My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 179



Aditya dan Vina sudah rapih dengan pakaiannya untuk pergi ke rumah sakit karena hari ini jadwal USG vina.


"sayang apa tidak sebaiknya kita ajak Al?"tanya vina seraya menuruni satu persatu anak tangga.


"Rumah sakit tidak baik untuk anak anak sayang,aku tidak mau nanti Al sakit karena kamu tahu kan rumah sakit itu menyimpan berbagai penyakit"jawab aditya lembut.


"Baiklah mas"jawab vina.


Vina dan Aditya pergi ke ruang keluarga untuk berpamitan dengan naina dan rudi.


"mah aku sama vina pergi ke rumah sakit ya....mmmm sekalian titip Al"ucap aditya merasa tidak enak karena terlalu sering menitipkan anaknya pada orangtuanya.


"iya nak pergilah semoga hasilnya membahagiakan ya"ujar naina.


"Oh iya vin jika bertemu rendy tolong katakan padanya hari ini aku akan pergi ke rumah orang tua ku ya karena sejak pagi aku berusaha menghubunginya tapi tidak aktif"ucap imel.


"Baiklah mel nanti akan aku sampaikan padanya"balas vina.


"kami pergi dulu, assalamualaikum"salam Aditya setalah mencium punggung tangan naina dan Rudi bergantian dengan vina.


Al tidak menangis mungkin dia mengerti jika papah dan mamahnya akan pergi memeriksa adiknya.


"Mas nanti aku mau tanya sama dokter akhir akhir ini asi ku keluar sangat sedikit,apa mungkin karena aku sedang mengandung?"ucap vina pada suaminya.


"ya sudah sayang nanti katakan saja padanya jika asi mu tidak keluar,bisa jadi itu karena persiapan menyusui karena itu tidak keluar"jawab aditya.


Sesampainya di rumah sakit Aditya dan Vina segara pergi ke ruangan dokter rani dan pas sekali mereka berpapasan dengan dokter rendy.


"hei rend?"Panggil aditya.


"eh dit,vin kalian sudah kesini"ucap rendy.


"Rend tadi kata imel hari ini dia akan pergi ke rumah orangtuanya,dia sudah menghubungi mu berkali kali tapi ponselmu tidak aktif"ucap vina mengatakan pesan Imel.


"Ah iya aku mematikan ponsel ku karena operasi tadi,baiklah vin terima kasih sudah memberitahuku dan semoga hasil USG nya membahagiakan"ucap rendy diamini vina dan aditya.


Setelah kepergian rendy,vina dan aditya langsung pergi ke ruangan dokter rani.


Tok.....tok....tok....


"Masuk"ucap dokter dari dalam.


"selamat siang tuan aditya dan nona vina"ucap dokter rani.


"siang dok"jawab vina.


"Silahkan duduk"dokter rani mempersilahkan aditya dan vina duduk di depannya.


Vina dan Aditya duduk di depan dokter rani,dr rani membuka kaca mata nya dan meletakan kedua tangannya di atas meja.


"baiklah ayo ceritakan apa yang dialami bumil cantik ini???apa ada keluhan?"tanya dokter rani sedikit memuji.


"Begini dok anak pertama saya berusia kurang lebih 3 tahun,dia masih menyusu ASI saya tapi belakangan ini ASI saya tidak keluar apa itu berhubungan dengan kehamilan sekarang?"vina menjelaskan keluhan yang ia rasakan ketika Al sedang menyusu.


"Benar sekali nona, Ketika seorang ibu tengah mengandung,ASI yang biasa diberikan untuk anaknya bisa jadi tidak keluar karena untuk persiapan menyusui nanti dan saran saya usia anak anda sudah seharusnya lepas dari ASI dan diganti dengan susu formula sesuai umurnya untuk pertumbuhannya"jelas dokter rani.


"tapi dok apa tidak masalah dan apa anak saya akan langsung mau menyusu menggunakan dot?"tanya Aditya.


"tidak masalah sama sekali tuan dan memang diawal dia belum terbiasa namun seiring berjalannya waktu dia pasti akan terbiasa untuk lepas dari ASI ibunya"jawab dokter rani.


"Baiklah dok terimakasih atas info dan saranya"ucap Aditya diangguki dokter rani.


"kalo begitu mari kita langsung saja,mau liat baby twins kan"canda dokter rani pada pasutri yang selalu terlihat harmonis itu.


Vina berbaring di atas bangsal kemudian dioleskan perutnya menggunakan gel sebelum akhirnya sebuah alat berputar kesana kemari diatas perutnya.


"kalian bisa melihatnya?"tanya dokter rani tanpa menatap vina maupun aditya.


"iya dok dan sama saja seperti awal hanya sebuah gulungan hitam dengan 2 biji kacang yang anda katakan sebagai anak saya"jawab aditya.


"benar sekali tuan aditya dan kali ini kalian beruntung karena baby ini menunjukan jenis kelaminnya mungkin mereka tidak tega harus membuat orang tuanya menunggu"ucapan dokter rani membuat Aditya bertanya dengan antusias.


"lalu apa jenis kelamin anak saya dok?"tanya aditya antuasias.


"Tapi saya salah tuan hanya salah satu dari mereka yang menunjukan jenis kelaminnya mungkin mereka ingin memberi kejutan pada kalian"antuasias aditya memang berkurang tapi dia tetap bersemangat mendengar jenis kelamin salah satu anaknya.


"jadi anak saya yang terlihat jenis kelaminnya apa dok?"tanya vina.


"Selamat tuan Aditya dan nona vina,anak kalian perempuan dan besarnya sudah seperti sebiji kentang"jawab dokter rani.


