
Pertemuan Aldi dan Lucifer terjadi di markas serigala Mutan. Sehingga Aldi harus berhati-hati supaya lawannya tidak mengetahui gerbang Dunia.
Lucifer turun dari langit untuk melihat langsung pria yang menurutnya sangat misterius. Bukan tanpa alasan, Lucifer sebenarnya bisa melihat kekuatan musuhnya dengan mata khusus.
Namun sekarang dia hanya melihat sebuah lubang hitam yang tidak memiliki ujung. Walaupun sedikit terkejut, tetapi dia sangat penasaran.
"Apa kau ingin bergabung dengan Iblis?" tanya Lucifer dengan senyum tipis di bibirnya.
Walaupun Lucifer seorang iblis, dia memiliki wujud manusia yang sangat tampan dengan pakaian serba hitam.
Dua tanduk di kepala serta mata yang berwarna merah menambah wujud manusianya sangat mengesankan.
"Izinkan aku menolak!" jawab Aldi tegas.
"Apa kau sudah bergabung dengan kekuatan lainnya?" tanya Lucifer pelan.
Kekuatan yang dimaksud Lucifer adalah organisasi besar seperti Odin dan sebagainya.
Lucifer sudah mengetahui jika seorang manusia bergabung dengan ras manusia atau ras Dewa dengan melihat sekilas.
Energi Aldi tidak mencerminkan kekuatan Dewa maupun manusia pada umumnya. Sehingga dia menganggap bahwa Aldi sudah bergabung dengan organisasi.
"Tidak, aku hanya bergabung dengan pasukan kecil bernama Seven Soul," kata Aldi pelan.
Karena para Iblis tidak ada yang selamat ketika perang Ragnarok, jadi informasi tentang Shen Zero dan Seven Soul masih terlindungi.
Lucifer tertawa keras, dia tidak percaya bahwa Aldi bergabung dengan pasukan kecil dengan kekuatannya sekarang.
Tanpa berpikir panjang, Lucifer menyerang Aldi dengan pukulan biasa. Namun Aldi menahannya dengan satu tangan.
Mata Lucifer menatap tajam kepada Aldi yang dengan mudah menahan pukulannya. Walaupun Jiwa Lucifer sedang terluka, seharusnya tidak semudah itu untuk menahannya.
Di sisi lain Shen Haise sudah berhasil menemukan tempat para Iblis.
"Segera jalankan rencana, jangan ada sampai ada kesalahan," perintahnya kepada seluruh anggota.
Segera para anggota menghilang seperti debu yang tertiup angin. Mereka bergerak ke segala arah untuk mencari informasi dan membuat dirinya menjadi orang yang menarik perhatian petinggi iblis.
Shen Haise menuju sebuah restoran seorang diri. Ada seseorang yang menggoda karena penampilannya yang tampak imut menggemaskan.
"Adik kecil, ayo bermain sama om," katanya dengan nada menggoda.
Shen Haise hanya diam tidak menanggapi, semua orang yang ada di restoran juga tidak melakukan apapun.
Kebanyakan iblis cenderung acuh kepada Iblis lainnya. Jadi mereka tidak akan ikut campur dalam permasalahan orang lain.
Namun ketika tangan pria yang menggoda hampir menyentuh lengan kiri, Shen Haise langsung menangkap dan membantingnya hingga sekarat.
Pemilik restoran yang mengetahui siapa pria yang menggoda langsung melebarkan matanya tidak percaya.
Pria yang menggoda ya adalah seorang pangeran bernama Incubus. Dia terkenal sangat kuat, tetapi sifatnya sangat berlebihan kepada wanita.
Kekuatan Incubus setara dengan pembudidaya tingkat Raja tahap 1. Shen Haise tidak mengetahui kebenaran bahwa orang yang dia jauhkan adalah seorang pangeran.
Sembari Incubus masih tergeletak tidak sadarkan diri, Shen Haise masih menyantap makanannya seperti tidak terjadi apapun.
Setelah selesai, dia meninggalkan Incubus dan membayar tagihan menggunakan uang yang di curi dari para bandit hutan.
10 pengawal datang melihat Incubus yang pingsan di lantai dengan tangan yang terpelintir. "Siapa yang melakukan!" teriak pemimpin pengawal.
Shen Haise masih tenang melakukan pembayaran makanannya. Tidak ada yang berani menunjuknya sebagai tersangka.
Setelah selesai, Shen Haise dengan santai berjalan keluar restoran. "Jika kalian ingin melanjutkan, silahkan keluar. Aku akan menunggu seluruh pasukan milikmu!" katanya tanpa melihat pengawal.
"Sombong!" kata pemimpin pengawal.
Ketika ingin mengejar Shen Haise, pemilik restoran menghentikan. "Jangan bertindak bodoh, dia lebih kuat dari pangeran Incubus!"
Semua orang terdiam ketika pemilik restoran mengatakan hal tersebut. Mereka tidak ingin ikut campur dalam masalah wanita Gila itu.
Mulai sekarang Shen Haise mendapat julukan sebagai Wanita Gila oleh para penduduk kota, karena tidak mengetahui identitasnya.
Aldi yang bertarung dengan serpihan jiwa Lucifer tersenyum. Dia hanya menangis setiap serangan yang di lancarkan.
Tekniknya hampir sama seperti Satan ketika perang Ragnarok, tetapi memiliki tingkat kehancuran yang lebih besar.
Sangat jarang Aldi mendapatkan serangan dari Maha Dewa untuk memupuk kekuatan Tubuh Tahta Raja.
"Menarik, ada seseorang yang bisa menangis serangan itu dengan mudah," kata Lucifer memandang Aldi yang tidak terluka. Bahkan pakaiannya terlihat masih bersih.
