My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 144



Imel dan Rendy menghabiskan waktu bersama menikmati ice cream,jalan jalan di taman dan kencan seperti seorang yang sedang pacaran.


"Rend aku sangat bahagia aku takut Kebahagiaan ini akan direnggut dariku"ucap Imel yang sedang menyandarkan kepalanya di dada bidang rendy.


"Ssstttt sudah sayang aku yakin kita akan bisa menemukan jalan, kamu akan sembuh sayang"ucap rendy.


"Aku ingin kamu janji jika memang umurku tidak ada kamu akan menyayangi anak kita lebih dari apapun"Imel menengadah menatap suaminya.


Cup


"aku janji sayang"jawab rendy mencium kening Imel.


Setalah puas seharian menikmati waktu bersama, mereka memutuskan untuk pulang.


"Sayang pulang yuk anak kamu nih minta istirahat seharian makan terus"ajak Imel.


"ayo deh papah juga kangen mau liat kamu"ucap Rendy terbesit senyum licik diwajahnya.


"hmmm siap siap begadang ini mah"celoteh Imel.


Selama perjalanan tidak ada pembicaraan sama sekali,Imel yang lelah memutuskan untuk bersandar di lengan rendy sedangkan rendy fokus mengendarai.


"Sayang ini bukan jalan ke mansion kan?"tanya Imel ketika rendy tidak membelokan mobilnya.


"aku punya satu kejutan untuk kamu sayang"ucap rendy menciumi puncak kepala Imel.


"hah apa tuh...ih aku penasaran jadinya???"ucap Imel sumringah.


"nanti sayang kalo dikasih tau namanya bukan kejutan lagi dong"ledek Rendy.


"isshhh mainnya rahasia rahasiaan ya"Imel mencubit gemas pipi Rendy.


"aduh sakit sayang jangan dicubit di cium lebih enak"goda rendy.


Muanchh.....


Imel mencium lama pipi rendy sampai lipstik nya berbekas di pipi rendy.


Rendy membawa imel ke sebuah bangunan yang menjulang tinggi, terdapat air mancur di tengah tengah lobi,tamu kalangan atas keluar masuk dari bangunan itu...ya bisa dibilang ini adalah hotel berbintang lima.


"Sayang untuk apa kita kesini?"tanya imel pada rendy yang sedang membuka seatbelt nya.


"ayo sayang"ajak rendy.


Imel mengikuti langkah suaminya, dilihat dari sudut manapun hotel ini seperti istana megah,karyawan menyambut dengan sopan dan ramah.


"Selamat malam,ada yang bisa kami bantu?"tanya seorang resepsionis.


"berikan kunci kamar nomor 34"pinta rendy.


Setelah mendapatkan apa yang dia pinta,dia kembali menggandeng tangan imel masuk ke dalam lift.


Rendy membawa imel ke lantai 8, diletakkan keypad nya dipintu kemudian dia menutup mata imel menggunakan sapu tangan.


"sayang kenapa tutup mata gini,aku gak bisa liat"ucap Imel tangannya seperti mencari cari.


"tenang dulu ada aku, sekarang ayo ikut aku"rendy menuntun imel masuk ke dalam kamar presidential suite.


"jangan buka mata dulu sebelum aku suruh ya"titah rendy sambil membuka ikatan sapu tangan yang melilit di kepala istrinya.


"Sekarang buka"perintah rendy.


Perlahan Imel membuka matanya.


"SURPRISE"ucap rendy bertekuk lutut dihadapan imel sambil membawa sebuket bunga.


"Sayang.....semua ini....semua ini untukku?"tanya Imel tidak percaya.


"iya sayang semua untukmu,malam ini aku ingin menghabiskan waktu bersama denganmu"jawab rendy mengajak imel duduk di ranjang king size.


"Tapi kapan kamu menyiapkan ini semua?"tanya imel matanya tak henti menatap sekeliling kamar yang dipenuhi lilin dan bunga mawar.


"Kemarin"jawab rendy singkat.


Imel bangun dari duduknya, melangkah menuju balkon dimana terlihat keindahan kota dimalam hari.Suara kendaraan yang riuh bercampur dengan angin malam sangat nyaman dinikmati.


"Sayang aku Sangat bahagia"ucap imel merentangkan tangannya.


"Aku Senang jika kamu bahagia,aku akan selalu membuatmu bahagia sayang"ucap rendy memeluk imel dari belakang dan mengelus perut Imel yang buncit.


Malam semakin dingin, rendy dan Imel memutuskan untuk masuk dan istirahat.


"Sayang sudah malam ayo masuk"ajak rendy dan Imel mengangguk.


Ketika Imel siap melangkah, tiba tiba rendy menggendong nya ala bridal style.


"Sayang ih turunin aku berat tau"pekik imel yang terkejut.


