My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 75



"rasain siapa suruh mesum banget"pekik Vina


"hahaha mesum sama istri sendiri mah gak apa apa yank"ucap aditya mendapat tatapan tajam Vina


"oke oke sekarang tidur ya"aditya takut melihat tatapan tajam Vina dan akhirnya mereka sama sama terlelap.


Aldo sedang duduk menunggu seseorang dirumah yang dikatakan cukup besar


"Maaf menunggu"ucap seorang wanita paruh baya menghampiri nya bersama dila


"tidak apa apa Bu"jawab aldo sopan kemudian mencium punggung tangan ibu dila


"jadi apa tujuan mu kesini?"tanya ibu dila to the point


"Saya hanya ingin berkenalan lebih dekat dengan ibu, sebelumnya perkenalkan saya aldo kekasih Dila"ucap aldo memperkenalkan diri


"kekasih Dila?"tanya ibu dila menatap Aldo dan dila bergantian


"iy...iya mah dia pacar aku"ucap dila menunduk


"tapi nak mamah sudah menjodohkan mu dengan juan"ucap ibu Dila


"Juan?pria brengsek yang hampir merenggut masa depanku maksud mamah?"tanya dila meninggikan suaranya


"Apa maksud kamu?"tanya ibu dila tidak mengerti


"semalam kenapa dila gak pulang? karena dila nginep di rumah Vina mah setelah pria sialan itu berusaha untuk menodai dila"jawab dila dengan air mata yang sudah membasahi pipinya


"mamah gak percaya Juan Setega itu"ujar ibu dila


"Maaf sebelumnya bu, bukannya saya mau ikut campur tapi yang dikatakan dila itu semua benar pria itu berusaha untuk menodai dila"ucap aldo tenang


"Awas kamu Juan!!"geram ibu dila setelah mendengar perkataan Aldo


"mamah...mamah mau kemana?"teriak dila ketika ibunya sudah keluar dari rumah entah mau kemana


"do aku takut ibuku kenapa napa"ucap dila


"ayo kita ikutin"ajak aldo


ahh imel dan Rendy? mereka tengah sibuk mempersiapkan pertunangan mereka yang tinggal menghitung hari.


"sayang kerumah vina yuk"ajak Imel pada rendy setelah mendapat kabar soal dila


"Tapi kerjaan kita masih banyak loh"ucap rendy


"itu bisa siapa saja yang kerjakan,ayo sekarang kerumah vina aku khawatir sama dila"rengek ime


"iya yaudah ayo,tolong ya dan ini daftar undangannya"ucap rendy pada pekerja


_


_


"sayang ayo bangun dulu kita solat ashar"ajak Vina pada suaminya yang sedang tidur di pangkuan nya


"Sebentar sayang aku lagi kangen sama anak aku"ucap Aditya menciumi perut Vina


"yaudah iya"ucap vina


Setelah puas mencium perut, aditya dan vina langsung melaksanakan solat ashar berjamaah


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh"salam aditya diikuti oleh Vina


"mas aku pengen makan buah,ayo keluar rendy sama Imel juga lagi otw kesini"ucap vina


"bukannya mereka sedang mempersiapkan pertunangan?lalu untuk apa mereka kesini?"tanya aditya


"mungkin ingin melihat keadaan dila"ucap vina


"oh iya aku sampai lupa, bagaimana ya apa aldo bisa mendapatkan hati dila"ucap aditya kemudian meraih ponselnya menghubungi Aldo


Tut....Tut ...Tut....


suara sambungan telepon yang belum dijawab dan sampai operator berbicara aldo tidak juga mengangkatnya


"gak diangkat"ucap aditya


"lagi ngobrol sama ibunya dila mungkin"ucap vina dan aditya mengangguk


Ting tong.....


suara bel rumah itu terdengar oleh Vina dan Aditya yang sedang bersantai di ruang tamu


Ceklek


"eh den rendy sama non imel, silahkan masuk"ucap bi suti sopan


"maksih bi"jawab Imel sedangkan rendy diam menyelonong


"Hai Mel,rend gimana persiapan tunangan kalian?"tanya vina


"sudah hampir selesai"jawab imel


"tumben kau dirumah"ucap rendy pada Aditya


"aku sedang ingin bersama vina makanya aku pulang"jawab aditya


"Aldo?"tanya Rendy


"sedang berjuang mendapatkan cintanya"jawab aditya membuat Imel yang lola bingung


"maksudnya?"tanya imel


"Dila mau dijodokan karena itu Aldo kesana ingin menjelaskan bahwa dia adalah kekasih Dila"jawab vina


