My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 118



Setalah selesai makan malam,mereka berkumpul di ruang keluarga seperti biasanya.


Disaat sedang menikmati camilan yang dibuat Vina ditambah dengan sinetron yang mereka tonton, pintu ruang keluarga terbuka memperlihatkan Imel dan Rendy yang baru datang.


"Assalamualaikum"salam Rendy dan imel.


"Waalaikumsalam"jawab semuanya.


"eh ada kalian kemarilah"Vina menjentikkan jari jarinya.


"ada apa tumben sekali kalian datang malam malam begini?"tanya Aldo.


"jika bukan karena Imel yang mengidam aku juga tidak mau datang apalagi harus melihat wajah kalian berdua"jawab rendy terdengar malas.


"kenapa wajahmu ditekuk begitu?"tanya aditya.


"kalian akan tahu nanti"jawab rendy.


"ada apa nak kalian kemari?"tanya naina.


"emmm begini Vin aku kesini mau minta izin padamu tapi kau jangan marah ya"ucap imel.


"apa?"tanya vina.


"Aku sedang menginginkan sesuatu tapi sungguh aku sendiri merasa aneh dengan keinginan ku yang tidak masuk akal ini"jawab Imel berbelit-belit.


"kenapa bicaramu berbelit-belit begitu langsung saja pada intinya"ucap dila.


"aku....aku.."Imel ragu ingin mengatakan keinginannya, akhirnya Rendy lah yang membuka suara.


"dia ingin memegang wajah aditya katanya wajah aditya benar benar tampan dan dia ingin anak ku mirip dengannya"jawab rendy langsung dengan sorot mata yang malas.


"ha?"kejut semua orang.


"Hahahahaha"tawa semua orang pecah tatkala mendengar penuturan rendy.


"Astaga Imel bagaimana bisa kamu ngidam hal aneh begitu"ucap Vina masih tertawa.


"aku juga tidak tahu tapi aku benar-benar ingin, boleh ya"pinta Imel.


"sayang wajahku juga tampan kenapa kamu mau memegang wajah aditya sementara suami kamu tak jauh tampan darinya"ucap rendy memelas.


"kan tak jauh tampan bukan lebih tampan, lagipula ini kan permintaan anakmu juga"jawab Imel.


"tapi sayang anak kita tidak akan mungkin mirip aditya karena dia anakku bukan anak aditya"ujar Rendy lagi.


"sudahlah rend akui saja aku ini memang tampan,kau tidak lihat setampan apa anakku"ucap aditya menyombongkan diri.


"Diam kau!!"ucap rendy kesal membaut aditya semakin terkekeh.


"aku juga tahu sayang tapi setidaknya akan ada sedikit yang mirip dengannya"jawab Imel pada suaminya.


"sudah sudah, kamu mau menyentuh wajah aditya kan? lakukan lah"ucap Vina memberi izin.


"ahh terimaksih"jawab imel sumringah.


Aditya hanya menunjukan ekspresi datar ketika Imel mendekatinya.


Imel menyentuh pipi Aditya dan menarik hidung mancung aditya Sampai si pemilik meringis kesakitan.


"hei Imel kau mau membuat hidung ku putus ya"pekik aditya.


"hahha maaf maaf abisnya hidung mu ini mancung sekali"jawab imel.


Vina hanya tertawa melihat suaminya yang sedang meringis kesakitan itu sedangkan Rendy? jangan tanya hatinya begitu dongkol melihat aditya yang tersenyum meledek.


"Sabar sabar saat ini juga aku punya dendam padanya, bagimana jika kita bekerjasama untuk membalas aditya?"bisik Aldo menyeringai.


"Aku setuju"jawab Rendy.


Setalah puas memegang wajah Aditya,Imel dan rendy pamit untuk pulang karena hari sudah semakin larut dan besok rendy akan melakukan operasi besar dirumah sakit.


"Sayang?"panggil aldo mengelus punggung dila.


"apa sayang?"jawab dila membalik badan menghadap Aldo.


"Ayo lanjutin yang tadi belum selesai"ajak Aldo dengan muka melas.


"Tapi sayang aku ngantuk banget"jawab dila.


"kamu diem aja biar aku yang bergerak"Aldo mencoba meyakinkan istri nya.


"hmm yaudah deh"jawab dila pasrah Karena melihat suaminya yang terlihat menahan sesuatu.


Aldo mulai melancarkan aksinya mulai dari ciuman, hisapan dan belitan mulut nya pada mulut istrinya.


Tangan Aldo mulai menyentuh setiap jengkal tubuh Dila, Dila yang awalnya mengantuk berubah menjadi segar dan menikmati sentuhan suaminya.


"sshhh sayang...."panggil dila meremas rambut Aldo yang sibuk bermain di dadanya.


Aldo begitu bersemangat ketika tahu dila menikmatinya.Akhirnya Aldo mendapatkan kepuasan nya yang sempat tertahan akibat ulah aditya.


Cup


"terimakasih sayang"ucap Aldo setelah mencium puncak kepala dila.


Dikamar lain, pasutri yang sudah dikaruniai anak itu sedang memandangi anak mereka yang sudah tertidur dengan lelapnya.


"anak mamah pules banget ciii bobo nya"ucap vina seraya mengelus rambut Al sayang.


"anak papah ganteng, papah pinjem mamah sebentar ya kami tidur di box bayi sebentar"ucap aditya.


Vina mengerutkan keningnya tidak mengerti perasaan Aditya.


"maksud nya apa mas?"tanya vina memandangi Aditya yang sedang memindahkan Al dari kasur menuju box bayi.


"Ayo sayang"ajak Aditya yang sudah berbaring di samping Vina.


"ayo kemana?"tanya Vina tidak mengerti.


Aditya tidak menjawab dia justru menarik kepala Vina ke wajahnya hingga bibir mereka saling bersentuhan.


Vina memejamkan matanya menikmati ciuman hangat dari aditya, ciuman Vina berpindah ke kening dan mata aditya kemudian kembali ke tempat semula.


Aditya memutar posisi mereka,kini posisinya aditya menindih tubuh Vina.


"aku akan selalu membuatmu bahagia sayang"ucap Aditya menatap Vina penuh ketulusan.


"Aku mencintaimu mas"ucap vina kemudian mencium bibir aditya.


Malam semakin larut,angin menerobos masuk dari sela sela fentilasi tapi kedua pasutri yang sedang dibakar gairah itu masih belum menyelesaikan permainan nya.


"Tidurlah sayang, selamat malam"ucap aditya.


Mereka berdua terlelap setalah memadu cinta yang tidak pernah membuat keduanya bosan. Semakin lama pernikahan mereka semakin besar cinta antara keduanya.


Kesetiaan dan ketulusan mencintai pasangan membawa nya pada kebahagiaan yang tidak ada habisnya.


~Cintailah pasangan kalian dengan tulus maka kebahagian sudah datang menghampiri~


~Kebahagiaan diperoleh dengan usaha sedangkan penderitaan diperoleh melalui tingkah laku dimasa lalu~


BERSAMBUNG........


HAI HAI PARA PEMBACA SETIA MY BOSS MY SWEET HUSBAND TERIMAKSIH ATAS DUKUNGAN KALIAN SELAMA INI πŸ™πŸ˜‚πŸ˜Š


BANTU LIKE, KOMEN DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP πŸ˜‚


SEMAKIN BANYAK VOTE DAN LIKE AKU SEMAKIN BERSEMANGAT UNTUK CRAZY UP NIH πŸ€—πŸ€—