
Ye Mo bukan orang bodoh, ia menghentikan auranya karena melihat Aldi yang belum serius.
"Maafkan kelancanganku, Tuan Muda," kata Ye Mo dengan sopan.
"Lupakanlah, wajar jika kau ingin mengetahui kekuatanku," jawab Aldi sambil tersenyum.
Ye Mo bertanya, "Siapa sebenarnya, Tuan Muda?"
"Kau bisa memanggilku, Shen Zeo," jawab Aldi.
Ketika Aldi memperkenalkan dirinya sebagai Shen Zero, Nanda Pangestu sangat terkejut.
Jadi ini kekuatan Shen Zero yang telah menghancurkan Red Cape.
"Aku tidak menyangkan Shen Zero yang terkenal masih sangat muda," kata Ye Mo memuji Aldi dengan sopan.
"Kau terlalu memuji," jawab Aldi singkat.
Ye Mo tidak ingin meninggalkan kesan yang buruk, ia memberikan kartu nama. Kartu namanya bertuliskan Ye Grup.
Aldi mulai berfikir apakah mungkin Ye Mo adalah keturunan dari keluarga Ye pelindung Negara Kediri.
Aldi dan teman-temannya menuju kediaman keluarga Sie.
"Aldi tunggu sebentat, aku akan mengambil barang," kata Sie Angle dengan suara lembut.
Setelah Sie Angle kembali, ia memberikan sebuah kalung. Dia menyuruh semua orang memakai kalung itu sebelum memasuki kediaman Sie.
Aldi menggunakan Mata Langit untuk memeriksa, ia menemukan bahwa benda itu adalah jimat pelindung.
Mereka semua melewati gerbang keluarga Sie. Aldi merasakan racun yang sangat ganas disekitar gerbang.
"Apakah gas beracun disini, dibuat oleh leluhurmu?" tanya Aldi.
Sie Angle menjawab, "Tidak, ini adalah kutukan yang dipasang oleh musuh keluargaku."
Racun ini sangat ganas, manusia biasa tidak akan bisa menembusnya. Aldi dan Shie mempunyai tubuh yang kokoh racun seperti itu tidak akan bisa mempengaruhinya.
Setelah memperhatikan lebih teliti, Aldi menemukan sesuatu yang janggal.
"Haise, bagaimana menurutmu?" tanya Aldi kepada Shen Haise yang berada di Dunia Roh.
"Gas itu merupakan aura jiwa yang bertumpuk sangat tebal, ini merupakan makanan yang sangat lezat. Cepat susun formasi untuk menyerapnya!" desak Shen Haise.
"Aku tidak bisa mengambil dalam keadaan ini, tunggu sebentar aku akan membuat semua gas ini menjadi milikmu," kata Aldi percaya diri.
Mereka berjalan sampai di sebuah gua. Aldi terkejut ketika melihat keluarga Sie ternyata tingkal dibawah tanah.
Keluarga Sie bersembunyi dari gas beracun agar dapat melestarikan keturunannya. Jika, ingin keluar mereka harus menggunakan jimat yang sangat langka, serta kegunaannya yang terbatas.
Aldi memperhatikan dan mencari informasi tentang tempat itu. Ia mendapatkan bahwa anggota keluarga Sie mempunyai 590 orang.
Setelah sampai di sebuah ruangan. "Kakek, aku membawa orang yang mungkin dapat membantumu." Wajah Sie Angle sangat khawatir.
Lelaki Tua itu tidak merespon, iya hanya bisa mengedipkan matanya.
Aldi memeriksa keadaan tubuhnya, itu sangat normal. Ketika Aldi menggunakan Mata Langit, ia melihat Roh berdiri diatas kepala Lelaki Tua.
Roh itu sangat kecil, menyerupai rambut. Tapi hal itu tidak akan lolos dari Mata Langit Aldi.
Shen Haise memperingatkan Aldi untuk berhati-hati, ia merasa bahwa ada sesuatu yang kuat menggikat Kakek itu.
Aldi hanya tersenyum, ia bekata, "Jekpot, aku tidak mengira bisa menemukan jamur Roh ditubuhnya."
Ia berniat untuk mengambil jamur itu untuk digunakan sebagai makanan Pohon Dunia.
Salah satu fungsi Pohon Dunia adalah menyaring energi biasa menjadi energi murni. Jika ada Jamur Roh yang mempunyai energi jahat ada di sekitar Pohon Dunia, makan kecepatan menghasilkan energi murni akan sangat cepat.
"Apa kau yakin Pohon Dunia dapat memperbaiki Jamur Roh itu?" tanya Shen Haise.
Aldi menjawab, "Kau terlalu meremehkan Pohon Dunia yang sudah aku tingkatkan. Bahkan jika kau mengorbankan dirimu, Pohon Dunia akan menyerap semuanya."
Perlu diketahui Pohon Dunia masih sangat kecil, tapi efek penyerapan energinya sangat tinggi.
