
Sekarang Seven Soul memiliki anggota inti sebanyak 25 juta. Paling lemah diantara mereka di tingkat Leluhur.
Kaisar Kong dan Raja Mulawarman bergantian melatih semua pasukan supaya menjadi pasukan elit dalam perang.
Pasukan Seven Soul berkembang pesat karena banyak manusia telah melihat pertarungan para pembudidaya beladiri.
Hal itu membuat beladiri menjadi sangat terkenal. Hingga membuat setiap anak remaja menentukan kastanya dengan kekuatan.
Pertarungan anak remaja memakan banyak korban jiwa, akhirnya Sie & Lee akan membangun 1 juta rumah sakit secara serentak di seluruh Dunia Utama.
Tidak sampai disitu, manajemen utama Sie & Lee akan terus membangun rumah sakit untuk menampung remaja yang terluka.
Manajemen utama perusahan Sie & Lee berada di tangan anggota dalam Seven Soul. Sehingga membuat Lee Yoon dan Sie Angel berfokus kepada kekuatannya.
Di sebuah gunung dalam Dunia Buatan ada seekor kucing oranye yang telah terluka parah.
"Akhirnya aku berhasil menembus tingkat Penguasaan tahap 9."
Leo telah berfokus meningkatkan kekuatannya setelah mendengar bahwa Aldi sudah setara dengan Dewa Semu.
Kekuatannya sekarang setara dengan Shie, Sikong Yu, Shen Haise, Kaisar Kong, dan Sano Yuji.
Karena terlalu sering mengurus pasukan Seven Soul, Leo jarang berfokus dengan kekuatannya. Hingga akhirnya Kaisar Kong datang.
Lebih dari 10 juta pasukan Seven Soul telah berhasil menerobos tingkat Penguasaan. Namun banyak yang kesulitan meningkatkan kekuatan.
Setelah dilatih oleh Kaisar Kong, semua permasalahannya terselesaikan. Aldi hanya bisa memberikan arahan kepada beberapa orang khusus yang telah mengembangkan teknik Prinsip Jiwa.
Hanya terdapat segelintir orang yang melatih teknik prinsip jiwa. Aldi hanya memberikan kepada mereka yang sudah berkontribusi banyak untuk Seven Soul.
Shen Haise telah mencapai puncaknya di Legenda 20, dia mulai kesusahan untuk meningkatkan kekuatan.
Perang antara Dewa dan Iblis sedang terjadi. Aldi dan Kim bersaudara menonton dari jarak ratusan kilometer.
"Prajurit Dewa lebih lemah dari para Iblis. Mereka akan kesusahan untuk menang," kata Kim William pelan.
"Tidak juga, menurutku mereka seimbang. Loki dan Susano memiliki kekuatan yang sama sebagai Dewa Sejati," jawab Kim Hoon menyampaikan pendapatnya.
Susano adalah Dewa Petir dan Lautan. Setiap hujan datang atau sedang bertarung di lautan, kekuatannya akan berlipat ganda.
Sejarah mengatakan bahwa Susano pernah bertarung seimbang melawan Posaidon sang Dewa Laut yang telah berhasil menjadi Dewa Abadi.
"Orang bernama Susano memiliki energi jiwa khusus. Aku pikir pemenangnya masih di pihak para Dewa."
Aldi memberikan jawabannya dengan menganalisis kekuatan Loki dan Susano. Walaupun Loki mempunyai kekuatan tersembunyi, Susano memiliki teknik khusus.
"Loki, aku tidak menyangka kau sudah sembuh dari luka dimasa lalu," kata Susano sambil menghunuskan pedang petir.
"Susano, kau masih tidak belajar dari kesalahan sebelumnya." Loki mengangkat tangannya, sebuah formasi yang besar mengelilingi pasukan Dewa.
Aldi dan Kim bersaudara juga terjebak dalam formasi raksasa. Namun Kim Hoon dan Kim William tidak panik. Mereka berdua tau seberapa hebat Aldi dalam bidang formasi.
