
Setelah semua pasukan Seven Soul sampai di Dunia Bawah, mereka langsung menuju tempat persembunyian Shen Haise.
Seven Soul sudah cukup persiapan, jadi mereka bisa bergerak di Dunia Maha Tinggi. Rocky juga sudah menerobos tingkat Immortal Hijau tahap 3.
Sesampainya di gunung berapi, Aldi mengerikan telepati kepada Shen Haise yang bersembunyi dalam magma.
"Keluarlah," kata Aldi.
Tidak lama setelah itu, Shen Haise keluar dari dalam magma.
Seseorang melihatnya dengan tidak percaya, dia adalah Astaroth yang menyamar sebagai batu gunung.
Aldi merasakan kehadiran Astaroth, tetapi dia sengaja melakukannya. Karena Seven Soul akan membalas membalas kejadian perang Ragnarok.
Seven Soul hanya membawa 10 juta prajurit. Sedangkan yang lainnya masih menjalankan misi atau dalam keadaan krisis untuk menerobos.
"Bos, monster Astaroth itu sangat kuat. Aku tidak bisa melihat kekuatannya dengan pasti," ucap Shen Haise.
"Tenanglah, Astaroth hanya seorang Immortal Jingga. Dengan pasukan kita cukup untuk membunuhnya."
Perkataan Aldi di dengar Astaroth yang menyamar menjadi batu. Dengan amarah yang meledak, Astaroth membuka penyamarannya.
"Bocah tengik!" kata Astaroth dengan nada tinggi.
"Akhirnya kamu keluar, Astaroth. Aku pikir kamu akan bersembunyi sampai menjadi batu abadi!" ejek Aldi dengan senyum tipis.
Wajah Astaroth semakin merah, menandakan dia sedang dalam keadaan sangat marah. Namun Astaroth bukan orang bodoh.
Dia melihat 10 juta orang di depannya dengan kekuatan setara Immortal Kuning." Sepertinya aku harus kabur!" pikirnya.
Dengan kecepatan terbaiknya Astaroth kabur dari pengepungan pasukan Seven Soul. Aldi tersenyum tipis melihat Astaroth kabur.
"Semua pasukan segera serap setiap energi iblis yang ada disini!" kata Aldi.
Tidak samapi disitu, dia memberikan perintah kepada setiap anggota inti yang tidak melakukan tugas untuk segera datang ke Dunia Bawah.
Karena akan ada pertempuran besar antara Astaroth dan Seven Soul. Aldi telah mendapatkan serpihan ingatan dari Satan.
Astaroth telah mengendalikan miliaran prajurit. Bahkan ayahnya, Lucifer tidak dapat menandingi Astaroth dalam memimpin iblis.
Selama Astaroth mundur, anggota inti memiliki 3 bulan waktu Dunia Buatan. Karena perbandingan Dunia Bawah dengan Buana Buatan adalah 1 : 30.
Menurut perkiraan Aldi, Astaroth memerlukan waktu lebih dari 3 hari untuk mengumpulkan pasukan terbaiknya.
Dunia Bawah akan menjadi saksi pertempuran Seven Soul dan Astaroth. Aldi menggunakan kesempatan ini untuk melantik pasukannya yang sudah lama tidak merasakan perang.
Dalam waktu 3 hari, 60 juta prajurit tambahan telah sampai di Dunia Bawah. Sekarang Seven Soul memiliki 70 juta prajurit Immortal.
Hantu Tua yang melihat kegilaan Shen Zero menghampirinya. "Shen Zero, apa perlu menyerang pasukan Astaroth?" katanya pelan.
Dia adalah salah satu orang yang tidak ingin terjadi pertempuran antara Iblis dan Seven Soul. Namun Shen Zero bersikeras berperang.
"Ayolah, Hantu Tua. Kita hanya sedang bermain di medan perang. Anggap saja sedang berlatih dalam skala besar."
Aldi tertawa kecil melihat Hantu Tua tersenyum kecut.
