
"tidak perlu sampai lompat lompat seperti itu"ucap Aldo datar melihat Dila yang senang sampai lompat
Mendengar itu Dila langsung diam menunduk
"maaf pak"ucap Dila menunduk
"baiklah kau boleh pergi"ucap Aldo kemudian Dila segera keluar dari ruangan aldo.
Holiday time ๐บ๐บ
"sayang kau sudah bawa semuanya kan?"tanya Aditya
"iya sayang sudah,ayo ke luar semua orang sudah menunggu"ajak vina
Vina dan aditya keluar bersama dan Melihat semua orang sudah menunggu
"Maaf ya lama"ucap Vina merasa tidak enak
"iya kak tidak apa apa"jawab Risa
"Baiklah ayo"ajak Aldo
"mah, pah kami pergi dulu ya"ucap Vina pada mertuanya
"baiklah sayang hati-hati ya"jawab naina
"assalamualaikum"pamit semua orang
"waalaikumsalam"jawab naina dan Rudi
Setelah berada di parkiran mansion mereka membagi mobil
"baiklah do,kau,Rendy,Dila dan Imel dalam 1 mobil sedangkan Risa dan rafly akan ikut mobilku"jelas aditya
"Baiklah dit"jawab Aldo
Mereka berangkat menuju pantai tujuan mereka
"Mas emang kita mau ke pantai mana sih?"tanya Vina kepo
"surprise sayang pokok nya kau akan bahagia"jawab aditya
"hmm baiklah"jawab Vina mengalah
Selama perjalanan Vina dan kedua adik iparnya mendengarkan lagu,makan dan berbincang dengan Aditya
"kak ayo ceritakan bagaimana kalian bisa bertemu bahkan sampai menikah"ucap Risa
"ahahha iya kak ayo ceritakan aku ingin tahu"jawab Rafly antusias
"kita? awalnya kita itu tidak saling mengenal sebelum aku menumpahkan kopi ke jasnya"ucap Vina menatap sinis Aditya
"kopi? maksudnya ka?"tanya Risa tidak mengerti
"aku menumpahkan kopi ke jasnya dan dia memintaku untuk menjadi sekretaris nya setelah itu kami dijodohkan oleh mamah"jawab Vina
"wah menarik sekali seperti kisah di novel"ucap Risa
"awalnya kalian tidak cinta tapi sekarang cinta kalian sangat besar untuk satu sama lain"ucap Rafly
"semoga aku mendapatkan suami sepertimu kak"ucap Risa pada Aditya
"kau gadis yang baik risa aku yakin kau akan mendapatkan pria yang baik"ucap Aditya tanpa mengalihkan pandangannya dari mobil
Setelah 3 jam perjalanan Aditya menepikan mobilnya dipinggir jalan diikuti mobil Aldo
Aditya,Aldo dan rendy keluar mobil dan berbincang
"Kau siap?"tanya Aditya pada Aldo
"hei kenapa kau gugup begitu, kau sering mendapatkan tender dengan mudah masa mendapatkan gadis saja tidak bisa"ucap Rendy
"Kalian tuh aku bukan tipe pria yang suka mengatakan kata kata romantis untuk mendapatkan gadis"kesal Aldo
"makanya kau itu sejak dulu tidak pernah dekat dengan wanita sekarang kau tidak punya pengalaman kan"ucap Aditya sombong padahal dia juga sama parno dulu ๐
"sombong sekali kau jika bukan karena Vina kau juga akan sama seperti ku"ucap aldo
"hahaha"tawa Rendy
"mereka sedang apa sih?"tanya Vina melihat dari kaca mobil
"biar aku keluar dulu kak"ucap risa kemudian keluar
Risa berjalan menuju Aditya tanpa ia lihat ada sebuah batu hampir membuatnya jatuh
Hap....
