7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Situasi Memburuk



Pasukan Aldi mulai menekan balik Red Cape.


Shen Haise dan pasukan bayangan membantai banyak murid Red Cape. Hal itu membuat Red Douglas marah besar.


Kim Hoon menekan Red Douglas dengan mudah.


Aldi masih tersenyum melihat kebingungan Yu Zhong dan Kabayashi Sato.


"Aku pikir kita akan menang," kata Aldi.


Mendengar itu, Yu Zhong berkata, "Kau terlalu percaya diri!"


"Kenapa kau berhenti menyerang?" tanya Aldi yang berdiri diantara mereka.


Yu Zhong bukan orang bodoh, ia tau bahwa Aldi sekarang tidak bisa dilawan.


"Kim Hoon, jangan harap kau keluar hidup-hidup!" kata Red Douglas.


Kim Hoon tidak ingin terus bermain dengannya. Ia menyerang dengan agresif, tapi tidak dapat membunuh Red Douglas.


"Sialan, kau memaksaku!" ucap Red Douglas. Ia membuat segel tangan dan menghancurkan kaling yang dipakai.


Suara raungan binatang buas terdengar dibawah markas Red Cape.


Aldi mengerutkan keningnya. "Mundur!" teriak Aldi karena dia merasa bahwa ada ancaman dari bawah markas Red Cape.


Semua pasukan bukan orang bodoh, mereka mendengarkan Aldi dan segera mundur serta membawa rekan mereka yang meninggal.


"Haise, tetap lanjutkan!" kata Aldi menginstruksikan Shen Haise membunuh lebih banyak murid Red Cape.


Aldi kehilangan 40 orang, sedangkan Red Cape kehilangan lebih dari 300 orang.


Perbandingan itu membuat para penonton merevisi ulang kekuatan Shen Zero.


"Ada apa, Aldi?" ucap Samsul Hardiman.


"Kita masih bisa melanjutkan, Bos!" kata Sikong Yu.


Shie dan Kim Hoon tidak berkomentar apapun, mereka tau ada sesuatu yang salah di bawah markas.


Untuk kedua kalinya suara raungan terdengar, mereka yang meragukan keputusan Aldi mulai mengerti.


Sesuatu dibawah markas Red Cape sangat mengerikan.


Ketika raungan ketiga terdengar semua orang yang hadir merinding.


"Sebenarnya benda apa dibawah markas Red Cape?" tanya Samsul Hardiman.


Aldi menjawab, "Aku tidak tau."


Ia merasakan bahwa ada mahluk misterius.


Bayangan yang besar keluar, itu menyerupai Singa berwarna hitam.


Red Douglas tertawa setelah melihat Singa Bayangan.


"Leluhur, ada musuh yang ingin melenyapkan Red Cape, tolong binasakan mereka!" teriak Red Douglas.


Tanpa diduga bayangan singa itu menyerang tanpa pandang bulu. Murid yang belum meninggalkan markas Red Cape menjadi korban keganasannya.


"Kau mempunyai pelindung yang sangat menarik, Yu Zhong," ucap Aldi dengan senyum kecil.


Yu Zhong tidak menanggapi perkataan Aldi, ia hanya memandang bayangan singa yang membantai para muridnya.


Semua pasukan Aldi tidak bisa berkata apalagi bergerak. Mereka ketakutan karena aura yang menindas.


Bayangan singa itu mempunyai kekuatan setara dengan tingkat Hitam Puncak.


"Haise, Mundur!" kata Aldi memerintahkan Shen Haise mundur dari markas Red Cape.


"Semua orang segera berkumpul di sebelahku!" ucap Aldi yang melempar batu berisi formasi perlindungan dan penyembunyian.


"Aldi, apa yang terjadi?" tanya Li Sogun.


Aldi menjelaskan bahwa situasi sekarang. Bayangan singa itu bukan sesuatu yang dapat di kontrol Red Cape, leluhur mereka menyegelnya di bawah markas untuk menjadi senjata terlahir.


Red Douglas tidak pernah menyangka bahwa senjata yang di tinggalkan leluhurnya merupakan mahluk yang tidak mengetahui tuannya.


Situasi sekarang tidak hanya butuh untuk Red Cape tapi juga untuk pasukan Aldi.


"Kita sedang menghadapi situasi krisis," kata Aldi yang sedang mengerutkan keningnya.


"Bagaimana kita menghadapi situasi ini?" tanya Shie disebelahnya.


"Kita hanya perlu menunggu, dan berharap Red Cape menyelesaikan menyelesaikan masalah ini," ucap Aldi.


Aldi tidak menanggapi perkataan itu, ia berbalik bertanya, "Yu Zhong, apa yang akan kau lakukan dalam situasi ini?"


"Haha, Shen Zero kita menghadapi situasi yang sama, kenapa kau melimpahkan situasi ini kepadaku," jawab Yu Zhong.