Susano sedikit terkejut dengan formasi aneh yang di keluarkan Loki. Dia merasa kekuatannya tidak bisa keluar dengan baik.
Loki menyerang dengan pukulan ringan, Susano terpental sangat jauh.
Susano langsung bangkit menyerang Loki yang terbang dengan tenang. Serangan Susano tidak menimbulkan dampak serius.
Loki tersenyum lebar. "Bodoh!" ucapnya sambil melancarkan serangan beruntun.
Para malaikat bersayap putih melindungi Susano yang terluka karena pukulan Loki.
"Teknik gerbang pertama," gumam Susano pelan. Energi disekitarnya terserap kedalam tubuhnya. Matanya berubah menjadi biru, pedangnya semakin terang.
Tebasan Pembelahan Laut.
Pedang petir Susano menyerang Loki dengan energi yang sangat dahsyat. Namun Loki dapat menghalau dengan kedua tangannya.
Kedua tangan Loki mengandung kekuatan yang selalu dia sembunyikan. Tangannya dapat menetap energi seperti tubuh Tahta Raja milik Aldi.
Perbedaan besar terdapat pada jumlah energi yang dapat di serap. Serta kemampuan Loki adalah melemparkan kembali energi yang di serap, berbeda dengan Aldi yang memperbaiki energi yang diserap.
Pertarungan para prajurit Dewa dan Iblis juga sangat sengit. Diablo menghancurkan semua malaikat bersayap dengan kedua tangannya.
Sedangkan Anabel mengeluarkan ratusan boneka yang dapat membunuh para pembudidaya tingkat Penguasaan.
Malaikat bersayap putih hanya miliki kekuatan rata-rata, tetapi jumlah mereka dua kali lebih banyak.
Dengan jumlah malaikat bersayap putih mengorbankan dirinya untuk menangkap Anabel dan Diablo yang kesusahan.
Namun pengobatan para malaikat bersayap putih belum membuahkan hasil. Mereka di bantai oleh teknik Diablo dan Anabel.
Loki terkejut dengan perkembangan Susano, dia sudah mengetahui kelemahannya yaitu tanpa air hujan.
Namun kekuatan yang di tunjukkan sekarang jauh lebih ganas daripada sebelumnya. Loki dan Susano tidak dapat saling melihat kekuatan lawannya.
Namun Aldi dapat melihat seberapa kuat Susano. Aldi melihat bahwa Susano setara dengan Raja Mulawarman, atau tingkat Dewa Sejati tahap 9.
Sedangkan Loki berada para tingkat Dewa Sejati tahap 6. Perbandingan kekuatan mereka sangat jauh.
Padahal Susano belum mengeluarkan kemampuan sebenarnya, karena tidak ada hujan yang turun.
"Sial, seberapa kuat Dewa berjenggot ini!" teriak Loki sedikit panik. Dia tidak pernah menyangka Susano mempunyai kekuatan seperti itu.
Pertarungan mencapai puncaknya Loki terluka parah, Susano tidak jauh berbeda.
Aldi tersenyum puas. Dia memiliki ide untuk menyingkirkan mereka berdua secara bersama. Namun dia mundur karena ada seorang pria dengan dengan kipas di tangan kanannya.
Pria itu menghentikan serangan mematikan Susano dengan mudah.
"Yama, akhirnya kau muncul. Perang selanjutnya aku akan menang!" kata Susano. Dia segera menyuruh pasukannya mundur.
Susano sadar bahwa dia tidak mungkin menang melawan Yama dengan kondisinya sekarang. Yama tidak ingin mengejar karena belum ada perintah dari atasan.
Yama merupakan Raja Neraka yang pernah bertarung dengan Raja Mulawarman. Mereka berakhir seimbang, tetapi Raja Mulawarman terluka fatal.