"benarkah dok anak saya perempuan?"tanya aditya berbinar.


"iya tuan selamat ya"jawab dokter rani.


"sayang akhirnya keluarga kita akan mendapatkan cucu perempuan"Aditya memeluk Vina yang masih berbaring tanpa malu pada dokter dan suster yang ada disana.


"mas udah ah lepas malu tuh sama dokter"bisik vina.


"nona mulai hari ini kalo bisa mulai untuk memberi susu formula untuk anak anda mengingat anak anda kembar jadi membutuhkan banyak asi dan banyak lah memakan buah dan sayuran agar bayi dalam kandungan anda tetap terjaga kesehatannya"jelas dokter rani seraya menuliskan resep obat.


"mohon diambil di apotek terdekat dan tolong dihabiskan"ucap dokter rani memberikan resep obatnya pada Aditya.


"baiklah dokter terimakasih banyak atas bantuannya"ucap Aditya kemudian pergi meninggalkan ruangan dokter rani menuju apotek tapi sayangnya saking bahagianya dia melupakan istrinya yang masih terbaring.


"udah biarin aja dok nanti juga balik lagi"ucap vina ketika dokter rani ingin memberitahu Aditya jika dia melupakan istrinya.


Dan benar saja Aditya kembali dengan menunjukan deretan gigi putih dan bersihnya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"ngapain balik lagi?udah sana"ketus vina.


"ya maaf yank saking bahagianya aku pengen buru buru pulang dan memberitahu kabar ini pada semua orang"ucap Aditya cengengesan.


"Ih dasar yaudah ayo"Vina bangun kemudian berpamitan pada dokter rani yang sejak tadi menahan tawa melihat tingkah pasiennya itu.


"semoga ibu dan bayinya selamat sampai proses persalinan"ucap dokter rani sebelum akhirnya vina menghilang dibalik pintu.


"jangan cemberut Mulu sayang nanti jelek loh"bujuk Aditya.


"lagian kamu masa ninggalin istrinya sendiri masa lupa sama istrinya"Vina cemberut mengerucutkan bibirnya.


"iya sayang maaf ya lain kali akan bawa gembok sama rante biar kita saling terikat dan tidak ketinggalan"canda Aditya.


"gak lucu"ketua vina.


Aditya berjalan mundur di depan Vina tanpa mereka lihat seseorang juga sedang berjalan sambil menggandeng tangan istrinya yang juga sedang hamil.


Bruk.....


punggung Aditya menabrak dada seseorang karena postur tubuh mereka yang sama tinggi.


"bisakah anda berjalan dengan benar???"bentaknya pada Aditya.


Aditya berbalik dan menatap orang yang ia tabrak dan meminta maaf.


"ahhh tuan maafkan saya"ucap Aditya menyatukan dua tangannya.


"mas jangan bicara begitu diakan tidak sengaja"ucap istrinya


"tuan maafkan suami saya ya dia tidak sengaja menabrak anda"ucap vina.


"Tuan Aditya???"orang yang ditabrak Aditya tiba tiba memanggil namanya.


Aditya menatap lekat wajah pria dihadapannya ini dan matanya berubah menjadi ramah.


"tuan Adrian???"ucap Aditya menyadari orang didepannya ini.


"oh ya ampun senang sekali saya bisa bertemu dengan seorang pengusaha yang notabennya no 1 terkaya dan tersukses di Indonesia"ucap pria itu yang bernama Adrian.


"ah saya benar benar tersanjung dengan ucapan anda tapi Anda lupa jika anda juga seorang pengusaha muda no 1 di Indonesia"ucap Aditya.


"hanya pengusaha no 1 di Indonesia bukan terkaya dan tersukses dan ya sampai saat ini perusahaan anda selalu berada diatas.Saya benar benar salut dengan anda tuan karena selalu bisa mempertahankan posisi perusahaan anda"ucap Adrian.


"terimakasih banyak dan kolaborasi antara perusahaan kita saat ini juga cukup baik syukurlah sebentar lagi proyek kerjasama kita akan selesai saya berharap anda masih mau bekerjasama dengan ku"ucap Aditya.


"tentu saja siapa yang akan menolak ajakan dari anda"Adrian mengulurkan tangannya dan langsung disambut hangat oleh Aditya.


"oh ya perkenalkan dia istrinya Vina"Aditya memperkenalkan wanita yang dicintainya.


"senang bisa bertemu dengan wanita yang berhasil merebut hati seorang pria batu seperti kata orang diluar sana"canda Adrian membuat Aditya terkekeh.


"dan ini perkenalkan dia istriku Aulia"Adrian memperkenalkan istrinya pada Aditya dan vina.


"Vina"Vina mengulurkan tangannya disambut langsung oleh aulia.


"Aulia"balas Aulia.


"kalian sedang apa disini?"tanya Aditya.


"saya ingin melakukan cek up kandungan istri saya tuan"jawab Adrian.


"kebetulan sekali saya baru saja keluar habis melakukan USG untuk anak kedua dan ketiga saya"saut Aditya.


"maksudnya nyonya Vina sedang mengandung anak kembar?"tanya Aulia pada Vina.


Vina mengangguk tersenyum menjawab pertanyaan Aulia.


"beruntung sekali doakan semoga aku juga bisa memiliki anak kembar seperti anda ya"ucap aulia diamini keempatnya.


KOLABORASI ANTARA NOVEL MY BOSS MY SWEET HUSBAND DENGAN MENIKAHI PRIA CACAT DEMI AYAH๐Ÿ˜๐Ÿ˜


YUK KEPOIN KISAH AULIA DAN ADRIAN JUGA ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


BERSAMBUNG.....