"Pasti bocah ini mempunyai rencana yang sangat Gila," pikir Hantu Tua.
Karena Dunia Bawah tidak terdapat hutan, hanya terdapat gunung berapi dan bebatuan disepanjang mata memandang.
Aldi menyusun rencananya menggunakan telepati. Jadi Hantu Tua tidak mengetahui rencana yang dijalankan Seven Soul.
Melihat Shen Haise yang belum sembuh, Aldi memberikan pil penyembuhan yang sudah ditingkatkan.
Shen Yi, pimpin pasukan untuk menyambut pasukan Astaroth. Sedangkan Aldi dan Shen Er akan melakukan tugasnya menyusun simbol.
Hantu Tua mengikuti pasukan Seven Soul yang menyambut pasukan Astaroth.
"Siapa kau, dimana bocah kemarin?" tanya Astaroth dengan nada tinggi.
"Belum waktunya beliau menunjukkan dirinya untuk melawan pasukan lemah seperti kalian." Shen Yi tersenyum sambil mengeluarkan pedangnya.
Astaroth sudah tidak bisa menahan amarahnya, dia menyuruh 500 juta prajurit untuk menyerbu pasukan musuh.
Namun 50 juta prajurit Seven Seven tersenyum lebar. Mereka sudah lama tidak merasakan sensasi medan perang yang menyenangkan.
Dengan senjatanya semua pasukan Seven Soul melesat seperti anak panah yang baru lepas dari busurnya.
Astaroth melihat prajuritnya tumbang dengan cepat mengerutkan kening. Dia tidak percaya iblis Maha Dewa dikalahkan dengan sekali tebasan.
"Senjata apa yang mereka gunakan?" kata Astaroth kebingungan.
"Sebenarnya siapa Seven Soul?" kata Hantu Tua kebingungan melihat pertarungan yang tidak seimbang.
Seiring berjalannya waktu, Shen Zero masih belum menunjukkan diri. Hantu Tua curiga dengan perilakunya.
Dia teringat bahwa wanita yang bersamanya juga seorang ahli formasi. Segera, Hantu Tua terbang dengan kecepatan terbaiknya.
Namun sudah terlambat Aldi dan Shen Er sudah berhasil membuat simbol raksasa untuk mengurung sebagian Dunia Bawah.
Hantu Tua yang melihat sebuah cahaya terbang ke atas langit. Kemudian meledak menyelimuti sebagian wilayah.
Sebuah kubah berwarna kuning transparan terlihat, Astaroth dan pasukannya kebingungan. Kekuatan mereka jatuh 1 tingkat secara penuh.
"Apa yang terjadi?" kata Astaroth kebingungan melihat energi iblis miliknya ditekan.
Simbol raksasa itu adalah Maha karya Shen Er, Aldi hanya mengamati proses dan memberikan arahan ketika terdapat kesalahan.
Kubah kuning transparan itu dapat membuat para mahluk yang menggunakan energi iblis akan sangat tertekan.
Tidak hanya ditekan, energi mereka akan diambil paksa oleh simbol. Kemudian energi iblis tersebut dapat digunakan anggota Seven Soul untuk mengembangkan diri.
Jutaan iblis jatuh di tanah, energi dan jiwanya di rampas oleh simbol misterius.
Hantu Tua menggelengkan kepala. "Aku lupa Shen Zero adalah orang psikopat!" ucapnya pelan.
Astaroth yang melihat prajuritnya semakin berkurang, dia langsung kabur dari kubah misterius. "Sebenarnya formasi apa yang bisa menguras energi iblis!" katanya, terbang dengan kecepatan penuh.
Aldi menunggunya di luar kubah, karena yakin bahwa Astaroth akan melarikan diri. "Astaroth, bukankah kamu sebelumnya sangat sombong?" ejek Aldi sambil mengangkat ujung bibirnya.
"Sial, siapa kau sebenarnya?" tanya Astaroth penasaran.