Jika bukan karena Aldi menyelamatkan jiwanya, hanya tinggal menunggu waktu sebelum Raja Mulawarman menghilang dari dunia.
Hanya segelintir malaikat bersayap yang berhasil selamat dari perang. Sedangkan pukulan keras juga di rasakan pasukan Iblis.
Yama menatap kearah Aldi. "Bukankah sudah waktunya kalian keluar?" katanya pelan.
Aldi tidak terkejut karena tempat persembunyian terungkap. Berbeda dengan Kim Hoon dan Kim William yang sangat terkejut.
Aldi keluar dari persembunyian, kemudian tiba di hadapan Yama. Dia memerintahkan Kim bersaudara untuk segera kabur setelah serangan pertama.
Melihat Aldi tiba didepannya, Yama terkejut dalam hatinya. "Siapa dia?" pikir Yama kebingungan. Seharusnya ada 2 orang yang menonton perang Iblis dan Dewa.
Namun yang keluar adalah orang lain. Aldi sudah mengetahui kebenarannya, dia sedang bermain untuk memprovokasi iblis.
Aldi tersenyum. "Sungguh terhormat Raja Yama yang sangat terkenal. Aku Shen Zero, penanggung jawab pasukan Seven Soul."
"Aku sudah mendengar banyak informasi tentang kalian. Aku tidak pernah menyangka orang sepertimu bergabung dengan pasukan kecil."
Diskusi ringan antara keduanya di dengarkan oleh semua orang. Kadang bercanda untuk mencairkan suasana.
"Aku lupa memberitahu bahwa kamu mendapat salam dari Raja Mulawarman." Aldi berkata dengan santainya. Dia tidak tahu bahwa Raja Mulawarman telah membunuh putrinya.
Raja Mulawarman tidka pernah menceritakan tentang kejadian itu. Dia hanya menceritakan tentang jiwa Lembuswana.
Wajah Yama langsung berubah tidak senang. Namun Aldi bukan orang bodoh, dia segera merubah topik.
"Sepertinya sudah saatnya kamu mati!" kata Yama dengan santai. Dia mengeluarkan pukulan magma untuk menyerang Aldi.
"Lari!" kata Aldi menggunakan telepati.
"Tapi ..." Kim Hoon sedikit ragu untuk meninggalkan Medan pertempuran.
Diablo dan Anabel tidka mempunyai kekuatan berlebih untuk mengejar mereka berdua.
Pukulan magma Yama dapat dibelokkan oleh Aldi. "Sepertinya kamu terlalu meremehkan aku," kata Aldi sambil tersenyum.
Pertukaran pukulan terjadi kedua belah pihak. Yama hanya mengeluarkan 40% kekuatannya. Namun Aldi kewalahan untuk melawan balik.
Darah segar keluar dari mulutnya, Aldi terluka karena terlalu sering menerima pukulan Iblis Yama. Namun dia masih tetap tersenyum puas.
Bukan karena Aldi ingin menang, tetapi dia ingin menguji tubuh Tahta Raja yang sudah ditingkatkan ditambah dengan kekuatan barunya.
Setelah beberapa kali Aldi terpental jauh. Yama mulai merasa curiga bahwa Aldi sengaja mempermainkannya.
"Pukulan Jurang Neraka." Yama mengeluarkan teknik terbaiknya untuk melawan Aldi.
Namun pukulannya masih bisa di belokkan. Aldi tersenyum lebih lebar, karena tubuh Tahta Raja sudah mulai mengubah energi disekitar menjadi energi tubuh.
Kesempatan tidak akan bertahan lama, Yama mengeluarkan semua kekuatannya, tetapi tidak dapat membunuh Aldi.
Ratusan cara sudah dilakukan. Namun hasilnya masih nihil, hal itu membuat Yama semakin marah.
Dia membebaskan jiwa gentayangan untuk menyerang jiwanya. Namun Yama tidak mengetahui bahwa metode latihan Aldi menggunakan teknik Jiwa.