tubuh Risa ditangkap seseorang mencegah dirinya jatuh dan ternyata orang itu adalah Rendy
"kau tidak apa apa?"tanya Rendy sambil memeluk bahu risa
"aku tidak apa apa terimaksih"ucap risa melepaskan pelukan Rendy
Tanpa mereka sadari ada sorot mata benci menatap Risa
"kau bilang tidak akan merebutnya dariku?lalu ini apa kau bahkan mencari perhatiannya"ucap orang itu yang tak lain adalah Imel
"Imel ada apa?"tanya Dila yang melihat Imel menahan amarahnya
"tidak"jawab Imel
Aditya dan yang lainnya masuk dan kembali melanjutkan perjalanan menuju pantai dan Akhirnya mereka sampai disebuah Pantai bertulisan "Taman impian jaya Ancol"
Vina dan yang lainnya turun dari mobil
"hmmm sejuk sekali"ucap Vina sambil merentangkan tangannya menghirup udara pantai
"kau suka tidak?"tanya Aditya
"suka sekali mas... terimaksih"jawab Vina kemudian memeluk tangan Aditya mesra
Aditya mengelus puncak kepala suaminya sesekali mencium nya
"Kak ayo kesana"ajak Risa pada Vina
"hmm boleh,dil,Mel ayo kesana"ajak Vina pada kedua sahabatnya
"ayo"jawab keduanya
"sayang hati hati"teriak Aditya dijawab anggukan kepala Vina
Vina,Risa,Dila dan Imel bermain air pantai dan sesekali Aditya memotret istrinya
"sayang ayo senyum"ucap Aditya
nih visualnya anggaplah ini sedang mengandung ya๐
"mas aku belum siap ihh"ucap Vina cemberut
"tapi kau terlihat cantik sayang"ucap Aditya menunjukan fotonya
"memang kapan aku pernah jelek"ucap Vina percaya diri membuat Aditya terkekeh
"istrinya siapa sih ini?"tanya Aditya sambil mencubit sayang pipi vina
"auchh sakit mas"ucap Vina
Aditya menggendong Vina mendekat ke bibir pantai
"kau bahagia sayang?"tanya aditya yang masih menggendong tubuh istrinya
"sangat mas terimakasih"jawab Vina kemudian mencium pipi Aditya
"oh ya ampun lihat lah kakak dan kakak ipar sangat romantis"ucap Risa sambil memangku tangannya di dagu
"ya ampun aku iri dengan Vina"ucap Dila yang juga memperhatikan pasutri itu
"beruntungnya Vina"ucap Imel
"Dila?"panggil Aldo
"iya pak?"tanya Dila formal
"tidak perlu memanggil ku pak, aku ingin mengatakan sesuatu padamu"ucap Aldo
"iya do ada apa?"tanya Dila
Aldo memegang kedua tangan dila,Vina dan yang lainnya mendekat kearah mereka
"Dila aku mungkin bukan pria yang akan mengutarakan perasaan ku dengan kata kata romantis,tapi sungguh aku ingin menjadi satu satunya tempat kau bersandar dan pulang"ucap Aldo menatap Dila penuh perasaan
"apa maksudmu do?"tanya Dila dengan air mata yang sudah tergenang
"Aku mencintaimu Dila, apa kau mau menjadi wanita pertama yang menjaga hatiku?"tanya Aldo
Dila tidak menjawab pertanyaan Aldo dia justru malah menangis membuat semua orang bingung
"kenapa kau menangis?jika memang kau tidak suka padaku tidak apa apa"ucap Aldo lembut
Dila memeluk erat tubuh Aldo dan menangis didalam pelukannya
"aku mau... aku mau jadi wanita pertama yang mengisi hatimu...aku juga cinta sama kamu do"ucap Dila dengan isakan
"terimakasih"ucap Aldo semakin mempererat pelukannya
Vina dan Imel sungguh senang akhirnya perasaan Dila tidak bertepuk sebelah tangan
"huhhhh udah dong peluk nya bikin iri aja"ucap Risa menggoda Dila
"dasar bocah"Umpat aldo kemudian melepas pelukan nya
"Kau iri kan? aku tidak akan membiarkan mu mengambil Rendy dariku"bisik Imel ditelinga Risa
Risa diam tak berkutik dengan perkataan Imel dia memilih mendekati Vina dan berbicara padanya
"kak aku lelah bisa kita duduk"ucap Risa
"mas ayo aku haus mau minum es kelapa"rengek Vina
"baiklah sayang ayo"ajak Aditya
kini semuanya tengah menikmati segarnya minuman kelapa, senyum tak henti hentinya mengembang di wajah Dila maupun Aldo
"hmmm pasangan baru cengengesan Mulu kaya kuda balap"sindir Vina
BERSAMBUNG......
HAYY APA KABAR??AKU UP LAGI NIHH๐๐
BANTU AKU LIKE DAN KOMEN KEKURANGAN NOVEL INI DONG๐๐KALO BERKENAN BOLEH VOTE, HIHIHII
TERIMAKASIH, HAPPY READING โค๏ธ๐บ