil pada perut Vina
"iya ante anteku yang cantik"jawab Vina menirukan suara anak kecil
"udah cepetan masak"ucap Aldo tiba tiba
"kalo mau cepet masak aja si sendiri"ketus Dila
"yeuhh berantem mulu kalian, hati hati jodoh"ucap Vina menggoda keduanya
Dila menatap tajam Aldo sedangkan yang ditatap hanya mengekspresikan wajah datarnya
"siap nyonya besar"ledek keduanya
semua wanita mulai memasak sedangkan pada pria hanya bisa melihat mereka memasak
hatcimm....hatcimm....
Vina bersin bersin karena cabai dan bawang yang sedang ia tumis
"Vin kamu gpp?"tanya Dila
"iya gpp ini kan emang biasa kalo lagi numis"jawab vina
"kamu gpp?"tanya Aditya pada Vina
"aku gpp mas"jawab Vina sambil tersenyum
akhirnya masakan mereka selesai dengan segara Meraka melahapnya
"Vin, emang masakan kamu tuh top markotop"puji Imel
"iya persis seperti masakan ibu kamu"sambung Dila
"iya ya wah dit pantesan kamu keliatan berisi ternyata tiap hari di kasih yang enak enak mulu"ucap Rendy
"iya Vin masakan kamu enak banget bahkan lebih enak dari biasanya"ucap Aldo ikut bicara
"iyalah istri siapa dulu"sombong Aditya
"ishh dasar sombong kamu dit"ketus rendy
setelah selesai makan mereka berbincang diruang tamu
"dit besok ada meeting dikantor jam 8 pagi dan tidak bisa diwakilkan"ucap Aldo
"baiklah,kau dan Dila tolong atur semuanya"jawab Aditya
"oh jadi sekarang Dila menjadi wanita karir ya?"tanya Imel menggoda Dila
"iya,masih suka makeup gak tuh"Vina ikut bicara
"yaiyalah, seorang Dila mana mungkin lepas dari makeup"ucap Dila percaya diri
mereka memutuskan untuk pulang karena waktu sudah menunjukkan pukul 22:00
"kami pulang dulu ya"pamit Rendy dan Imel pada Vina
"iya kalian hati hati ya"ucap Vina
"...Dil kamu pulang sama Aldo aja"tambah Vina
"gausah Vin,aku akan naik taksi aja"ucap Dila
"gk Dila ini sudah malam biar Aldo mengantarkan mu"ucap Aditya
"tapi..."ucapan Dila menggantung
"sudah ayo biar aku antar"potong aldo
akhirnya Dila pulang diantar Aldo
"mas ayo ke kamar"ajak Vina menarik tangan Aditya
"bukan gini sayang"ucap Aditya memegang tangan Vina
"tapi.....gini"sambung Aditya kemudian menggendong Vina menuju kamar mereka.
"mas kamu apa apaan sih?"tanya Vina bingung
"jangan lupa dengan janjimu tadi pagi sayang"ucap Aditya tersenyum menggoda
"kan tadi siang udah mas"ucap Vina lagi
Aditya membaringkan Vina di ranjang dan dia juga ikut berbaring disamping Vina
"aku mulai ya?"tanya aditya
"tadi siang kan udah mas"ucap Vina
"itukan kurang puas sayang, lagipula itu kamu yang memulainya"ucapan Aditya berhasil membuat Vina merona
Aditya mulai melancarkan aksinya dan terjadi lah adegan panas seperti tadi siang antara Vina dan Aditya.
"makasih ya sayang"ucap Aditya kemudian mencium kening Vina
"sama sama huby"jawab Vina sambil membenamkan wajahnya di dada bidang Aditya
bersambung.......
hai hai hai🔥✨✨apa kabar kalian?semoga kalian sehat semua ya,jangan lupa untuk cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penyebaran luasan virus Covid19✨
terimakasih 🙏🙏
happy reading all🔥🌺🌺😍