
Mahesa telah membuat tim khusus yang terdiri dari anggota inti yang telah menerima segel penyerahan. Dia mencoba mencari para pengkhianat yang telah mendapatkan dukungan Axel.
Walaupun susah, segel ketulusan mempunyai sistem khusus yang dapat mendengarkan pikiran seseorang.
Namun Axel tidak kehabisan cara, dia menggunakan cara khusus untuk melindungi Jiwa seseorang. Sehingga segel ketulusan tidak efektif, tetapi Aldi dan pemberi segel tidak dapat mengetahuinya.
Seven Soul mengumpulkan banyak orang yang mempunyai dendam dengan pasukan Panca yang di pimpin oleh Axel. Setidaknya lebih dari 2 miliar orang yang bergabung setelah beberapa bulan saja.
Karena membludaknya pasukan Seven Soul, persediaan pil kebugaran dan lainnya semakin menipis. Jumlah tumbuhan roh tidak dapat menyuplai pil untuk semua orang.
Untuk menutupi kekurangan tubuh Roh, Shen Si menyuruh semua orang untuk mengumpulkan semua tumbuhan roh yang tersisa pada dunia yang hancur.
"Shen Si, bagaimana persediaan pil?" tanya Raja Mulawarman yang ingin meminta pil kebugaran.
Shen Si menjawab tanpa merubah ekspresinya, "Semua pil sudah di sebarkan. Kita tidak memiliki persediaan."
Mahesa datang membawa kalung penyimpanan yang berisi miliaran tumbuhan roh yang dapat dimanfaatkan.
"Gunakan ini, aku telah mendapatkan cukup tumbuhan roh dari operasi perekrutan anggota," kata Mahesa memberikan kalung penyimpanan.
Leo tidak mau kalah, dia memberikan kalung penyimpanannya. Dia sama seperti Mahesa, karena merupakan salah satu pemimpin yang mencari anggota di seluruh Alam semesta.
Ada 5 tim yang ditugaskan untuk mencari anggota baru, mereka adalah Mahesa, Leo, Kaisar Kong, Shen Yi, dan Shen Wu.
Semua pemimpin pasukan juga memberikan tumbuhan roh untuk memenuhi permintaan dari para ketua kelompok.
Semua orang pejuang keras untuk meningkatkan pasukan supaya dapat melawan pasukan Panca dan Sang Pencipta.
Mereka sudah tahu bahwa kedua mahluk abadi itu akan bertarung untuk menentukan pemenang. Apakah alam semesta akan hancur atau malah sebaliknya.
Semua orang berfokus untuk mengembangkan diri, butuh waktu lama untuk meningkatkan kekuatan.
"Shen Haise, apa pendapatmu tentang alam semesta?" tanya Aldi yang sedang menaiki Rocky terbang di celah dimensi.
Shen Haise menoleh dan berkata, "Aku tidak peduli dengan semuanya. Tujuan hidupku hanya untuk ikut denganmu, bahkan jika harus menghancurkan alam semesta."
Aldi tersenyum mendengar pernyataan Shen Haise. Shie yang duduk disebelahnya hanya menggelengkan kepala.
"Aku tidak tahu kenapa kamu ingin menghentikan Axel menghancurkan dunia, tetapi aku akan terus bersamamu," kata Shie segan senyum manis.
Dengan topi berwarna putih, Shie tampak sangat tampan dengan tubuh yang sangat hebat.
Tiga orang itu adalah pendiri Seven Soul yang pertama kali.
"Sebenarnya alasan utama aku melawan mereka adalah keegoisanku untuk membuktikan diri. Namun seiring berjalannya waktu, mempertahankan alam semesta adalah jalan terbaik yang bisa aku pikirkan."
Dia telah melihat banyak keluarga bahagia dengan kemiskinan. Bahkan beberapa mempunyai anak yang tersenyum di rumah yang sederhana.
Ketika adanya perang besar, senyum manis para anak kecil itu menghilang karena ketakutan. Anehnya Aldi yang tidak pernah simpatik merasakan perasaan yang tidak dapat diungkapkan.
Ingatan Moris meyakinkan dirinya. Moris adalah penjahat yang ingin mempertahankan keseimbangan alam semesta.
Nara adalah mahluk abadi yang hanya memikirkan kebaikan tanpa memperhatikan sisi gelap dari alam semesta. Moris dengan lapang dada mengorbankan dirinya untuk mengambil jalan kegelapan supaya Nara mempunyai lawan yang seimbang.
