7 Soul Reinforcement

7 Soul Reinforcement
Gesekan



Aldi mencoba menipu semua pengintai di Pulau Nemo. Pasukan penjaga diperintahkan untuk berpura-pura tidak mengetahui keberadaan mereka.


Semua orang beraktifitas seperti biasa, Aldi mencari Inti Berlian di Dunia Alternatif dan seluruh pasukan meningkatkan kekuatan mereka.


Aldi memilih untuk memperkuat kondisi tubuhnya sebelum menerobos tingkat 13. Sebenarnya dia dapat menerobos saat ini juga, tetapi kondiai tubuh nha belum maksimal untuk seorang manusia.


Setelah memakan Dauh Emas dari Pohon Dunia, perbaikan tubuhnya semakin cepat. Sehingga dengan sedikit usaha kapasitas maksimal harian pertumbuhan tubuh telah dicapai.


Dia mempunyai banyak waktu untuk mencari Inti Berlian. Namun dengan bantuan Ras Raksasa, dia belum menemukannya.


Bojong mendatangi Aldi dengan ekspresi serius. Dia sekarang telah merubah wujudnya menjadi manusia setinggi 2 meter.


"Bos, kami menemukan sebuah gua kecil di belakang air terjun," ucao Bojong dengan sopan.


"Pimpin jalannya."


Aldi merasa bahwa ada sesuatu yang istimewa didalam gua itu.


Sesampainya di tempat tujuan, Aldi menggunakan Mata Langit untuk mengidentifikasi tempat tersebut.


"Sudah kuduga. Jika tempat biasa, tidak mungkin ada formasi yang cukup banyak ditempat ini."


Bojomg yang tidak mengetahui ada formasi yang berbahaya langsung tekejut. Dia dan pasukannya sudah terlanjur menerobos masuk.


Aldi memberikan obat penawar yang dibuat sendiri. Salah satu formasi yang melindungi gua merupakan Formasi Racun.


Formasi itu dapat menyamarkan dirinya menjadi udara sejuk disekitarnya. Semua itu berkat gabunga. Formasi Penyamaran dan Formasi Udara.


"Jangan biarkan siapapun mendekati gua. Aku akan memeriksanya sendiri," ucap Aldi tegas.


Walaupun dia tau pasukan Raksasa mempunyai kekuatan yang baik, tetapi bahaya didalam gua tidak bisa diketahui.


Bahkan Mata Langit tidak dapat menembus kedalam gua, hanya dapat melihat beberapa jebakan didalamnya.


Setelah beberapa saat Aldi berubah pikiran. Dia menyuruh Ras Raksasa untuk menjaga simbol yang dibuatnya.


Modifikasi teknik pengembangan Ras Raksasa membuat mereka dapat menggunakan formasi. Jika mereka masih menggunakan teknik sebelumnya, maka tidak mungkin baginya mengeluarkan formasi.


Aldi menggunakan pakaian berwarna biru muda dengan corak emas. Itu merupakai pakaian perang yang telah ditingkatkan.


Serangan tingkat Raja tidak akan berpengaruh padanya, jika menggunakan pakaian perang. Semua orang yang ikut menyambut Rush All mempunyainya juga.


Hal itu merupakan kunci kepercayaan mereka bisa mengalahkan seluruh pasukan Rush All. Bahkan dengan banyak tingkat Setengah Leluhur, Seven Soul dapat mengatasinya.


Aldi berjalan dengan perlahan kearah gua. Dia juga mengaktifkan Mata Langit untuk mendeteksi jebakan didalam gua.


Semua rintangan dilalui dengan mulus, tidak ada satupun jebakan yang mengenainya.


"Mungkinkah aku salah tentang gua ini?" gumam Aldi pelan. Dia sudah mencari kesudut gua, tetapi tidak menemukan sesuatu yang berarti.


Setelah melihat dengan teliti, dia menemukan sebuah simbol penghubung. Namun, untuk membukanya membutuhkan darah keturunan organisasi Hantu.


Aldi tersenyum melihat simbol itu. "Jika bukan aku yang menemukannya, patinya orang itu akan menyerah."


Dia juga sedikit terkejut karena melihat simbol yang cukup rumit di dalam gua. Kemampuan orang yang menyusunnya cukup baik, bahkan lebih baik dari Grock.


Aldi membuat sebuab darah, dia memanipulasi gen darah sesuai dengan kunci simbol. Darah manipulasi ditetaskan ke simbol.


Grock merasakan firasat yang aneh, dia langsung menuju gua tempat Aldi berada.


Asap hitam keluar dari simbol, ia membentuk sebuah wajah seseorang. "Siapa kau?" tanyanya.


"Shen Zero, orang yang telah meratakan Organisasi Hantu." Aldi menjawab dengan tegas. Dia sangat yakin bahwa wujud orang didepannya bukan dari masyarakat Semi Rahasia Hantu.


"Mengesankan, kau berhasil membuka simbol tanpa garis keturuananku. Jadi apa yang kau lakukan kepada garis keturunanku?" tanyanya.


"Aku tidak tau siapa garis keturunanmu."


Mereka berdiskusi untuk mencari informasi satu sama lain. Asap wajah orang itu hidup lebih dari 300 ribu tahun lalu, artinya sebelum perang Ragnarok.


