7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Shen Liu Datang



Selain meminta kompensasi batu berlian 100 kilogram, dia juga meminta agar tidak mempersulit Kim William.


"Baik, aku akan menyelesaikan semua permintaanmu," ucap Sanjaya.


Sanjaya mundur bukan karena takut kalah, tetapi untuk organisasinya. Raksasa itu akan menambah kekuatannya sangat besar.


Jika Si Raksasa memiliki kekuatan tingkat Leluhur, maka masyarakat Semi Rahasia Hantu bisa meningkat menjadi masyarakat Rahasia.


Menjadi masyarakat Rahasia bisa mendapat obat berharga. Obat itu hanya dijual di kalangan masyarakat Rahasia.


Mereka sudah memiliki dunia alternatif, itu adalah syarat pertama untuk menjadi masyarakat Rahasia. Sedangkan yang kedua adalah mempunyai kekuatan tingkat Leluhur.


Pelindung masyarakat Semi Rahasia Hantu sudah hampir mencapai batas umurnya. Selama 1500 tahun, dia sudah berusaha untuk menembus tingkat Setengah Leluhur tahap 6.


Namun, usahanya sia-sia. Kekuatannya berhenti di Setengah Leluhur tahap 5. Adanya Raksasa yang menjadi pesuruh mereka, akan mendongkrak kekuatan pasukan Hantu.


Aldi tidak ingin melepaskan organisasi Hantu begitu saja, dia mengirim pesan telepati kepada Raksasa yang sedang kesakitan.


"Aku dapat membantu lepas dari segel pemanggil!"" ucap Aldi.


Raksasa mengeratkan giginya. "Manusia jangan sok baik!"


"Ya sudahlah, padahal aku bisa melepas segel itu dengan mudah."


Aldi pergi kearah Kim William, mereka menunggu kompensasi yang diberikan Sanjaya.


Disisi lain, Shen Haise sudah bersiap diposisi untuk berperang. "Sudah lama aku tidak bersemangat seperti ini. Mengapa Bos belum memberikan sinyal kepada kita."


"Mungkinkah ada kecelakaan yang menimpanya." Leo mengerutkan kening sambil menjawab.


Setelah mendengar perkataan itu, Shen Haise tertawa keras. "Kau masih belum mengetahui seberapa mengerikannya dirinya."


"Aku tau, yang aku maksud bukan bos kalah. Namun, kecelakaan tentang situasinya. Mungkinkah pihak organisasi Hantu mundur." Leo menjawab dengan ekspresi aneh.


"Benar juga. Bisa tidak kau berubah wujud menjadi asli saja, kucing oranye terlalu lucu untukmu."


Mereka terus berdebat dengan pembahasan yang aneh. Seluruh pasukan Seven Soul juga mendiskusikan banyak hal tentang kejadian ini.


Sebuah telepati dikirim kepada Shen Haise. "Organisasi Hantu mundur, jangan bubarkan pasukan sebelum adanya instruksi lebih lanjut. Aku tidak percaya mereka menyerah begitu saja."


Shen Haise terkejut mendengar informasi yang di kirim Aldi. Dia melirik kearah Leo, "Sungguh intuisi yang mengerikan. Pasukan Hantu telah mundur. Bos memerintah agat tetap waspada sebelum mereka sepenuh mundur."


Leo memerintah semua pasukan untuk berlatih seperti biasa, tetapi mereka akan siap untuk berperang jika pasukan Hantu kembali.


Raksasa yang sedang kesakitan melibat tajam kearah Aldi. "Manusia, aku ingin bebas," ucapnya melalui telepati.


"Tidak semudah itu, kau susah menolak satu kali."


"Apa yang kau mau?"


"Sangat sederhana, jadilah rekanku. Aku juga mempunyai manusia setengah serigala keturunan Fenrir yang bersedia melayaniku."


Raksasa itu tau, siapa Ras serigala yang dimaksud, leluhur mereka pernah ada kerjasama dengan ras Raksasa yang sekarang diasingkan di dimensi lain.


"Aku setuju, sekarang cepat lepaskan aku."


Aldi melempar sebuah pil kedalam mulut Raksasa, pil itu akan melepas segel pemanggil secara perlahan.


Pil itu juga mempunyai manfaat kepada tubuh raksasa. Satu butir pil sudah cukup untuk membuat segel pemanggil terkikis sampai habis.


"Pil itu dapat meningkatkan kekuatanmu serta menghancurkan segel pemanggil. Namun, didalam pil aku menaruh racun yang cukup mematikan." Aldi mengucapkan itu dengan senyum di bibirnya.


Raksasa mengerutkan kening, dia berencana kabur setelah melepaskan segel pemanggil. Dia tidak pernah ada niatan untuk melayani Aldi.


Sayangnya, Aldi mengetahui trik sederhananya.


"Tugasmu pertama setelah segel pemanggil lepas adalah membuat pasukan Hantu terluka parah. Ingat jangan menghancurkannya itu akan menarik banyak perhatian."


