7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Masalah Alex



Raksasa selalu menjaga gerbang menuju dunia alternatif milik masyarakat Semi Rahasia Hantu. Setiap lali ada orang yang mengaku sebagai anggota organisasi Hantu akan langsung dimusnahkan.


Simbol di dahi Raksasa menyerap setiap jiwa dan raga para pembudidaya yang mati. Hal itu membuat pasokan energi Aldi sangat melimpah.


Bahkan sekarang energi yang tersimpan di Simbol Stikmata dapat membantunya sampai tingkat 13 Awal.


Disebuah gua Aldi membuka matanya. Gua itu merupakan sarang burung Curik yang telah diperbaiki oleh Rocky.


Aldi membuka matanya perlahan. "Akhirnya aku sembuh total. Sudah waktunya aku menerobos ketingkat selanjutnya."


Dia menyiapkan obat yang dapat membantu terobosannya dan membawa beberapa senjata untuk pertahanan.


Kali ini terobosannya membutuhkan waktu 4 bulan sambaran petir. Itu waktu yang sangat lama di dunia Utama.


Dunia Buatan masih belum mendapat pengakuan alam. Jadi dia tidak bisa menerobos di dalamnya.


Sebelum keluar Dunia Buatan, Aldi melihat perkembangan Lava. Ia sekarang mempunyai tinggi 1 meter.


Gelem berwarna merah cerah yang sangat panas. Bahkan pembudidaya tingkat Mortal akan terbakar jika menyentuh tubuhnya.


Namun, Aldi mengelusnya seperti sedang bermain dengan anak kucing. Lava terlihat sangat senang, walaupun dia tidak berbicara.


Perusahan Alex dalam keadaan kurang sehat. Tekanan dari 4 perusahaan baru yang bergerak di bidang teknologi, membuatnya kewalahan.


Setiap perusahaan mengeluarkan produk yang hampir sama dengannya, tetapi dengan harga yang jauh lebih murah.


"Alex, perusahaan Delta semakin sukses. Jika kita tidak menurunkan harga, maka semua produk akan menurun penjualannya." Ali Linda memberikan laporan penjualan kepada Alex.


6 Pendiri perusahaan hanya tinggal mereka berdua, Higa Sato telah mendirikan perusahaan Delta. Awalnya teman sekarang menjadi pesaing bisnis.


Hal itu wajar ketika visi dan misi seseorang susah berbeda. Makanya Aldi menyarankan untuk kepemilikan saham harus di pusatkan.


Jika hal seperti pengkhianat seperti ini terjadi, perusahaan tidak akan langsung terdampak.


Yama Gato keluar perusahaan karena harus mengikuti keluarganya. Dia sekarang menjadi pemimpin dari perusahaan Yama.


Perusahan itu juga bergerak di bidang teknologi, salah satu pesaing yang menekan perusahaan Alex.


Dengan dalih ingin mengembangkan perusahaan keluarga, dia telah menusuk Alex dengan membawa teknologi yang belum dikeluarkan kepada publik.


Andik Pratama juga keluar, alasannya adalah ingin mengembangkan diri lebih baik. Dia sekarang me dirikan perusahaan teknologi Roy.


Roy merupakan mendiang gurunya yang meninggal beberapa tahun yang lalu. Sebelum meninggal dia mengatakan kepada Andik Pratama untuk membuat perusahaan sendiri.


Itu pernyataan Andik Pratama kepada Alex. Namun, sebenarnya tidak pernah ada kejadian seperti itu.


Zhang Ling menyadari potensi pengembangan Alex sudah menurun sejak Song Yoo Jung ada di hidupnya.


Dia pergi ke perusahaan kakaknya yang bergerak di bidang teknologi. Dengan pengalamannya mengurus promosi produk, membuat perusahaan kakaknya meningkat pesat. Perusahaan itu disebut Raja Teknologi.


Keempat perusahaan itu menekan harga agar perusahaan Alex bangkrut. Hal itu karena Alex terlalu memaksakan kehendaknya.


Kesalahan kecil membuat semuanya menjadi terpecah belah, untungnya Ali Linda masih menemaninya sampai sekarang.


Alex mempunyai hubungan khusus dengan Ali Linda. Mereka berdua sebenarnya adalah sepasang kekasih.


Setelah memutuskan hubungan dengan Song yoo Jung, Ali Linda mendekati Alex untuk mengisi kesedihannya.


Namun siapa yang menduga rasa cinta datang diwaktu yang tepat. Kejadian itu sangat cepat, Alex tidak menyadari sejak kapan dia merasakan perasaan khususnya.


"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Alex yang yang sedikit cemas.


"Aku telah menghubungi Aldi, tetapi tidak ada respon darinya." Ali Linda menggelengkan kepala.


Alex menghubungi Shie untuk menanyakan keberadaan Aldi. Betapa terkejutnya Alex mendengar bahwa Aldi sedang terluka.


Namun, Shie menenangkan Alex dengan bahasa yang mudah dimengerti, pengalaman di medan perang membuatnya mempunyai ketrampilan seperti itu.


"Kenapa kau mencarinya?" tanya Shie dalam telepon.


"Perusahaan sedang mengalami krisis, aku membutuhkan saran dan bantuannya. Keuangan kita sedang mengalami krisis." Alex menjelaskan detail permasalahan kepada Shie.


