My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 163



Malam hari meja tampak ramai dan kekeluargaan, meja panjang dengan banyak kursi dan makanan tampak banyak tertata rapih diatas meja.


"Sayang kamu masak ini semua?"tanya Naina.


"iya mah hari ini keluarga kita semuanya kumpul jadi aku memasak ini"jawab vina


"Ya andai saja kak Adit dan yang lain ada disini lengkap sudah"ucap risa.


"Sudah sekarang makanlah"tutur rudi.


Naina dan rudi tampak sangat menikmati masakan menantunya, bagaimana tidak 2 Minggu sudah mereka tidak menyantap masakan yang menjadi favorit mereka.


"Vina kami benar benar merindukan masakan mu"ucap rudi disela-sela makannya.


"hehehe maksih pah kalo gitu makan lah yang banyak pah"tutur vina seraya menuangkan segelas air putih untuk ibu dan ayah mertuanya.


"Terimaksih sayang"ucap naina membelai rambut Vina.


Setalah makan malam semua berkumpul di ruang tamu,Al bermain bersama Rizky yang usianya 1 tahun sedangkan Vina asik menggoda anak risa.


"auchhh ponakan ante ihh gemes banget ciii"Vina bicara dengan nada anak anak pada Daniel.


"Ante cantik,om anteng ana??"tanya risa dengan suara yang sama seperti vina.


"Om anteng agi kerja cari uang yang buanyak buat ante"jawab Vina.


"Hahahahah"tawa semuanya melihat tingkah Vina dengan bayi 3 bulan itu.


"Vin jangan beritahu Aditya dan yang lain kalo kami sudah disini oke"pinta naina.


"Kenapa mah?"tanya vina.


"Karena kita ingin memberinya kejutan"jawab naina.


"oh beres mah"Vina mengangkat ibu jarinya.


"oh iya mah rencananya kan 1 bulan tapi ini baru Minggu kedua kalian disana,ada apa? kenapa dipercepat?"tanya imel.


"Karena bisnis tio dan Rafly sudah selesai dan lagipula sebentar lagi kan Ramadhan akan lebih baik diawal puasa kita tinggal bersama"jelas naina.


"oh iya sebentar lagi puasa aku sampai lupa"Dila menepuk jidatnya sendiri.


"Kamu sudah USG Vin?"tanya Rudi.


"Belum pah rencananya kemarin tapi karena mas Adit pergi jadi Minggu depan aku memeriksanya"jawab Vina.


"Oh"Rudi membulatkan mulutnya sambil manggut-manggut.


Ketika sedang berbincang ponsel milik Vina berdering,siapa yang menelepon?siapa lagi kalo bukan ayang beb 😂


"Assalamualaikum mas?"


"Waalaikumsalam sayang,Sayang boleh aku minta tolong?"


"Ada apa mas?"


"tolong ke ruang kerjaku dan lihat map merah didekat sudut rak lalu tolong foto dan kirimkan padaku"jawab aditya.


"oh iya mas sebentar ya jangan dimatikan"


Tanpa bersuara Vina pamit pada semuanya untuk ke ruang kerja suaminya.


"Dimana mas?"


"Sudut rak map berwarna merah"


Tangannya fokus mencari cari dan ya ketemu apa yang sedang ia cari.


"mas ini ada aku matikan ya"


Vina mematikan sambungan telepon nya dan segara memfoto kemudian mengirimkannya kepada Aditya.


"Ada apa kak?"tanya rafly pada Vina yang baru kembali.


"hanya memfoto dokumen saja"jawab vina.


"Kak besok ayo kita shoping,sudah lama aku tidak belanja bersama mu"ajak risa.


"Boleh sekalian ajak imel dan dila mereka hampir bertelur karena terus dirumah"canda vina.


"hahaha kau benar kak jika saja bisa mungkin rumah ini sudah penuh dengan telur"saut clara.


"ya mau bagaimana lagi"ucap imel membuang nafasnya.


"jadi besok jam berapa kita ke mall?"tanya dila.


"Jam 3 subuh dil"jawab Imel.


"oh kamu mau bertemu dengan kembaran mu ya?"tanya dila.


"Siapa?"tanya Imel balik.


"Kuntilanak, hahahaha"jawab dila tertawa terbahak-bahak diikuti oleh semua orang.


"Dil enak ya jadi kamu?"ucap imel serius.


"Kenapa?"tanya Dila menanggapi serius juga.


"Kalo mau lihat monyet ketawa tinggal ngaca aja,hahahaha"tawa imel karena berhasil menggoda sahabatnya.


"Hahaha sudah sudah mamah mau pipis karena tertawa"ucap naina masih diselingi tawa.


"Ya sudah ayo ini sudah malam lebih baik kita tidur"ajak tio.


"baikah semuanya kami duluan ya, selamat malam"tio dan risa pergi ke kamar bersama daniel.


"Mamah juga ke kamar ya kalian jangan tidur terlalu malam oke"tutur naina.


Rafly dan Clara juga kembali ke kamar,karena sudah tidak ada siapapun selain mereka bertiga mereka pun ikut Kembali ke kamar.


"Al ayo sayang kita tidur sudah malam"ajak Vina pada anaknya yang sedang tidur tiduran di atas karpet berbulu.


"udah tidur non"bisik bi suti.