Moris juga selalu mengalahkan Nara di setiap pertarungan. Namun dia tidak pernah membunuhnya untuk memotivasinya berkembang lebih kuat.
Setelah adanya monster kuat yang muncul di celah dimensi, Nara mengorbankan dirinya untuk menyegel mahluk tersebut di tubuh manusia.
Moris sangat marah dengan tindakan bodoh yang dilakukannya. Sebenarnya Moris bisa mengalahkan mahluk itu dengan sedikit usaha, tetapi Nara sudah terlanjur mengorbankan dirinya.
Tidak ada yang tahu kapan Moris dilahirkan, karena dunia tidak pernah mengekspos dirinya ke Dunia luar.
Bahkan Axel mahluk abadi yang hidup sejak alam semesta dilahirkan tidak pernah tahu hari kelahiran Moris. Anehnya dengan ramalannya, Axel tidak bisa melihat masa depan Moris.
Aldi yang mendapatkan semua ingatan Moris hanya melihat kegelapan ketika Moris dilahirkan. Dia tidak mengetahui kapan kelahiran Moris yang sebenarnya.
Namun satu hal yang pasti, Moris terlahir dari kumpulan perasaan makhluk yang hidup di alam semesta. Selama ada mahluk hidup, kekuatannya akan terus bertambah.
Berbeda dengan Nara yang bertambah kuat karena kekuatannya sendiri. Namun ada satu kesamaan diantara mereka berdua, mereka sangat suka kedamaian.
Axel adalah orang yang selalu membuat alam semesta kacau, karena Moris tidak mempunyai kesempatan menang. Dia mencoba menumbuhkan bakat Nara yang sangat mengerikan.
Namun siapa sangka Axel berhasil memancing mahluk celah dimensi yang mempunyai kekuatan sangat kuat. Hingga Nara mengorbankan dirinya untuk menyegel mahluk tersebut.
Semua ingatan Moris telah di transfer kepada Aldi. Namun dia tidak menemukan kapan Moris dilahirkan.
"Jadi kapan kita akan berburu monster?" tanya Shen Haise tidak sabar melawan segerombol monster yang dimaksud Aldi.
Aldi tersenyum manis. "Sebentar lagi kita sampai. Tujuan kita kemari adalah mengalahkan mereka bukan untuk bunuh diri!" kata Aldi memperingatkan Shen Haise dan Shie yang bersemangat untuk bertarung.
Keduanya mengangguk setuju, bahkan Rocky yang berwujud burung menganggukkan kepala.
Menurut ingatan Moris, ada segerombol mahluk celah dimensi yang dapat meningkatkan kekuatan jiwa seseorang. Mahluk itu dapat dipelihara dan dibesarkan selama di beri makan energi asal.
"Manusia, apa yang kamu inginkan datang ke sini?" tanya seorang mahluk aneh.
Aldi tersenyum mendengar pertanyaan lawannya, dia menjawab, "Aku ingin menyerap kekuatan jiwa yang kalian miliki. Rumor mengatakan bahwa kalian adalah penguat jiwa yang sangat hebat."
"Kurang ajar, kamu pikir setelah mengatakan itu kalian bisa lari dari sini!" teriak salah satu mahluk aneh.
Mereka tidak berbentuk, hanya saja benda seperti gel yang berwarna hitam mengkilat.
Dengan kecepatan tinggi ratusan mahluk aneh tersebut langsung menyerang Aldi dan teman-temannya. Namun karena kepekaan terhadap lingkungan yang bagus, Aldi dan teman-temannya berhasil menangkis semua serangan musuh.
Tangan Hayalan dikeluarkan untuk menyerang para mahluk tersebut. Menurut ingatan Moris, mereka tidak dapat diserang dengan benda fisik.
Jadi pilihan terbaiknya adalah menyerang menggunakan tangan hayalan atau simbol khusus. Memanfaatkan kekuatan Prinsip Jiwa, mereka semua menyerang balik para mahluk aneh.
Aldi yang mengeluarkan seribu tangan hayalan langsung menerkam para monster dengan kecerdasan tinggi.
Shen Haise dan Shie juga melakukan hal yang sama, mereka menghajar semua musuhnya.
Dalam sekejap semua pasukan musuh dapat di ringkus dengan tangan hayalan. Mereka semua tidak dapat bergerak karena cengkraman yang sangat kuat.
"Manusia, kamu pikir Raja kita akan tinggal diam melihat rakyatnya mati!" kata salah satu mahluk aneh.
