7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Musibah



Andrea tidak menjawab pernyataan Raja Kincir Angin. Dia menyerang tanpa henti untuk membingungkan lawannya.


"Sudah aku bilang, sebanyak apapun kamu menyerah tidak akan melukaiku!" kata Raja Kincir Angin.


"Abraham, apa tujuanmu datang ke sini?" tanya Andreas menghentikan serangannya. Dia menyadari bahwa lawannya telah bertambah kuat, jadi tidak mungkin mengalahkannya dengan serangan normal.


"Apa maksudmu, anakku adalah menantu kerajaan Bima Sakti. Jadi sudah sewajarnya aku mengunjungi kerajaan anakku!" kata Abraham dengan nada penuh provokasi.


Andreas yang menyadari kesalahannya langsung melebarkan matanya. Dia tidak pernah menyangka bahwa Dominik adalah Putra dari orang yang membunuh istrinya.


Orang paling kejam lainnya adalah Dewi yang mau menikahi pembunuh ibunya. Andreas mengeratkan giginya karena marah.


Josua langsung menyerang Abraham ketika dia melihatnya. Namun Abraham tidak perlu bergerak untuk memblokir serangan lawannya.


Seketika Josua langsung terpental puluhan meter, kekuatannya terpaut sangat jauh dengan Abraham yang berada di tingkat Immortal Perang.


Bahkan Andreas akan kesulitan melawannya di medan perang.


"Mengapa banyak semut yang ada dalam kerajaan Bima Sakti?" kata Abraham melihat Josua sambil menyempatkan matanya untuk memandang rendah musuhnya.


Andreas menyelamatkan Josua yang akan dihabisi Abraham. "Abraham, biarkan dia hidup. Dia tidak terlibat dalam pertengkaran keluarga kita!"


Andreas dan Abraham sebenarnya adalah seorang sepupu. Kala itu, ayah Andreas memiliki teknik bela diri yang sangat kuat.


Teknik tersebut akan dihadiahkan kepada seseorang yang berhasil memenangkan festival desa.


Pemenang dari pertarungan itu adalah Abraham, waktu kecil dia sudah menunjukkan bakat bela diri yang tiada tanding.


Suatu ketika Andreas yang selalu menjadi juara dua mempunyai kekasih yang sangat disukai Abraham. Pertempuran hebat terjadi, Andreas mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk mengalahkan Abraham yang sangat sombong.


Akhirnya pertempuran hebat dimenangkan Abraham, tetapi istri Andreas tidak mau meninggalkan kekasihnya yang terluka parah.


Abraham sempai berpikir bahwa setiap barang yang ditangan Andreas tidak akan pernah dimilikinya.


Pikiran negatif membuatnya menjadi orang yang tidak punya rasa kasian. Dia juga beberapa kali dipenjara kematian, tetapi selalu berhasil keluar dengan selamat.


Seiring berjalannya waktu, kekuatan Andreas telah mengunggulinya. Semua orang memuji Andreas karena telah berhasil mendirikan Kerajaan Bima Sakti.


Disisi lain Abraham masih seorang pembudidaya lepas yang ingin menemukan jati diri. Sampai akhirnya dia menemukan semua teknik budidaya warisan Chu Feng, Jiwa Tersakiti.


Teknik tersebut akan semakin meningkat jika mengalami kekalahan atau penghinaan. Karena Abraham selalu menghina dirinya sendiri, kekuatannya bertambah seiring berjalannya waktu.


Andreas yang mulai terancam dengan keberadaan Abraham, menyerang wilayah kekuasaannya untuk membuatnya jera.


Namun tanggapan Abraham terlalu berlebihan, hingga akhirnya pembantaian orang di Kerajaan Bima Sakti adalah akibat tindakan Rajanya yang salah langkah.


Teknik Jiwa Tersakiti tidak akan pernah bisa memaafkan orang yang sudah dia anggap musuh. Jika pengembangnya melanggar, dia akan langsung meledak.