"Aku tak menyangka Yu Zhong yang terkenal hanyalah seorang pengecut," kata Kim Hoon yang berdiri disebelah Aldi.


"Jika aku dapat membawa kalian mati bersamaku, itu merupakan prestasi yang patut ditiru," kata Yu Zhong dengan senyum lebar.


Red Douglas menghampiri Yu Zhong. "Situasi tak terkendali, apa pendapatmu?" ucap Red Douglas.


Yu Zhong tidak menanggapi perkataannya, ia langsung menampar Red Douglas.


"Bodoh, sejak kapan kau mendapat ijin melepas segel leluhur," kata Yu Zhong dengan marah.


Ribuan murid Red Cape telah mati ditangan mahluk yang dilepaskan Ketuanya.


Mahluk yang tadinya seperti bayangan, sekarang itu menjadi seperti monster singa.


Aldi melirik Haise. "Sepertinya dia sepertimu," ucap Aldi.


"Tidak, mahluk rendahan itu hanya roh terlantar," jawab Shen Haise.


Pengetahuan Aldi tentang dunia ini masih sangat rendah, oleh sebab itu ia mengandalkan Shen Haise.


"Roh terlantar?" tanya Aldi.


Shen Haise berkata, "Roh itu kehilangan majikan dan kehilangan kesadaran. Tidak sepertiku yang dari lahir sudah memiliki kesadaran sendiri ...."


"Jika tebakanku benar, roh itu sebenarnya masih memiliki kesadaran. Kesadarannya disegel oleh leluhur Red Cape," lanjut Shen Haise.


Aldi memikirkan segel pelepas yang dapat membuat mahluk itu sadar.


"Apa ada cara untuk mengehentikan monster itu?" tanya Aldi.


"Setahuku segel pengunci kesadaran mempunyai 2 cara untuk melepaskannya, pertama adalah menggunakan Segel Perusak yang legendaris, sedangkan yang lainnya adalah membunuh orang pembuat segel," ucap Shen Haise.


Setelah mendengar perkataan Shen Haise, semua pasukan termasuk Kobayashi Sato melirik Red Douglas.


Banyak orang yang bersembunyi juga memperhatikan Red Douglas. Mereka hanya mengamati peperangan, tapi pada akhirnya terjebak dalam formasi Aldi.


Bahkan jika mereka membunuh Aldi, itu tidak dapat melepaskan dirinya dari serangan Roh Terlantar.


Yu Zhong tidak peduli dengan apa yang mereka lakukan pada Red Douglas. Saat ini kehidupannya juga terancam.


Aldi yang melepaskan kekuatan aslinya dapat mengimbanginya.


Dalam situasi ini, Yu Zhong lebih mementingkan hidupnya daripada orang lain.


Roh Terlantar itu mulai mengarah kepada Yu Zhong dan Red Douglas.


Suara raungan terdengar sangat mengerikan, Aldi dan pasukan masih bersembunyi di dalam formasi.


8 orang termasuk Kobayashi Sato menuju formasi yang diduduki Aldi. Mereka tahu bahwa formasi itu dapat memperlambat Roh Terlantar.


Sekarang semua murid Red Cape terbunuh meninggalkan Yu Zhong dan Red Douglas.


"Monster, Sialan!" teriak Red Douglas. Ia menyerang dengan sekuat tenaga, pancaran aura berwana Coklat sangat pekat. Hal itu menandakan bahwa dirinya telah mencapai Coklat Puncak.


Roh Terlantar itu meraung kemudian berbicara, "Roaarr, Manusia Bodoh!"


Mendengar Roh yang berbicara membuat semua orang yang hadir terkejut.


Satu kali cakaran, tubuh Red Douglas terbelah menjadi 4 bagian.


"Roh Terlantar, tidak ada permusuhan diantara kita," kata Yu Zhong dibelakang Red Douglas yang telah mati.


"Haha, kau tidak tau apa yang dilakukan leluhur mu? aku sangat beruntung keturunannya sangat lemah sepertimu," ucap Roh Terlantar.


"Tolong luangkan hidupku, apa yang dilakukan leluhurku tidak ada hubungannya denganku," ucap Yu Zhong memohon ampun.


Kekuatan Roh Terlantar itu telah sepenuhnya terbangun.


Pengetahuan Aldi tentang tingkat kekuatan sangat sedikit, jadi dia hanya dapat membandingkan dengan tingkat Prinsip Jiwanya.


Kekuatan Roh Terlantar itu setara dengan tingkat 9.


"Omong Kosong!" ucap Roh Terlantar sambil mengayunkan cakarnya.


Yu Zhong mati tanpa perlawanan.


"Tikus, sudah waktunya kalian keluar!" kata Roh Terlantar menunjuk persembunyian Aldi.