My Boss My Sweet Husband

My Boss My Sweet Husband
BAB 131



Aditya melangkah mundur dan memeluk Vina dari belakang.


"inilah hadiah terbaik yang Vina berikan untuk ku"ucap aditya mengelus perut Vina yang masih rata.


Semua orang nampak bingung dan tidak mengerti dengan perkataan Aditya, Meraka saling beradu pandang satu sama lain.


"istriku sedang hamil"jelas Aditya yang mengerti kebingungan di wajah keluarganya dan tamu tamu.


Mereka terkejut sekaligus bahagia mendengar Vina hamil lagi,mereka bersorak gembira dan bertepuk tangan.


"Sayang apa itu benar?"tanya naina yang ada disebelah Vina.


"iya mah aku hamil"jawab Vina menunduk malu.


"ha sayang kamu hamil lagi asik Al akan memiliki adik"Imel bersorak paling gembira.


"Vina selamat sayang atas kehamilan mu,semoga ibu dan bayinya sehat sampai proses persalinan"ucap naina memeluk Vina.


"Al dengar kata mamah?Al akan punya adik yeayyy..."Aditya mengangkat tangan Al.


"mama....mama.."


Al meminta Vina untuk menggendongnya.


"sini sayang mamah"Vina dengan senang hati membuka tangannya dan menggendong Al.


Semua tamu memberikan selamat atas ulang tahun Aditya, anniversary pernikahan Vina dan aditya dan kehamilan Vina.


"jadi waktu itu kita ketemu kamu mau cek?"tanya ana.


"iya na"jawab Vina.


"selamat ya pak,Vin semoga bayi dan ibunya sehat"ucap rizal menjabat tangan aditya.


"terimaksih Rizal dan ana semoga kehamilan kamu juga sehat ya"Aditya menjawabnya dengan ramah.


"aihh pak Adit ternyata mantep juga ya sampe bisa bikin Vina hamil lagi"celetuk Jimmy.


"kenapa?"tanya Aditya dingin.


"tidak pak tidak apa apa,eh Vin selamat ya atas kehamilan kamu"ucap Jimmy ingin menjabat tangan Vina namun segara disambar Aditya.


"terimaksih"jawab Aditya sedangkan Vina hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah suaminya.


"btw kok kalian bisa barengan?"tanya Vina melihat Susy datang bersama Jimmy seingatnya Jimmy sangat membenci Susy.


"kenapa bu ceo apa pasangan kekasih tidak boleh bersama"jawab Jimmy.


"jadi kalian?? selamat ya aku turut senang semoga bisa menyusul ana dan rizal"ucap Vina.


"makasih ya Bu"ucap Susy malu malu.


Tamu undangan yang kebanyakan karyawan brawijaya itu mengucapkan selamat bergantian, akhirnya pesta selesai pukul 23:30.


"sayang mamah dan papah duluan ke kamar ya"ucap Rudi.


"Iya pah"jawab ketiga pasutri itu.


"Imel?"panggil vina.


"eh iya Vin?"jawab Imel terkejut lantaran dirinya sedang melamun.


"kenapa melamun?"tanya Vina.


"tidak Vin aku hanya sedikit lelah"Jawab Imel.


"ya sudah lebih baik kita semua istirahat,selamat mal semuanya"ucap aldo kemudian meninggalkan ruang tamu menuju kamarnya bersama Dila.


"Vin kami duluan ya, selamat malam"ucap Imel.


"mas ayo kasihan nih Al udah tidur"ajak Vina mengangkat tangannya yang sedang menggendong Al.


"ayo"jawab aditya langsung menggendong Vina yang sedang menggendong Al jadinya maen gendong gendongan πŸ˜‚πŸ˜‚.


"mas turunin aku kamu gak liat aku lagi gendong Al nanti berat loh"ucap Vina terpekik kaget.


"ssstttt sudah sayang ini sama sekali tidak berat"ucap Aditya seraya menaiki tangga satu persatu.


Aditya dan Vina kembali ke kamarnya yang dulu ketika awal menikah karena itu kamar mereka di atas.


sesampainya di kamar Vina menidurkan Al di box bayi nya kemudian duduk di sebelah aditya.


"mas apa hari ini kamu bahagia?"tanya Vina.


"pertanyaan apa itu sayang,aku sangat bahagia ditambah dengan kado darimu"ucap aditya.


"aku tidak menyangka akan hamil lagi secepat ini"ucap Vina mengelus perut nya.


"Allah percaya pada Kita sayang karena itu dia memberi kita anak lagi"tutur Aditya.


"ya sudah aku mau mandi dulu mas"ucap Vina ingin bangun namun di cegah aditya.