Itulah alasan kenapa Abraham dan Andreas menjadi musuh selamanya, bahkan langit tidak akan bisa menghentikan permusuhan mereka berdua.


"Andreas, kamu masih naif seperti biasanya." Abraham memelintir tangannya untuk melepaskan serangan kepada Josua, hingga dia terluka parah.


Untungnya Josua masih bisa sedikit menghindar. Jadi organ vitalnya tidak terkena serangan mematikan dari Abraham.


Melihat Abraham yang tidak mendengarkannya, Andreas langsung melepaskan pukulan terkuatnya dalam wujud manusia.


Abraham memblokirnya dengan satu tangan. Kekuatannya jauh lebih kuat daripada sebelumnya.


Andreas tidak melihat kesempatan untuk menang, akhirnya dia kabur membawa Josua dan Alice keluar dari Kerajaan Bima Sakti.


Dia berencana menyerahkan Josua dan Alice kepada Aldi dan Nur Andi. Namun dia tidak memiliki informasi tentang keberadaan mereka.


Dalam perjalanan kabur dari Kerajaan, Andreas menemukan Smith terbujur kaku dengan nyawa di ujung tanduk. Dia telah diserang seorang pria pengguna pisau yang sangat terampil.


"Smith," kata Andreas langsung berjalan menuju tubuhnya yang penuh luka. Tanpa menurunkan Alice dan Josua, dia mengambil Smith dengan teknik tangan hayalan.


Tanpa melihat kebelakang, Andreas berlari ke tempat pertemuannya dengan Aldi dan pasukan Seven Soul.


Setelah sampai, ada seseorang berpakaian hitam sedang menatap pergerakan Andreas, dia adalah pengintai yang dikirim Kerajaan lainnya untuk melihat suasana Kerajaan Bima Sakti.


Melihat Andreas yang melarikan diri, pria itu langsung melaporkan situasi menggunakan seekor burung dara.


Namun sebelum menerangkan burungnya, pria berpakaian ungu langsung menebasnya hingga tewas ditempat.


Burung dara yang ingin di terbangkan juga terkena serangan. Akhirnya informasi yang ingin dia kirim berhenti disitu.


Pria berpakaian ungu adalah Shen Wu yang sudah berhasil menerobos tingkat Immortal Prajurit tahap 7.


Aldi yang mendengar bahwa Andreas membawa 1 wanita dan 2 laki-laki langsung keluar dari Dunia Buatan untuk mencarinya.


"Andreas, apa yang kamu lakukan disini?" tanya Aldi memakai baju biru dengan aksen warna kuning emas.


"Akhirnya aku menemukanmu, Shen Zero. Kerajaan Bima Sakti sedang mengalami musibah, aku ingin menitipkan ketiga orang ini."


Andreas menurunkan ketiganya yang berada dalam sebuah peti supaya dapat mempertahankan kehidupan mereka bertiga.


Aldi melihat wanita berambut merah darah didepannya dengan tatapan aneh. Tanpa sadar dia menggunakan mata Dunia untuk memeriksa keadaan tubuhnya.


"Petir hukuman?" kata Aldi melihat petir yang menyelimuti tubuh Alice. Sehingga kekuatannya terhambat dan tidak bisa digunakan.


"Kamu bisa menyembuhkannya?" tanya Andreas.


"Aku sudah mengobatinya dengan segala cara, tetapi tidak mendapatkan hasil. Jadi aku hanya bisa mempertahankan hidupnya," lanjutnya.


"Shen Wu, panggil ayah untuk keluar. Aku membutuhkan bantuannya," kata Aldi pelan.


Shen Wu yang bersembunyi langsung berdiri didepan Aldi dan berkata, "Siap, Bos!"


Kemudian dia menghilang lagi dari pandangan semua orang, seperti sebuah debu yang tertiup angin kencang.


Andreas tidak pernah merasakan kehadiran seseorang di sekitarnya. Jadi dia sedikit terkejut ketika melihat Shen Wu keluar tanpa peringatan.


"Sungguh pasukan misterius!" gumam Andreas sambil mengedarkan energinya untuk mencari Shen Wu.


