My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 74



"ah lupakan..... mari kita makan siang bersama"ajak aditya


"dengan Senang hati tuan"jawab tio


"kau ajak dila sekalian"ucap aditya dan aldo mengangguk


Restoran mistake


"jadi tuan kau menerima ini?"tanya tio


"tentu saja semua karateristik perusahaan anda masuk kriteria kami"jawab aditya


"terimakasih, semoga kita bisa menjadi partner bisnis yang sama sama menguntungkan"Ucap tio


"Tentu"jawab aditya


"dila berikan berkas nya"pinta aditya dan dila memberikan sebuah map merah kepada aditya


"ini dia kontrak kerja sama kita, tolong ditanda tangani"pinta aditya


Setelah membaca isi kontrak tio langsung menanda tangani berkas itu, senyum kemenangan mengembang diwajahnya


"silahkan dinikmati makanannya"ucap aldo pada tio


"terimakasih"jawab tio


Merkapun makan siang bersama, setelah selesai aditya meminta aldo dan dila untuk cuti setengah hari


"kalian pergilah aku memberi cuti setengah hari pada kalian"ucap aditya


"terimakasih pak"ucap dila sopan


"selesaikan urusan kalian,semoga berhasil"ucap aditya menepuk bahu aldo


Tio diam penuh pertanyaan membuat aditya bingung


"kau sedang memikirkan sesuatu tuan?"tanya aditya


"ahh tidak saya hanya lupa bahwa sekarang saya harus pergi karena ada meeting dikantor"ucap tio


"Baiklah tuan sampai jumpa besok"ucap aditya


"saya permisi,selamat siang"pamit tio kemudian pergi


"Kalian masih ingin terus disini?"tanya aditya


"tidak,kalo gitu kami pergi dulu ya"ucap Aldo dan aditya mengangguk


Aldo pergi bersama dila untuk bertemu dengan ibunya dila


"lebih baik aku pulang saja aku sangat merindukan Vina" gumam aditya


Aditya bangun dari duduknya, mengantungi sebelah tangannya memberi kesan yang cool membuat para wanita histeris.


"Oh ya ampun dia tampan sekali"ucap seorang gadis berbaju merah


"Iya benar benar tampan, aku yakin dia sudah punya istri"ucap temannya


"hei kau tidak mengenal dia?dia adalah Aditya brawijaya seorang pengusaha sukses no 1 di Indonesia,aku dengar dia belum menikah dan katanya dia sangat menjaga diri dari seorang wanita"ucap gadis berbaju merah lagi


"oh sayang sekali tampan tapi tidak normal"ucap temannya


Aditya pulang ke Mansion brawijaya dan Melihat kondisi rumah begitu sepi hanya ada beberapa pelayan


"dimana vina?"tanya aditya


"nona di kamarnya tuan"jawab pelayan berpakaian serba putih


Tanpa menjawab aditya langsung menuju kamarnya.


"loh kamu sudah pulang?"tanya naina


"iya mah,kalian mau kemana?"tanya aditya melihat kedua orangtuanya sudah rapih


"kami akan pergi ke acara pernikahan teman kami"jawab Rudi


"Baiklah hati hati aku akan ke kamar melihat Vina"jawab aditya dan keduanya mengangguk


Aditya membuka pintu kamar perlahan takut istrinya sedang tidur


Ceklek


Aditya masuk dan melihat istri nya tengah tidur dengan nyenyak


"sayang mamah lagi marah sama papah,bujuk mamah ya biar gak marah sama papah"ucap aditya pada perut Vina yang sudah besar itu


Aditya memandangi wajah vina dengan sangat lekat, dipandangi semua sudut wajah istrinya dan pandangan aditya terhenti dibibir ranum vina yang sedikit terbuka


"sayang boleh ya"bisik aditya ditelinga Vina


Aditya mendekatkan wajahnya ke wajah Vina dan di tempelkan bibirnya ke bibir manis istrinya itu


Vina merasa sedang dicium lantas membuka matanya lebar lebar ketika sadar suaminya sedang menciumnya


"mmmm....mmmm"Vina memberontak membuat Aditya menghentikan aksinya


"mas kamu apa apaan sih"kesal Vina pada sikap aditya


"ya tapi gak gini juga mas"ucap vina yang masih emosi


"aku minta maaf,kamu lanjutin tidur kamu aku ke ruang kerja dulu"ucap aditya kecewa akan sikap Vina