Aldi tidak ingin membuat organisasi Hantu hancur dengan cara seperti itu. Bahkan jika si Raksasa sangat ingin menghancurkan mereka, ada seorang pelindung yang akan menghentikannya atau bahkan membunuhnya.


Setelah memberikan kompensasi pasukan Hantu membawa Raksasa dan Putra Mahkota kembali ke Dunia Alternatif.


"Panen besar," ucap Aldi pelan.


Aldi dan Kim William pergi kesebuah restoran untuk mengisi perut dengan makanan yang lezat.


"Tentu, ini adalah salah satu latihan menahan hawa nafsu." Aldi mengatakan itu tanpa tujuan bercanda.


Namun, Kim William menanggapinya dengan serius. Dia berpikir bahwa makan di restoran dapat menambah kondisi mentalnya.


Waktu bergulir pelan, tidak berasa sudah lebih dari 3 bulan sejak pemanggilan Raksasa di istana Dewata.


Selama itu perang perebutan kekuasaan terjadi dimana-mana. Aldi hanya duduk santai di militer Barat yang sekarang berganti nama menjadi Curik Ketimbang.


Pasukan mereka juga memperebutkan wilayah kekuasaan, dengan bantuan obat dari Aldi membuat prajurit mereka berkembang pesat.


Namun, Aldi tidak mencampuri urusan politik dan perebutan wilayah. Menurutnya itu adalah tindakan wajar, setelah kerajaan runtuh.


Kim William ditugaskan untuk memantau laut barat, menunggu Shen Lui untuk datang. Menurut informasi yang diberikan Shen Lui, dia tidak lama lagi akan sampai.


Aldi duduk di atas batu sambil memainkan spinner kecil tangan kirinya. Spinner itu buka hanya mainan, tetapi senjata yang sangat mematikan.


"Shen Liu, sudah sampai mana?" tanya Aldi melalui telepati.


"Bos, aku sudah melihat daratan mungkin 2 jam lagi bisa sampai di daratan."


"Kurangi kecepatan, cari sebuah bendera merah di sisi laut, itu orang kita."


Aldi menyuruhnya untuk berlayar lebih pelan agar tidak menarik perhatian penduduk pesisir laut.


Dia juga berlari menuju arah Kim William. Gerakan kakinya sangat misterius, itu adalah teknik pengembangan Langkah Bayangan.


Teknik itu disebut Langkat Hantu.Kecepatan yang dihasilkan dua kali lebih cepat dari Langkah Bayangan.


Dalam satu jam dia susah berada disisi Kim William yang sangat bosan menanti kapal yang dimaksud.


"Shen Lui akan datang beberapa saat lagi," ucap Aldi pelan.


Kim William mendadak terkejut, dia melompat ke depan. Sebagai seorang praktisi beladiri, mentalnya sangat kurang.


"Bos, kau mengagetkanku."


Suara kapal terdengar dari kejauhan. Bendera merah berkibar menandakan itu adalah kapal Seven Soul.


Aldi tidak merubah penampilannya menjadi seorang remaja. Hal itu membuat Kim William terkejut sekali lagi.


Dia tidak pernah mengira Shen Zero yang dikabarkan masih sangat muda. Umurnya di Dunia Utama hanya belasan tahun.


Kim William selalu menebak penampilan sebenarnya dari Aldi yang sangat misterius.


"Jangan terkejut dengan hal kecil seperti ini. Aku yakin kau juga bisa merubah wajahmu." Aldi melirik Kim William.


Beberapa waktu berlalu, kapal Seven Soul telah menepi dengan sangat mulus. Aldi memberikan simbol penyembunyian.


Kapal Seven Soul hilang seketika, Kim William langsung menggunakan persepsinya untuk mencari, tetapi hasilnya nihil.


"Gila, formasi penyembunyian apa itu."


"Sudah aku bilang jangan terkejut dengan hal kecil seperti itu," kata Aldi.


Aldi melihat rute kapal yang dilalui Shen Lui. Dia mendapat informasi bahwa wilayah Timur dan Wilayah Dewata mempunyai jarak sekitar 550 ribu kilometer.


Dengan kecepatan 77 knot dan waktu tempuh sekitar 165 hari.


77 knot setara dengan 142 kilometer perjam. Kapal yang dimodifikasi Aldi dapat berlayar tanpa henti. Adanya teknologi pendingin mesin, kapal dapat melaju tanpa harus istirahat.


Namun Aldi selalu menyarankan untuk mematikan mesin setiap 6 jam sekali. Hal itu agar mesin dapat bekerja maksimal.


"Kerja bagus Lui, aku sudah menyiapkan tempat khusus untukmu."


"Bos, kita sudah tertinggal cukup jauh dari rekan Seven Soul, kita berharap dapat segera menyusul."


Aldi menganggukkan kepala, dia menyerahkan 3 botol minuman konsentrasi kelas S, 10 botol pil penguat tubuh, dan 5 botol penguat jiwa ke setiap tim ekspedisi laut.


Hadiah itu sangat murah hati, minuman konsentrasi kelas S belum di distribusi, karena bahan yang sangat terbatas.


Dia hanya memberikan kepada Shen Haise dan Shie.