
"Gila, masih ada manusia yang sangat memuja para Iblis!" kata Aldi melihat ledakan yang dihasilkan dari teknik khusus pengikut iblis.
Dengan bantuan Batu Yuanshi dan kekuatannya Peringkat 16 Puncak, Aldi dapat menghadapai pembudidaya beladiri tingkat Pemahaman tahap 8.
Bahkan jika dia berusaha lebih, pembudidaya tingkat Pemahaman tahap 9 dapat dikalahkan.
Dua orang pria berpakaian hitam menghampiri Aldi.
"Bos, semua persiapan sudah selesai. Sudah waktunya kita bergerak." Mereka adalah Kim bersaudara yang sedang menjalankan misi pembantaian para Iblis.
Karena Dunia Buatan sudah kembali normal dengan energi murni yang lebih padat. Beberapa pasukan Seven Soul akan kembali, sedangkan yang lainnya akan berjaga.
Anggota inti hanya di perolehan berada di Dunia Utama selama satu minggu. Seven Soul membutuhkan anggota yang sangat kuat.
Mahesa telah mengatur semua jadwal anggota inti. 12 ribu orang sudah siap untuk melaksanakan tugasnya, Aldi berencana untuk menjelajah wilayah selanjutnya.
Namun sebelum itu, dia harus menuju menencari barang berharga di wilayah Sulawesi. Sebelumnya Aldi belum sempat menjelajah semua wilayah.
10 ribu orang telah di tugaskan untuk mencari harga kartun di wilayah Sulawesi. Hingga akhirnya Aldi menemukan gua bawah tanah yang pernah di periksa.
"Kenapa susunan batunya berbeda, mungkinkah ingatanku salah?" kata Aldi sedikit kebingungan. Dia sangat yakin bahwa susunan batu di gua tidak seperti yang terlihat.
Aldi masuk kedalam gua dengan menyebarkan energi Jiwa. Dia melakukan itu untuk memeriksa seluruh bagian dalam gua.
Namun dia tidak mendapatkan apapun. "Mungkinkah aku salah?"
Aldi terus mencari hingga akhirnya batu besar didepannya sedikit bergerak. Dia menambahkan energi jiwa ke dalam batu.
Suara seorang laki-laki terdengar. "Aku bebas lagi!" ucapnya keras.
"Siapa kamu?" tanya Aldi menggunakan teknik telepati kedalam gua.
"Ada manusia yang berhasil mendengar suaraku?" katanya Bingung.
Kemudian dia menjelaskan bahwa dirinya adalah Nezha sang pembuat onar. Masa kecilnya sudah sangat kuat, dia sudah sangat kuat bahkan membuat Raja Naga Laut membencinya.
Ayahnya merupakan Kaisar yang sedang memimpin sebuah kerajaan. Ibunya seorang Ratu yang dipandang baik oleh penduduk setempat, karena sangat dermawan.
Nezha mempunyai 2 saudara kandung yang dilahirkan tidak jauh darinya.
Ketika sedang bermain di pinggiran laut. Prajurit Naga Laur ingin menculik saudaranya, Nezha tidak tinggal diam. Dia mengalahkan prajurit itu.
Raja Naga Laut mengutus anaknya untuk membunuh Nezha dan para saudara kandungnya. Namun berakhir dengan kekalahan.
Kematian anaknya membuat Raja Naga Laut sangat murka, hingga akhirnya dia menjatuhkan banjir yang sangat besar di Kerajaan ayahnya.
Ayahnya bersikeras menyerahkan Nezha kepada Raja Naga Laut untuk menjadi permintaan maaf.
Namun untuk menembus dosa, Nezha bunuh diri dan menyerahkan semua tulangnya kepada ayah dan ibunya.
Setelah kematian Nezha, ibunya mendapat mimpi untuk membangun sebuah kuil istirahat Nezha. Namun di tentang oleh Raja.