Vina yang tahu suaminya marah,ada rasa bersalah dibenaknya karena telah membentak imamnya itu


"apa aku sudah salah ya"gumam vina


"aduhh lagian dari pagi perasaanku bawaannya pengen marah marah Mulu"gerutu vina pada dirinya sendiri


Vina turun dari kasur menuju dapur untuk membuatkan kopi


"eh non sudah bangun,ada yang bisa bibi bantu non?"tanya bi Suti


"engga bi aku cuma mau buat kopi untuk mas Adit"jawab Vina ramah


"biar bibi aja yang buatin non"ucap bi Suti namun Vina menggeleng


"gausah bi,bibi lanjutin aja kerjaan yang lain cuma kopi aja kok"tolak vina dan bi suti menurut


Setelah membuat kopi Vina pergi ke ruang kerja aditya yang terletak dilantai 2,Vina menaiki tangga perlahan dan akhirnya sampai


Tok...tok...tok..


sebelum masuk vina mengetuk pintu terlebih dahulu


"Masuk"jawab aditya


Vina masuk dengan membawa nampan ditangannya, aditya yang masih fokus dengan laptopnya tidak sadar jika istrinya yang datang


"Letakan saja di situ"ucap aditya yang mengira pelayan yang membawa kopi


Vina meletakan kopi panas itu dimeja setelah itu dia berjalan mendekati aditya dan duduk dipangkuan aditya


"tidak sopan sek...."umpat aditya terhenti saat melihat istrinya lah yang duduk dipangkuan nya


"Mas marah ya sama aku?"tanya vina mengalungkan tangannya dileher Aditya


Aditya diam tidak menjawab, sebenarnya aditya sekarang sedang mengerjai istrinya itu


"mas....??"panggil Vina lagi


"hmm"Aditya hanya berdehem dan fokus pada laptopnya


"mas jangan marah ya tadi aku cuma kaget aja"ucap Vina memegang kedua pipi aditya agar menghadapnya


"Iya"jawab singkat aditya


Vina perlahan mendekatkan wajahnya dan mencium kening aditya, kemudian ciuman Vina semakin turun mulai dari mata,hidung,pipi dan terkahir bibir


Di lum**nya bibir tipis aditya, aditya yang tidak ingin membuang kesempatan langsung membalas dan menekan tengkuk Vina untuk memperdalam ciumannya


"maaf ya mas"ucap vina setelah meraka melepaskan pungutan mereka


"sssttt....udah sana tidur lagi"ucap Aditya lembut


"gak mau aku mau di sini aja sama kamu"ucap vina semakin erat memeluk leher aditya


"hahaha yaudah ayo sama aku tidur"ajak aditya dan vina mengangguk


Aditya membopong istrinya menuju kamar mereka, menuruni anak tangga dan melewati lorong rumah menuju kamar mereka


"sekarang tidur ya Sayang"pinta aditya dan vina menggeleng


"Kamu juga tidur, aku mau tidur dipeluk"ucap vina bersikap manja tidak seperti tadi pagi


"iya yaudah sini"ucap aditya menarik vina kedalam pelukannya


"mas setelah anak kita lahir aku yakin kamu gak akan bisa peluk aku kaya gini"ucap Vina menenggelamkan wajahnya di dada bidang Aditya


"kenapa begitu?"tanya aditya


"karena semua perhatian aku bakal lebih banyak untuk anak kita"jawab Vina


"gak bisa gitu dong...kalo kaya gitu kapan kita kasih adek buat baby kita"jawab aditya menyeringai


"ishh kamu tuh yang ini aja belum keluar udah mikirin pengen bikin lagi"pekik vina mencubit hidung mancung aditya


"aduh....aduhh....sakit sayang"rengek aditya


"rasain siapa suruh mesum banget"pekik Vina


"hahaha mesum sama istri sendiri mah gak apa apa yank"ucap aditya mendapat tatapan tajam Vina


"oke oke sekarang tidur ya"aditya takut melihat tatapan tajam Vina dan akhirnya mereka sama sama terlelap.


BERSAMBUNG........


HAII AKU UP LAGI NIHH πŸ€—πŸ€— BANTU LIKE DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP πŸ™πŸ˜‚πŸ˜Š BANTU KOMEN KRITIK DAN SARAN JUGA BOLEH πŸ‘ ❀️🌺


TERIMAKASIH, HAPPY READING ❀️🌺😍


JANGAN LUPA FOLLOW INSTAGRAM AKU @Alfianaaa05_ 🌞