Tepat ketika Aldi akan membunuh dan menyerapnya. Seroang pria berpakaian hitam dengan corak berwarna putih menghentikan tunggakan Aldi dengan sangat mudah.
"Raja, akhirnya kamu datang. Hidup Raja!" teriak semua mahluk aneh yang berhasil di tangkap Aldi dan teman-temannya.
Aldi mengerutkan kening ketika melihat Raja mahluk aneh yang muncul. Dia tidak bisa merasakan kehadirannya sama sekali.
Seperti yang dikatakan Moris, ada Raja yang tidak akan bisa mati bahkan jika dibunuh miliaran kali. Dia adalah Raja Moras.
Kekuatan bertarungnya tidak kuat, tetapi para pasukannya sangat merepotkan. Anehnya Moris sangat akrab dengan Moras ketika berkunjung.
Dua wanita cantik muncul disebelahnya. Setelah menunjukkan diri, mereka langsung menyerang Aldi yang dianggap paling kuat.
Sayangnya mereka menghadapi monster tua yang sudah berpengalaman. Jadi dengan mudah serangan keduanya di hentikan.
Shie dan Shen Haise yang melihat Aldi diserang tidak tinggal diam. Mereka menggunakan energi jiwanya untuk menghantam kedua musuhnya dengan sangat keras.
Tidak sampai disitu mereka mengejar musuhnya seperti seekor harimau yang berlari memburu mangsanya.
Karena Aldi mengatakan bahwa lawan mereka sangat kuat, maka Shie dan Shen Haise sangat bersemangat.
Setelah terpental karena serangan musuh, kedua mahluk aneh tersenyum melihat lawannya menyerangnya.
Mereka juga sangat senang melihat ada mahluk yang mengunjunginya untuk bertarung. Sudah tidak terhitung waktu yang mereka lalui di celah dimensi, tidak ada mahluk lain yang mencoba menantangnya setelah Moris menghajar mereka berdua.
Pertarungan antara Shen Haise dan Shie melawan dua mahluk aneh tidak bisa terhindarkan. Kedua belah pihak sangat bersemangat mengalahkan lawannya.
Shie yang memiliki kekuatan tubuh yang kuat tidak terlalu berfungsi melawan mahluk aneh celah dimensi. Karena mereka menggunakan kekuatan Jiwa untuk melakukan serangan.
Namun Prinsip Jiwa adalah teknik yang dikembangkan. Jadi mereka mempunyai beberapa ketrampilan yang berkaitan dengan serangan Jiwa.
Salah satunya adalah tangan hayalan, dengan sedikit udah Shie membungkus tangannya dengan energi jiwa untuk meningkatkan kerusakannya kepada musuh.
Mahluk aneh yang melawan Shie keheranan ketika melihat serangan musuhnya semakin sakit.
"Menarik, kamu menggunakan energi jiwa untuk membungkus kepalan tanganmu. Namun itu tidak akan bertahan lama!"
Mahluk aneh yang melawan Shie mengeluarkan sebuah jubah yang dapat menurunkan kerusakan yang dia terima.
Shie menggelengkan kepalanya, "Jika kamu menganggap bahwa kemampuanku hanya sebatas menyelimuti kepalaku dengan energi jiwa, kamu salah besar!."
Aura di sekitar Shie semakin meningkat, kemudian dia mengucapkan sebuah mantra aneh yang dapat mengeluarkan sebuah zirah berwarna ungu gelap.
Itu adalah salah satu ketrampilan khusus yang di dapatkan para pengguna Prinsip Jiwa.
Setelah memakai zirah, Shie langsung melemparkan dirinya ke arah musuhnya. Suara ledakan terdengar sangat keras.
Kekuatan Shie jauh lebih kuat dari sebelumnya. Namun dia masih belum bisa mengalahkan musuhnya.
"Manusia, kamu adalah orang kedua yang memaksaku mengeluarkan kekuatanku sebenarnya!" kata mahluk aneh.
Shie tersenyum lebar, dia merasa bersemangat karena musuhnya belum mengeluarkan kekuatan terbaiknya.
Kedua tangan Shie di tempelkan ke depan dadanya, "Gerbang Pertama : Pembukaan Jiwa!"
Salah satu teknik Prinsip Jiwa yang digunakan untuk bertarung melawan celah dimensi. Aldi mendapatkannya dari teknik Jiwa Tersakiti.
Aura Shie semakin meredup. Berbeda dengan sebelumnya, aura Shie masuk kedalam tubuhnya kemudian langsung di olah untuk mendapatkan kekuatan yang sangat kuat.