Akhirnya ibu Nezha membangun tanpa diketahui oleh Raja. Lambat laun kuil itu menjadi terkenal karena dapat membantu menyembuhkan orang.
Hingga Raja mengetahui kuil tersebut dan membakarnya. Dia masih sangat marah dengan kelakuan Nezha.
Raja juga membunuh ratu dan keluarganya yang telah membantu membangun kuil untuk Nezha.
Kemarahan jiwa Nezha tidak terbendung, hal itu membuat seorang iblis membuatkan sebuah tubuh baru untuk menghancurkan kerajaan Ayahnya.
Setelah beberapa tahun Nezha berhasil membunuh ayahnya dan Raja Naga Laut. Ketika perang Ragnarok terjadi, dia di tinggal oleh para Iblis.
Hingga akhirnya berakhir menjadi Jiwa yang di segel dibawah batu.
Tindakan Nezha tidak bisa disalahkan. Seorang ayah yang membenci anaknya untuk sebuah kekuasaan, tidak pantas untuk di hormati.
Padahal dalam banjir itu tidak terdapat korban jiwa. Namun, ayahnya masih bersikeras menyerahkan Nezha kepada Raja Naga Laut.
Namun Aldi tidak menyukai tindakan yang diambil oleh Nazha, jika dia mempunyai kekuatan yang hebat. Harusnya sejak awal dia bisa membunuh Raja Naga Laut.
Aldi tersenyum, dia mendapatkan sebuah ide yang sangat bagus. Jika Nazha sangat kuat hanya dengan jiwanya, berarti setelah Aldi memberikan tubuh, kekuatan Nezha akan sama seperti dahulu.
Tidak seperti Sano Yuji yang harus mengembalikan kekuatannya ke puncak, Dewa Sejati.
Nezha pada masa jayanya berada di tingkat Dewa Semu yang satu langkah lagi menjadi Dewa Sejati. Namun di khianati untuk kedua kalinya.
"Apa kau mau menjadi bagian dari keluargaku?" tanya Aldi dengan senyum manis.
Aldi menyusun sebuah tubuh buatan dengan menggunakan simbol khusus. Itu berbeda dari iblis yang menggunakan manusia sebagai wadah.
Tubuh yang dibuat Aldi jauh lebih baik dari Buatan para Iblis. Dalam tubuh itu terdapat aliran energi seperti tubuh almasa ramajanya.
Namun mempunyai batasan yang tidak dapat dilihat oleh Nezha.
"Apa kau pikir aku bodoh?" tanya Nezha merasa ada yang salah dalam tubuh itu. Namun tidak mengetahui apa sebenarnya yang salah.
"Itu adalah Segel Ketulusan. Artinya kamu tidak akan bisa mengkhianatiku ataupun seluruh keluargaku."
Aldi menjelaskan semua peraturan yang harus di patuh oleh anggota inti pasukan Seven Soul. Dia tidak ingin membuang kesempatan untuk mendapatkan pembudidaya tingkat Dewa Semu.
Grock tidak mau untuk bergabung dengan Seven Soul. Lembuswana kekuatannya di batasi, sedangkan Sano Yuji belum berhasil menembus tingkat Kaisar.
Nezha juga bukan orang bodoh. Selama mereka tidak mengkhianatinya, maka segel ketulusan akan selalu ada untuk menyelamatkan keluarganya.
Diskusi panjang antara Nezha dan Aldi berujung dengan bergabungnya Nezha kedalam kekuatan Seven Soul.
Setelah masuk kedalam tubuh Roh Buatan, Nezha setara dengan pembudidaya tingkat Penguasaan awal.
Sudah sangat lama sejak terakhir dia menggunakan kekuatannya. Makanya kekuatannya turun sampai titik seperti itu.
Dia sudah tidak ingat perang Ragnarok keberapa dia tersegel. Aldi juga tidak mengingat pernah mendengar nama Nezha dalam buku sejarah perang Ragnarok.