"dijodohkan?dengan siapa?"tanya Imel


"Tapi belum sempat diapa apain kan?"tanya Imel khawatir


"beruntung ada tuan tio disana dan dia yang menyelamatkan dila"jawab aditya


"dit apa kau tidak curiga,sejak awal tio selalu muncul ketika diantara kita ada masalah"ucap rendy mengingat kejadian di mall waktu itu


"maskud nya?"tanya vina


Flashback on


Imel dan rendy sedang berbelanja pakaian di sebuah mall untuk acara pertunangan mereka


"Sayang ini bagus gak?"tanya Imel menunjukan gaun berwana merah dengan lengan seperempat


"bagus dan ini juga gak terlalu terbuka aku suka"jawab rendy


"yaudah aku ambil yang ini, sekarang ayo cari buat kamu yang pas sama gaun aku"ajak imel


"nah iya ini cocok"ucap rendy memilih jas berwarna senada dengan gaun imel


"yaudah ayu bayar"ajak imel


Setalah membayar semuanya,dila dan Imel segara pergi ke parkiran untuk mengambil mobil karena memang dia tidak mengunakan basemen untuk parkir melainkan parkir langsung didepan mall


"panas banget yank,ayo buru"ucap imel kemudian berlari menuju mobil


Tanpa ia sadari sebuah mobil box berisi barang sedang melaju dengan kecepatan sedang


"Imel???"teriak rendy saat melihat Imel yang hampir tertabrak


Brukkk....


suara itu membuat rendy memejamkan matanya dan ketika ia membuka matanya dia melihat imel dan seorang pria tengah duduk dipinggir jalan


"nona anda baik baik saja?"tanya pria itu


"sayang kamu gak apa apa?"tanya rendy khawatir


"aku gak apa apa beruntung tuan ini menyelamatkan ku"jawab imel


"terimakasih tuan"ucap Rendy


"tidak masalah,kalo begitu saya permisi"ucap pria itu ingin pamit namun dicegah oleh rendy


"eh tuan tunggu,kau tuan tio yang waktu itu menyelamatkan Vina bukan?"tanya rendy yang merasa pernah melihat pria didepannya ini


"ah iya saya baru ingat anda teman tuan Aditya"ucap pria itu ternyata adalah tio


"terimakasih tuan,sekali lagi kau sudah menyelamatkan keluarga kami"ucap rendy


"tidak apa,saya permisi"pamit tio


Setelah kepergian tio,Imel dan Rendy langsung melajukan mobilnya pulang.


Flashback off


"Aku rasa kecurigaan mu itu tidak beralasan rend"ucap Vina


"kenapa kamu bicara seperti itu?"tanya rendy


"karena jika dilihat dia sepertinya orang baik dan aku yakin itu"ucap vina


"yang dikatakan Vina benar, sudahlah untuk apa kamu curiga sama orang yang sudah menyelamatkan hidupku"ucap imel


"iya baikalah"jawab Rendy dan aditya manggut-manggut


Jam pulang kantor, risa yang memang tidak mengetahui bahwa kedua kakaknya sudah pulang menghampiri ruangan aditya.


"maaf nona anda cari siapa?"tanya seorang OB


"saya cari pak Adit,apa dia ada didalam?"tanya risa


"maaf nona didalam tidak ada siapa pun"jawab OB


"ya sudah terimaksih"jawab risa kemudian segera memesan taksi online


"halo kak?"ucap risa menelpon Vina


"........"


"oh baiklah ku pikir dia belum pulang"jawab risa kemudian mematikan sambungan telepon


Taksi online yang risa pesan datang, dengan segera ia naik agar bisa cepat sampai


"sesuai aplikasi ya non"ucap sopir taksi


"iya pak"jawab risa sambil memainkan ponselnya


Setalah beberapa menit, Akhirnya risa sampai


"Berapa pak?"tanya risa


"38rb non"jawab sopir taksi itu


"ini pak,kembaliannya ambil aja"ucap risa memberikan selembar uang 100rb


"terimakasih banyak non"ucap sopir taksi itu sedangkan risa tersenyum kemudian keluar


BERSAMBUNG.........


HAI AKU UP LAGI NIHH πŸ€—πŸ€— BANTU LIKE DAN VOTE YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT BUAT UP πŸ™πŸ˜‚πŸ˜Š BANTU KOMEN KRITIK DAN SARAN JUGA BOLEH πŸ‘β€οΈ


TERIMAKASIH, HAPPY READING ❀️🌺✨