"Astagfirullah si Adit anaknya gampang banget ya tidurnya dimana aja jadi"ucap Vina geleng geleng kepala melihat anaknya yang sudah masuk ke alam mimpi.


Vina membawa Al ke kamar dan menidurkannya setalah itu dia pergi ke kamar mandi dan mengganti pakaian nya dengan piyama tidur.


Tring....tring.....


suara notifikasi masuk,Vina memeriksanya ternyata itu adalah pesan dari suaminya yang mengirim foto.


"Selamat malam istriku sayang, Jangan lupa mimpiin suami kamu yang tampan ini ya😘🤣"


nih Pap malam kalo kata anak muda



Vina tersenyum kemudian segera membalasnya.


"Malam juga suamiku sayang yang ganteng nya melebihi batas,gak mau kalo cuma mimpiin maunya dicium beneran 😥"


Vina mengirim foto balik pada suaminya🤣



"Wah istriku mau tidur aja cantiknya kaya orang mau dangdutan 🤣😍😍"


"Nanti kalo kamu pulang akan aku percantik diriku bukan hanya seperti orang yang mau dangdutan tapi juga seperti orang yang mau kondangan 😂"


"jadi gak sabar nih mau pulang dan makan porsi besar😫😂"


"makannya cepat kembali dan silahkan makan sebanyak yang kamu mau😝🤣"


"beneran nih?gak bakal ngeluh 'aduh mas udah ih capek'🤣🤣"


"engga dong 😉"


"ya udah aku akan pulang secepatnya, sekarang tidurlah,sweet dreams baby. I love you😚❤️🌺"


"always love you hubby😘❤️❤️"


Vina meletakan ponselnya kemudian menarik selimut untuk menutupi sampai ke perut nya,dia tersenyum meski hanya lewat ponsel tapi dia bersyukur bisa melihat wajah tampan suaminya itu.


"Aku mencintaimu suamiku"Ucap vina pelan kemudian memejamkan matanya hingga akhirnya dia terlelap.


Azan subuh berkumandang Vina bangun untuk mandi dan mengambil air wudhu kemudian melaksanakan solat subuh sendiri.


Setalah solat Vina turun untuk memasak tak lupa sebelum turun dia meletakan guling di sisi kanan dan kiri Al agar dia tidak terjatuh.


"Selamat pagi mah"Sapa Vina pada naina kemudian mencium pipi ibu mertuanya.


"Selamat pagi sayang,Vina kamu sedang hamil jangan berkerja terlalu keras soal masak biar menjadi urusan mamah"tutur naina.


"ini sama Sekali tidak membuatku lelah mah"ucap vina.


"kali ini turuti mamah ya dan ini mamah sudah membuatkan susu hangat untukmu"Naina memberikan segelas susu ibu hamil.


"Baiklah mah, terimaksih untuk susunya"ucap vina kemudian memeluk naina.


"sama sama sayang"naina mengelus punggung menantunya.


"Selamat pagi Tante, selamat pagi kakak ipar"sapa Clara dan risa yang baru turun.


"wah tumben nih udah bangun"sindir Vina pada risa.


"tentu saja kan kau yang mengajarkan ku bahwa setelah menikah akan sangat berbeda saat kita masih muda, harus mengurus keperluan suami dan anak karena itu aku ingin bantu memasak"jelas risa.


"Aku bangga padamu risa"ucap Vina memegang sebelah pipi risa.


"Semua kebaikan yang ada padaku itu semua karena dirimu juga yang mau mengajarkanku kak meski hanya lewat telepon kau mau mengajarkan ku,ka Adit sangat beruntung memilikimu sebagai istrinya"ucap risa pada Vina yang setia mengajarkannya memasak lewat online selama beberapa bulan belakangan ini.


"Aku juga beruntung bisa bertemu dengan keluarga sebaik ini"ucap vina.


"Begitupun dengan ku kak aku dan kak tio beruntung bisa bertemu dengan keluarga semanis keluarga Brawijaya ini"saut clara.


"sudah jangan membuatku nangis di pagi hari"naina menyeka air matanya yang hampir jatuh ketika mendengar ucapan Vina dan Clara.


"Ya sudah mau aku ke kamar dulu ya mau lihat Al"ucap Vina diangguki naina.


Ketika sedang berjalan melewati kamar Imel tanpa sengaja dia mendengar percakapan imel dengan seseorang ditelepon yang membuatnya geleng geleng kepala.


"Sayang kamu kapan pulang aku kangen"


"Sabar sayang aku akan pulang setelah pekerjaan ku selesai sayang"


"Cepatlah pulang nanti aku akan memberikan apapun yang kamu mau"


"Kalo aku minta 5 ronde apa akan kamu kasih?"


"10 ronde pun aku kasih"


"hahahaha baiklah aku akan pulang secepatnya"


Vina geleng kepala mendengar percakapan yang tanpa sengaja didengar oleh-nya.


"dasar Imel itu apa dia tidak sadar 3 ronde saja sudah hampir membuat tidak bisa berjalan dia justru malah menantang 10 ronde"ucap Vina sambil terkekeh kemudian kembali ke kamarnya.


JANGAN LUPA KOMEN POSITIF UNTUK MEMBUATKU SEMANGAT YA SAYY😘😘😍


BERSAMBUNG.......