Aldi dan Nezha akan pergi ke wilayah baru yang di sebut sebagai Tanah Mutiara Hitam. Terdapat banyak logak mulia di wilayah itu.
Bahkan melebihi wilayah Sulawesi yang di kabarkan sebagai penghasil logam terbaik.
Aldi menggunakan gerbang Dunia untuk sampai ke wilayah Tanah Mutiara Hitam.
"Akhirnya gerbang terakhir milik Rush All berhasil di perbaiki." Aldi dan Nezha berdiri di depan gerbang Dunia.
Nezha menggelengkan kepala, di zamannya tidak ada namanya gerbang Dunia. Mereka hanya mengandalkan sebuah alat transportasi yang di sebut Gate.
Setiap Gate terhubung satu sama lain. Mereka dapat bepergian dengan sangat mudah. Namun simbol yang di tulis dalam Gate jauh lebih sederhana dibandingkan gerbang Dunia didepannya.
Seorang wanita turun di sebelah Aldi, dia adalah Shen Haise yang selalu ingin ikut untuk menjelajah wilayah baru.
"Jangan berfikir mudah untuk meninggalkan aku, Bos!" katanya dengan nada manis.
Nezha yang melihat perilaku Shen Haise sedikit jijik. Winta kecil sepertinya berperilaku imut.
Saat melihat ekspresi jijik yang di perlihatkan Nezha. Shen Haise merubah raut wajahnya menjadi mode bertarung.
Aura yang dipancarkan bahkan melebihi iblis yang telah membantu Nezha memiliki tubuh baru. Dia sedikit gemetar karena tatapan tajam Shen Haise.
Walaupun lebih kuat, tetapi dia tidak memiliki bayangan yang pasti tentang kemenangan, jika melawan Shen Haise.
Shen Haise masih setara tingkat Pemahaman tahap 5, tetapi teknik khusus yang selalu diberikan Aldi membuat kekuatan tempurnya jauh di atas.
"Baiklah kita berlima akan menuju wilayah surga logam. Ayo masuk." Aldi berjalan paling depan, kemudian Shen Haise menyusul.
Nezha masih belum berjalan, dia sedikit kaget karena munculnya dua orang di depannya secara tiba-tiba.
Bahkan jika sudah lama tidak menggunakan kekuatan, seharusnya dia dapat merasakan orang yang berjalan di sekitarnya.
Setelah semua orang masuk, Nezha baru berjalan karena tidak mau ketinggalan oleh orang misterius seperti Aldi dan teman-temannya.
Dia merasa beruntung dapat mengikuti manusia yang mempunyai akal dan perasaan yang sangat tangguh seperti Aldi.
Ketika mereka berhasil sampai di wilayah Tanah Mutiara Hitam. Aldi sedikit terkejut, langit hitam dan energi jahat bertebaran dimana-mana.
Shen Haise langsung duduk untuk menyerap semua energi jahat yang terkandung di sekitarnya.
Kim Bersaudara langsung menghilang darioandangan Nezha. Amerika bertuga untuk mencari informasi.
Aldi membuat sebuah rumah penginapan untuk tempat istirahat semua anggota. Jika terpaapr energi jahat terus menerus, Kim William akan mendapatkan dampak yang besar.
Sedangkan Kim Hoon yang mengembangkan teknik Prinsip Jiwa tidak akan mendapatkan dampak negatif. Bahkan dia dapat menyerap energi jahat untuk dijadikan makanan jiwa, seperti Shen Haise.
Nezha yang tidak tahu harus berbuat apa mengikuti Aldi seperti anak kecil. Walaupun dia sudah berumur ratusan tahun ketika membunuh Raja Naga Laut.
Saat bunuh diri, dia masih seorang pria muda berumur 21 tahun. Jadi wajar jika sifatnya seperti anak kurang perhatian.