"aku mencintaimu rend"ucap imel tersenyum manis dan menatap rendy begitu dalam penuh arti.


"Aku juga sangat sangat mencintai mu istriku"jawab rendy membelai wajah Imel.


Perlahan Rendy mendekatkan bibirnya ke kening Imel,dia mulai mengecup kening,mata,hidung,pipi,dagu dan terakhir adalah bibir.


Imel memjamkan matanya menikmati setiap sentuhan bibir seksi rendy pada bibirnya.


"Istirahatlah sayang"ucap Rendy melepas ciumannya.


"gak jadi nengokin baby kita?"tanya Imel.


"aku tidak mau kamu kesakitan sayang"rendy tiduran disamping Imel.


"aku tidak kesakitan sama sekali sayang, lagipula aku istri kamu memang sudah kewajiban ku untuk melayani kamu"Tutur Imel.


"sudah sayang sekarang tidur ya"Rendy membawa Imel untuk meletakkan kepalanya di dad bidangnya.


Disisi lain sebuah rumah mewah, Pasutri basi itu juga sedang menikmati malam mereka.


"Sayang tadi kata baby aku harus nengokin dia"ucap aditya menatap Vina.


"alah bilang aja lagi pengen pake bawa bawa baby lagi"celoteh Vina.


"hehehehe istriku ini emang paling pinter kalo soal anuan"ucap aditya cengengesan.


"Anuan anuan.... apa itu anuan... pake bahasa Indonesia yang baik dan benar"ceramah Vina seperti seorang guru.


"baik Bu guru"ledek aditya semakin tertawa lepas.


"kamu tuh ihhhhh......"Vina memukul bahu aditya.


Aditya memegang kedua tangan vina dan menariknya sampai bibir mereka saling menempel.


Ciuman panas terjadi antara keduanya, aditya siap untuk melepas pakaian Istrinya tapi eh tapi.......


Ha...... ha....ha....


Al tiba tiba menangis mungkin mengigau,Vina melepas ciumannya dan menghampiri box bayi Al.


"ohh anak mamah"Vina menggendong Al dan menina bobokkan nya.


Aditya mengacak-acak rambutnya dan mendengus.


"Al sayang kenapa harus ganggu waktu papah sama mamah"ucap aditya.


"udahlah mas kamu tuh harus ngalah sama anak belum nanti kalo adiknya Al udah lahir makin gak bisa kamu sentuh aku"ledek Vina.


"Aku akan menyewa baby sitter biar kamu ada yang bantu urus mereka"ucap aditya.


"gak usah mas aku bisa sendiri kok"tolak Vina.


"engga pokonya nanti aku harus cari baby sitter biar kamu gak terlalu capek dan malamnya fit untuk olahraga 10 ronde"pekik aditya.


"ogah"tolak vina seraya menjulurkan lidahnya.


"Sayang lihat setelah Al tidur akan aku makan kamu sampe kenyang"tutur aditya membuat bulu kuduk Vina berdiri.


ya ampun sekali berucap itulah yang akan terjadi,huhhh gimna gak bunting mulu kalo setiap hari usahanya.


ucap Vina dalam hati.


Setalah 30 menit Al kembali tidur, Vina yang sudah mengantuk tidak peduli apa yang sedang aditya lakukan pada tubuhnya.


Vina hanya memejamkan matanya sesekali mengeluarkan suara indahnya.


Setalah kurang lebih 1 jam olahraga, aditya menjatuhkan badannya di samping Vina yang sudah terkulai lemas karenanya.


Cup


"terimaksih sayang"bisik aditya.


BERSAMBUNG.......


MAAF YA JARANG UP....AKU MAU BILANG NIH MUNGKIN HARI INI AKU AKAN UP 2 EPS TAPI SABAR YA 😊PLIS JANGAN PAKSA AKU UNTUK MENULIS SETIAP HARI, AKU JUGA PUNYA KEHIDUPAN SELAIN NOVEL INI APALAGI AKU INI SEORANG PELAJAR DAN SEDANG MEMPERSIAPKAN TAHUN AJARAN BARU YANG SEBENTAR LAGI MULAI🤗🤗


AKU AKAN UP SESUAI JANJI,KALO AKU BILANG 2 YA BERARTI 2 KALO LEBIH MUNGKIN KARENA AKU GAK ADA KERAJAAN.


AKU SENENG KALIAN SELALU MENANTI AKU UPDATE SENANG BANGET MALAH JUJUR AKU SERING SENYUM SENDIRI KALO LIAT KOMENTAR KALIAN🤣🤣


AKU UCAPKAN TERIMAKSIH BUAT KALIAN YANG SELALU SETIA TUNGGU AKU🙏😘😘


TERIMAKASIH 🤗❤️🤗🤗