Efeknya keadaan Kakeknya akan lebih baik, Sie Angle tidak peduli dengan Jamur Roh. Ia hanya perduli dengan kesembuhan kakeknya.
Aldi menyusun simbol aneh disekitar ranjang tidur. Setelah beberapa saat cahaya berwarna kuning menyilaukan datang.
Banyak keluarga Sie yang bertanya. "Apa yang terjadi?"
Aldi tersenyum kepada Jamur Roh yang sekarang ada di tangannya. Ia langsung memasukkan ke Kalung Penyimpanan.
"Periksalah Kakekmu, dalam waktu 1 minggu dia akan kembali ke kondisinya semula," ucap Aldi pelan.
Kemudian Aldi juga memberikan pil untuk mempercepat kesembuhannya.
Kepala Keluarga Sie datang menemui mereka. Dia merupakan paman dari Sie Angle, Sie Rostov.
"Apa yang sedang kau lakukan, Angle?" tanya Sie Rostov.
"Menyembuhkan Kakek," jawab Sie Angle singkat.
Setelah lama memperhatikan Kepala Keluarga Sie, Aldi menyimpulkan bahwa orang itu berkarakter baik.
"Kepala Keluarga Sie, apa sebenarnya kegunaan gas di gerbang kediaman Sie?" tanya Aldi dengan senyum ramah.
"Itu merupakan Gas Kutukan agar kita tidak mencampuri urusan dunia. Kegunaannya tentu tidak ada yang bermanfaat bagi kita," kata Sie Rostov pelan.
Aldi memperhatikan kekuatan anggota keluarga Sie sangat mencengangkan. Paling lemah diantara mereka tingkat Biru, sedangkan yang terkuat yaitu Kepala Keluarga ditingkat Hitam.
Orang yang dapat menggunakan jimat hanya mereka yang memiliki kekuatan dibawah tingkat Biru.
Aldi menarik nafas panjang. "Paman jika aku dapat membebaskan kalian dari gua ini, maukah kalian bergabung denganku?" tanya Aldi dengan sopan.
"Bebas dari tempat ini adalah impian kita semua. Tapi, jika menghalangi kebebasan kamu ... aku tidak setuju," jawab Sie Rostov tegas.
"Baiklah, bagaimana jika semua anggota bebas memilih. Jika aku dapat menghilangkan Gas Kutukan kalian secara individu memilih, ikut denganku atau tidak," kata Aldi pelan tapi dapat didengar semua anggota keluarga Sie.
"Aku setuju," jawab Sie Rostov.
Aldi menyusun semua simbol yang ia butuhkan. Lebih dari satu minggu untuk menyelesaikan simbol.
Sampai akhirnya Kakek Sie sudah dapat berjalan seperti dahulu kala.
Aldi sebenarnya dapat menyelesaikan simbol hanya dalam beberapa jam, tapi ia memilih untuk memperlambatnya. Hal itu dilakukan agar mereka dapat berlatih didalam Gas Kutukan.
Pelatihan mereka sangat berguna untuk ketahanan tubuh terhadap racun.
Aldi mulai mengaktifkan simbol yang tersusun dilangit. Cahaya berwana kuning yang sangat menyilaukan datang dari simbol itu.
Semua Gas Ketukan diserap kedalam duna Roh tempat Shen Haise tinggal.
Shen Haise yang mendapat Gas Kutukan sangat bersemangat, ia tertawa tanpa henti.
Di sebuah gunung di wilayah tengah. "Kutukan Abadiku di hancurkan?" Seorang Lelaki Tua kebingungan.
Lelaki Tua itu tampak berumur lebih dari 200 tahun, dengan kekuatan tingkat Setengah Mortal.
"Tidak mungkin, Master. Seingatku orang terkuat di wilayah Timur hanya Ye Mo, ia tidak mungkin dapat melepaskan Kutukan Abadi," ucap seorang pria baruh baya.
"Aku yakin, ada yang melepaskan Kutukan Abadiku, segera selidiki keluarga Sie," perintah Lelaki Tua.
Aldi yang menyerap habis semua Gas Kutukan mengerutkan keningnya.
"Apa ada masalah?" tanya Shie yang melihat Aldi tampak khawatir.
"Sepertinya aku memicu bencana besar. Shie setelah kita kembali, kalian semua segera memasuki Dunia Buatan untuk meningkatkan kekuatan. Dengan adanya Jamur Roh energi di Dunia Buatan sudah siap untuk pelatihan menyeluruh," kata Aldi dengan cepat.
Anggota keluarga Sie yang ikut dengannya hanya berjumlah 30 orang, itu termasuk Sie Angle dan Kakeknya.
Mereka semua bergerak ke rumah Aldi ditengah hutan.
Semua pasukan yang dilatih ditambah keluarga Sie yang sudah di berikan simbol khusus, Masuk kedalam Dunia Buatan.
"Aku ingin kalian semua mempercepat perkembangan, musuh yang sangat kuat sedang mengintai karena aku menghapus Gas Kutukan," kata Aldi pelan tapi terdengar ke setiap orang hadir.