"Jadi begitu, aku mempunyai kenalan yang yang mungkin dapat membantumu. Datanglah ke wilayah Tengah. Aku akan memberikan alamatnya melalui pesan."


Lee Yoen menjadi pemimpin bisnis, sedangkan Mahesa sebagai pencipta strategi perang.


Disebuah restoran Shie, Lee Yoen, dan Mahesa menunggu kedatangan Alex. Restoran itu bernama Terbit, tempat itu adalah anak perusahaan milik Dino.


Bisa dibilang restoran itu milik Aldi. Mereka bertiga juga mengetahui kebenaran tersebut.


Alex dan Ali Linda datang sambil bergandengan tangan. Shie, Lee Yoen, dan Mahesa langsung menyempitkan matanya.


Mereka bertiga langsung mengerti bahwa Alex dan Ali Linda sepasang kekasih.


"Sungguh tidak profesional," ucap Lee Yoen sambil membuang muka.


Mereka berdua adalah saingan bisnis pada awalnya, tetapi Aldi telah memperkenalkan mereka berdua dan akhirnya memiliki beberapa kerjasama.


Alex memandang kearah Mahesa, dia tidak mengetahui siapa anak muda didepannya.


"Aku Mahesa, jangan melihatku seperti itu," ucap Mahesa dengan nada lembut.


Tidak ada perdebatan lanjutan diantara mereka. Karena Lee Yoen dan Mahesa sibuk, Alex langsung ke intinya.


Dia dan Linda menjelaskan detail permasalahan perusahaannya, hingga membuat Lee Yoen dan Mahesa menguap.


"Jadi apa yang bisa aku lakukan di keadaan seperti ini?" kata Alex meminta saran.


"Akhirnya sudah selesai. Kau tidak perlu menjelaskan sedetail itu, aku sudah mengetahui permasalahan perusahan. Bahkan anak disebelah sudah mengetahui sebelum kau duduk disini," ucap Lee Yoen membuat perasaan Ali Linda seperti tersambar petir.


Kejadian ini persis seperti ketika Aldi menasehati Alex habis-habisan. Semua perkataan Aldi diterapkan dalam perusahaan, sehingga membuatnya seperti sekarang.


"Aku tidak menyangka orang dibalik perusahan teknologi terbesar di tiga wilayah seperti ini," sindir Mahesa.


Namun, mental Alex sudah kebal. Dia menerima setiap sindiran dan hinaan setiap hari. Alex mengingat perkataan Aldi, kita sebagai manusia tidak bisa menyenangkan semua orang.


Itu adalah modal awal yang membuatnya seperti sekarang.


"Aku menyarankan agar kau juga ikut membakar uang. Sie & Lee akan membantu menyokong dana," kata Lee Yoen.


Karena dia sudah bergerak di bidang bisnis membuatnya merasa bahwa uang dapat menyelesaikan masalah dengan cepat.


"Aku tidak setuju," bantah Mahesa.


Mereka berdua berdebat tentang pendapatnya mengatasi masalah Alex. Perdebatan mereka membuat Ali Linda tercerahkan.


Dia baru mengetahui bahwa perdebatan singkat antara orang pintar menjadi sebuah ilmu yang sangat bermanfaat.


Lee Yoen menyarankan untuk menggunakan uang, sehingga perusahaan saingannya bangkrut karena penjualan menurun.


Sedangkan Mahesa menyarankan untuk membuat sebuah merek yang dapat diingat konsumen. Artinya dia lebih mementingkan konsumen setia.


Alex dan Ali Linda juga ikut dalam perdebatan strategi penyelesaian masalahnya. Tidak mau kalah Shie menyampaikan pendapatnya.


"Sangat mengesankan, bagaimana jika kita memilih jalan tengah. Dengan dukungan dana dari Lee Yoen untuk membuat merek perusahaan terkenal. Hal itu akan membuat para konsumen setia selalu membeli produk." Shie menjelaskan dengan suara pelan.


Lee Yoen dan Mahesa tidak percaya Shie yang pendiam dapat memberikan saran yang sangat mengesankan.


Sebenarnya tujuan Lee Yoen dan Mahesa berdebat agar Alex menemukan jawabannya sendiri. Namun, Shie tidak memahami maksud mereka.


"Benar, aku juga sempat memikirkan hal itu," sahut Alex.


Untungnya Alex mengerti apa yang dimaksud Lee Yoen dan Mahesa. Jika tidak memahami maka usahanya akan terasa sia-sia.


Walau mereka tidak membuat janji untuk berdebat, dengan kedipan mata dan nada bicara membuat mereka sepakat.


Itu adalah teknik berkomunikasi dengan para pedagang. Skill seperti itu diajarkan Aldi melalui pengiriman pikiran kepada beberapa orang yang bergerak di bidang bisnis.


Mahesa tidak mempunyai bisnis, tetapi dia adalah menara tower pasukan Seven Soul. Jadi sudah wajar jika di latih segala hal yang berkaitan dengan dunia.


Karena perang itu tidak hanya masalah siapa yang kuat, tetapi siapa yang dapat memanfaatkan situasi menjadi peluang.Itu adalah kutipan perkataan dari Aldi yang selalu diingatnya.


Perusahaan Sie & Lee memberikan 10 juta koin emas dengan imbalan 5 persen saham perusahaan Alex.


Harga itu jauh lebih tinggi dibandingkan Aldi yang hanya menginvestasikan 10 ribu emas untuk mendapat 30 persen kepemilikan perusahaan.