"Tuan Lucifer terlalu memuji kekuatan yang rendah ini." Aldi tersenyum melihat Lucifer yang sudah kehilangan setengah energinya.
Tanpa di sadari Lucifer telah menghancurkan hutan dengan serangannya. Benat dan Raul yang menonton dari kejauhan tidak percaya dengan mata mereka.
Bosnya, Aldi bisa bertarung dengan Lucifer dengan seimbang. Sekarang mereka tahu seberapa kuat bosnya.
Mereka berdua saling memandang. Tanpa sadar memperlihatkan wajah yang gembira, mereka merasa bahwa ada kesempatan untuk membalas dendam.
"Sepertinya cukup sampai disini, aku sudah melihat kekacauan yang telah kau perbuat. Jadi sudah waktunya kembali."
Lucifer berbalik untuk meninggalkan Medan pertempuran. Namun Aldi tiba di depannya secepat kilat.
"Bukankah sudah terlambat untuk mundur," kata Aldi melemparkan pukulan keras ke wajah Lucifer.
Tanah yang semula hangus sekarang hancur berkeping-keping membentuk sebuah lubang besar. Pukulan Aldi tidak sederhana, dia menambahkan sedikit simbol untuk menghambat penyembuhan para Iblis.
Aldi memegang kepala Lucifer yang tampak lemah serta berkata, "Lain kali datanglah dengan jiwa terbaikmu!"
"Sialan, tunggu pembalasanku Shen Zero!" teriak Lucifer.
Aldi menyerap jiwa dan ingatan Lucifer. Rasa sakit yang di rasakan Lucifer sama seperti ketika dia membunuh Josep.
Sebagian ingatan yang di simpan dalam serpihan jiwa Lucifer masuk kedalam kepala Aldi. Banyak informasi yang penting tentang kerajaan Iblis.
Salah satu hak yang cukup penting dalam ingatan serpihan jiwa Lucifer adalah tingkatan setelah Maha Dewa.
Immortal dibagi menjadi 7 tingkat yaitu Immortal Putih, Kuning, Jingga, Hijau, Biru, Coklat, dan Hitam. Setiap tingkatan di bagi menjadi 9 tahap.
Lucifer dan Zeus berada di tingkat Immortal tahap Jingga tahap 9, sedangkan Qin Huang berada pada tingkat Hijau tahap 2.
Menurut Lucifer Odin lebih kuat dari mereka semua. Hanya para Leluhur dunia Maha Tinggi yang terlihat memiliki kekuatan tingkat Biru.
Sedangkan tingkat Coklat dan Hitam tidak di ketahui keberadaannya. Hanya para Leluhur yang pernah melihatnya.
Sedangkan serpihan jiwa Lucifer tidak memiliki ingatan tentang orang yang memiliki kekuatan di tingkat Immortal Coklat.
"Sepertinya aku harus segera menerobos tingkat selanjutnya. Para organisasi antar dimensi sudah mulai bergerak," gumam Aldi pelan.
Raul dan Benat melebarkan matanya melihat Lucifer mati didepan mata, mereka segera berlari menuju Aldi dan bersujud.
"Terima kasih telah membalaskan dendam kali, Bos!" kata mereka berdua serentak.
"Jangan berlebihan, Lucifer yang aku kalahkan hanya serpihan jiwa. Sedangkan yang asli lebih kuat daripada yang kalian kita."
Setelah mendapat kekuatan jiwa Lucifer, Aldi siap menerobos peringkat 20. Namun untuk menerobos, membutuhkan waktu yang sangat lama jika dilakukan di Dunia Utama.
Dia memeriksa kondisi simbol di Dunia Maha Tinggi. Ternyata simbol ya sedikit lebih lemah dari Dunia Buatan.
Aldi tidak memungkinkan melakukan terobosan ke tingkat 20 karena alasan kesehatan Kakek Nui. Namun situasi memaksanya harus melakukan terobosan.
Akhirnya dia memutuskan kembali ke Dunia Utama untuk menjenguk Kakek Nui. Kemudian memperbaiki simbol ruang dan waktu di Dunia Buatan.
Dia berencana mempercepat waktu 1 hari sama dengan 100 hari di Dunia Buatan. Namun Aldi belum menemukan batu alam yang cukup.
Akhirnya semua anggota inti terbang ke Dunia Maha Tinggi untuk mencari setiap serpihan batu alam di dunia Maha Tinggi.
Dengan batu alam yang banyak, setidaknya pohon dunia akan berevolusi menjadi peringkat 4 semua. Sedangkan pohon dunia utama hanya perlu menunggu waktu sebelum evolusi.
Aldi dan Shie mendampingi Kakek Nui yang lemah di atas kursi kayunya. Alex dan Ali Linda juga mendampingi kakek Nui.
Leo yang sampai di daerah kekuasaan para Dewa memberikan perintah untuk membagi tim menjadi 100.
Setiap tim mempunyai 5 anggota, Leo membawa 5 orang bersamanya supaya tidak mencurigakan.
Ingatan Lucifer telah di distribusikan kepada setiap tim yang menjalankan misi di daerah Dewa dan Iblis.
Mereka juga menerima permintaan untuk mencari batu alam sebanyak mungkin. Karena Aldi berencana meningkatkan Dunia Buatan.
Semua orang bersemangat karena akan ada peningkatan Dunia Buatan. Bukan tanpa alasan, mereka akan bertambah kuat lebih cepat daripada orang lainnya.
"Dunia mulai bergeser, manusia semakin serakah. Langit yang netral memihak para Dewa, Neraka yang panas membela Iblis ..."
"Manusia merasa tersakiti, dunia mulai kacau. Pahlawan telah datang di daratan. Semoga dapat menyatukan alam," gumam seorang pria yang duduk di kursi batunya.