"Percuma, dia adalah anak yang pandai bersembunyi. Jadi jangan menggunakan energi seorang Immortal Jendral untuk merusak simbol!" kata Aldi tegas sambil menatap tajam ke arah Andreas.


Dia masih tidak dapat memaafkan Andreas yang mengerang kerabatnya. Walaupun tidak terdapat korban jiwa, tetapi banyak orang yang terluka parah.


Bahkan Shie telah kehilangan vitalitasnya sebagai seorang naga. Sekarang dia sedang memulihkan kekuatannya sebaik mungkin.


Tubuh Naga sudah diperbaiki, tetapi kekuatan sebelumnya masih belum bisa digunakan. Dia harus berusaha keras untuk mengembalikannya.


"Aldi kenapa kamu memanggilku?" tanya Nur Andi yang baru sampai di tempat kejadian. Matanya langsung melihat seorang wanita dalam peti.


Tanpa sadar Nur Andi meneteskan air matanya, dia sangat merindukan keberadaan istrinya.


"Alice?" kata Nur Andi berjalan perlahan menuju peti mati untuk memeluk istrinya.


"Andreas ... Ah tidak, mungkin aku harus memanggilmu kakek. Aku memiliki beberapa pertanyaan tentang kerajaan Bima Sakti, biarkan kedua orang tersebut di rawat oleh orang lain," kata Aldi sedikit canggung.


"Tentu, pimpin jalannya. Aku akan memberikan informasi yang kamu butuhkan," jawab Andreas dengan senyum tipis di bibirnya.


Mereka berdua mendiskusikan tentang tindakan selanjutnya yang akan dilakukan Andreas tanpa pasukan Kerajaan Bima Sakti.


Tanpa terasa Alice sudah berhasil siuman setelah Nur Andi memberikan perawatan pertama untuk menstabilkan mental dan tubuhnya.


"Ayah, aku membutuhkan tubuh Jagat Raya untuk menekan keluar petir hukuman. Kemudian aku akan memakan semuanya," kata Aldi pelan.


Dengan gerakan tangan Aldi membuat simbol dan mengeluarkan cahaya putih dari telapak tangannya. Setelah cahaya putih menyentuh kulit Alice, Nur Andi langsung mengedarkan kekuatan tubuhnya untuk membungkus racun dan petir hukuman dalam tubuhnya.


Setelah semua petir hukuman dipindah kedalam tubuh Nur Andi, Aldi meletakkan tangannya ke punggung ayahnya.


"Segera lepaskan petir dan semua racunnya," kata Aldi.


Salah satu utama tubu Jagat Raya adalah menyerap semua penyakit, jadi secara tidak langsung Nur Andi adalah seorang pria abadi.


Namun penyakitnya tidak bisa disembuhkan, hanya bisa di lepaskan keluar tubuhnya.


Setelah melihat semuanya keluar, Aldi dengan tenaga hayalan mengambil semua keuntungan. Petir hukuman dan racun langsung diserap tubuh Tahta Raja.


Andreas mengerutkan keningnya ketika melihat teknik misterius yang digunakan kedua orang di depannya.


"Kakek, tenanglah. Mereka tidak akan mengalami kecelakaan seperti yang kamu khawatirkan," kata Rocky yang menganggapnya Andreas sebagai kakeknya.


"Siapa kamu?" tanya Andreas kebingungan.


"Rocky, bisa dibilang aku adalah anak Nur Andi. Jadi sudah sewajarnya aku memanggil anda kakek," jawab Rocky dengan penuh semangat.


Kekuatannya sekarang sudah menembus tingkat Immortal Jendral, dia sangat terpukul ketika melihat semua pasukan Seven Soul terluka parah.


Akhirnya dia mendatangi Aldi untuk meminta tubuh Roh yang lebih bagus. Aldi dan Shen Er langsung menyusun ulang kekuatan tubuhnya menjadi lebih baik.


Sekarang perkembangan pasukan Seven Soul tidak bisa diremehkan.