"Shen Zero, ingat nama itu!" jawab Aldi mengembalikan perkataannya ketika berkenalan dengan Shen Haise.
"Sombong!" teriak Astaroth yang sudah bebas dari simbol. Dia menyerang Aldi dengan kekuatan penuhnya.
Namun Aldi menggeser jalur serangnya sehingga serangnya meleset darinya. Dia memberi nama teknik itu adalah Wing Chun.
Tidak seperti teknik baguazhang yang hanya mengandalkan serangan telapak tangan. Wing Chun menggunakan kepala dan telapak tangan dengan kombinasi yang indah.
Setelah jalur serang Astaroth bergeser, Aldi menggunakan serangan balasan mengarah ke tubuh bagian atas Astaroth atau bagian rusuk jika dia seorang manusia.
Suara ledakan terdengar sangat keras, Astaroth terlempar ratusan meter. Memanfaatkan jarak, Astaroth langsung kabur dengan segenap kekuatannya.
Padahal jika dia menyerang balik, Aldi tidak akan pernah menang melawannya. Namun dengan pengalaman bertarung Aldi, dia dapat membuat Astaroth ketakutan.
Tinggal menunggu waktu sebelum seluruh pasukan iblis Astaroth terserap dalam simbol khusus.
Setelah selesai, seluruh anggota inti menyerap semua energi iblis dan jiwa yang berada dalam simbol.
Hal tersebut dapat membantu perkembangan mereka lebih cepat serta teknik prinsip jiwa akan menjadi lebih baik. Karena variasi energi yang ia serap.
"Sial, aku harus menghentikan bocah Gila itu. Jika tidak, dia akan menghancurkan Dunia Maha Tinggi." Hantu Tua segera mencari Lucifer untuk mengajak berdiskusi supaya tidak bertarung dengan Shen Zero dan pasukannya.
Namun untuk mencari Lucifer tidak mudah, dia berada di neraka tanpa ujung yang sangat misterius.
Jika salah melangkah Hantu Tua tidak akan bisa keluar. Bahkan ada kemungkinan akan mati di dalamnya.
Setelah sampai di depan mulut jurang tanpa ujung. "Aku harus mengambil resiko!" kata Hantu Tua meyakinkan dirinya.
Astaroth yang terluka langsung menuju tempat persembunyian di wilayahnya. "Sial, aku tidka menyangka Shen Zero sekuat itu. Bahkan Lucifer tidak akan melukaiku dengan mudah."
Pukulan Aldi telah mengandung energi jiwa yang dapat melukai mahluk apapun. Jadi melukai Astaroth adalah masalah sepele.
Namun Aldi tidak bisa menggunakan energi jiwa terus-menerus karena akan membuat pengembangannya terhambat.
"Tuan, apa yang terjadi," seorang jendral perang yang bernama Demon.
"Jangan bertanya tentang Keadaanku. Apa kamu sudah menemukan keberadaan Beelzebub dan lainnya."
"Kami sudah menemukannya, tetapi Jiwa mereka sangat lemah. Kita membutuhkan korban manusia cukup banyak untuk membangkitkan mereka!" jawab Demon.
"Tunggu apa lagi, segera culik sebanyak apapun manusia. Namun jangan sampai terlihat oleh pasukan Seven Soul."
Astaroth tidak ingin berhadapan dengan mereka sebelum kekuatannya pulih sepenuhnya. Sebelumnya dia dibunuh Alice karena mengetahui tidak sengaja memprovokasinya.
Sebelumnya Astaroth adalah seorang Immortal Coklat yang sangat kuat. Namun setelah sebagian besar jiwanya hancur, kekuatannya jatuh sampai ke tingkat Immortal Jingga.
Kemenangan Seven Soul tidak pernah di ketahui publik, jadi tidak akan ada rumor yang beredar di wilayah lainnya.
Setelah menyerap semua energi, semua pasukan langsung kembali ke Dunia Buatan untuk menstabilkan kekuatannya.