"Ada apa mas?"tanya Vina.


"aku ingin memeluk mu"ucap Aditya menarik tangan Vina Sampai terjatuh dipangkuan nya.


"kenapa tiba tiba manja begini hm?"tanya Vina membelai pipi Aditya.


"aku kan rindu padamu sayang tidak masalah kan jika manja manja"jawab aditya menyadarkan kepalanya di dada Vina.


Aditya menggendong Vina dengan posisi berpelukan dan membawanya masuk ke dalam kamar mandi.


Aditya menurunkan Vina dan membuka pakaian Vina dan dirinya.


"aku mencintaimu sayang"Aditya mengecup kening Vina lama.


"aku juga sayang"jawab Vina tersenyum manis.


Mereka berdua mandi bersama, senyuman keduanya tidak hilang dari wajah mereka.


Vina memakai pakaian tidurnya,dia mengerutkan keningnya melihat aditya yang masih duduk manis di sofa dengan handuk yang melingkar di pinggangnya.


"mas kenapa gak pake baju?"tanya Vina menghampiri Aditya.


"bantuin pake"rengek aditya seperti anak kecil.


"mas kenapa sejak tadi manja banget sih?"tanya Vina gemas mencubit pipi aditya.


"gak apa apa enak aja manja manjaan sama kamu"jawab Aditya.


"hmmm yaudah ayo"Vina mulai membantu aditya memakai pakaiannya kemudian mereka segara naik ke ranjang.


"sayang peluk"rengek Aditya lagi.


mas adit kenapa jadi manja begini sih.


hati Vina bingung melihat suaminya yang manja tidak seperti biasanya.


Vina menuruti kemauan suaminya,tidur dengan memeluk Aditya dan akhirnya mereka terlelap.


πŸŒ„πŸŒ„πŸŒ„β˜€οΈ


Keesokan harinya Vina terbangun karena mendengar suara seseorang yang sedang Muntah dikamar mandi.


"mas Adit???"panggil Vina tidak mendapati suaminya di sampingnya.


Vina turun menuju kamar mandi dan melihat aditya sangat pucat dan lemas.


"Mas???"kejut Vina langsung menghampiri suaminya yang sedang memegangi perutnya.


"sayang aku mual banget"ucap Aditya terdengar lemah.


"ayo mas sini duduk dulu aku ambil minum"Vina mendudukkan Aditya di sofa dan mengambil segelas air untuk aditya.


"ini mas minumlah"ucap Vina memberikan segelas air.


"mas lebih baik hari ini kamu istirahat aja ya gausah ke kantor"tutur Vina.


"gak bisa sayang hari ini ada meeting dengan klien Italia dan itu tidak bisa diwakilkan"jawab Aditya.


"ya udah nanti aku temenin ya abis meeting langsung pulang oke"ucap Vina dan aditya mengangguk.


Vina dan Aditya turun ke bawah dengan membawa Al tentunya.


"Selamat pagi semuanya"sapa Vina pada semua yang sudah duduk di meja makan.


"pagi sayang"jawab naina yang Sedang menata makanan.


"dit kenapa wajahmu pucat sekali?"tanya Aldo.


"aku tidak apa apa hanya sedikit pusing"jawab aditya.


"biar aku periksa"Rendy siap untuk menyentuh Aditya namun tiba tiba saja,,


"menjauh dari ku,aku merasa mual"pekik aditya menyuruh Rendy.


"kenapa?"tanya Aldo.


"kau pakai parfum apa sih perutku mual"ucap aditya menutup hidungnya.


"aku pakai parfum yang biasanya kenapa tiba tiba jadi mual begitu sejak dulu kau biasa saja"ucap Rendy.


"tapi aku tidak tahan"Aditya langsung berlari menuju kamar mandi dan muntah.


Vina menyusul Aditya dan menekan tengkuk suaminya.


"mas kamu kenapa sih aku tidak tega melihat mu"ucap vina.


"aku gak apa apa sayang mungkin hanya kelelahan"jawab aditya tidak ingin membuat istrinya khawatir.


Vina membawa aditya ke meja makan dan mengambilkan makan untuknya.


"dit aku rasa kau sedang couvade syndrome atau kehamilan simpatik"jelas rendy.


"maksudnya?"tanya rudi tidak mengerti.


"maksudnya adalah istrimu yang hamil tapi kau yang mengalami trisemester"jawab rendy menjelaskan.


"maksudnya aditya ngidam?"tanya Imel dan dila kompak.


"iya"jawab Aditya singkat.


Yang request Aditya ngidam nih ya aku turuti jangan lupa vote dan like nyaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


BERSAMBUNG......


HAPPY READING ❀️🌺🌺