Menurut pola, setiap 150 ribu tahun akan terjadi perang Ragnarok. Namun, Aldi tersenyum mendengar berita itu.


"Bocah Gila, kau tersenyum setelah mendengar perang akan segera terjadi."


"Bukankah ini kesempatan untuk mengasah ketrampilan kita para manusia."


Aldi tersenyum, asap didepannya mulai pudar. Dari diskusinya dengan Lu Bu dia mendapatkan banyak informasi tentang dunia.


Setelah masyarakat Rahasia ada juga Dunia Maha Tinggi yang menunggu petualangannya.


"Tentu, sebagai manusia aku akan mengiatmu."


"Bocah Gila, jangan lupakan janjimu."


Aldi dan Lu Bu tertawa sampai asap menghilang sepenuhnya. Wajah Aldi menjadi serius, dia merasa perang terjadi beberapa saat lagi.


Grock sampai di depan simbol pelindung guas, dia langsung meminta Bojong membuka Simbol Perlindungan.


Namun, Bojong menolaknya. Dia telah mendapat perintah untuk menjaga simbol apapun yang terjadi.


Grock tidak punya waktu berdebat dengannya, dia langsung menghancurkan simbol perlindung dengan kekuatannya.


Sebuah guntur menyambar simbol perlindungan, tetapi simbol perlindungan tidak bergeming sedikitpun.


"Formasi apa itu?" tanya Grock dengan wajah aneh.


Sebuah suara terdengar, itu merupakan sisa jiwa Lu Bu. "Kau tidak akan bisa menghancurkan ya Grock!"


Asap hitam muncul sekalilagi di dalam gua. Lu Bu belum menghilang sepenuhnya dari dunia Alternatif.


"Bocah Gila itu sedang menjalankan percobaan Ilahi. Jika dia berhasil, maka Seven Soul akan sangat berkembang dengan pesat."


"Persidangan apa yang anda maksud, Tuan?" tanya Grock. Dia merupakan murid Lu Bu ketika masih bayi Golem.


"Aku tidak pernah berhasil menyelesaikannya. Percobaan itu merupakan peninggalan Leluhur manusia, Adam."


Adam merupakan Leluhur para manusia di Dunia Utama. Banyak sejarah yang mengatakan bahwa dia adalah manusia pertama di dunia.


Sebelum menjadi Dewa, dia adalah manusia biasa. Namun, setelah memakan buah iblis, dia menjadi abadi.


Banyak orang mengatakan bahwa dia sudah mencapai tingkat Dewa Abadi yang Legendaris.


Bahkan Lu Bu yang mengembangkan dirinya sedemikian rupa, belum bisa menembus tingkat Dewa Abadi.


Disisi lain, Aldi melihat sebuah pintu diujung gua. Dia menggunakan Mata Langit untuk memeriksa formasi didepannya.


Aldi tersenyum dan berkata, "Aku tidak menyangka ada orang yang berhasil membuat simbol seperti ini."


Dia melihat simbol yang rumit, tetapi bagi Chu Feng, ini masih seperti mainan anak-anak.


Aldi menyusun simbol untuk menghentikan semua kejebakan didalam ruang didepannya. Namun, dengan kekuatannya sekarang, Aldi membutuhkan beberapa hari untuk menyelesaikannya.


Pulau Nemo mulai memanas, banyak pasukan yang sudah melihat kekuatan Seven Soul. Mereka menyimpulkan bahwa Seven Soul cukup lemah.


Semua pengintai mulai menggunakan kekerasan untuk mendapatkan informasi dari para Anggota Luar Seven Soul.


Mereka menyiksa Anggota Luar untuk memberitahu semua yang diketahui tentang Seven Soul.


Namun, setelah menangkap banyak sandra, mereka tidak menemukan jawaban yang diinginkan. Akhirnya para pemimpin pasukan pengintai menyerang markas utama Seven Soul.


Tidak ada korban di antara sandra yang telah disiksa oleh para pengintai. Mereka menutup rapat mulutnya, sehingga membuat Leo bersimpati.


Dia memberikan setiap prajurit yang disiksa sebuah pil kesembuhan yang hanya dimiliki Anggota Inti pasukan Seven Soul.


Anggota Dalam yang menjaga markas utama di pulau Nemo sudah siap dengan rencana mereka. Aldi telah memasang sebuah formasi yang dapat mengontrol ingatan manusia.


Syarat utama untuk mengaktifkannya adalah manusia yang tidak pingsan atau terluka parah. Ketika kondisi itu terjadi, simbol perubahan ingatan akan sangat mudah diaktifkan.


Pengintai yang pertama kali menyerang merupakan pasukan Templar yang sudah lama memperhatikan Seven Soul.


Paling kuat diantara para pasukan Templar mempunyai kekuatan tingkat Raja tahap 1. Setelah satu langkah melewati wilayah dalam, semua pasukan Templar tersengat listrik yang sangat mematikan.


Bahkan membuat pembudidaya tingkat Raja pingsan ditempat.


"Apa yang terjadi dengan pengintai Templar?" tanya seorang pemimpin dari pasukan pengintai lainnya.


"Aku tidak tau, Tuan. Aku hanya melihat mereka tiba-tiba pongsanydan jatuh ke tanah."


Hal itu membuat para pengintai mundur untuk mengevaluasi kekuatan Seven Soul kembali.